English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Juni 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:37-39
14:37 Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan...

Ibadah Raya Malang, 27 Agustus 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:5-6
6:5 Dan ketika Anak Domba...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 27 Juli 2018 (Jumat Malam)
Ulangan 9: 1-6 => Orang Israel diperingatkan supaya jangan membanggakan jasanya
9:1. "Dengarlah, hai orang Israel! Engkau akan menyeberangi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Juli 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 09 September 2011 (Jumat Dini Hari)
JAMINAN UNTUK IMAM-IMAM.

Keluaran 29:31-33
29:31 Domba jantan persembahan...

Ibadah Doa Puasa Session 1 Malang, 21 Oktober 2008 (Selasa Pagi)
Markus 3: 13-19= tentang panggilan dan pilihan.
Disini, Yesus naik keatas bukit dahulu=...

Ibadah Raya Malang, 28 Februari 2010 (Minggu Pagi)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua...

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 10 Mei 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 14:21-22
14:21. Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman...

Ibadah Doa Malang, 16 November 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6: 12-17
6:12. Maka...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 November 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 April 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada...

Ibadah Doa Malang, 11 Maret 2014 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 1:16-20
1:16 Ketika Yesus sedang berjalan...

Ibadah Persekutuan di Ambon II, 25 Agustus 2010 (Rabu Pagi)
Markus 7:37
7:37. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya...

Ibadah Tutup dan Buka Tahun, 31 Desember 2015 (Kamis Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat Laodikia,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 September 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 1-48 menunjuk pada pintu tirai; perobekan daging...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 18 Mei 2014 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:13-16 adalah 4 penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan.
  1. [ayat 13] penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Imam Besar.
  2. [ayat 14] penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja.
  3. [ayat 15] penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Hakim yang adil.
  4. [ayat 16] penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga.
Empat penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan ini adalah supaya kita tidak terpisah lagi dengan Dia, berada dalam kemuliaan selama-lamanya.


ad. 3. Penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Hakim yang adil.
Wahyu 1:15
1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.

Tandanya adalah:
  1. KakiNya mengkilap bagaikan tembaga yang menyala dalam perapian.
  2. SuaraNya bagaikan desau air bah.

Ulangan 28:23
28:23 Juga langit yang di atas kepalamu akan menjadi tembaga dan tanah yang di bawahpun menjadi besi.

Ulangan 28 adalah tentang berkat dan kutuk. Kalau taat pada firman, maka akan datang berkat. Kalau tidak taat, yang datang adalah kutuk. Kalau langit menjadi tembaga, maka kita tidak bisa hidup.
Tembaga menunjuk pada penghukuman atau penghakiman. Yesus sebagai Hakim yang adil akan menghakimi dan menghukum orang berdosa.

Kapan terjadi penghakiman?
  1. Penghakiman akan terjadi nanti setelah Kerajaan 1000 tahun damai. Semua manusia termasuk hamba Tuhan/ pelayan Tuhan/ anak Tuhan yang belum menyelesaikan dosa-dosa dan belum bertobat akan dihakimi di tahta putih dan dihukum di neraka untuk selamanya.
    Wahyu 20:11-14
    20:11 Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya.
    20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.
    20:13 Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.
    20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.

  2. Sekarang, yaitu dimulai dari rumah Allah, kehidupan kita masing-masing sebagai hamba Tuhan/ pelayan Tuhan/ anak Tuhan.
    1 Petrus 4:17
    4:17 Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Allah?

    Jadi, sekarang kita bisa menghakimi diri sendiri untuk menyelesaikan dosa-dosa, sehingga kita tidak perlu lagi dihakimi di tahta putih, dan berarti kita mendapat hidup kekal selamanya.

    Supaya bisa menghakimi diri sendiri, maka kita tidak boleh menghakimi orang lain.

Mengapa sekarang kita tidak boleh menghakimi orang lain?
  1. Sebab waktunya belum tiba. Jika Yesus datang kembali kedua kali, maka kita sebagai orang kudus bersama dengan Yesus akan menghakimi dunia.
    1 Korintus 6:2-3
    6:2 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?
    6:3 Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari.

  2. Jika kita menghakimi orang lain, maka kita juga akan dihakimi dan dihukum.
    Matius 7:1
    7:1 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.

  3. Sebab jika kita menghakimi sesama, maka kita tidak bisa menghakimi diri sendiri, sehingga tetap hidup dalam dosa tetapi merasa benar.

Matius 7:6
7:6 "Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."

Kita boleh menghakimi hanya tentang firman pengajaran yang benar, artinya:
  1. Jangan memberikan firman pengajaran yang benar pada orang yang suka membantah atau mengkritik, sehingga tidak berubah hidupnya, tetap seperti anjing dan babi yang akan menghina dan menyalahkan firman pengajaran yang benar. Kita harus tegas untuk tidak mau berbantah-bantah soal firman pengajaran yang benar.

  2. Jangan menerima ajaran palsu atau ajaran lain yang berbeda dengan firman pengajaran yang benar.
    Ajaran palsu hanya mempertahankan dan membangkitkan keinginan daging.
Jadi, kita harus tegas berpegang teguh dan taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar, dan kita harus tegas menolak ajaran lain.

Apa yang harus dihakimi lewat firman pengajaran yang benar?
  1. Segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati, yaitu segala dosa yang disembunyikan dalam hati dan pikiran.
    Roma 2:16
    2:16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.

  2. Perbuatan-perbuatan dosa yang kita lakukan, baik secara pribadi maupun dalam nikah, baik di dalam pekerjaan, sekolah, jalan raya, dll.
    2 Korintus 5:10
    5:10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

  3. Perkataan sia-sia, dusta.
    Matius 12:36
    12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.

  4. Apa yang tidak kita lakukan, sementara Tuhan menggerakkan lewat firman Tuhan, terutama untuk pembangunan tubuh Kristus (memberi dan mengunjungi).
    Matius 25:41-42,45-46
    25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
    25:42 Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
    25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.
    25:46 Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."

    Kalau tidak mau memberi dan mengunjungi, itu berarti egois. Memberi dan mengunjungi adalah ciri tubuh Kristus.

Posisi orang yang menghakimi diri sendiri adalah ada di bawah kaki Tuhan, menjadi tahta Tuhan.
Yehezkiel 43:7
43:7 dan Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, inilah tempat takhta-Ku dan inilah tempat tapak kaki-Ku; di sinilah Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel untuk selama-lamanya dan kaum Israel tidak lagi akan menajiskan nama-Ku yang kudus, baik mereka maupun raja-raja mereka, dengan persundalan mereka atau dengan mayat raja-raja mereka yang sudah mati;

Kita belajar dari Maria yang selalu duduk di kaki Tuhan. Hasilnya:
  1. Maria duduk di kaki Tuhan untuk mendengarkan firman pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran.
    Lukas 10:39,42
    10:39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
    10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

    Mendengar dan dengar-dengaran pada firman sama dengan makan firman penggembalaan yang benar, sehingga kita merasakan suasana tahta Tuhan.
    Kalau tidak mau mendengar dan dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar, maka akan merasakan suasana neraka.

    Hasil duduk di kaki Tuhan:
    • Tangan kemurahan dan kebaikan Tuhan sanggup memelihara kehidupan kita, rohani dan jasmani.
    • Tangan kemurahan dan kebaikan Tuhan sanggup menjadikan semua baik pada waktuNya.
    • Tangan kemurahan dan kebaikan Tuhan sanggup menyucikan kita dari dosa dan egois, sehingga kita bisa dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mempelai wanita yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali untuk duduk di tahta Tuhan dan menghakimi dunia bersama Dia.

      Matius 19:27-28

      19:27 Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?"
      19:28 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

      Sampai Maria mendapatkan bagian terbaik yang tidak akan diambil dari padanya, yaitu kita mendapatkan hidup kekal bersama Tuhan selamanya.

  2. Maria tersungkur di bawah kaki Tuhan, menyembah Tuhan dengan hancur hati.
    Yohanes 11:31-32
    11:31 Ketika orang-orang Yahudi yang bersama-sama dengan Maria di rumah itu untuk menghiburnya, melihat bahwa Maria segera bangkit dan pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena mereka menyangka bahwa ia pergi ke kubur untuk meratap di situ.
    11:32 Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."

    Yohanes 11:5-7
    11:5 Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus.
    11:6 Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada;
    11:7 tetapi sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Mari kita kembali lagi ke Yudea."

    Mungkin pagi ini kita menghadapi suasana bagaikan lembah gelap. Ini Tuhan ijinkan supaya kita bisa tersungkur di bawah kaki Tuhan.

    Yohanes 11:39-40
    11:39 Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
    11:40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"

    Jangan menjadi keras hati dan menolak firman pengajaran yang benar. Tetapi biar kita tersungkur di kaki Tuhan, menyembah dengan hancur hati, mengaku hanya tanah liat dan tidak berdaya, hanya bergantung pada tangan kemurahan dan kebaikan Tuhan. Maka Lazarus bangkit, mujizat terjadi. Mujizat rohani adalah kita diubahkan menjadi taat dengar-dengaran. Mujizat jasmani juga akan terjadi, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Jika Yesus datang kedua kali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Dia, duduk di tahtaNya dan menghakimi dunia bersama Yesus.



Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top