English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Agustus 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:5-6
6:5 Dan ketika Anak Domba itu...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 16 Oktober 2012 (Selasa Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 6:17
6:17 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah...

Ibadah Raya Malang, 24 Juni 2012 (Minggu Pagi)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian.
Sekarang artinya adalah...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 21 Mei 2013 (Selasa Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih membahas Keluaran 25:8-9, yaitu...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Agustus 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:37-54 Yesus mengecam orang-orang Farisi dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Januari 2017 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Raya Malang, 28 April 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 perintah untuk memberitakan injil,...

Ibadah Doa Surabaya, 07 September 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 18 Mei 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Malang, 12 September 2009 (Sabtu Sore)
MARKUS 13:18
Nubuat ke-4: tentang antikris

Siapa yang tertinggal...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Juli 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:3-4
6:3 Dan ketika...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Februari 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:18-19
3:18 maka Aku menasihatkan engkau, supaya...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 20 April 2010 (Selasa Siang)
Pelajaran tentang Kaki Dian Emas/ Pelita Emas/ Kandil.

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 21 April 2009 (Selasa Siang)
Keluaran 30:17-18, letak Bejana Pembasuhan adalah antara Medzbah Korban Bakaran dan Pintu Kemah....

Ibadah Doa Surabaya, 06 Juni 2012 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Matius 27: TENTANG PERCIKAN DARAH YANG DIALAMI OLEH YESUS. Untuk itu kita juga harus mengalami percikan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 06 April 2014 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan ditengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 1: 13-16 = penampilan pribadi Yesus dalam 4 keadaan yang sebenarnya (diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Februari 2014):

  1. Wahyu 1: 13 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Imam Besar, dengan tanda berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki dan dada-Nya berlilitkan ikat pinggang dari emas (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Februari 2014).


  2. Wahyu 1: 14 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Raja segala Raja, dengan tanda rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah dan mata-Nya bagaikan nyala api (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 23 Februari 2014).


  3. Wahyu 1: 15 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Hakim yang adil, dengan tanda kaki-Nya bagaikan tembaga yang berkilau dan suara-Nya bagai desau air bah (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Maret 2014).


  4. Wahyu 1: 16 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga, ini puncak penampilan, yang tidak akan terpisah lagi dengan kita selamanya, bersama dengan Dia selama-lamanya (mulai diterangkan dari Ibadah Raya Surabaya, 30 Maret 2014).

Malam ini, kita masih mempelajari bagian yang ke-4, yaitu YESUS TAMPIL DALAM KEMULIAAN SEBAGAI MEMPELAI PRIA SURGA
Wahyu 1: 16
1: 16. Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Tandanya
:

  1. Tangan kanan-Nya memegang tujuh bintang (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 30 Maret 2014),
  2. dari mulutNya keluar sebilah pedang tajam bermata dua,
  3. wajahNya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Ad 2. dari mulutNya keluar sebilah pedang tajam bermata dua
Yang keluar dari mulut Tuhan adalah Firman Tuhan (manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari Firman yang keluar dari mulut Allah).
Dari mulut Tuhan keluar sebilah pedang tajam bermata dua= menunjuk Firman Tuhan.

Ada 2 macam pemberitaan Firman:

  1. Firman Penginjilan/Injil keselamatan.
    Efesus 1: 13
    1: 13 Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

    Firman penginjilan: injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus pertama kali di dunia untuk mati dikayu salib dan menyelamatkan manusia berdosa.
    Aktifitas injil keselamatan: MEMANGGIL orang-orang berdosa supaya percaya kepada Yesus dan diselamatkan (dari gelap menuju terang).

    Proses manusia yang dalam kegelapan masuk kedalam terang:


    • percaya/iman kepada Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat, tidak boleh ada kebimbangan.
      Kita percaya lewat mendengar Firman. Oleh sebab itu kita harus banyak mendengar Firman.
    • bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan.
    • baptis air dan baptisan Roh Kudus = lahir baru dari air dan Roh.
      Kita dilahirkan sebagai manusia daging yang hanya cocok tinggal di dunia, tapi tidak cocok hidup di Surga. Oleh sebab itu kita harus dilahirkan kembali untuk mendapat hidup baru yaitu hidup Surgawi, sehingga kita cocok tinggal di Surga.

      1 Petrus 1: 3-4
      1: 3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,
      1: 4 untuk
      menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.

      'rahmat-Nya yang besar' => untuk bisa masuk dalam baptisan air dan Roh Kudus, itu hanyalah rahmat Tuhan.

      Hasil hidup baru:


      1. 'hidup yang penuh pengharapan' = kita hanya percaya dan berharap sepenuh kepada Yesus.
        Dibuktikan saat kita menghadapi pencobaan, kemustahilan, masalah, dan sebagainya, kita hanya percaya dan berharap Yesus. Kita hanya seperti bayi yang menangis dan tangan Tuhan yang menolong kita.


      2. ay.4 'menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa' = yang tidak dapat binasa adalah Firman.
        Artinya: gemar menerima Firman.
        Kalau gemar makan Firman, rohani kita menjadi sehat.
        Kalau tidak gemar, berarti rohani kita berbau neraka.


      3. 'tidak dapat cemar' = seperti bunga bakung yang tidak tercemar oleh apapun juga, tetap putih sekalipun ada di kolam yang hitam. Begitu juga kita tidak tercemar oleh apapun yang terjadi disekitar kita. Kalau kita menerima injil keselamatan kita tetap hidup benar.


      4. 'tidak dapat layu' = daging mudah layu, tapi kalau hidup baru, kita tidak mudah kecewa dan putus asa saat menghadapi apapun juga, tapi tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan. Tidak layu juga tidak bangga, saat berhasil, tetapi hanya besyukur kepada Tuhan.


      5. 'yang tersimpan di sorga bagi kamu' = sekalipun kita hidup didunia tapi kita mengalami suasana surga, salah satunya yaitu damai sejahtera. Hati damai sejahtera adalah landasan yang kuat untuk menerima berkat-berkat dari Tuhan.
        Sebab itu, kita harus menjaga hati damai.


    Hati-hati, BANYAK DIPANGGIL, SEDIKIT DIPILIH! Banyak yang selamat, namun sedikit yang sempurna, banyak yang gugur.
    Oleh sebab itu setelah ada Firman penginjilan masih perlu pemberitaan Firman yang kedua.


  2. 2 Korintus 4: 3-4
    4: 3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
    4: 4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat
    cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

    Yang kedua: cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus = Firman pengajaran = Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    Supaya kita sempurna, Yesus harus datang dengan pedang.

    Ibrani 4: 12
    4: 12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    Firman pengajaran: injil yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan kita (orang-orang yang sudah selamat) dan menyempurnakan kita seperti Dia, tidak bercacat cela, dan menjadi mempelai wanita-Nya.
    Oleh sebab itu Firman pengajaran disebut juga sebagai kabar mempelai.

    Saat kedatangan Yesus kedua kali sudah tidak boleh ada lagi dosa, oleh sebab itu kita harus disucikan.
    Jadi, aktifitas Firman Pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua adalah MEMILIH dari orang-orang yang sudah selamat untuk disempurnakan seperti Yesus. Pada titik inilah banyak orang yang gugur. Harus hati-hati jangan menolak pedang.Kalau menolak, tidak bisa sempurna, tertinggal dan binasa untuk selama-lamanya.

    Firman Penginjilan penting, diberkati Tuhan, ada landasan yang kuat, tapi tidak cukup landasan saja, kita harus dibangun (dibangun dengan pedang Firman) untuk bisa sempurna seperti Yesus, Mempelai yang sempurna.

    Proses dari selamat menuju kesempurnaan:


    • Ibrani 4: 12
      4: 12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

      Proses yang pertama yaitu Firman Pengajaran menyucikan hati, sendi,dan sum-sum.

      PENYUCIAN HATI
      Matius15: 19
      15: 19 Karena dari hati timbul segala 1pikiran jahat, 2pembunuhan, 3perzinahan, 4percabulan, 5pencurian, 6sumpah palsu dan 7hujat.

      menghujat => dimulai dengan memfitnah.
      Firman Pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua menyucikan hati kita dari 7 keinginan jahat dan najis.
      Hasilnya: hati kita akan diisi Roh Kudus dengan 7 wujud/7 manifestasiNya.

      Yesaya 11: 2-3
      11: 2 1Roh TUHAN akan ada padanya, 2roh hikmat dan 3pengertian, 4roh nasihat dan 5keperkasaan, 6roh pengenalan dan 7takut akan TUHAN;
      11: 3 ya, kesenangannya ialah
      takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.

      Hati disucikan, sampai puncaknya kita takut akan Tuhan= kita bernafas dengan takut akan Tuhan (terjemahan lama), sebab diudara ini selain ada oksigen,dll tapi juga dikeliling oleh roh demon-demon. Kalau kita tidak bernafas dengan takut akan Tuhan maka yang masuk adalah roh demon.
      Takut akan Tuhan = takut berbuat dosa, setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

      Kalau saat berbuat dosa dan mati, siapa yang tanggung jawab hidup kita? Sebab itu, tiap tarikan nafas, biar kita takut akan Tuhan.

      PENYUCIAN SENDI
      Sendi adalah hubungan antar tulang = hubungan antar sesama anggota tubuh Kristus (mulai dalam nikah).

      1 Korintus 3: 3
      3: 3 Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?

      Sering kali sendi ini sakit/tidak baik. Yang membuat sakit adalah iri hati dan perselisihan. Ini yang harus disucikan dari sendi.


      1. perselisihan karena salah paham atau dosa, diselesaikan dengan saling berdamai (yang salah mengaku dan yang benar mengampuni, semuanya beres). Kalau dipaksa terus, tidak mau berdamai, akan bertengkar terus.

        Kalau perselisihan karena pengajaran, kembali ke Alkitab.


      2. iri hati/cemburu terjadi terutama dalam rumah tangga.
        Kejadian 30: 1
        30: 1 Ketika dilihat Rahel, bahwa ia tidak melahirkan anak bagi Yakub, cemburulah ia kepada kakaknya itu, lalu berkata kepada Yakub: "Berikanlah kepadaku anak; kalau tidak, aku akan mati."

        Hati-hati, kalau dalam rumah tangga ada iri hati, maka rumah tangga itu serasa mati dan gawat.
        Dalam penggembalaan, iri hati juga harus diselesaikan.

        2 korintus 12: 20
        12: 20 Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan.

        Kalau iri hati dan perselisihan ini diteruskan, maka akan menimbulkan kerusuhan (tercerai berai).


      PENYUCIAN SUMSUM
      Sumsum ini terletak didalam tulang, tidak terlihat tapi terasa.

      Amsal 17: 22
      17: 22 Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

      Tulang yang kering = sumsum yang kering.
      Yang disucikan yaitu semangat yang patah.
      Sering kali, kita tidak sadar kalau sumsum sudah kering, tidak bergairah lagi dalam ibadah pelayanan, dalam berdoa, dan dalam melayani Tuhan (dalam perkara rohani).

      Amsal 15: 13
      15: 13 Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat.

      Tulang yang kering juga menunjuk pada kepedihan. Semua ini disucikan sampai bisa bersukacita.
      Sebab itu, biarlah apa yang kering, disucikan oleh Tuhan, sehingga ada semangat baru, gairah baru, dan ada kebahagiaan dari Tuhan, terutama dalam perkara rohani.


    • proses yang kedua yaitu penyucian perbuatan.
      Yesaya 27: 1
      27: 1 Pada waktu itu TUHAN akan melaksanakan hukuman dengan pedang-Nya yang keras, besar dan kuat atas Lewiatan, ular yang meluncur, atas Lewiatan, ular yang melingkar, dan Ia akan membunuh ular naga yang di laut.

      = Firman pengajaran menyucikan kita dari Lewiatan yang menguasai laut.
      Nubuat itu sekarang di genapkan di kitab Wahyu yaitu laut/bangsa-bangsa didunia ini dikuasai oleh perempuan babel.

      Wahyu 17: 1-2, 5, 15
      17: 1 Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
      17: 2 Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya."
      17: 5 Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."
      17: 15 Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana
      wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.

      'banyak airnya' = laut.
      Jadi, Firman pengajaran benar menyucikan kita dari wanita Babel yang menguasai laut, artinya


      1. penyucian dari perbuatan dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin mengawinkan (dosa sex dengan berbagai macam ragamnya, penyimpangan sex, dll).
        Kita harus hati-hati, kalau tidak ada pedang, tidak ada satupun yang kuat mengalahkan perempuan Babel bahkan seorang pendeta sekalipun!
        Kalau ada pedang Firman, babel tidak dapat masuk.
        Tetapi kalau tidak ada pedang Firman, pasti terjadi persundalan


      2. penyucian dari ajaran-ajaran palsu tentang kemakmuran dan hiburan jasmani.

        Wahyu 17: 4
        17: 4 Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.

        =
        menunjuk pada kemakmuran, tetapi didalamnya yang ada hanya kenajisan dan percabulan.
        Banyak ibadah yang diubah untuk menonjolkan hiburan-hiburan dan kemakmuran jasmani untuk menyenangkan daging (tanpa penyucian), sehingga yang ada didalamnya hanya pencabulan.


      3. pelacur = menunjuk kehidupan yang tidak setia.
        Artinya: kita disucikan dari sifat tabiat tidak setia dalam ibadah pelayanan, sehingga kita menjadi setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.


      4. Yesaya 14: 23
        14: 23 "Aku akan membuat Babel menjadi milik landak dan menjadi air rawa-rawa, dan kota itu akan Kusapu bersih dan Kupunahkan," demikianlah firman TUHAN semesta alam.

        Perempuan babel akan mengarah pada kota Babel yang akan menjadi rawa-rawa.
        Rawa tidak mengalir, ini menunjuk pada keegoisan/kepentingan diri sendiri. Kalau egois tidak bisa menjadi berkat bagi orang lain, masuk dalam pada pembangunan Babel.
        Kita disucikan sehingga kita tidak mementingkan diri sendiri/egois, tapi kita bisa memperhatikan kepentingan orang lain, bisa memberi dan bisa mengunjungi sesama yang membutuhkan. Inilah kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

        Untuk pembangunan tubuh Kristus semua harus dikorbakan, tapi pengajaran yang benar tidak boleh dikorbankan.


    • Mazmur 149: 6
      149: 6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,

      Proses yang ketiga yaitu penyucian mulut (kerongkongan). Ini merupakan penyucian yang terakhir.
      Biarlah mulut kita disucikan, sehingga mulut hanya untuk memuji dan mengagungkan Tuhan sampai menjadi mulut bayi (hanya menangis = menyembah Tuhan).
      Memuji memuliakan Tuhan yaitu berkata benar, perkataan menjadi berkat, dan tidak berdusta.

      Kalau ada mulut bayi maka akan menjadi rumah doa, kalau tidak, akan menjadi sarang penyamun. Semua tergantung pada mulut!

      Matius 21: 16
      21: 16 lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?"

      Mulut bayi hanya menangis => mengaku tidak bisa apa-apa/tidak berdaya apa-apa, hanya bergantung pada tangan anugerah Tuhan.
      Saat kita menangis (memuji, mengagungkan, dan menyembah Tuhan dengan hancur hati) posisi kita ada dalam gendongan tangan Tuhan.

      Yesaya 49: 14-16
      49: 14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
      49: 15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya,
      Aku tidak akan melupakan engkau.
      49: 16 Lihat,
      Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

      = Tuhan tidak pernah melupakan bayi-bayi yang memuji Dia. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Tuhan selalu memperhatikan, memperdulikan, dan bergumul untuk kita.
      Jika orang lain tidak mau memperhatikan kita, jangan marah, justru itu kesempatan 100 persen Tuhan memperhatikan kita, asalkan kita jadi bayi yang menangis.
      Hasilnya:


      1. 'Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku' artinya:


        • tangan anugerah Tuhan sanggup memelihara kita ditengah kemustahilan, kesulitan, dan ditengah ketidak berdayaan kita.
        • tangan Tuhan sanggup menolong dan menyelesaikan semua masalah kita tepat pada waktuNya.
        • Tangan anugerah Tuhan sanggup memberikan masa depan yang berhasil, indah, dan bahagia.

          Semakin disucikan, gendongan Tuhan semakin kuat.


      2. ' tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku' artinya:


        • Tangan anugerah Tuhan sanggup melindungi kita, secara jasmani dari celaka marahabaya (penyakit, bencana alam, dll) yang mengancam kehidupan kita dan secara rohani kita dilindungi dari dosa-dosa sampai puncaknya dosa, dari ajaran palsu, dan dari hukuman Tuhan atas dunia ini sampai hukuman neraka.


        • kita disucikan dan diubahkan oleh Tangan Tuhan sampai sempurna seperti Tuhan. Kita tidak salah dalam perkataan.

          Yakobus 3: 2
          3: 2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal;barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.
          Tidak salah dalam perkataan = hanya berkata 'Haleluya' untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali diawan-awan yang permai, tidak ada lagi air mata. Air mata diubah menjadi sorak-sorai.
          Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba, masuk Firdaus (kerajaan 1000 tahun damai), sampai masuk Yerusalem Baru (melintasi tembok-tembok yang tinggi), dan kita tidak pernah keluar dari sana selama-lamanya.

Biarlah semua hanya bergantung pada anugerah Tuhan. Kalau kita sudah selamat, sudah diberkati, lanjutkan untuk menerima pedang penyucian sampai kita digendong Tangan Tuhan. Makin disucikan, makin erat pelukan tangan Tuhan. Jangan ragu. Tangan yang berlubang paku/tangan anugerah Tuhan yang menolong, Dia yang memperhatikan dan memperdulikan kita semua. Apapun keadaan kita, serahkan kepada Tuhan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 06 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Mojoagung)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top