English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 22 Juli 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 September 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 36-39
26:36. Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya:...

Ibadah Raya Malang, 19 Januari 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:7
1:7 Lihatlah, Ia datang dengan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 Februari 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan III di Square Ballroom Surabaya, 03 April 2019 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah KKR Palangkaraya IV, 26 Februari 2009 (Kamis Pagi)
(digabung dengan Pentahbisan Gedung GPT Kristus Raja, Palangkaraya, dibawah penggembalaan Pdt Mikha Sandatoding dan pentahbisan...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 09 November 2010 (Selasa Pagi)
Dalam Keluaran 1, ada dua rencana yang besar:
Ayat 1-7, rencana Allah, yaitu rencana...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 Januari 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15 menunjuk pada sengsara Tuhan Yesus untuk menyelamatkan, memberkati, sampai menyempurnakan kita, umatnya. 
Markus 15:1-20a menunjuk...

Ibadah Doa Surabaya, 26 Mei 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 2-4
25:2. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
25:3. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak...

Ibadah Raya Malang, 28 September 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:20
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang...

Ibadah Doa Malang, 07 Desember 2017 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Raya Surabaya, 12 Mei 2019 (Minggu Siang)
Penyerahan Anak

Zakharia 1: 3=> seruan dari nabi Zakharia yang dipakai Tuhan untuk menyerukan satu hal yang sangat penting bagi...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 08 September 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Lukas 2:8-20 adalah tentang gembala-gembala. Lukas 2:11-14
2:11...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 November 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:1-5 terbagi menjadi dua bagian:
Ayat 1-4 =...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Juli 2009 (Rabu Sore)
Pembicara: Sdr. Budiman Tampubolon Matius 24: 32-33
Kedatangan Yesus kedua kali sudah dekat waktunya dan sudah diambang...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 28 April 2019 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:7-12 tentang belalang dan kalajengking.
Belalang adalah roh jahat dan roh najis yang keluar dari lubang jurang maut.

Ada dua hal tentang belalang:
  1. Rupa belalang seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan.
    Wahyu 9:7
    9:7 Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,

  2. Ekor belalang seperti kalajengking yang ada sengatnya.
    Wahyu 9:10
    9:10 Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.

    Ekor belalang = sengat kalajengking.

    1 Korintus 15:55-56
    15:55 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?"
    15:56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.

    Sengat kalajengking = sengat maut, itulah dosa-dosa.

    Jadi, belalang adalah roh jahat dan roh najis sebagai pemicu dosa yang membuat manusia, termasuk hamba Tuhan/ pelayan Tuhan berbuat dosa sampai puncaknya dosa. Sehingga manusia mengalami siksaan kalajengking lima bulan lamanya, sampai kebinasaan di neraka selamanya.

Keadaan belalang/ dosa-dosa:
  1. Di atas kepala ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas.
    Wahyu 9:7
    9:7 Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,

    Artinya dosa-dosa bertakhta/ menguasai pikiran manusia/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan.

  2. Muka seperti muka manusia.
    Muka adalah gambaran hati manusia.
    Artinya dosa juga menguasai hati manusia/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan.

    Jika dosa sudah menguasai pikiran dan hati, maka dosa akan menguasai perbuatan, perkataan, sampai menguasai seluruh hidup manusia/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan.

    1 Korintus 5:11
    5:11 Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah (1)orang cabul, (2)kikir, (3)penyembah berhala, (4)pemfitnah, (5)pemabuk atau (6)penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

    Ada enam dosa yang mengikat tubuh jiwa roh/ seluruh hidup manusia:
    1. Dosa mengikat tubuh:
      • Cabul, yaitu perzinahan antara laki-laki dan wanita yang bukan suami istri sah, laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan, kawin campur, kawin cerai, sampai kawin-mengawinkan.
      • Pemabuk, termasuk merokok, narkoba.

    2. Dosa mengikat jiwa:
      • Kikir
      • Pemfitnah.
      • Penipu.

    3. Dosa mengikat roh:
      • Penyembah berhala.
        Berhala adalah segala sesuatu yang membuat kita tidak bisa mengutamakan Tuhan/ ibadah pelayanan.

  3. Rambut seperti rambut perempuan.
    Wahyu 9:8
    9:8 dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa,

    Rambut itu banyak, artinya banyak jenis dosa, dosa-dosa berkembang dengan pesat sampai puncaknya dosa.
    Rambut itu panjang, artinya dosa tidak mudah diselesaikan sampai tidak bisa diselesaikan.

  4. Gigi seperti gigi singa.
    Artinya merobek-robek, memecah-belah, mencerai-beraikan tubuh Kristus mulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan.
    Dosa membuat kita terpisah dari sesama dan Tuhan, putus hubungan dengan sesama dan Tuhan.

  5. Dada belalang seperti baju zirah.
    Wahyu 9:9
    9:9 dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan.

    Artinya dosa itu bebal, tidak tahu malu.

  6. Bunyi sayap bagaikan bunyi kereta yang ditarik banyak kuda, menuju peperangan.
    Artinya dosa mempunyai kekuatan dan kecepatan untuk berperang dengan manusia/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan, dan menjatuhkan manusia/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan dalam dosa sampai puncaknya dosa.

Wahyu 9:10
9:10 Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.

Setiap dosa ada ekornya/ akhirnya. Ekor belalang memiliki sengat maut untuk menyakiti manusia lima bulan lamanya. Setiap dosa akan berakhir pada hukuman Tuhan sampai kebinasaan selamanya.

Efesus 6:11-13
6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.


Oleh sebab itu, kita harus mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah untuk berperang melawan belalang/ roh jahat dan roh najis/ dosa-dosa. Kita harus ingat bahwa musuh kita bukan manusia darah daging (suami, istri, kakak, adik, sesama), tetapi setan dengan roh jahat dan najis.

Praktek menggunakan perlengkapan senjata Allah untuk melawan belalang:
  1. Perlengkapan senjata terang, yaitu pribadi Tuhan Yesus Kristus.
    Roma 13:12-14
    13:12 Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!
    13:13 Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.
    13:14 Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.


    Kita mendapatkan perlengkapan senjata terang lewat ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.
    • Pelita Emas adalah ketekunan dalam Ibadah Raya, yaitu persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam urapan dan karunia Roh Kudus. Jika bertekun, maka karunia-karunia Roh Kudus akan dipertambahkan, sampai menjadi mahkota 12 bintang.
    • Meja Roti Sajian adalah ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, yaitu persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus. Jika bertekun, maka kita mengalami penyucian dan penebusan terus-menerus sampai suatu waktu tidak ada lagi dosa, sama dengan terang bulan di bawah kaki mempelai.
    • Mezbah Dupa Emas adalah ketekunan dalam Ibadah Doa, yaitu persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya. Jika bertekun, maka kasih akan ditambah-tambahkan sampai kasih yang sempurna, sama dengan selubung matahari.

    Jadi, lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, maka kita menggunakan perlengkapan senjata terang, yaitu terang matahari, bulan, dan bintang. Kita mengenakan pribadi Tuhan Yesus Kristus untuk mengalahkan kegelapan dosa sampai puncaknya dosa. Sehingga kita tidak berbuat dosa, hidup benar, hidup suci, sampai sempurna seperti Yesus.

    Wahyu 12:1
    12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

    Kita menjadi terang dunia seperti Yesus. Kita menjadi mempelai wanita Sorga, tubuh Kristus yang sempurna.

  2. Berdoa dalam urapan Roh Kudus.
    Efesus 6:18
    6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,

    Wahyu 12:2-3
    12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
    12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.


    Sehebat apa pun gereja Tuhan/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan, posisinya adalah bagaikan perempuan hamil yang hendak melahirkan, paling lemah dan paling tak berdaya, dan menghadapi naga merah padam yang besar. Ini menunjuk setan yang adalah sumber masalah yang mustahil, sumber dosa-dosa sampai puncaknya dosa, sumber air mata, kesusahan, kesedihan, penderitaan, sumber kehancuran, sampai sumber kebinasaan selamanya.

    Apa yang harus dilakukan? Kita harus berdoa dalam Roh Kudus. Roh Kudus menolong kita untuk bisa mengeluh dan mengerang kepada Tuhan. Kita hanya berserah sepenuh pada tangan belas kasih Tuhan. Kita mengutamakan Tuhan lebih dari segala sesuatu. Maka Tuhan memperhatikan dan mempedulikan untuk mengulurkan tangan belas kasihNya kepada kita, tepat pada waktuNya.

Contoh dan hasilnya:
  1. Naga/ setan membuat Petrus/ bapak/ gembala menjadi bimbang terhadap pribadi Tuhan/ firman pengajaran yang benar.
    Matius 14:29-31
    14:29 Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
    14:30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
    14:31 Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"


    Akibatnya adalah hampir tenggelam, terjadi kemerosotan secara jasmani, kejatuhan dalam pelayanan, kejatuhan dalam dosa sampai puncaknya dosa, menghadapi masalah yang mustahil.

    Tetapi Petrus masih diberi kesempatan untuk berseru kepada Tuhan. Maka Tuhan mengulurkan tangan untuk memulihkan Petrus, mengangkat dari ketenggelaman.

  2. Naga/ setan membuat hati perempuan menjadi jahat, keras, najis, sehingga perkataannya seperti anjing menjilat muntah.
    Matius 15:25-28
    15:25 Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
    15:26 Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
    15:27 Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
    15:28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

    Akibatnya adalah anaknya kerasukan setan, artinya:
    • Penyakit yang mustahil.
    • Kehancuran nikah dan buah nikah.
    • Letih lesu, beban berat, susah payah, air mata.

    Tetapi Tuhan masih memberi kesempatan ibu ini bisa mengaku dosa. Maka Tuhan mengulurkan tanganNya dan anaknya sembuh, nikah dan buah nikah dipulihkan, dan ada damai sejahtera.

  3. Naga/ setan membuat hati kaum muda keras, jahat dan najis, berbuat dosa sampai puncaknya dosa, perkataan menyakiti orang tua, memilukan Tuhan.
    Lukas 23:40-43
    23:40 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
    23:41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
    23:42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
    23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."


    Akibatnya adalah gagal total, jasmani dan rohani, hidup dalam suasana kutukan sampai kebinasaan.

    Tetapi Tuhan masih memberi kesempatan untuk bisa berseru kepada Tuhan. Maka Tuhan mengubah kutukan menjadi Firdaus, ada pemeliharaan, ada masa depan, sampai hidup kekal bersama Tuhan.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top