English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 November 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat di Laodikia, jemaat...

Ibadah Doa Malang, 31 Mei 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan doa puasa session III

-- Tentang Bejana Pembasuhan (Kolam Pembasuhan) --

Keluaran 30:17-21 menunjuk pada perintah untuk membuat bejana pembasuhan.
Keluaran...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 10 November 2017 (Jumat Malam)
Ratapan 2: 18-19
2:18. Berteriaklah kepada Tuhan dengan nyaring, hai, puteri Sion, cucurkanlah air mata bagaikan sungai siang...

Ibadah Raya Surabaya, 14 Agustus 2016 (Minggu Siang)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 November 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 menunjuk tentang 7 kali...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Februari 2016 (Kamis Sore)
Siaran Langsung dari Toraja

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Imamat yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Oktober 2013 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan Jakarta III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Desember 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Februari 2012 (Rabu Sore)
Matius 26: 69-75
PETRUS MENYANGKAL YESUS.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus yaitu:
Matius 26: 69-70 Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea (menyangkal panggilan pilihan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 15 November 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 8 menunjuk pada Pelita Emas. Dalam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 November 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:16-17
3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 April 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1, 13
ay. 1= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan...

Ibadah Raya Malang, 31 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Desember 2011 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Doa penyembahan adalah proses perobekan daging supaya kita bisa menjadi manusia rohani seperti Yesus. Tetapi, doa...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 24 Maret 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:46-56 berjudul 'Nyanyian pujian Maria'.

Isinya:
Ayat 46-50: penyerahan diri sepenuh.Ayat 51-55:...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 05 Mei 2013 (Minggu Sore)

Penyerahan Anak
Yesaya 49: 15-16
49:15. Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
49:16. Lihat,
Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

ay. 15= 'seorang perempuan melupakan bayinya'= keadaan diakhir jaman, dimana kasih sudah menjadi dingin dan kejahatan/kenajisan akan memuncak (kembali pada jaman Lot). Dan inilah yang akan menarik hukuman Allah atas dunia ini sampai hukuman kekal selama-lamanya.

'Aku tidak akan melupakan engkau'= sekalipun kasih didunia bergeser, tetapi kasih Tuhan tetap untuk selama-lamanya.

Dimana kita mendapatkan kasih setia Tuhan?:

  1. di kandang penggembalaan (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok).
    Setelah Petrus berada dalam penggembalaan, ia benar-benar mengasihi Tuhan sampai rela mati untuk Tuhan.


  2. dalam ketaatan akan Firman penggembalaan.

Hasilnya:

  • 'Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku'= kita berada dalam tangan kasih setia Tuhan Gembala Agung. Tuhan selalu mengingat kita, sehingga kita mengalami pemeliharaan ditengah kesulitan dunia.


  • 'tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku'= selalu mengalami perlindungan dari Tuhan mulai dari sekarang sampai masa antikris dan penghukuman Tuhan, bahkan sampai melintasi tembok Yerusalem Baru.

Ibadah Raya
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28: 20b
28:20b. Dan
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Penyertaan Tuhan (Imanuel) adalah kebutuhan pokok dalam kehidupan kita yang tidak bisa ditukar oleh apapun juga.

Segala sesuatu didunia bahkan kerajaan Surgapun juga sia-sia jika tidak ada penyertaan Tuhan (hanya ada kebinasaan).

Contoh dalam perjanjian lama adalah Yusuf yang disertai oleh Tuhan. (diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 April 2013).

Kisah Rasul 7: 9-10
7:9. Karena iri hati, bapa-bapa leluhur kita menjual Yusuf ke tanah Mesir, tetapi Allah menyertai dia,
7:10. dan melepaskannya dari segala penindasan serta
menganugerahkan kepadanya kasih karunia dan hikmat, ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir. Firaun mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir dan atas seluruh istananya.

Yusuf disertai Tuhan dengan hikmat Surga dan kasih karunia Tuhan untuk menghadapi kelaparan.

Sebelum Yesus datang kedua kali, dunia akan dilanda kelaparan dobel, terutama kelaparan rohani.
Oleh hikmat dan kasih karunia Tuhan, Yusuf mengumpulkan gandum sampai tak terhitung jumlahnya untuk menolong bangsa Mesir, seluruh bumi, bahkan untuk menolong saudara-saudaranya bangsa Israel yang kelaparan.

2 kali saudara-saudara Yusuf pergi ke Mesir untuk membeli gandum.
Artinya:

  1. mencari pembukaan Firman Allah/Firman pengajaran benar jangan hanya untuk menyelesaikan masalah (mereka beli gandum untuk makan, setelah dimakan, habis).
    Kalau mendengar Firman hanya untuk menyelesaikan masalah, pasti habis.


  2. mencari pembukaan Firman untuk masuk dalam pembentukan tubuh Kristus yang sempurna. Dan kita tidak akan kekurangan, tetapi berlimpah dalam pembukaan Firman.

Jadi, kita harus mengumpulkan Firman pengajaran benar secara dobel untuk menyelesaikan masalah, menembusi kelaparan, bahkan untuk masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, sehingga kita siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali di awan-awan yang permai sampai masuk Yerusalem Baru.

Kejadian 42: 7-13
42:7. Ketika Yusuf melihat saudara-saudaranya, segeralah mereka dikenalnya, tetapi ia berlaku seolah-olah ia seorang asing kepada mereka; ia menegor mereka dengan membentak, katanya: "Dari mana kamu?" Jawab mereka: "Dari tanah Kanaan untuk membeli bahan makanan."
42:8. Memang
Yusuf mengenal saudara-saudaranya itu, tetapi dia tidak dikenal mereka.
42:9. Lalu teringatlah Yusuf akan mimpi-mimpinya tentang mereka. Berkatalah ia kepada mereka: "Kamu ini pengintai, kamu datang untuk melihat-lihat di mana negeri ini tidak dijaga."
42:10. Tetapi jawab mereka: "Tidak tuanku! Hanyalah untuk membeli bahan makanan hamba-hambamu ini datang.
42:11. Kami ini sekalian anak dari satu ayah; kami ini orang jujur; hamba-hambamu ini bukanlah pengintai."
42:12. Tetapi ia berkata kepada mereka: "Tidak! Kamu datang untuk melihat-lihat di mana negeri ini tidak dijaga."
42:13. Lalu jawab mereka: "Hamba-hambamu ini dua belas orang, kami bersaudara, anak dari satu ayah di tanah Kanaan, tetapi yang bungsu sekarang ada pada ayah kami, dan seorang sudah tidak ada lagi."

ay. 8= 'Yusuf mengenal saudara-saudaranya'= lewat pemberitaan Firman, kita bisa mengenal Tuhan dan sekitar kita.

Sikap kita terhadap Firman pengajaran benar adalah: HARUS TEGAS= jangan ada kompromi dengan daging baik dalam penyampaian Firman maupun dalam menerima Firman pengajaran benar.
Kita harus tegas dalam urapan Roh Kudus.

2 Timotius 4: 2
4:2. Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

= isi dari Firman pengajaran benar:

  • 'nyatakanlah apa yang salah'= menyatakan apa yang salah (dosa-dosa yang tersembunyi dalam sidang jemaat).
    Kalau ada dosa yang tersembunyi dalam pribadi kita/sidang jemaat, maka pribadi Yesus juga tersembunyi dari kita/sidang jemaat= kita tidak mengalami penyertaan Tuhan (terpisah dari Tuhan), sehingga semuanya menjadi sia-sia.

    Jika Firman pengajaran benar menunjuk dosa-dosa yang tersembunyi, itulah kesempatan bagi kita untuk mengaku dosa pada Tuhan dan sesama, sehingga kita diampuni dari dosa-dosa (kita tidak dihukum Tuhan, malah disertai oleh Tuhan).


  • 'tegorlah'= menegor dengan keras.
    Seringkali sudah diampuni, kita berbuat dosa lagi. Karena itu, Firman menjadi tegoran yang keras supaya kita bisa berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan (hidup benar)= penyertaan Tuhan lebih nyata lagi dalam hidup kita.

    Selama mempertahankan dosa yang tersembunyi, maka Firman itu bagaikan tegoran yang lebih keras lagi, sehingga seringkali kita tidak tahan dan meninggalkan Firman pengajaran yang benar= tinggalkan Tuhan, hidupnya dalam masalah sampai kebinasaan.


  • 'nasihatilah'= Jika kita meninggalkan dosa-dosa, maka Firman pengajaran benar menjadi nasihat dengan segala pengajaran dan kesabaran.
    Artinya: kalau nasihat disampaikan dari pengajaran benar, maka ada jalan keluar dari segala masalah kita= bimbingan tangan Tuhan untuk kita hidup benar dan suci, bahkan sampai masuk tubuh Kristus yang sempurna.

    Kita harus hati-hati! Jangan sampai kita memberikan nasihat tetapi justru menjerumuskan, sebab nasihat seringkali dicampurkan dengan kehendak sendiri.

Hasil pekerjaan Firman pengajaran benar:

  1. Kejadian 42: 11-12
    42:11. Kami ini sekalian anak dari satu ayah; kami ini orang jujur; hamba-hambamu ini bukanlah pengintai."
    42:12. Tetapi ia berkata kepada mereka: "Tidak! Kamu datang untuk melihat-lihat di mana negeri ini tidak dijaga."

    Hasil pertama: menjadikan kita kehidupan yang jujur.
    Artinya:


    • tidak ada sesuatu yang disembunyikan= tidak ada dusta, sekalipun kita dirugikan.
    • tidak ada kemunafikan (didalam gereja dan diluar gereja, tetap sama).
    • 'bukan pengintai' (pengintai selalu mencari tempat yang lemah)= tidak menghakimi kelemahan orang lain, tetapi memeriksa diri sendiri.
      Kalau jujur, kita akan banyak memeriksa diri sendiri dan tidak mencari kelemahan orang lain.


    • mengakui kelebihan-kelebihan orang lain (saudara Yusuf mengakui bahwa Yusuf adalah saudaranya).
      Selain mengakui, juga meneladani kelebihan orang lain.


    • menerima kekurangan orang lain dan mendoakan.
    • bisa mengatakan 'ya diatas ya, tidak diatas tidak'= puncak kejujuran.


    Hari-hari ini, kita mau disertai Tuhan.
    Kalau jujur, kita disertai Tuhan dan doa kita akan dijawab oleh Tuhan.

    Amsal 15: 8
    15:8. Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.


  2. Kejadian 42: 13
    42:13. Lalu jawab mereka: "Hamba-hambamu ini dua belas orang, kami bersaudara, anak dari satu ayah di tanah Kanaan, tetapi yang bungsu sekarang ada pada ayah kami, dan seorang sudah tidak ada lagi."

    Hasil kedua: ada kesatuan ('satu ayah').
    Kalau ada kejujuran, pasti akan terjadi kesatuan.
    Kejujuran ini mulai dari dalam nikah.

    'Yakub'= Roh Kudus.
    'satu ayah'= satu Roh.

    Efesus 4: 3-6
    4:3. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:
    4:4.
    satu tubuh(1), dan satu Roh(2), sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan(3) yang terkandung dalam panggilanmu,
    4:5.
    satu Tuhan(4), satu iman(5), satu baptisan(6),
    4:6.
    satu Allah dan Bapa(7) dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

    Bukti memiliki satu roh adalah: ada damai sejahtera.
    Kalau satu roh, pasti satu pengajaran.

    Banyak perbedaan di dalam gereja Tuhan, tetapi harus memiliki 7 kesatuan untuk bisa masuk dalam kesatuan tubuh Kristus yang sempurna:


    • satu tubuh= satu kepala= satu pengajaran.
      Kepala adalah Yesus sebagai pengajaran.

      Kalau sudah satu tubuh, kesatuan lainnya akan terjadi.


    • satu roh,
    • satu pengharapan,
    • satu Tuhan,
    • satu iman,
    • satu baptisan,
    • satu Allah Bapa.


    Yesus berkeluh kesah sebab tidak ada tempat untuk menempatkan kepalaNya. Ini terjadi karena tidak ada 7 kesatuan.
    Kalau ada 7 kesatuan, maka ada penyertaan Yesus sebagai Kepala.

    Dengan 7 kesatuan, kita akan menyatu dari sekarang sampai selama-lamanya.
    Yang penting adalah satu Firman (satu gandum) lebih dahulu. Dan kita akan benar-benar mengarah pada kesatuan tubuh yang sempurna dengan Yesus sebagai Kepala.

    KALAU KITA MAU DISERTAI TUHAN, KUMPULAN GANDUM (FIRMAN).


  3. Kejadian 42: 17, 21, 27-28
    42:17. Dan dimasukkannyalah mereka bersama-sama ke dalam tahanan tiga hari lamanya.
    42:21. Mereka berkata seorang kepada yang lain: "
    Betul-betullah kita menanggung akibat dosa kita terhadap adik kita itu: bukankah kita melihat bagaimana sesak hatinya, ketika ia memohon belas kasihan kepada kita, tetapi kita tidak mendengarkan permohonannya. Itulah sebabnya kesesakan ini menimpa kita."
    42:27. Ketika seorang membuka karungnya untuk memberi makan keledainya di tempat bermalam, dilihatnyalah uangnya ada di dalam mulut karungnya.
    42:28. Katanya kepada saudara-saudaranya: "Uangku dikembalikan; lihat, ada dalam karungku!" Lalu hati mereka menjadi tawar dan mereka berpandang-pandangan dengan
    gemetar serta berkata: "Apakah juga yang diperbuat Allah terhadap kita!"

    'tiga hari lamanya'= pengalaman kematian.
    'Betul-betullah kita menanggung akibat dosa kita terhadap adik kita itu'= menyadari dosa-dosa.

    Hasil ketiga: mengalami keubahan hidup.

    ay. 17= saudara-saudara Yusuf tidak melawan saat dimasukan dalam penajara= Firman pengajaran benar memberikan kita kekuatan untuk masuk pengalaman kematian dan percikan darah.

    Keubahan hidup yaitu:


    • ay. 21= bisa mengaku dosa.
      Sekalipun dosa tersembunyi, tetapi dampaknya adalah kesesakan.

      Kalau mengaku dosa, berarti masalah kita selesai.

      Mengaku dosa adalah jalan paling singkat untuk ditolong Tuhan (segala kesesakan menjadi kelegaan).


    • ay. 27-28= 'gemetar'= penyucian dari keinginan akan uang= lebih bahagia memberi daripada menerima samapi bisa memberikan seluruh hidup kita kepada Tuhan (bagaikan mempelai wanita memberikan seluruh hidupnya pada Mempelai Pria Surga).

Inilah pekerjaan dari gandum Yusuf, yaitu kejujuran, kesatuan sampai keubahan hidup.
Tapi masih belum cukup (masih kurang Benyamin).

Kejadian 42: 4
42:4. Tetapi Yakub tidak membiarkan Benyamin, adik Yusuf, pergi bersama-sama dengan saudara-saudaranya, sebab pikirnya: "Jangan-jangan ia ditimpa kecelakaan nanti."

Kejadian 43: 8-9
43:8. Lalu berkatalah Yehuda kepada Israel, ayahnya: "Biarkanlah anak itu pergi bersama-sama dengan aku; maka kami akan bersiap dan pergi, supaya kita tetap hidup dan jangan mati, baik kami maupun engkau dan anak-anak 43:9.
Akulah yang menanggung dia; engkau boleh menuntut dia dari padaku; jika aku tidak membawa dia kepadamu dan menempatkan dia di depanmu, maka akulah yang berdosa terhadap engkau untuk selama-lamanya.

= Yehuda tampil untuk menjamin Benyamin.
Artinya: selain pengajaran yang benar, tetapi harus ada Yehuda (penebusan oleh darah Yesus dari suku Yehuda).
Inilah yang menyatukan kita, yaitu Firman pengajaran benar (gandum) dan penebusan Yesus.

Kejadian 45: 4, 15
45:4. Lalu kata Yusuf kepada saudara-saudaranya itu: "Marilah dekat-dekat." Maka mendekatlah mereka. Katanya lagi: "Akulah Yusuf, saudaramu, yang kamu jual ke Mesir.
45:15. Yusuf mencium semua saudaranya itu dengan mesra dan ia menangis sambil memeluk mereka. Sesudah itu barulah saudara-saudaranya bercakap-cakap dengan dia.

'Marilah dekat-dekat'= nubuat untuk kita bangsa kafir. Jika ada Firman pengajaran benar dan penebusan oleh darah Yesus, maka Israel dan kafir akan makin dekat sampai jadi 1 tubuh Kristus yang sempurna.

Efesus 2: 13-16
2:13. Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
2:14. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah
mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15. sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk
menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
2:16. dan untuk memperdamaikan keduanya,
di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.

Wahyu 14: 3-5
14:3. Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.
14:4. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
14:5. Dan di dalam
mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

= mempelai wanita Tuhan ditebus dari dosa sampai tidak ada dusta (tidak salah dalam perkataan dan hanya menyeru 'Haleluya').
Kalau ini ada, maka Yesus tampil sebagai Mempelai Pria Surga dengan kasih setiaNya.

Yesaya 54: 5, 8, 10
54:5. Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.
54:8. Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam
kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu.
54:10. Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi
kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.

Kepala dengan tubuh tidak boleh pisah sedikitpun. Inilah kasih setia Tuhan kepada kita.

Hasilnya:

  • ay. 10= kasih setia abadi untuk menghadapi kegoncangan yang besar di bumi.
    Artinya: kasih setia Tuhan membuat kita tetap kuat dan teguh hati (tidak tergoncangkan).

    Kuat dan teguh hati= tidak berbuat dosa dan tetap percaya mempercayakan diri sepenuh pada Tuhan.
    Dan Tuhan akan menjadikan semuanya baik dan damai sejahtera.

    1 Tawarikh 19: 13
    19:13. Kuatkanlah hatimu dan marilah kita menguatkan hati untuk bangsa kita dan untuk kota-kota Allah kita. TUHAN kiranya melakukan yang baik di mata-Nya."


  • Mazmur 69: 14-15
    69:14. Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya TUHAN, pada waktu Engkau berkenan, ya Allah; demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku dengan pertolongan-Mu yang setia!
    69:15. Lepaskanlah aku dari dalam lumpur, supaya
    jangan aku tenggelam, biarlah aku dilepaskan dari orang-orang yang membenci aku, dan dari air yang dalam!

    = kasih setia yang besar menolong kita dari masalah yang besar, bahkan mustahil diselesaikan.
    Kasih setia yang besar juga mengangkat kita dari ketenggelaman.


  • Mazmur 17: 7-8
    17:7. Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.
    17:8. Peliharalah aku seperti biji mata,
    sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

    = kasih setia yang ajaib memelihara dan melindungi kita secara ajaib ditengah padang gurun dunia sampai jaman antikris.

    Kasih setia yang ajaib juga mengubahkan kita sampai menjadi sama mulia dengan Dia. Kita layak menyambut kedatangan Tuhan kedua kali. Imanuel selama-lamanya. Kita tidak terpisah lagi dengan Tuhan untuk selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top