English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 28 Oktober 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan Jakarta II, 09 Oktober 2013 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan Firman Tuhan....

Ibadah Persekutuan Medan III, 23 Juni 2010 (Rabu Pagi)
Wahyu 19: 9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin...

Ibadah Raya Malang, 26 November 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Paskah Persekutuan II di Square Ballroom Surabaya, 01 Juni 2017 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 23 November 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 29 September 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 21 Januari 2014 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita mempelajari Keluaran 3. Ada 3 pengalaman...

Ibadah Doa Malang, 12 Januari 2010 (Selasa Sore)
Matius 24:45-51, berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Yesus kedua kali yang tidak terduga waktunya...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Januari 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Januari 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:1-13 menunjuk pada Mezbah Dupa Emas,...

Ibadah Kunjungan di Ciawi II, 16 Januari 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Agustus 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:37-54 Yesus mengecam orang-orang Farisi dan...

Ibadah Doa Malang, 21 November 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Surabaya, 29 Maret 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 25 November 2018 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:1-5

8:1 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.
8:2 Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala.
8:3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.
8:4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.
8:5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.

Ada dua keadaan yang kontras:
  1. [Wahyu 8:1-4] Ketenangan.
    Suasana ketenangan setengah jam di Sorga/ suasana doa penyembahan. Ada asap kemenyan naik ke hadirat Tuhan.

  2. [Wahyu 8:5] Kegoncangan.
    Terjadi kegoncangan-kegoncangan di bumi dalam segala bidang, yaitu bidang jasmani (pekerjaan, dll) dan bidang rohani (dosa-dosa sampai puncaknya dosa), nikah dan buah nikah, ibadah pelayanan kepada Tuhan.

Mengapa Tuhan ijinkan terjadi kegoncangan di bumi?
Ibrani 12:26-29
12:26 Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga."
12:27 Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.
12:28 Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.
12:29 Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.

Untuk memisahkan antara kehidupan yang tergoncang dengan kehidupan yang tidak tergoncang/ tenang. Kehidupan yang tergoncang akan lenyap bersama dunia bahkan sampai binasa di neraka, tetapi kehidupan yang tidak tergoncang akan mengalami ketenangan sampai puncaknya ketenangan setengah jam di Sorga, sama dengan mewarisi kerajaan Sorga yang tidak tergoncangkan selamanya.

Praktek kehidupan yang tidak tergoncangkan:
  1. [Ibrani 12:28] Tidak kecewa, tidak putus asa, tidak tinggalkan Tuhan, tidak tinggalkan kebenaran apa pun yang sedang kita hadapi, tetapi kita selalu mengucap syukur kepada Tuhan dalam segala hal, dalam segala keadaan.

  2. [Ibrani 12:28] beribadah melayani Tuhan menurut cara yang berkenan kepada-Nya.
    Roma 14:17

    14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

    Sebab banyak ibadah pelayanan yang tidak berkenan kepada Tuhan, yaitu ibadah pelayanan yang hanya mencari perkara jasmani/ perkara dunia.


    Ibadah pelayanan menurut cara yang berkenan adalah ditandai:
    1. Kebenaran.
      Dalam Tabernakel menunjuk alat Meja Roti Sajian, yaitu ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus. Maka firman pengajaran yang benar akan mendarah daging dalam kehidupan kita, sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran dan kesucian.

    2. Sukacita oleh Roh Kudus, yang tertib dan teratur.
      Dalam Tabernakel menunjuk alat Pelita Emas, yaitu ketekunan dalam Ibadah Raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia-karunia Roh Kudus. Kita bisa tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan. Roh Kudus juga membuat sukacita Sorga yang tertib dan teratur.

    3. Damai sejahtera.
      Dalam Tabernakel menunjuk alat Mezbah Dupa Emas, yaitu ketekunan dalam Ibadah Doa, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasih-Nya. Kasih Tuhan menutupi dosa-dosa sehingga kita tidak merasa apa-apa lagi yang daging rasakan, hanya damai sejahtera.

    Jadi, ibadah pelayanan yang berkenan kepada Tuhan adalah ibadah pelayanan dalam sistem penggembalaan. Dalam kandang penggembalaan/ ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok, maka tubuh, jiwa, dan roh kita melekat pada Allah Tritunggal, sehingga setan tritunggal tidak bisa menjamah. Kita tetap dalam kebenaran, sukacita, dan damai sejahtera. Semua menjadi enak dan ringan. Ini seperti yang dialami Musa.

    Keluaran 3:1-3
    3:1 Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.
    3:2 Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.
    3:3 Musa berkata: "Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?"

    Semak duri adalah manusia daging yang berdosa. Kalau semua tenang/ baik dan tidak ada goncangan, maka kelihatan baik. Tetapi jika terjadi goncangan/ angin, maka akan saling menusuk, saling menghakimi, saling menyakiti.
    Manusia yang hanya semak duri harus tergembala dengan benar dan baik lewat ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok, supaya mengalami pekerjaan nyala api dari Sorga, yaitu nyala api firman (Ibadah Pendalaman Alkitab), nyala api Roh Kudus (Ibadah Raya), dan nyala api kasih Allah (Ibadah Doa). Ini adalah pemandangan yang hebat, di mana manusia yang hebat, yang sibuk, yang jahat, tetapi bisa masuk kandang penggembalaan, mau disucikan oleh pedang firman. Di dalam kandang penggembalaan, kita mengalami pekerjaan nyala api firman, Roh Kudus, dan kasih Allah untuk menyucikan tubuh, jiwa, roh kita, untuk menghapuskan dosa-dosa sampai kita sempurna dan tak bercacat cela.

    Wahyu 12:1
    12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

    Sampai kita ditampilkan menjadi terang dunia seperti Yesus, tidak ada gelap sedikit pun. Ini yang disebut tubuh Kristus sempurna/ gereja Tuhan yang sempurna, mempelai wanita Sorga yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan permai.

    Di luar penggembalaan = di luar nyala api firman, Roh Kudus, dan kasih Allah, sehingga tidak mau disucikan, yang ada hanyalah nyala api penghukuman Tuhan.

  3. [Ibrani 12:28] takut dan hormat kepada Tuhan.
    Artinya:
    1. Mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar = beribadah melayani Tuhan dengan takut dan gentar, setia berkobar-kobar, setia dan tanggung jawab kepada Tuhan.
      Filipi 2:12-15
      2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
      2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
      2:14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
      2:15 supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,

    2. [Filipi 2:13] Kita beribadah melayani dengan kerelaan hati. Rela berkorban apa pun untuk Tuhan, sebab Tuhan sudah lebih dahulu berkorban segalanya bagi kita di kayu salib.
      Efesus 6:15
      6:15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;

      Ulangan 29:5
      29:5 Empat puluh tahun lamanya Aku memimpin kamu berjalan melalui padang gurun; pakaianmu tidak menjadi rusak di tubuhmu, dan kasutmu tidak menjadi rusak di kakimu.

      40 tahun = 40 tahun Yobel.
      40 x 50 = 2000 tahun zaman gereja akhir zaman.

      Kalau kita melayani dengan kerelaan hati/ berkorban maka kita akan beribadah melayani sampai garis akhir, yaitu sampai meninggal dunia/ sampai Tuhan Yesus datang kedua kali.

    3. [Filipi 2:14] Beribadah melayani Tuhan tidak bersungut-sungut, tidak berbantah-bantah tetapi selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

    [Filipi 2:15] Kalau kita beribadah melayani dengan takut dan gentar, dengan kerelaan hati, dengan ucapan syukur kepada Tuhan, maka kita tampil sebagai bintang-bintang yang bercahaya. Hidup kita menjadi berhasil dan indah pada waktuNya. Kehidupan kita menjadi kesaksian di mana pun kita berada, sampai suatu saat menjadi terang dunia.

    Filipi 2:16
    2:16 sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.

    Bintang-bintang harus berpegang teguh pada firman pengajaran benar yang sudah menjadi pengalaman dalam hidup kita, bergantung sepenuh kepada Tuhan.

    Wahyu 14:7
    14:7 dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air."

    Takut dan hormat pada Tuhan sama dengan memuliakan Tuhan, menyembah Tuhan sebagai sang Pencipta. Ini berarti kita mengaku hanya tanah liat, banyak kelemahan, banyak kekurangan secara jasmani dan rohani, gampang jatuh dalam dosa-dosa sampai puncaknya dosa. Kita hanya menangis, bergantung pada belas kasih Tuhan.
    Contohnya adalah Raja Hizkia yang hanya menangis kepada Tuhan. Maka Tuhan sebagai Imam Besar mengulurkan tangan belas kasih-Nya, mengadakan pelayanan pendamaian bagi kita.

    Hasilnya:
    1. Imam Besar mendamaikan dosa-dosa kita. Kita bisa saling mengaku dan saling mengampuni, maka darah Yesus membasuh dosa-dosa, sehingga kita merasa damai sejahtera, semua enak dan ringan.
      Ibrani 2:17-18
      2:17 Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.
      2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

    2. Kalau dosa selesai, masalah selesai. Tuhan menolong dan menyelesaikan semua masalah kita tepat pada waktuNya.
      Ibrani 4:16
      4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

      1 Petrus 5:6
      5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

    3. Tangan setia dan belas kasih Tuhan mengangkat kita, menyucikan dan membaharui kita dari manusia daging menjadi menusia rohani. Kita diangkat dan dipakai oleh Tuhan, semua indah pada waktuNya.
      Pengkhotbah 3:11
      3:11 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

      Sampai saat Tuhan datang kita diubahkan menjadi sempurna seperti Dia, untuk layak menyambut kedatanganNya kedua kali di awan-awan yang permai. Kita masuk kerajaan Sorga selamanya.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top