Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 21:23-24
21:23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.
21:24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya;

Di kota Yerusalem baru tidak ada malam/ kegelapan. Oleh sebab itu gereja Tuhan harus berjalan dalam terang Allah Tritunggal: terang Allah Bapa (matahari), Anak Allah (bulan) dan Allah Roh Kudus (bintang).

Wahyu 12:1
12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

Sampai ditampilkan menjadi terang dunia seperti Yesus terang dunia, mulai dalam rumah tangga, di depan orang, sampai terang dunia.

Kejadian 1:16-18
1:16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
1:17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Kegunaan terang dunia:
  1. Sumber terang di bumi.
  2. Menguasai kegelapan.
  3. Memisahkan terang dari gelap.

ad. 1. Sumber terang di bumi.
1 Timotius 1:12-16
1:12 Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku --
1:13 aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman.
1:14 Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus.
1:15 Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.
1:16 Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal.

Terang yang dipancarkan ke dalam dunia yang gelap adalah terang keubahan hidup dari manusia daging yang berdosa (dalam kegelapan) menjadi manusia rohani seperti Yesus. Contoh: Saulus menjadi rasul Paulus.

Saulus adalah seorang penghujat = menghujat Roh Kudus (tanpa terang bintang), penganiaya = tanpa kasih (tanpa terang matahari), ganas/ buas terutama lidahnya.

Yakobus 3:8
3:8 tetapi tidak seorang pun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.

Perkataan dusta, gosip, fitnah, hujat = tanpa penebusan oleh korban Kristus (tanpa terang bulan).

Saulus hidup dalam kegelapan, menjadi manusia paling berdosa yang seharusnya binasa.

Kisah Para Rasul 9:1-2
9:1 Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,
9:2 dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.

Ibadah pelayanan Saulus ditandai berkobar-kobar dalam emosi/ keinginan daging, mengandalkan kemampuan daging (kepandaian, kekayaan, dll), sehingga penuh iri, benci tanpa alasan, ancaman, pembunuhan, sehingga melawan jalan Tuhan/ firman pengajaran benar, menganiaya tubuh Kristus.

Kisah Para Rasul 9:3-9
9:3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.
9:4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
9:5 Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
9:6 Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat."
9:7 Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang juga pun.
9:8 Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.
9:9 Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.

Saulus mengalami sinar terang Allah Tritunggal lewat pemberitaan cahaya Injil kemuliaan Kristus, firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, Kabar Mempelai, yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Surga. Sehingga mengalami keubahan hidup dari manusia daging yang berdosa menjadi manusia rohani seperti Yesus.

Proses mengalami pembaharuan/ keubahan hidup:
  1. Saulus tidak melihat = buta, artinya tidak lagi menggunakan pandangan daging tetapi pandangan rohani, hanya memandang Tuhan (firman pengajaran benar).

  2. Tiga hari tidak makan dan tidak minum artinya tidak lagi menggunakan/ mengandalkan kekuatan daging (kepandaian, kekayaan, dll) sekalipun punya, tetapi mengandalkan karunia-karunia Roh Kudus, kemampuan ajaib dari Roh Kudus yang lebih dari apa pun di dunia.

  3. Menanggalkan/ mematikan dosa secara lahir (perbuatan) dan batin.
    Kolose 3:5-9
    3:5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu (1)percabulan, (2)kenajisan, (3)hawa nafsu, (4)nafsu jahat dan juga (5)keserakahan, yang sama dengan (6)penyembahan berhala,
    3:6 semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang durhaka].
    3:7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.
    3:8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu (1)marah, (2)geram, (3)kejahatan, (4)fitnah dan (5)kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.
    3:9 Jangan lagi kamu saling (6)mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

    Mengenakan manusia baru dengan 7 tanda manusia baru.

    Kolose 3:10-14
    3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;
    3:11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.
    3:12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah (1)belas kasihan, (2)kemurahan, (3)kerendahan hati, (4)kelemahlembutan dan (5)kesabaran.
    3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan (6)ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
    3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah (7)kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

    Hasilnya adalah angka 7 = pelita tetap menyala, menjadi contoh/ saksi [1 Timotius 1:16].

    Amsal 9:1
    9:1 Hikmat telah mendirikan rumahnya, menegakkan ketujuh tiangnya,

    Kita dipakai dalam pembangunan rumah rohani, pelayanan pembangunan tubuh Kristus mulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, dst. Ini sama dengan menempatkan Yesus sebagai Kepala. Hubungan Kepala dan tubuh adalah leher = doa penyembahan.

    1 Timotius 1:17
    1:17 Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.

    Kita bisa menyembah Yesus sebagai Raja segala raja.

    Mazmur 5:1-3
    5:1 Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan suling. Mazmur Daud.
    5:2 Berilah telinga kepada perkataanku, ya TUHAN, indahkanlah keluh kesahku.

    5:3 Perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Allahku, sebab kepada-Mulah aku berdoa.

    Maka Tuhan menanggung segala keluh kesah, letih lesu, beban berat sehingga kita damai sejahtera, enak dan ringan. Tuhan sanggup menolong kita secara ajaib, menyelesaikan semua masalah yang mustahil.

ad. 2. Menguasai kegelapan.
Yesus terang dunia menguasai/ memerintah atas kegelapan. Kita terang dunia juga menguasai kegelapan.

Yosua 10:12-14
10:12 Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: "Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!"
10:13 Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh.
10:14 Belum pernah ada hari seperti itu, baik dahulu maupun kemudian, bahwa TUHAN mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN.

Yosua (gereja Tuhan) berperang melawan musuh-musuh yang lebih kuat. Jika kita tampil sebagai terang dunia dengan matahari, bulan, bintang, maka Tuhan yang berperang ganti kita sehingga kita pasti menang atas:
  1. 5 raja.
    Yosua 10:3
    10:3 Sebab itu Adoni-Zedek, raja Yerusalem, menyuruh orang kepada Hoham, raja Hebron, kepada Piream, raja Yarmut, kepada Yafia, raja Lakhis, dan kepada Debir, raja Eglon, mengatakan:

    Menunjuk pancaindera yang sering dikalahkan/ dikuasai setan dengan dosa-dosa sampai puncak dosa.
    1. Adoni-Zedek = kebenaran diri sendiri, merasa benar sendiri, selalu menyalahkan orang lain.
    2. Hoham = pelindung manusia, artinya hanya berharap manusia.
    3. Piream = emosi.
    4. Yafia = kalangan tinggi, menunjuk sombong, tinggi hati.
    5. Debir = pembicara, menunjuk perkataan tidak benar/ sia-sia

    Jika 5 indera (= pintu hati) dikuasai setan, maka hati semakin keras sampai sekeras batu kilangan, sekeras hati setan sehingga dihukum Tuhan dengan batu dari langit.

    Yosua 10:11
    10:11 Sedang mereka melarikan diri di depan orang Israel dan baru di lereng Bet-Horon, maka TUHAN melempari mereka dengan batu-batu besar dari langit, sampai ke Azeka, sehingga mereka mati. Yang mati kena hujan batu itu ada lebih banyak dari yang dibunuh oleh orang Israel dengan pedang.

  2. 7 kota.
    Yosua 10:28-29,31,33-34,36,38
    10:28 Pada hari itu Yosua merebut Makeda dan kota itu dipukulnya dengan mata pedang, juga rajanya; kota itu dan semua makhluk yang ada di dalamnya ditumpasnya, tidak ada seorang pun yang dibiarkannya lolos, dan raja Makeda, diperlakukannya seperti telah diperlakukannya raja Yerikho.
    10:29 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel berjalan terus dari Makeda ke Libna, lalu memerangi Libna.
    10:31 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel berjalan terus dari Libna ke Lakhis, lalu berkemah mengepung kota itu dan berperang melawannya.
    10:33 Lalu Horam, raja Gezer, maju untuk membantu Lakhis, tetapi Yosua menewaskan dia dan rakyatnya, sehingga tidak ada seorang pun padanya yang dibiarkannya lolos.
    10:34 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel berjalan terus dari Lakhis ke Eglon, lalu mereka berkemah mengepung kota itu dan berperang melawannya.
    10:36 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel bergerak maju dari Eglon ke Hebron, lalu berperang melawannya.
    10:38 Kemudian Yosua dengan seluruh Israel kembali ke Debir, lalu berperang melawannya.

    Menunjuk 7 tabiat daging:
    1. Makeda = tempat para gembala, artinya tabiat daging mau beredar-edar, tidak mau tergembala.
      Sidang jemaat beredar-edar, atau gembala yang beredar-edar (yang khotbah ganti-ganti).
    2. Libna = pucat, takut pada sesuatu di dunia sampai melawan Tuhan.
    3. Lakhis = tidak bisa direbut, menunjuk mengandalkan kekuatan sendiri.
    4. Gezer = karang terjal, sulit didaki, menunjuk kesulitan di dunia (ekonomi, studi, kesehatan, dll) yang sering membuat kecewa, putus asa, sampai meninggalkan Tuhan.

    5. Eglon = lingkaran setan/ uang.
      Hakim-hakim 3:17
      3:17 Kemudian ia menyampaikan upeti kepada Eglon, raja Moab. Adapun Eglon itu seorang yang sangat gendut.

      Suka uang sehingga kikir (tidak bisa memberi untuk Tuhan dan sesama yang membutuhkan) dan serakah (mencuri milik Tuhan dan sesama).

    6. Hebron = pergaulan. Pergaulan buruk merusak kebiasaan baik, pergaulan najis
    7. Debir = pengunduran, yaitu tidak setia sampai tinggalkan ibadah pelayanan.

    Hati semakin keras sampai sekeras batu kilangan, dipakai dalam pembangunan Babel, mulai tenggelam. Sampai sekeras hati setan, tidak tergembala, tidak taat dengar-dengaran, tidak bisa bertobat, binasa selamanya.

    Jika pancaindera menang atas setan dan menang atas 7 tabiat daging, maka kita memiliki hati yang lembut, bisa tergembala dengan benar dan baik, taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.

    Matius 21:5
    21:5 "Katakanlah kepada puteri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda."

    Kita bisa dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, pembangunan tubuh Kristus sempurna.

    Jika pancaindera dikuasai setan dan dikuasai 7 tabiat daging, maka pelita padam, hidup dalam kegelapan, tanpa matahari, bulan, bintang.

    Kisah Para Rasul 27:20
    27:20 Setelah beberapa hari lamanya baik matahari maupun bintang-bintang tidak kelihatan, dan angin badai yang dahsyat terus-menerus mengancam kami, akhirnya putuslah segala harapan kami untuk dapat menyelamatkan diri kami.

    Maka akan menghadapi angin badai di lautan dunia, artinya:
    • Jatuh bangun dalam dosa sampai puncak dosa.
    • Meninggalkan ajaran benar dan beralih pada ajaran palsu, gosip.
    • Pencobaan di segala bidang sampai kecewa, putus asa, tinggalkan Tuhan

    Akibatnya adalah tenggelam di lautan dunia sampai di lautan api dan belerang, binasa selamanya.

Yesus mau menolong lewat dua cara:
  1. Nasihat = firman pengajaran benar.
    Kisah Para Rasul 27:21-22
    27:21 Dan karena mereka beberapa lamanya tidak makan, berdirilah Paulus di tengah-tengah mereka dan berkata: "Saudara-saudara, jika sekiranya nasihatku dituruti, supaya kita jangan berlayar dari Kreta, kita pasti terpelihara dari kesukaran dan kerugian ini!
    27:22 Tetapi sekarang, juga dalam kesukaran ini, aku menasihatkan kamu, supaya kamu tetap bertabah hati, sebab tidak seorang pun di antara kamu yang akan binasa, kecuali kapal ini.

    2 Timotius 4:2
    4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

    Ini sama dengan tuntunan tangan Tuhan, jalan keluar dari segala masalah.

  2. Makanan Paskah = perjamuan suci, korban Kristus.
    Kisah Para Rasul 27:33-36
    27:33 Ketika hari menjelang siang, Paulus mengajak semua orang untuk makan, katanya: "Sudah empat belas hari lamanya kamu menanti-nanti saja, menahan lapar dan tidak makan apa-apa.
    27:34 Karena itu aku menasihati kamu, supaya kamu makan dahulu. Hal itu perlu untuk keselamatanmu. Tidak seorang pun di antara kamu akan kehilangan sehelai pun dari rambut kepalanya."
    27:35 Sesudah berkata demikian, ia mengambil roti, mengucap syukur kepada Allah di hadapan semua mereka, memecah-mecahkannya, lalu mulai makan.
    27:36 Maka kuatlah hati semua orang itu, dan mereka pun makan juga.

    Keluaran 12:5-6
    12:5 Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing.
    12:6 Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.

    Firman pengajaran dan korban Kristus sanggup menolong kita sampai sehelai rambut pun tidak akan hilang. Tangan belas kasih Tuhan sanggup melindungi, memelihara kehidupan yang kecil, tidak berdaya, di tengah kesulitan dunia.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Januari 2014 (Kamis Sore)
    ... bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian supaya sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Orang yang mati terhadap dosa bertobat harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit bersama Yesus untuk mendapatkan hidup baru hidup ...
  • Ibadah Doa Malang, 02 April 2013 (Selasa Sore)
    ... menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Untuk menyongsong kegerakan Roh Kudus hujan akhir kita mutlak harus hidup dalam kesucian sampai kesempurnaan. Salah satu cara untuk hidup dalam kesucian adalah lewat doa puasa. Matius Tetapi apabila engkau berpuasa minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu Tanda puasa yang benar yaitu Minyakilah kepalamu artinya pikiran ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 12 Februari 2014 (Rabu Sore)
    ... engkau menenun kemeja dengan ada raginya dari lenan halus dan membuat serban dari lenan halus dan haruslah kaubuat ikat pinggang dari tenunan yang berwarna-warna. lenan halus menunjuk pakaian putih kesucian . ragi lubang-lubang bermata-mata menunjuk urapan Roh Kudus. Jadi pakaian putih bermata-mata artinya pakaian kesucian didalam urapan Roh Kudus. Pakaian ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 23 Agustus 2014 (Sabtu Sore)
    ... kepada Allah ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya di mana hanya sedikit yaitu delapan orang yang diselamatkan oleh air bah itu. nbsp Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Agustus 2018 (Jumat Sore)
    ... yang benar menyucikan masa depan kita sampai menyempurnakan kita seperti Yesus. Betul-betul kemerdekaan sepenuh dari dosa-dosa kita mengalami kemerdekaan sepenuh dari dunia untuk terangkat ke awan-awan dan bertemu dengan Yesus selama-lamanya. Efesus - . Hai suami kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya . untuk menguduskannya ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 September 2020 (Selasa Sore)
    ... berbuah Roh Kudus yang permanen pengharapan yang sempurna. Dua loh batu kasih yang sempurna. Malam ini kita belajar isi dari tabut perjanjian. Kita sudah memeplajari buli-buli emas berisi manna diterangkan pada Ibadah Raya Malang September . Sekarang kita belajar tentang tongkat Harun yang bertunas dan berbuah. Perkembangan dari pengharapan di dalam Tabernakel ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Januari 2017 (Sabtu Sore)
    ... kebimbangan tidak dijawab oleh Tuhan. Yakobus - Hendaklah ia memintanya dalam iman dan sama sekali jangan bimbang sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Kita sering berdoa untuk memenuhi keinginan daging. ...
  • Ibadah Doa Malang, 26 Juni 2012 (Selasa Sore)
    ... salah pilih pasti memilih yang benar. Kebenaran ini tidak ada kaitan dengan banyak sedikitnya orang yang memilih. Kenyataan yang ada adalah orang banyak bukan memilih yang benar tetapi memilih yang salah memilih Yesus Barabas. Pratek menolak percikan darah Dengki. Matius Ia memang mengetahui bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki. Pengertian dengki adalah ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 10 Juni 2015 (Rabu Sore)
    ... yang dikuduskan oleh orang Israel yakni terhadap segala persembahan kudusnya maka haruslah patam itu tetap ada pada dahinya sehingga TUHAN berkenan akan mereka. Pada zaman Taurat--perjanjian lama-- imam besar Harun memakai patam di dahinya yang bertuliskan kudus bagi TUHAN. Keadaan ini digenapkan pada perjanjian baru di Wahyu Dan aku melihat sesungguhnya ...
  • Ibadah Kunjungan di Jayapura II, 18 Oktober 2018 (Kamis Pagi)
    ... pemberian Tuhan kepada orang yang tidak layak dalam wujud korban Kristus. Kasih karunia Tuhan lewat korban Kristus di kayu salib sanggup untuk Menyelamatkan manusia berdosa sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran dan menjadi senjata kebenaran. Menyempurnakan kita. Petrus Dan Allah sumber segala kasih karunia yang telah memanggil kamu dalam Kristus ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.