English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja, 09 Juni 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:67-80 adalah tentang "Nyanyian Pujian Zakharia".

Nyanyian pujian Zakharia menubuatkan 2...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Maret 2012 (Kamis Sore)
Matius 26:57-68 adalah tentang SAKSI dan KESAKSIAN.

Ada 2 macam saksi dan...

Ibadah Doa Surabaya, 11 Februari 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 02 Maret 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 14 Mei 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:1-6 adalah tentang sidang jemaat Sardis.
Wahyu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 Maret 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 27 Juli 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan Semarang III, 27 September 2013 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 04 Januari 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:10
2:10 Jangan takut terhadap apa...

Ibadah Persekutuan Kartika Graha Malang III, 20 Agustus 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 Juni 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:51-52
9:51 Ketika hampir genap waktunya Yesus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Agustus 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah....

Ibadah Doa Malam Surabaya, 20 September 2015 (Minggu Malam)
Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari TUHAN senantiasa dilimpahkan...

Ibadah Doa Malang, 08 Januari 2013 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28...

Ibadah Doa Surabaya, 16 September 2009 (Rabu Sore)
Pembicara: Sdr. Budi Tampubolon Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan pohon ara yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 09 Juni 2019 (Minggu Siang)

Bersamaan dengan hari Pentakosta

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Kita masih melanjutkan manfaat kenaikan Yesus ke sorga (diterangkan mulai dari Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 30 Mei 2019):

  1. Yohanes 14: 1-3
    14:1. "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
    14:2. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
    14:3. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku,
    supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

    Yang pertama: Yesus naik ke sorga untuk menyediakan tempat bagi kita (diterangkan pada Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 30 Mei 2019).

    Tugas kita di bumi adalah menyediakan tempat bagi Yesus sebagai Kepala, yaitu tubuh-Nya yang sempurna.
    Artinya: kita harus aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.


  2. Ibrani 2: 17
    2:17. Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

    Yang kedua: Yesus mati, bangkit, dan naik ke sorga untuk menjadi Imam Besar dan Gembala Agung yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Bapa, untuk melakukan pelayanan pendamaian atas dosa-dosa kita (diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 02 Juni 2019 sampai Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Juni 2019).

    Dosa adalah pemisah antara manusia dengan manusia, terutama manusia dengan Allah sehingga semakin hari semakin jauh terpisah, dan kalau dibiarkan satu waktu akan terpisah selamanya--sorga dan neraka. Karena itu Ia harus menjadi Imam Besar untuk melayani pelayanan pendamaian--menyelesaikan dosa--supaya kita tidak terpisah dengan Dia.


  3. Kisah Rasul 1: 8-11
    1:8. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
    1:9. Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
    1:10. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka,
    1:11. dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

    Yang ketiga: Yesus naik ke sorga dengan dua janji:


    1. Ayat 8= janji pencurahan Roh Kudus--kita kenal dengan hari Pentakosta.
    2. Ayat 11= janji untuk segera datang kembali kedua kali dan mengangkat kita semua ke sorga--dulu Ia sebagai Kepala yang terangkat ke sorga, nanti kita tubuh-Nya juga terangkat--sehingga di mana Yesus berada, kitapun berada; tidak terpisah selamanya.


    Dua janji ini digabung menjadi satu yaitu: untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai dan kita terangkat ke sorga, kita mutlak membutuhkan Roh Kudus.

AD. 3
Kita manusia darah daging yang banyak kekurangan dan kelemahan akan ketinggalan saat Yesus datang kembali, dan binasa. Oleh sebab itu kita membutuhkan kuasa Roh Kudus. Dan Tuhan berjanji untuk mencurahkan Roh Kudus kepada kita semua. Kita menantikan janji Tuhan hari-hari ini.

Syarat untuk menerima Roh Kudus: kita harus tinggal di Yerusalem.
Kisah Rasul 1: 4-5
1:4. Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.
1:5. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Tinggal di Yerusalem artinya:

  1. Yerusalem artinya kota damai.
    Jadi untuk menerima Roh Kudus kita harus memiliki hati damai--tidak ada lagi kejahatan, kenajisan, permusuhan, kepahitan hati, tetapi kita hanya merasakan kasih Allah dalam hati kita, sehingga kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari semua, dan mengasihi sesama bahkan mengasihi/mendoakan/menolong orang yang memusuhi kita.


  2. Yerusalem adalah kota terang--di Yerusalem baru tidak membutuhkan matahari, bulan, dan bintang.
    Jadi untuk menerima Roh Kudus kita harus memiliki hati yang jujur--tulus/terang-terangan--seperti bayi Musa.
    Jujur dalam hal apa?


    1. Jujur dalam mengaku dosa.
    2. Jujur soal pengajaran yang benar.
    3. Jujur soal nikah dan keuangan.
    4. Jujur dalam segala hal.

Inilah syarat untuk menerima Roh Kudus yaitu hati damai--hanya diisi kasih Allah--dan hati jujur--seperti bayi yang hanya menangis kepada Tuhan. Ini merupakan permohonan kita untuk bisa menerima Roh Kudus, yang sesuai dengan janji Tuhan.

Kalau syaratnya sudah benar, Roh Kudus akan dicurahkan.
Kisah Rasul 2: 1-4
2:1. Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2:2. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
2:3. dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
2:4. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Roh Kudus dicurahkan bagaikan lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran--Roh Kudus dicurahkan dari sorga, bukan dunia lagi. Dulu di perjanjian lama ada minyak urapan--merupakan bayangan dari yang akan datang--, tetapi di perjanjian baru setelah hari Pentakosta, sudah menjadi kenyataan/kegenapan, tidak perlu bayangan lagi.
Pembaptis Roh adalah Tuhan Yesus, bukan manusia--hamba Tuhan hanya membantu.

Proses menerima curahan/kepenuhan Roh Kudus: Roh Kudus bagaikan lidah-lidah seperti nyala api untuk:

  • Membakar perut hati kita.
    Mulai dari perut yang dibakar, karena itu seringkali sakit saat kepenuhan Roh Kudus. Kalau sakit--seperti mau melahirkan--, teruskan, nanti akan terjadi kelahiran baru oleh Roh Kudus. Kalau berhenti, tidak akan bisa.

    Perut hati merasa sakit karena dosa-dosa kejahatan, kenajisan, dan kepahitan dibakar sampai bersih.


  • Membakar lidah--perbuatan dan perkataan--sampai bisa menyembah Tuhan dengan hancur hati--merasa tidak layak, tidak bisa apa-apa, banyak dosa dan kesalahan.

    Kita sendiri merasakan sesuatu yang beda dengan biasanya; ada tarikan yang dalam dari dalam hati.
    Kita semakin merasa dekat dengan Tuhan, sampai berbahasa roh seperti yang diajarkan oleh Roh Kudus. Itulah bukti bahwa pembaptis roh adalah Tuhan--kalau diajarkan manusia (roh kudus dari manusia), berarti palsu. Hamba Tuhan hanya membantu, tetapi bukan mengajarkan bahasa roh.

    Dulu ada yang membuat minyak urapan palsu, dan ia mati secara jasmani. Sekarang kalau bahasa rohnya palsu, ia akan mati secara rohani--kering, tidak bergairah lagi dalam hal rohani, berbuat dosa, enjoy dalam dosa dan puncaknya dosa, berlambat-lambat untuk perkara rohani, tidak ada kemampuan untuk keluar dari dosa. Inilah manusia tanpa Roh Kudus.

Kalau syaratnya sudah benar dan pencurahannya sudah benar yaitu dari Tuhan--dengan ciri berbahasa roh seperti yang diajarkan oleh Roh Kudus--, kita akan menerima hasilnya.

Kegunaan Roh Kudus--dikaitkan dengan kedatangan Yesus kedua kali--:

  1. Kisah Rasul 1: 8
    1:8. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

    Kegunaan Roh Kudus yang pertama: Roh Kudus memberikan kuasa kepada kita untuk bersaksi.

    Jangan berdusta, bergosip, menyangkal, dan memfitnah--tanda manusia daging yang akan ketinggalan--!
    Persiapan untuk menyambut kedatangan Tuhan adalah bersaksi. Karena itu kita butuh Roh Kudus. Mulai dari mulut ini ditata oleh Roh Kudus.

    Ada dua macam kesaksian:


    • 'di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi' dituliskan juga dalam Lukas 24: 46-49
      24:46. Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,
      24:47. dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.
      24:48. Kamu adalah saksi dari semuanya ini.
      24:49. Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."

      Yang pertama: kesaksian tentang Injil keselamatan/kabar baik. Sebenarnya keselamatan hanya untuk Israel, tetapi karena ditolak sampai ke Yudea, Samaria, negara-negara barat, ditolak lagi, sampai ke ujung bumi--bangsa kafir.

      Injil keselamatan memberitakan tentang kedatangan Yesus pertama kali ke dunia sebagai satu-satunya manusia yang tidak berdosa tetapi harus mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia berdosa.
      Ini sama dengan Injil yang memanggil orang-orang berdosa untuk percaya Yesus dan diselamatkan--disebut juga dengan kegerakan Roh Kudus hujan awal.

      Hasilnya: dari dua belas murid jadi tujuh puluh murid, kemudian seratus dua puluh murid di Yerusalem, tiga ribu orang, lima ribu orang di Antiokhia, sampai sekarang sudah tidak terhitung= pertambahan jumlah jiwa--kuantitas bertambah.

      Arah kesaksian: dari Yerusalem, Yudea, Samaria--percampuran antara Yahudi dan kafir--, negara barat, ujung bumi--kita semua.
      Jadi keselamatan benar-benar kemurahan Tuhan bagi bangsa kafir. Kalau semua umat Israel menerima, habislah kita.

      "Hati-hati, yang keturunan kristen kadang tidak merasakan kemurahan Tuhan sehingga bermalas-malasan, apalagi anak hamba Tuhan. Tetapi yang bukan keturunan kristen sangat merasakan, titik batasnya sangat jelas, dulu hidupnya tidak karu-karuan, tetapi setelah dipanggil Tuhan benar-benar merasakan kemurahan Tuhan. Mari, kita semua harus merasakan bahwa ini semua kemurahan Tuhan. Hargai kemurahan Tuhan; hargai keselamatan dan kebenaran!"

      Setelah diselamatkan, mari bersaksi kepada yang lain.


    • Matius 24: 27
      24:27. Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

      Yang kedua: kilat dari timur ke barat= kesaksian tentang firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua/kabar mempelai/cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus.

      Kabar mempelai memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja dan Mempelai Pria Sorga untuk menyucikan orang-orang yang sudah selamat dan diberkati, sampai sempurna seperti Yesus--menjadi mempelai wanita sorga yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai; naik ke sorga bersama Dia.
      Ini disebut dengan kegerakan Roh Kudus hujan akhir untuk memilih orang-orang yang sudah selamat untuk disempurnakan seperti Yesus.
      Tadi dipanggil, setelah dipilih. Bagaimana kita dipanggil dan dipilih--disucikan--, saksikan pada yang lain.

      Hasilnya: terjadi pertambahan kualitas sampai sempurna seperti Yesus.
      Tadi kuantitas harus penuh--contohnya jari harus lima, kalau empat, belum sempurna. Jumlah sudah benar, tetapi kalau jarinya (maaf) cacat, percuma, karena itu kualitas juga harus terpenuhi--kuantitas dan kualitas bekerja bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri; keduanya sama-sama penting.

      Arah kesaksian: dari timur, negara barat, Samaria, Yudaa, Yerusalem, sampai Yerusalem baru. Di Yerusalem nanti orang Israel asli akan menerima Yesus sebagai Mesias; Yesus yang akan datang sebagai Raja dan Mempelai Pria Sorga.

      "Kalau memberitakan tentang Yesus yang sudah datang dan disalib di Israel, banyak yang menolak, karena bagi mereka Yesus, seorang anak tukang kayu tidak mungkin menjadi Juruselamat. Saya dua kali bertemu dua orang guide dari orang Israel asli. Kalau tentang kerajaan mereka senang, diterangkan semua. Lalu saya tanya: 'Kalau Yesus, bagaimana?' Mukanya langsung tidak enak, dan mereka menjawab: 'Itulah bedanya kita.' Itulah sebabnya ayat menuliskan: ...Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan... Tetapi kalau kita datang dengan membawa berita: Yesus segera datang, mereka akan menerima karena mereka menunggu kedatangan Yesus."


    Inilah kekuatan Roh Kudus. Manusia daging tidak bisa bersaksi, tetapi hanya berdusta, bergosip, memfitnah, bahkan menyangkal/menghujat Tuhan--seperti Petrus.
    Mari berubah! Bisa terangkat ke sorga ditentukan dari ada Roh Kudus atau tidak. Kalau tidak ada Roh Kudus, jangan harap. Tetapi kalau ada Roh Kudus, buktikan, yaitu: kita bersaksi--kesaksian mempelai.

    Untuk bersaksi ini tidak mudah--murid-murid menghadapi situasi yang dahsyat sekali.
    Yohanes 15: 25-27
    15:25. Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.
    15:26. Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa,
    Ia akan bersaksi tentang Aku.
    15:27. Tetapi
    kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku."

    Yohanes 16: 1-2
    16:1. "Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
    16:2. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.

    Situasinya adalah kebencian tanpa alasan, dikucilkan, bahkan menghadapi pembunuhan, tetapi harus bersaksi.

    "'setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah'= kalau sudah ada ketetapan bahwa membunuh orang kristen adalah pahala/kewajiban dari Tuhan, mau sembunyi di mana kita? Orang akan berlomba-lomba mencari orang kristen. Itulah situasi yang kita hadapi, bukan untuk menakut-nakuti."

    Mengapa rasul-rasul tetap kuat untuk bersaksi sekalipun menghadapi kebencian tanpa alasan dari luar dan dalam, pengucilan, sampai pembunuhan--antikris berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun--? Karena kekuatan Roh Kudus. Kita tetap bersaksi selama-lamanya.
    Kita harus bersaksi tentang kabar baik, dan terutama kabar mempelai. Untuk kabar baik banyak gereja menerima, tetapi untuk kabar mempelai justru kita dibenci dan lain-lain. Tidak apa-apa, Tuhan tolong kita semua.

    Mengapa kita harus bersaksi?


    • Supaya kita masuk dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--memenuhi kuantitas dan kualitas--, berarti tidak masuk dalam kegerakan Babel.
      Nomor satu adalah melayani dalam nikah, kemudian penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna--masuk Yerusalem baru.


    • Kalau tidak bersaksi, mulai sekarang pasti menyangkal Tuhan lewat perbuatan dan perkataan sampai puncaknya menyembah antikris--dicap 666; menjadi sama dengan antikris yang akan dibinasakan untuk selamanya.


  2. Yohanes 14: 26-27
    14:26. tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
    14:27. Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

    Kegunaan Roh Kudus yang kedua: Roh Kudus adalah Roh penghibur, artinya memberikan kuasa untuk menghibur.

    'Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu'= Roh Kudus menghibur kita dimulai dari mengajarkan firman pengajaran yang benar kepada kita.
    Jadi mendengarkan firman adalah permulaan penghiburan bagi kita, bahkan penghiburan yang terutama. Kita susah bagaimanapun, kalau ada firman pengajaran, ada penghiburan. Jangan berkata: Saya terlalu susah, tidak mau mendengar firman dulu. Salah!

    Roh Kudus mengajarkan firman kepada kita, artinya Ia membuat kita mengerti firman, kemudian percaya--firman menjadi iman di dalam hati.
    Kalau firman sudah menjadi iman kita akan selalu ingat firman, dan kita akan mengalami damai sejahtera.

    "Jangan ingat kata-kata orang seperti saya dulu! Ingat firman! Misalnya saya dicaci maki lalu ingat firman: berbahagialah orang yang dicaci maki karena Yesus, saya akan bahagia. Jangan ingat perkataan orang itu! Saya dulu begitu saat pertama di Malang. Saat menyembah, terlintas: 'Oh, dia keterlaluan bicaranya, nanti saya balas.' Bagaimana bisa berdoa dan mengalami damai? Jangan mengingat kata-kata orang atau apa yang sudah terjadi! Seperti lagu yang mengatakan: Ingat sabda-Mu ku tak sedih. Itu benar. Coba kalau ingat kata-kata orang, akan pahit."

    Minta Roh Kudus untuk menghiburkan kita, artinya mendorong untuk mendengar dan mengingat firman--mengerti dan percaya akan firman.
    Menghadapi kesulitan, kesakitan dan lain-lain, ingat pengajaran, dan kita akan mengalami penghiburan langsung dari Tuhan dan mengalami damai sejahtera.

    Hasilnya:


    • 2 Tesalonika 2: 15-17
      2:15. Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.
      2:16. Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita,
      2:17. kiranya menghibur dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan dan perkataan yang baik.

      Hasil pertama: kita tetap melakukan perbuatan dan perkataan suci, benar, dan baik di tengah dunia yang jahat dan najis, sampai membalas kejahatan dengan kebaikan.

      Inilah kekuatan dan penghiburan dari Roh Kudus bagi kita.


    • 1 Tesalonika 4: 13-18
      4:13. Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
      4:14. Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus
      akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.
      4:15. Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
      4:16. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
      4:17. sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat
      bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
      4:18. Karena itu
      hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.

      Hasil kedua: sekalipun ditinggal oleh kekasih-kekasih kita, kita tidak kecewa dan putus asa seperti orang dunia karena ada penghiburan; sekalipun ada dukacita kita ada pengharapan bahwa perpisahan ini hanya sementara, dan saat Yesus datang kembali kedua kali kita akan bertemu lagi di awan-awan yang permai--yang mati akan dibangkitkan, yang hidup akan diubahkan--untuk menyongsong kedatangan Yesus kedua kali, bersama-sama naik ke sorga.

      Itulah kekuatan dan penghiburan dari firman bagi kita. Tubuh Kristus bukan hanya terdiri dari Israel dan kafir, tetapi juga yang mati dan yang hidup.

      "Saya ingat waktu ayah saya meninggal dunia, saya berusaha tegar, tetapi satu waktu tidak kuat juga. Saya menangis. Itulah manusia alamiah, selalu ada dukacita, tetapi bukan seperti orang dunia, karena kita punya pengharapan.
      Waktu itu saya belum menjadi hamba Tuhan, saya ingat ibu saya terduduk dan berkata dengan lemas: 'Aku bersama siapa?' Lalu saya ingat ayat ini, saya katakan: 'Ma, tenang, nanti kalau Tuhan datang, kita semua akan kembali bersama.' Dia kembali kuat.
      "


    Tadi, Roh Kudus memberikan kekuatan untuk bersaksi, sekarang Roh Kudus memberikan kekuatan untuk bertahan. Kita tidak kecewa dan menyangkal Tuhan saat menghadapi apapun, tetapi kita dihiburkan dan dikuatkan oleh Tuhan. Kita tetap berbuat dan berkata benar dan baik. Dan kita dihiburkan saat-saat kita ditinggal oleh seseorang.


  3. Yohanes 14: 16
    14:16. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

    Kegunaan Roh Kudus yang ketiga: Roh Kudus adalah Roh Penolong yang memberikan kuasa untuk menolong kita, terutama kehidupan yang taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.
    Kalau tidak taat, tidak akan ditolong.

    Contoh/praktiknya:


    • Keluaran 13: 21-22
      13:21. TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.
      13:22. Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu.

      Bangsa Israel menuju Kanaan lewat padang gurun, sulit sekali, tetapi Tuhan memberikan Roh Kudus dalam bentuk tiang awan dan tiang api.
      Di padang gurun dunia kita juga serba sulit, karena itu harus bergantung pada Roh Kudus. Menghadapi kesulitan dunia, kekuatan sendiri tidak akan mampu.

      Yang pertama: Roh Kudus menolong kita untuk menghadapi kesulitan di padang gurun dunia, dan menuntun kita ke Kanaan sampai masuk Kanaan Samawi--terangkat ke sorga bersama Yesus.

      Roh Kudus menolong dalam bentuk tiang awan dan tiang api:


      1. Tiang awan= untuk menghadapi panas terik matahari, itulah pencobaan di segala bidang: ekonomi, kesehatan, nikah dan sebagainya. Segala yang bagus hancur semua di dunia.
        Roh Kudus melindungi kita dari kehancuran, dan sekaligus menyelesaikan semua masalah. Kita tidak kecewa, putus asa, dan meninggalkan Tuhan.

        Apa yang tidak bisa kita selesaikan, serahkan pada Roh Kudus. Tangan Tuhan sanggup untuk menolong kita.


      2. Tiang api=


        1. Untuk menghadapi kegelapan di malam hari, supaya kita tidak tersandung oleh dosa dan puncaknya dosa, yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba), dan kawin mengawinkan (nikah yang salah: kawin campur, kawin cerai, dan kawin mengawinkan).

          Hati-hati dengan kawin campur--tidak seiman--! Kalau sudah kawin campur, nanti akan bercerai, kemudian datang pada pendeta untuk minta menikah lagi. Salah! Kalau dulu sudah menyangkal Tuhan lewat kawin campur, dan sekarang sudah bercerai, ia harus tinggal sendiri. Ini yang dimaksudkan dengan mempertahankan nikah supaya benar.

          "Ada yang kawin campur lalu bercerai, saya bilang: 'Ini adalah pertolongan Tuhan, berarti suami atau isterinya tidak bisa dimenangkan lagi. Kamu diam, dan tetap hidup sendiri sampai salah satu meninggal.' Tetapi rasul Paulus sendiri berkata: Lebih baik seorang diri. Itu namanya memperbaiki apa yang dulu sudah disangkal, yaitu hidup dalam kesucian dan menjaga nikah.
          Jangan salah! Ada seorang hamba Tuhan telepon saya: 'Puji Tuhan, dia (maaf) kumpul kebo dan sekarang mendengar pengajaran, lalu mau dibaptis dan dinikahkan.': 'Bagus. Kapan baptisannya?': 'Besok.': 'Kapan nikahnya?': 'Besok.' Pertama saya berkata: 'Bagus...bagus...,' karena saya sedang sibuk. Sebentar lagi saya berdoa, saya ingat dan tanya pada dia: 'Surat-suratnya bagaimana? N1, N2?': 'Belum, nanti menyusul.': 'Salah! Orang sudah salah dibuat salah. Urus dulu suratnya, semua bagus, baru dinikahkan! Begitulah menolong orang.' Jangan sembarangan! Termasuk juga kawin lari--ada di rumah tetapi nikahnya tidak disetujui oleh orang tua. Harus datang pada orang tua, kalau sudah meninggal, datang pada Tuhan. Harus diperbaiki!
          "


        2. Untuk menghadapi dinginnya malam hari--kasih menjadi dingin--yang membuat kita tidak mengasihi Tuhan dan sesama, sampai suam-suami rohani (hanya menonjolkan yang jasmani; tidak setia dan taat).

          Biar kita selalu setia berkobar-kobar sampai Yesus datang kembali.


    • Roma 8: 26-28
      8:26. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
      8:27. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
      8:28. Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

      Yang kedua: Roh Kudus menolong kita untuk bisa menyembah.
      Tadi Roh Kudus menolong kita untuk bisa bersaksi, menghibur, menolong kita sampai ke Kanaan, dan terakhir menolong kita untuk menyembah Tuhan sampai hancur hati.

      Kita menyerah sepenuh kepada Tuhan. Apa yang tidak bisa dipikir dan dilakukan lagi, serahkan kepada Dia, dan Dia akan mengulurkan tangan Roh Kudus untuk melakukan yang terbaik dalam hidup kita; menjadikan semua baik--mujizat jasmani--: yang hancur menjadi baik, gagal menjadi berhasil dan indah, busuk menjadi harum, mustahil menjadi tidak mustahil.


    • Yang ketiga: Roh Kudus membaharui kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus--mujizat rohani.
      Di loteng Yerusalem banyak manusia daging--termasuk rasul-rasul--yang lemah tak berdaya, tetapi dengan adanya Roh Kudus, luar biasa:


      1. Petrus bisa bersaksi padahal dulunya ia menyangkal Tuhan.

        Kita banyak berdusta, mari diubahkan supaya bisa bersaksi dan menyembah. Petrus yang hebat ada kelemahan, apalagi kita. Bukan berarti membela diri, tetapi kita mau diubahkan oleh Roh Kudus.


      2. Tomas memiliki hati bimbang, bisa diubahkan menjadi percaya, sampai ia rela mati ditombak.
        Mari jangan bimbang, tetapi percaya sepenuh pada Tuhan.

        "Di kuburan Tomas ada ceritanya, saat itu mereka seperti disergap dan lari sampai ke India, yang lain lari tetapi Tomas berlutut sampai ditombak dari belakang dan tembus ke depan. Dia buktikan bahwa ia tidak bimbang lagi terhadap Tuhan."


      3. Maria Magdalena najis, bisa diubahkan menjadi hidup suci.


      Kita terus diubahkan sampai kalau Tuhan datang kita sempurna seperti Dia. Kita layak untuk menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai; kita terangkat ke sorga bersama dengan Dia.

Perjamuan suci adalah bukti Roh Kudus sudah menjadi kenyataan, bukan bayangan--dulu dalam bentuk minyak urapan dan pelita emas. Setelah Yesus mati, bangkit, dan naik ke sorga benar-benar ada Roh Kudus di tengah-tengah kita.

Roh Kudus langsung dari sorga bagi kehidupan yang membutuhkan. Roh Kudus adalah dua tangan Tuhan yang diulurkan. Tunjukkan kelemahan dan kekurangan kita! Kita bangsa kafir tidak bisa apa-apa, biar Roh Kudus menjamah kita.

Ada kuasa Roh Kudus di tengah kita. Menghadapi kedatangan Tuhan kedua kali yang sudah tidak lama lagi, kita tidak mampu apapun kehebatan kita. Kita mutlak membutuhkan kuasa Roh Kudus.
Kalau Dia tidak mati, bangkit, dan naik ke sorga, tidak akan ada Roh Kudus, dan tidak ada yang naik ke sorga, tetapi semua akan binasa. Lebih baik satu orang mati, bangkit, dan naik ke sorga, sehingga semua bisa naik ke sorga. Apapun kelemahan, kekurangan, kegagalan, kemustahilan yang kita hadapi, serahkan kepada Dia, tangan Roh Kudus mampu menolong kita; lewat perjamuan suci ada tangan Roh Kudus di tengah-tengah kita.

Perjamuan suci adalah tangan Roh Kudus yang bukan hanya menyembuhkan dan menolong, tetapi juga menghibur, menguatkan, dan mengubahkan kita sampai sempurna seperti Yesus. Apapun kebutuhan kita ada di dalam perjamuan suci--Roh Kudus yang Dia janjikan.
Pengikutan kita bukan hanya sampai di bumi, tetapi sampai terangkat ke sorga. Doakan keluarga kita supaya semua bisa terangkat bersama-sama.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top