English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 28 Juni 2009 (Minggu Pagi)
Wahyu 21: 5.
"Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru"

Dulu, manusia diciptakan sama dengan Tuhan dan ditempatkan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 24 Oktober 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Garis besar pembagian kitab Wahyu.
Kitab...

Ibadah Persekutuan Ciawi II, 25 Juni 2009 (Kamis Pagi)
Wahyu 21: 5
"Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru"
Dulu, manusia diciptakan sama dengan Tuhan dan ditempatkan...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Oktober 2012 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Oktober 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Salam damali sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, selamat malam dan selamat mendengarkan Firman...

Ibadah Raya Surabaya, 12 Mei 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Agustus 2011 (Rabu Sore)
Disertai dengan Penataran Imam-Imam III
Matius 26: 26-28
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Juni 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan [Wahyu...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Oktober 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 10 April 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Maret 2014 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Sorong.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius...

Ibadah Doa Malang, 20 Januari 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:29-30 " Keadaan Pada Masa Kedatangan Yesus Ke-2x "
Terjadi badai maut yang...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 22 Oktober 2013 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 6:17
6:17 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 April 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Surabaya, 07 Desember 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 28
= sikap gereja Tuhan untuk menantikan kedatangan Tuhan yang kedua kali, yaitu bagaikan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 18 November 2012 (Minggu Sore)

Masih dalam rangkaian penataran imam dan calon imam

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan ditengah-tengah kita sekalian.

Keluaran 28: 1-2
28:1. "Engkau harus menyuruh abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya datang kepadamu, dari tengah-tengah orang Israel, untuk memegang jabatan imam bagi-Ku--Harun dan anak-anak Harun, yakni Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
28:2. Haruslah engkau membuat
pakaian kudus bagi Harun, abangmu, sebagai perhiasan kemuliaan.

ay. 1= Harun diangkat menjadi imam besar dan anak-anaknya menjadi imam-imam.
ay. 2= seorang imam harus memiliki pakaian kudus. Artinya: pelayanan/tahbisan yang benar tidak bisa dipisahkan dari pakaian. Orang telanjang tidak boleh melayani Tuhan.

Kita sudah mempelajari mengenai pakaian kudus (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 04 November 2012).

Malam ini kita pelajari PAKAIAN SECARA UMUM.

Secara umum, pakaian dibagi menjadi 3 bagian menurut jenisnya:

  1. pakaian luar= perkara-perkara luar, yaitu perbuatan dan perkataan kita harus benar dan baik.
  2. pakaian dalam= perkara-perkara rohani=


    • mulai dengan memiliki iman dan perbuatan iman= kebenaran.
      Kalau tidak benar, berarti telanjang.


    • pengharapan dan kesucian= berharap pada Tuhan. Kalau berharap pada manusia, berarti telanjang.
    • kasih dan perbuatan kasih= tidak boleh ada kebencian.
      Kalau melayani dengan kebencian, berarti telanjang, apalagi kalau kebencian tanpa alasan (menjadi telanjang dan tidak bisa diperbaiki lagi).


  3. pakaian perhiasan= pakaian kemuliaan= mahkota.
    Pakaian ini diberikan kepada orang-orang yang menang sebagai tanda penghormatan atau penghargaan.

    Filipi 2: 8-10
    2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    2:10. supaya
    dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

    'dalam nama Yesus bertekuk lutut'= menang.
    Orang yang menang adalah orang yang taat dengar-dengaran= melakukan kehendak Bapa di Surga.

    Matius 7: 21-23
    7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
    7:22. Pada hari terakhir
    banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
    7:23. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata:
    Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

    Kalau ada pakaian perhiasan (taat dengar-dengaran), pasti ada pakaian luar dan pakaian dalam.

    Ukuran kebeharsilan pelayanan kita di mata Tuhan, BUKAN karena pemakaian (bisa membangun gereja besar, mengusir setan, dsb), tetapi MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN.
    Kalau hanya mujizat, bisa saja dilakukan tanpa ketaatan.
    Contoh: saat Musa disuruh berkata pada gunung batu, tetapi karena Musa jengkel pada umat Israel, ia memukul gunung batu. Musa tidak taat, tetapi memang terjadi mujizat (air keluar), tetapi arahnya hanya menuju ke kuburan dan Musa tidak bisa masuk Kanaan.

    Jika kita taat pada kehendak Tuhan, pintu Surga akan terbuka dan kita bisa duduk di tahta Tuhan (kemenangan terakhir).

    Kalau tidak taat pada Firman pengajaran benar, semua yang kita lakukan yang dianggap hebat, tidak dianggap oleh Tuhan, malah dianggap sebagai pembuat kejahatan dan diusir oleh Tuhan.

    Dalam pelayanan, kita harus mawas diri untuk mencocokan pelayanan kita sesuai dengan Firman.
    Kalau keadaan kita sudah hancur-hancuran, baiklah kita kembali pada Firman. Semakin kita taat, kita semakin menang dan pintu semakin terbuka.

    Kalau pintu Surga terbuka bagi kita, maka pintu-pintu didunia juga terbuka bagi kita.

Syarat pakaian secara umum:

  1. sesuai dengan fungsinya, yaitu untuk menutupi daging yang telanjang, bukan untuk mempertontonkan daging.
    Yang terutama harus ditutupi adalah daging yang tidak taat dengar-dengaran.

    Sesudah Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, Tuhan menyembelih binatang untuk membuat pakaian, karena mereka telanjang.


  2. harus bersih= suci.
  3. pantas= benar.
    Ulangan 22: 5
    22:5. "Seorang perempuan janganlah memakai pakaian laki-laki dan seorang laki-laki janganlah mengenakan pakaian perempuan, sebab setiap orang yang melakukan hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu.

    = pantas dalam berpakaian.

Kita sudah mengenal bagian pakaian dan fungsinya. Sekarang, kita tinggal memakainya.

Penampilan hamba Tuhan/imam-imam yang rohani ditinjau dari pakaiannya:

  1. pakaian luarnya harus benar.
    Artinya: perbuatannya benar dan baik, perkataannya benar dan baik (menjadi berkat bagi orang lain).

    Kalau penampilan luar dari seorang imam tidak benar, itulah yang menjadi beban bagi sidang jemaat. Sebab itu, kita harus benar-benar menjaga.

    Kalau pakaian luar kita benar, kita menjadi berkat bagi orang lain= meringankan beban orang lain.


  2. pakaian dalamnya suci.
    Artinya: imannya tidak goyah:


    • saat menghadapi pencobaan sekalipun sudah mustahil, tetapi hanya berharap pada Tuhan.
    • saat menghadapi ajaran lain/ajaran palsu, tetapi tetap berpegang teguh pada ajaran benar.
      Kalau melepaskan ajaran benar, berarti kita telanjang.


  3. pakaian perhiasan.
    Artinya: rendah hati, taat dengar-dengaran, jujur dan dapat dipercaya (mulai dari jabatan pelayanan).

    Pakaian perhiasan ini bagaikan mahkota.

    Kalau ada rendah hati, taat, jujur dan dapat dipercaya, maka berkat akan terus mengalir dalam hidup kita.

Jika sudah bisa memakai 3 macam paakaian ini, maka kita bisa menjadi teladan, ditahbiskan (dipakai oleh Tuhan), dan diberkati oleh Tuhan.
Jadi, semuanya BERGANTUNG PADA PAKAIAN KITA.

Menjadi teladan, dipakai oleh Tuhan dan diberkati oleh Tuhan= memakai jubah warna-warni= memiliki karunia-karunia Roh Kudus dan jabatan pelayanan, sehingga kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus.

Kalau menolak pengajaran benar, maka saat terjadi kegerakan pengajaran benar, orang itulah yang paling menolak Firman pengajaran benar ('yang terdahulu menjadi terkemudian, yang terkemudian menjadi terdahulu').

Sudah punya jubah warna-warni masih belum cukup. Masih harus dicelup dalam darah.

Kejadian 37: 31
37:31. Kemudian mereka mengambil jubah Yusuf, dan menyembelih seekor kambing, lalu mencelupkan jubah itu ke dalam darahnya.

Jubah harus dicelup dalam darah Yesus, sebab kalau jubah dicelup dalam darah Yesus, setan tidak bisa menjamah kehdiupan kita (tidak bisa menelanjangi kita).
Melayani Tuhan harus mengalami sengsara daging supaya setan tidak bisa menjamah kita.
Kalau kita pilih pelayanan yang enak bagi daging, setan akan menjamah dan menelanjangi kita.
JUSTRU KITA HARUS MEMILIH PELAYANAN YANG SAKIT BAGI DAGING.

1 Petrus 2: 19
2:19. Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.

'tidak harus ia tanggung'= menanggung penderitaan karena Tuhan. Dan ini merupakan kasih karunia kemurahan Tuhan bagi kita.

MALAM INI, TUHAN MELIHAT PAKAIAN KITA.

Kalau bisa melayani dengan percikan darah, itu adalah kasih karunia Tuhan.
JANGAN MUNDUR SETAPAKPUN KALAU KITA SENGSARA DALAM PELAYANAN. Kalau mundur, maka kasih karunia akan berhenti. Tetapi kalau kita terus maju, maka kasih karunia Tuhan akan dicurahkan kepada kita (seperti dialami oleh Yusuf yang dijual sampai dipenjara dalam liang tutupan).

Kegunaan kasih karunia Tuhan:

  • Kejadian 39: 21-23
    39:21. Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.
    39:22. Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya.
    39:23. Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan
    apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.

    Kegunaan pertama: untuk menghadapi penjara (keterbatasan).
    Mungkin malam ini, kita serba terbatas.
    TUHAN MEMANG MEMILIH KITA YANG SERBA TERBATAS, supaya bergantung pada kemurahan Tuhan.

    1 Korintus 1: 26-29
    1:26. Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.
    1:27. Tetapi
    apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
    1:28. dan
    apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,
    1:29. supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah.

    Jika kita menerima kasih karunia Tuhan, itulah yang membuat kita berhasil pada waktunya. Bukan kemampuan dan kehebatan kita yang menjamin kita.
    Dalam keterbatasan, jangan putus asa. Yang punya kemampuan, jangan bermegah. Tetapi tetap bergantung pada kasih karunia Tuhan.


  • Keluaran 14: 16
    14:16. Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.

    'angkatlah tongkatmu'= angkat salib.
    Kegunaan kedua: untuk menghadapi keadaan yang terjepit/mustahil.
    Seringkali kita dihadapkan keadaan serba terjepit, tidak ada jalan kemanapun. Saat itulah saat bagi kita untuk memandang salib Tuhan (berharap pada kasih kemurahan Tuhan).

    Kemurahan Tuhan sanggup mengatasi segala halangan dan masalah sekalipun sudah mustahil bagi kita.
    KITA HANYA TINGGAL TUNGGU WAKTU TUHAN. Tuhan yang bekerja bagi kita, sebab kita tidak berdaya.

    'laut terbelah'= kemurahan Tuhan memberi masa depan yang indah.


  • Wahyu 7: 13
    7:13. Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?"

    Kegunaan ketiga: untuk membuat jubah kita putih berkilau-kilauan= menyucikan dan mengubahkan kita sedikit demi sedikit sampai kita sama mulia dengan Yesus. Kita siap terangkat bersama Dia selama-lamanya sampai masuk ke Yerusalem Baru (kita bersanding di tahtaNya Tuhan= kemuliaan dan kemenangan terakhir).

    Kita memang punya keterbasan, tetapi KEMURAHAN TUHAN TIDAK TERBATAS.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top