English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Paskah Kaum Muda Remaja Malang, 26 April 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran...

Ibadah Kaum Muda Malang, 12 September 2009 (Sabtu Sore)
MARKUS 13:18
Nubuat ke-4: tentang antikris

Siapa yang tertinggal...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Februari 2010 (Kamis Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 April 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:1-6 tentang Yesus mengutus kedua belas...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 September 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:5
4:5 Dan...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Juli 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 12 April 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Juli 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 ... Dan...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Februari 2013 (Rabu Sore)
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan Tuhan....

Ibadah Raya Malang, 08 September 2013 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Kejadian 25:21,24-26
25:21 Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN...

Ibadah Doa Malang, 27 Juli 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:5-6
6:5 Dan ketika Anak Domba...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 10 Mei 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku mendengar jumlah mereka...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Juni 2012 (Kamis Sore)
Matius 27:11-26 tentang percikan darah kedua yang dialami Yesus yaitu Yesus dihadapan Pilatus. Ini terbagi...

Ibadah Raya Surabaya, 31 Januari 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 25 November 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2 dan 3 merupakan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 16 Juni 2013 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28: 20b
28:20b ..... Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Ini adalah tentang penyertaan Tuhan. Dalam Keluaran 33, Musa meminta penyertaan Tuhan di padang gurun saat bangsa Israel menuju Kanaan. Sekarang, kita juga meminta penyertaan Tuhan di padang gurun dunia ini, sampai menuju Yerusalem Baru, Kerajaan Surga yang kekal untuk selama-lamanya.
Saat itu, Israel keras hati dan mendapat ancaman mengerikan dari Tuhan, yaitu Tuhan tidak mau beserta dan akan digantikan oleh malaikat yang bisa berperang dan akan membawa mereka masuk ke Kanaan. Tetapi Musa tidak mau dan tetap meminta penyertaan Tuhan.

Penyertaan Tuhan adalah kebutuhan mutlak dalam hidup kita. Tanpa penyertaan Tuhan, semua akan menjadi sia-sia. Bahkan Surga pun, tanpa penyertaan Tuhan adalah sia-sia.

Dua macam penyertaan Tuhan:
  1. Untuk jangka pendek.
    Yesaya 59:1-3
    59:1 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
    59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
    59:3 Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.

    Dosa-dosa dalam bentuk perbuatan, perkataan, angan-angan, merupakan pemisah antara kita dengan Tuhan, sehingga Tuhan tidak beserta kita. Tuhan tidak bisa mendengar doa kita, Tuhan tidak bisa mengulurkan tangan untuk menolong kita.
    Jalan keluar untuk mendapat penyertaan Tuhan adalah berdamai. Kalau kita salah, maka kita harus mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Kalau kita benar, maka kita harus bisa mengampuni dosa orang lain dan melupakannya. Maka saat itu darah Yesus mendamaikan dosa-dosa dan menutupi dosa-dosa. Tuhan beserta kita dan mengulurkan tangan kepada kita untuk menyelesaikan segala masalah kita.

    Saat Yesus berada di atas gunung dalam penyembahan, di bawah gunung terjadi penyakit ayan/ gila babi. Ini merupakan keadaan terpisah dari Tuhan, dan pasti terjadi masalah. Pengertian rohani penyakit ayan adalah:
    • Kerusakan moral, yaitu jatuh bangun dalam dosa-dosa sampai puncaknya dosa. Penyakit ayan ini melanda semua kehidupan anak-anak, remaja muda, dewasa, orang tua yang terpisah dari Tuhan.
    • Penderitaan yang berkelanjutan.
    • Kemustahilan.

    Markus 9:21,23-24
    9:21 Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya.
    9:23 Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"
    9:24 Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"

    Penyakit ayan ini tidak tertolong sebab ada dosa yang namanya bimbang dan tidak percaya kepada firman pengajaran yang benar, sehingga mencari jalan keluar sendiri di luar firman dan menuju kebinasaan.
    Jalan keluarnya adalah berdamai, mengakui kebimbangan dan ketidakpercayaan kepada Tuhan. Kita harus percaya dan mengakui kuasa firman pengajaran yang benar. Maka Tuhan akan beserta kita dan mengulurkan tangan kepada kita. Mujizat terjadi dan penyakit ayan disembuhkan.


  2. Untuk jangka panjang.
    Wahyu 19:9
    19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

    Alkitab dibuka dengan nikah jasmani antara Adam dan Hawa yang sudah dihancurkan oleh setan lewat penyakit gila babi, tetapi Tuhan mau merestorasi nikah manusia sampai Alkitab ditutup dengan nikah rohani yang sempurna dalam Perjamuan Kawin Anak Domba.
    Perjamuan Kawin Anak Domba adalah pertemuan antara Yesus yang datang kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Surga, dengan sidang jemaat yang sempurna sebagai mempelai wanitaNya di awan-awan yang permai. Sesudah itu, kita masuk Kerajaan 1000 tahun damai/ Firdaus yang akan datang [Wahyu 20]. Sesudah itu, kita masuk Yerusalem Baru, Kerajaan Surga yang kekal [Wahyu 21-22]. Kita duduk bersanding dengan Yesus di takhtaNya untuk selama-lamanya. Inilah Imanuel/ penyertaan Tuhan yang kekal selamanya.

    Syarat menanti kedatangan Yesus kedua kali:
    1. Ketekunan.
      Roma 8:25
      8:25 Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.

      Kisah Rasul 2:41-42
      2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
      2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.


      Yaitu ketekunan dalam tiga macam ibadah dalam Ruangan Suci, yaitu:
      1. Pelita emas (jaman Musa) --> ketekunan dalam persekutuan (jaman gereja hujan awal) --> ketekunan dalam Ibadah Raya (jaman akhir).
        Kita sedang bersekutu dengan Allah Roh Kudus dan karunia-karuniaNya. Kita sedang diberi minum secara rohani.
      2. Meja roti sajian --> ketekunan dalam pengajaran dan pemecahan roti --> ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci.
        Kita sedang bersekutu dengan Anak Allah dalam firman dan korbanNya. Kita sedang makan secara rohani.
      3. Medzbah dupa emas --> ketekunan dalam doa --> ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan.
        Kita sedang bersekutu dengan Allah Bapa dalam kasihNya. Kita sedang bernafas secara rohani.
      Dalam kandang penggembalaan, kita sedang bertumbuh secara rohani sampai menuju kesempurnaan, untuk bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

      Kisah Rasul 2:46
      2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

      Ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok akan terus meningkat sampai tiap-tiap hari di Bait Allah, untuk menghadapi pemuncakan masalah-masalah dan pencobaan di dunia sampai antikris berkuasa, dan untuk menghadapi dosa-dosa sampai puncaknya dosa.

      Wahyu 4:8
      4:8 Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."

      Sampai nanti siang malam kita akan beribadah di tahta Surga.

      Ibrani 10:35-37
      10:35 Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya.
      10:36 Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.
      10:37 "Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.

      Kita yang hidup di akhir jaman ini memang menghadapi kebutuhan-kebutuhan yang makin meningkat, tetapi semua kebutuhan kita sudah tercakup dalam ketekunan. Kita harus terus bertekun dalam penggembalaan sampai bisa mengaku "takkan kekurangan aku". Gembala Agung akan memelihara kehidupan kita secara jasmani, juga menyempurnakan kehidupan kita secara rohani sampai tidak bercacat cela.

    2. Kesucian.
      1 Yohanes 3:2-3
      3:2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
      3:3 Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

      Yohanes 15:3
      15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

      Dalam penggembalaan, kita mengalami penyucian secara intensif oleh firman pengajaran yang benar, ayat menerangkan ayat.

      Yohanes 13:10-11
      13:10 Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua."
      13:11 Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih."

      Kita harus mengalami penyucian dari kaki kotor seperti Yudas, yaitu:
      • Dosa pencuri, baik mencuri milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus) maupun milik sesama.
      • Dosa pengkhianat, tidak setia dan tidak benar, baik dalam nikah maupun dalam ibadah pelayanan.
      • Dosa pendusta, yaitu tidak berkata benar, tidak mengaku dosa, malah menyalahkan orang lain.
      Akibatnya adalah Yudas kehilangan segala-galanya, kehilangan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus, dan kehilangan Kerajaan Surga.

      Roma 10:15 [terjemahan lama]
      10:15 Dan bagaimanakah mereka itu hendak memberitakan, jikalau tiada disuruh? Seperti yang tersurat: Alangkah eloknya segala tapak kaki orang yang membawa kabar kesukaan dari hal yang baik.

      Kalau kita mengalami penyucian intensif oleh pedang firman, maka kaki kotor akan menjadi kaki indah, yaitu kehidupan yang dipakai oleh Tuhan untuk memberitakan Kabar Baik (keselamatan) dan Kabar Mempelai (kesempurnaan). Tapak kaki indah juga artinya kita disempurnakan sampai menjadi mempelai wanita Tuhan.

      Kidung Agung 7:1a
      7:1 Betapa indah langkah-langkahmu dengan sandal-sandal itu, puteri yang berwatak luhur!

    3. Harus mengalami percikan darah, sengsara daging bersama Yesus.
      2 Korintus 4:16-18
      4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
      4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.
      4:18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

      Contohnya adalah beribadah, berpuasa, difitnah karena Yesus, dll. Tetapi harus kita ingat bahwa sengsara yang kita alami bersama Yesus adalah sengsara yang ringan dan seketika lamanya. Ini Tuhan ijinkan supaya kita mengalami pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

      Praktek manusia baru adalah:
      • Perhatian pada perkara Surga lebih dari perkara jasmani.
        1 Korintus 7:29-32
        7:29 Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! Karena itu dalam waktu yang masih sisa ini orang-orang yang beristeri harus berlaku seolah-olah mereka tidak beristeri;
        7:30 dan orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis; dan orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira; dan orang-orang yang membeli seolah-olah tidak memiliki apa yang mereka beli;
        7:31 pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya. Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu.

        7:32 Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.

        Artinya jangan terikat pada perkara dunia dan jangan kuatir, sehingga kita bisa mengutamakan Tuhan lebih dari semua.

      • Kuat dan teguh hati, mengasihi Tuhan lebih dari semua, sehingga kita tidak mengasihi dunia.
        Prakteknya adalah:
        • Berpegang teguh pada pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran, tetap hidup benar apa pun resikonya, tidak mau berbuat dosa sekalipun ada ancaman.
        • Tidak putus asa menghadapi apapun juga, tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
        • Tetap menyembah Tuhan, percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.

        Hasilnya:
        • Damai sejahtera bersama Tuhan, tidak terpengaruh dunia.
          Yohanes 16:33
          16:33 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

          Kalau ada damai sejahtera, maka justru setan yang dihancurkan oleh Tuhan. Semua jadi enak dan ringan, dan kita bahagia.
          Roma 16:20
          16:20 Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!

        • Tuhan menyucikan kita sampai tak bercacat cela saat kedatangan Yesus kedua kali.
          1 Tesalonika 5:23
          5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top