English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 10 November 2009 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Penataran Imam-imam dan Calon Imam

Matius 24:36-44 menunjuk pada nubuat ketujuh,...

Ibadah Doa Surabaya, 04 Agustus 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 24 November 2009 (Selasa Sore)
Pelayan Tuhan harus tergembala dalam Ruangan Suci (3 macam ibadah) supaya: Mengalami penyucian Mendapat...

Ibadah Kaum Muda Malang, 16 Mei 2009 (Sabtu Sore)
Pembicara: Bpk. Dwi Antanusa

Markus 13:9-13, nubuat yang ketiga adalah...

Ibadah Doa Surabaya, 12 Agustus 2015 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 10 September 2009 (Kamis Tengah Malam)
Markus 14:35-36
Doa semalam suntuk = doa penyembahan disertai perobekan daging, sehingga kita bisa...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 17 Maret 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:39-45 adalah tentang Pertemuan Maria dan Elisabet.

Saat Maria bertemu Elisabet, anak yang di dalam...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 21 Juni 2017 (Rabu Malam)
Melanjutkan ibadah doa tadi, tugas bangsa kafir bekerja di kebun anggur satu jam adalah beribadah melayani...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 November 2014 (Kamis Sore)
Siaran tunda Ibadah Kunjungan di Palangkaraya.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 13 Juni 2018 (Rabu Malam)
Lukas 2: 8
2:8. Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Juli 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan [Wahyu 1:13-16]:
[ayat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Februari 2012 (Senin Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea= menyangkal panggilan dan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 September 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15
Dalam sistem tabernakel, Markus 15 terkena pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian.
7...

Ibadah Doa Malang, 11 Februari 2014 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Wahyu 1:9
1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 Juni 2014 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 3: 1-7
3:1. Kemudian Yesus masuk...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 06 Juni 2010 (Minggu Sore)

Penyerahan Anak
Anak sulung secara rohani adalah kehidupan yang memiliki hak kesulungan, yaitu:
  • hak untuk menikah= hak untuk masuk dalam pesta nikah Anak Domba.
  • hak waris= memiliki warisan kerajaan Surga dan Yerusalem Baru.
Syarat menjadi anak sulung secara rohani:
  1. Keluaran 4: 22-23
    4:22. Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung;
    4:23. sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku; tetapi
    jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan membunuh anakmu, anakmu yang sulung."

    Syarat pertama adalah kehidupan yang setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.
    Ibadah, itu adalah suatu tanda kelepasan.
    Jadi, kalau kita bisa setia dalam ibadah pelayanan, itu adalah tanda kelepasan dari perbudakan setan (tanda keselamatan).

    Kalau kita tidak setia, akan terjadi kematian anak sulung Mesir, artinya:
    • sesuatu yang dibanggakan diambil
    • sesuatu yang diharapkan diambil
    • kehilangan keselamatan

  2. Lukas 2: 6-7
    2:6. Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin,
    2:7. dan ia melahirkan seorang anak laki-laki,
    anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

    Syarat kedua adalah harus ada dalam kandang penggembalaan, sebab Yesus dilahirkan di kandang.
    Penggembalaan adalah tempat untuk memantapkan keselamatan, tempat pemeliharaan (dalam kandang ada palungan) dan tempat kehangatan kasih (dalam kandang ada kain lampin).

  3. Yakobus 1: 18
    1:18. Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.

    Syarat ketiga adalah mengalami kelahiran kembali lewat Firman pengajaran yang benar dari manusia daging menjadi manusia rohani sampai titik tertentu menjadi sama mulia dengan Tuhan. Dan kita bisa mewarisi kerajaan Surga yang kekal.
Ibadah Raya

Matius 25: 1-4

25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
25:2.
Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
25:3. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
25:4. sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga
minyak dalam buli-buli mereka.

Tugas akhir gereja Tuhan adalah menyongsong kedatangan Tuhan yang kedua kali.

Gereja Tuhan bagaikan 10 gadis yang TERPISAH menjadi 2 bagian:
  • yang memiliki minyak persediaan (meluap-luap dalam urapan Roh Kudus)= 5 gadis yang bijaksana yang bisa menyongsong kedatangan Tuhan kedua kali.

  • yang tidak mempunyai minyak persediaan= 5 gadis yang bodoh, yang pelitanya hampir padam bahkan sampai padam dan akan ketinggalan pada saat kedatangan Yesus kedua kali dan binasa untuk selamanya.
Segala sesuatu yang kita dapatkan di dunia tidak akan ada artinya jika kita ketinggalan saat Yesus datang kedua kali.

5 GADIS BODOH

1 Korintus 1: 18
1:18. Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

Praktik sehari-hari gadis bodoh adalah menolak salib.

Contoh gadis yang bodoh:
  1. Petrus.
    Petrus ini adalah murid Tuhan yang paling senior dan bisa berjalan di atas air. Tapi masih termasuk contoh gadis yang bodoh.
    Kalau Petrus masih masuk bagian yang bodoh, apalagi kita.

    Matius 16: 21-23
    16:21. Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
    16:22. Tetapi
    Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
    16:23. Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "
    Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

    Petrus ini mewakili GEREJA HUJAN AWAL.
    Petrus menolak salib, artinya tidak mau menderita sengsara daging bersama Yesus.
    Orang yang tidak mau menderita bersama Yesus, ia akan mempertahankan dosa, sebab Yesus mati sengsara untuk menebus dosa manusia.

    Kalau tidak mau melepaskan dosa, maka hidup itu akan jadi sama seperti setan. Dan ini suatu KEBODOHAN.

    Yohanes 8: 44
    8:44. Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

    Menjadi sama dengan iblis, buktinya adalah berdusta. Petrus juga berdusta dalam bentuk menyangkal Tuhan.
    Iblis juga adalah pembunuh, artinya marah sampai benci. Petrus juga membenci dalam bentuk mengambil pedang waktu Yesus ditangkap di Getsemane.

  2. Kehidupan yang mengikut dan melayani Tuhan hanya untuk mencari perkara-perkara duniawi/perkara daging.

    Filipi 3: 18-19

    3:18. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
    3:19. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka,
    pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

    Ini menunjuk pada GEREJA HUJAN AKHIR.
    Ibadah dan pelayanan kita, jangan sampai digunakan untuk mencari perkara-perkara duniawi!
    Kalau hanya mencari perkara duniawi, hidup itu benar-benar jadi seteru salib.

    Bentuk lain dari seteru salib ini adalah gereja Tuhan yang membanggakan perkara-perkara jasmani tanpa pembukaan Firman Allah.

    Keadaan gereja Tuhan yang menjadi seteru salib seperti ini, keadaan rohaninya akan suam-suam seperti jemaat Laodikia.

    Wahyu 3: 15-17
    3:15. Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
    3:16. Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
    3:17. Karena engkau berkata:
    Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,

    ay. 17= yang ditunjukkan hanya yang jasmani, bukan pembukaan Firman.
    Suam-suam= hidupnya tidak berubah, tetap mempertahankan manusia daging.

    2 Timotius 3: 1-5
    3:1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    3:2. Manusia akan
    mencintai dirinya sendiri(1) dan menjadi hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4), mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan agama(8),
    3:3.
    tidak tahu mengasihi(9), tidak mau berdamai(10), suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12), garang(13), tidak suka yang baik(14),
    3:4.
    suka mengkhianat(15), tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18).
    3:5. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!


    18 tabiat daging inilah yang kalau dipecah menjadi 666= jadi sama dengan setan dan kehilangan keselamatan.
Jadi, mulai dari gereja hujan awal sampai gereja hujan akhir, banyak yang menolak salib Tuhan. Sebab itu, kita harus sungguh-sungguh!

Matius 16: 24
16:24. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Sikap yang bijaksana adalah mau memikul salib, artinya mau menderita bersama Yesus.

1 Petrus 2: 21-25
2:21. Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
2:22. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.
2:23. Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
2:24. Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah
mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
2:25. Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang
kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

Praktik sehari-hari memikul salib adalah:
  1. ay. 24= mati terhadap dosa.
    Artinya:
    • ay. 22= tidak berbuat dosa
    • ay. 22= tidak berdusta
    • ay 23= tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, bahkan bisa membalas kejahatan dengan kebaikan

  2. ay. 24= hidup untuk kebenaran.
    Untuk hidup benar ini sangat sulit, apalagi ketika harus hidup benar mulai dari perkara-perkara yang kecil.
    Sebab itu, apa yang tidak benar, jangan kita lakukan. Dan suatu waktu, kita akan jadi benar seperti Yesus benar, tidak dapat berbuat dosa.

  3. ay. 25= tergembala.
    Seorang gembala dan domba-domba harus tergembala. Dan ini sakit bagi daging.

    Syarat tergembala:
    • masuk kandang penggembalaan= tekun dalam 3 macam ibadah pokok dan pelayanan.

      2 Timotius 3: 12
      3:12. Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,

      Untuk ibadah, bukan hanya sengsara bagi daging, tapi satu waktu, juga akan mengalami aniaya bahkan pembunuhan.
      Sebab itu, jangan kita tunggu penganiayaan itu menimpa kita.

    • 1 Petrus 5: 5-6
      5:5. Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
      5:6. Karena itu
      rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

      Syarat kedua adalah taat dengar-dengaran pada Firman penggembalaan.
      Hanya orang yang sombong yang tidak mau hidup tergembala.

    • merendahkan diri di bawah Tangan Tuhan yang kuat (Tangan Kasih dan Kemurahan Tuhan). Caranya adalah lewat doa penyembahan.

      Hari-hari ini, biarlah kita banyak menyembah Tuhan.
      Biarlah kita memulaikan segala sesuatu dengan mengatakan di bawah Tangan Tuhan yang kuat bahwa kita tidak mampu dan tidak layak serta menyerahkan seluruh hidup kita pada Tuhan.
Kita mampu memikul salib ini kalau ada minyak persediaan. Kalau tidak ada minyak persediaan, maka daging ini PASTI akan berbuat salah.

Selama kita ada dalam penggembalaan, kita akan selamat. Kalau kita keluar dari penggembalaan, maka tidak ada yang bertanggung jawab atas hidup kita dan disanalah serigala akan menemukan hidup kita!

Kalau kita ulurkan tangan pada Tuhan, Tuhan juga akan ulurkan Tangan pada kita dan hasilnya:
  1. Mazmur 100: 3
    100:3. Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.

    Hasil pertama adalah Tangan Kasih Gembala Agung mengandung kuasa penciptaan. Kita mengalami kuasa penciptaan untuk MEMELIHARA hidup kita secara ajaib, dari tidak ada menjadi ada, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Dan masalah kita bisa diselesaikan oleh Tangan Gembala Agung.

  2. Yesaya 40: 11
    40:11. Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.

    Hasil kedua adalah Tangan Gembala Agung MEMELUK DAN MEMANGKU kita, artinya segala letih lesu dan beban berat kita ditanggung oleh Tuhan, sehingga kita mengalami perhentian, kehangatan kasih Tuhan, kebahagiaan dan damai sejahtera.

    Memeluk, itu juga berarti melindungi hidup kita dari dosa-dosa, malapetaka, bahaya.
    Saat kita bisa menyerahkan semua beban kita pada Tuhan, saat itulah kita bisa merasakan kelegaan.
    Dan Tuhan juga akan melindungi kita dari dosa-dosa.

  3. Tangan Gembala Agung MENUNTUN kita ke masa depan yang indah dan bahagia, menuju ke Yerusalem baru.

  4. 1 Petrus 5: 6
    5:6. Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

    Hasil keempat adalah Tangan Gembala Agung MENINGGIKAN kita pada waktunya. Sampai pada waktunya, kita ditinggikan di awan-awan dan kita menyongsong kedatangan Tuhan yang kedua kali.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top