English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 21 Oktober 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan adalah tentang 7...

Ibadah Raya Surabaya, 08 September 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 03 Mei 2009 (Minggu Sore)
Wahyu 22: 20-21
"Ya, Aku datang segera"= kesiapan dari Yesus untuk datang kedua kali dalam kemuliaan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Februari 2019 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam II

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Raya Malang, 20 Oktober 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kitab Wahyu terdiri dari 22 pasal...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 12 Maret 2011 (Sabtu Sore)
ad. 6. Markus 15:37-41 = sengsara salib mengenai kematian-Nya.
Markus 15:37-38
15:37 Lalu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 Februari 2019 (Kamis Sore)

Siaran Tunda Ibadah Kunjungan di Manokwari.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 September 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:6
4:6 Dan di hadapan takhta...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Agustus 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Mei 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Agustus 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 7:11-17 tentang Yesus membangkitkan anak muda...

Ibadah Raya Malang, 16 Desember 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 menunjuk tentang shekinah glory atau...

Ibadah Raya Surabaya, 10 Juli 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Juni 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:3
4:3 Dan Dia yang duduk di...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Maret 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Ucapan Syukur Surabaya, 28 Desember 2016 (Rabu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih sayang, damai sejahtera dan berkat TUHAN senantiasa dilimpahkan dalam hidup kita sekalian.

1 Tesalonika 5: 18
5:18. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Efesus 5: 20
5:20. Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita

Di 1 Tesalonika tadi: Mengucap syukurlah dalam segala hal. Sekarang: Ucapkan syukur senantiasa.

Jadi, kehendak TuHAN adalah supaya kita selalu mengucap syukur dalam segala hal, artinya di manapun, kapapun, situasi apapun, kita harus selalu mengucap syukur kepada TUHAN.
Malam ini, apapun yang sudah terjadi sepanjang tahun ini, mari kita akhrii tahun ini dengan mengucap syukur pada TUHAN.

Ayub 2: 9-10
2:9. Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!"
2:10. Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.

Salah satu contoh: Ayub. Ayub adalah kehidupan yang selalu mengucap syukur pada TUHAN apapun yang dia terima, entah itu baik atau buruk di hadapan manusia. Ia tetap tidak mengutuk dan menghujat TUHAN, tetapi tetap mengucap syukur pada TUAHN.

Jadi kita jaga, apapun yang TUHAN izinkan menimpa kita--mungkin dalam bentuk masalah dan lain-lain--, jangan sampai mengutuk, bersungut-sungut atau berbantah-bantah, karena hal itu tidak menyelesaikan masalah, malah menambah masalah, bahkan dihukum TUHAN. Ini pelajaran bagi kita semua.

Yakobus 5: 9
5:9. Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu.

Bersungut-sungut dan berbantah apalagi mengutuk malah menambah masalah, bukan menyelesaikan masalah, bahkan kita berhadapan dengan Hakim untuk dihukum, sampai pada kebinasaan.
Jadi, mari kita selalu mengucap syukur pada TUHAN.

Syarat untuk bisa mengucap syukur pada TUHAN:

  1. Kolose 3: 16
    3:16. Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.

    'mengajar dan menegur'= penyucian/firman pengajaran.

    Syarat pertama untuk bisa mengucap syukur pada TUHAN: perkataan Yesus harus ada di dalam hati kita.

    Perkataan Yesus adalah firman Allah yang dikatakan oleh Yesus sendiri; firman Allah yang dibukakan rahasianya yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam alkitab--firman pengajaran/firman dalam urapan Roh Kudus. Ini harus ada di dalam hati, bahkan kehidupan kita.

    Dalam pelajaran di Wahyu 5: 1, gulungan kitab dipegang oleh TUHAN di takhta tetapi diwahyukan--dibukakan rahasianya; diturunkan ke dunia.

    Prosesnya supaya firman ada di dalam hati kita:


    • Roh Kudus menolong kita untuk mendengar firman pengajaran yang benar dengan sungguh-sungguh sampai mengerti.
    • Roh Kudus menolong kita untuk percaya sampai mempraktikkan firman pengajaran yang benar, sehingga firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus mendarah daging dalam hidup kita--ada di hati kita.


    Inilah syarat untuk bisa mengucap syukur.
    Firman ada di hati dulu--mendarah daging dalam hidup kita. Kalau ada firman di dalam hati, kita akan disucikan. Dari HATI YANG SUCI inilah akan melimpah ucapan syukur sampai menyembah.

    Markus 7: 21-22
    7:21. sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan(1), pencurian(2), pembunuhan(3),
    7:22. perzinahan(4), keserakahan(5), kejahatan(6), kelicikan(7), hawa nafsu(8), iri hati(9), hujat(10), kesombongan(11), kebebalan(12).

    Ini adalah isi dari hati dan pikiran yang jahat dan najis.
    Bebal= tidak bisa ditegor dan dinasihati, baik lewat firman atau tegoran langsung; benar-benar tidak ada firman; keras hati; hati nuraninya mati. Ini bahaya, sudah tidak bisa ditolong. Hati-hati!

    Kalau firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus ada di dalam hati kita--mendarah daging dalam hidup kita--, kita akan mengalami penyucian dari dua belas perkara jahat dan najis, sehingga hati kita diisi oleh dua belas roti--firman pengajaran yang benar--ini adalah rem untuk tidak bebuat dosa lagi.

    Dari hati yang suci akan melimpah ucapan syukur dalam segala hal, sampai kita bisa menyembah TUHAN.
    Kalau banyak bersungut, berbantah dan bergosip, tidak akan bisa menyembah--kering. Di dalam hati berisi perkara jahat dan najis, sehingga tidak ada ucapan syukur, tetapi selalu mengemel, sampai tidak ibsa menyembah--kering.

    Tetapi mari, malam ini kita mendengar firman dalam urapan Roh Kudus dulu, mengerti, percaya dan praktik firman--firman mendarah daging--, supaya hati dan pikiran kita disucikan dari dua belas keinginan jahat dan anjis, sehingga dua belas roti ada di dalam hati dan pikiran kita--firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus ada di dalam hati dan pikiran kita; hati dan pikiran kita menjadi satu dan dari situlah akan melimpah ucapan syukur samapi bisa menyembah TUHAN. Kalau hati suci, tidak mudah untuk bersungut.

    Jaga hati yang suci supaya bisa mengucap syukur! Tidak ada yang lain! Harus ada pedang firman pengajaran. Kita mendengar sampai mempraktikkan firman--mendarah daging dalam seluruh hidup kita; ada di dalam hati; terutama hati dan pikiran dikuasai/ditempati dua belas roti. Di situ ada rem sehingga menjadi hati yang suci. Kalau hati dan pikiran suci, seluruh hidup juga suci, dari situ melimpah ucapan syukur kepada TUHAN, sampai puncaknya yaitu bisa menyembah TUHAN.

    Kalau hati sudah tidak suci--ada iri, najis sedikit--, akan cepat marah; perkara kecil saja marah, tidak bisa ditegor dan dinasihati. TUHAN tolong.
    Tetapi kalau hati suci--diikuasai firman pengajaran dalam urapan Roh Kudus--menghadapi perkara besarpun kita masih bisa tertawa.
    Jaga untuk bisa tetap mengucap syukur lewat menjaga hati yang suci.

    Sekalipun dalam penderitaan kalau hati suci, kita bisa mengucap syukur dan menyembah TUHAN.

    Jaga hati yang suci menginjak tahun 2017!


  2. Filipi 4: 6-7
    4:6. Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
    4:7. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

    Syarat kedua untuk bisa mengucap syukur pada TUHAN: menyerahkan segala kekuatiran dan kebinbangan kepada TUHAN.
    kekuatiran dan kebimbangan/keraguan ini yang membuat kita tidak bisa mengucap syukur.

    Kalau tadi, tidak suci--ada iri, dengki, jahat, prasangka buruk--itu yang membuat kita tidak bisa mengucap syukur, tetapi selau bersungut/mengomel. Sebaliknya, kalau hati sudah suci, biarpun menurut ukuran manusia kasihan/menderita, tetapi tetap bisa mengucap syukur dan menyembah. Bukan tergantung keadaan, tetapi hati. Karena itu TUHAN sudah mulaikan dengan ayat: Menucap syukurlah dalam segala hal dan ucapkan syukur senantiasa.

    Setelah hati suci, kita harus menyerahkan segala kekuatiran dan kebimbangan/keraguan kepada TUHAN; menyerahkan segala duri-duri--kuatir dan bimbang itu seperti tumbuh duri di hati sehingga tidak bisa mengucap syukur. Jangankan mengucap syukur, mau diam/tenangpun susah.

    Duri= suasana kutukan, kebimbangan, kekuatiran, penderitaan, letih lesu dan berbeban berat. Serahkan semua pada TUHAN sampai memiliki HATI YANG PERCAYA DAN MEMPERCAYAKAN DIRI SEPENUH KEPADA TUHAN. Ini sama dengan menunggu waktu TUHAN.

    Mari, semuanya, kekuatiran dan kebimbangan--duri-duri--hari-hari ini, menutup tahun 2016, serahkan pada TUHAN! Kita punya hati yang percaya dan mepercayakan diri sepenuh pada TUHAN; kita menunggu waktu TUHAN.
    Mungkin mata masih melihat yang belum baik, tetapi kita menunggu waktu TUHAN. Seperti Abraham, matanya melihat dia sudah hampir berumur 100 tahun, isterinya mandul dan sudah mati haid, tetapi kepercayaannya tidak lemah. Badannya lemah, semuanya lemah, tetapi kepercayaannya tidak lemah. Ini yang kita perhatikan. Abraham menunggu 25 tahun.

    "Saya masih menunggu 22 tahun. Terima kasih, siang tadi sudah tanda tangan, dan suratnya sudah dibawa oleh notaris kita. TUHAN kirim tepat waktu, ada dua notaris yang bisa membantu saya, jadi saya tidak ragu. Nanti bulan empat, tanggal dua puluh delapan, penyelesaian pembayaran. Saya tadi bilang: 'Kalau bisa tanggal 14 April.' Siapa tahu 14 April bisa selesai, itu tepat 22 tahun saya di Malang. Tahun 1995 Pdt Pong menunggu saya untuk menanyakan tanah itu, untuk digunakan sebagai tempat istirahat dan Lempin-El. Itu perkataan beliau kepada saya. Maksudnya kalau pagi mengajar, sore harus khotbah, seperti saya sekarang. Tetapi kalau Lempin-Elnya di Malang, om Pong datang ke sana, sudah tidak usah khotbah, tetapi mengajar terus, lumayan. Harganya sudah tahu dari orang, ditawar sedikit pasti sudah bisa. Waktu itu tahun 1995. Tetapi ternyata om Pong datang di sana, harganya dinaikkan tiga kali lipat. Saya dimarahi, bukan dibelikan. Buka kaca: 'Sini! Bikin malu saya': 'Mengapa?': 'Harganya sekian.': 'Tidak, di koran tidak segitu.' Saya kecewa, penawarannya 250 juta. Kapan punya uang segitu? Untuk pasang listrik 5 juta saja, sudah ada yang kasih 2,5 juta, tiga bulan belum selesai. Mau beli tanah 250 juta, mimpi. Saya kecewa juga. Itulah, yang dilatih TUHAN adalah iman. Mengapa sampai dinaikkan tiga kali lipat sampai tidak jadi dan sekarang harganya sudah milyar? Tetapi TUHAN tolong. Jadi imannya ini yang ditumbuhkan. Kalau harganya, bagi TUHAN tidak masalah berapapun harganya. Ini pelajaran bagi kita."

    Tadi yang pertama: hati suci selalu mengucap syukur dan kedua: hati percaya dan mepercaykaan diri sepenuh pada TUHAN.

    "Seringkali dalam transaksi ini saya pandang-pandangan dengan isteri, sudah malas, sudah datang, tidak ada sertifikatnya, seperti tidak niat. Sudah capek. Untunglah saya telpon tadi malam, dia katakan: Jadi. Saya tanya: 'Alamatnya di mana?': 'Di alamat......': 'Nomornya?': 'Besok kalau telpon.' Bayangkan! Bingung saya. Bagaimana ini? Notarisnya ditelpon juga: 'Bagaimana pak Wi?': 'Oh di daerah ....': 'Nomornya?': 'Besok katanya.': 'Lo...kok misterius?' Bingung. Tetapi untunglah tadi sudah ketemu, sudah ada ikatan perjanjian, belum sepeserpun saya bayar. Sertifikatnya sudah boleh dibawa. Tinggal doa terus, semoga lancar sampai bulan empat. Malam tahun baru belum bisa dibuka. Biar sempit dulu."

    Mungkin mata masih melihat yang tidak mungkin/tidak bisa. Bisa! Duri-duri yang menghalangi, serahkan pada TUHAN, sehingga kita bisa mengucap syukur dan menyembah TUHAN.

    Kalau hati suci dan percaya-mempercaykan diri kepada TUHAN--tidak ragu sedikitpun--, hasilnya:


    • 1 Petrus 5: 7
      5:7. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

      Hasil pertama: TUHAN Gembala Agung--ini pasal pengembalaan--sanggup memelihara hidup kita sehari-hari di zaman yang sulit, memberi masa depan yang berhasil dan indah, sampai memelihara hati dan pikiran--jiwa dan roh--kita yaitu selalu damai sejahtera--diam dan tenang. Ini yang penting.

      Filipi 4: 7
      4:7. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

      Kalau diam dan tenang--laut teduh--maka:


      1. Kita ditolong oleh TUHAN; semua masalah bisa diselesaikan oleh TUHAN sampai yang mustahil.
      2. Ada perlindungan dari TUHAN.
        Lukas 21: 25-26
        21:25. "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
        21:26. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

        'mati ketakutan karena kecemasan'= pembunuh utama di akhri zaman adalah stress. Tetapi kalau kita bisa mengucap syukur sehingga bisa diam dan tenang, kitaakan dilindungi dari kegoncangan-kegoncangan di dunia, bahkan dilndungi dari amarah dan aniaya antikris.

        Kegoncangan apapun sampai aniaya antikris selama 3,5 tahun tidak bisa menjamah orang yang ada damai sejahtera--diam dan tenang.

        Bukan tidak bisa menjamah orang kaya atau tidak, pandai atau bodoh, tetapi orang yang hatinya suci dan menyerah sepenuh pada TUAHN.
        Dua hal ini yang dijaga supaya laut teduh.


    • 1 Tesalonika 5: 23
      5:23. Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

      Hasil kedua: Gembala Agung sanggup menyucikan tubuh, jiwa dan roh kita sampai sempurna seperti Dia--masuk kesatuan tubuh Kristus yang sempurna; menjadi mempelai wanita TUHAN.

      Kolose 3: 15
      3:15. Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.

      Ke mana arahnya? Ucapan syukur dan penyembahan kita akan diakumulasikan sampai di awan-awan.
      Wahyu 19: 6-7
      19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
      19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

      Himpunan besar orang banyak ini adalah:


      1. Israel dan kafir yang sempurna; menjadi tubuh yang sempurna.
      2. Orang yang mati dan orang yang hidup: orang yang sudah mati di dalam Yesus akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan. Orang yang hidup di dalam Yesus akan diubahkan dalam tubuh kemuliaan. Inilah tubuh Kristus yang sempurna.


      Ini yang ada di awan-awan. Mengucap syukur dan menyembah TUHAN sampai berada di takhta selamanya.

Mari, malam ini jaga sungguh-sungguh hati yang suci dan percaya-mempercayakan diri sepenuh pada TUHAN, sehingga kita mengalami kedamaian dan ketenangan di hadapan TUHAN. Tinggal tunggu waktu TUHAN. Abraham sebagai contoh bagi kita.

"Saya juga tidak kuat membeli tanah itu. Waktu tahun berapa--empat tahun lalu--, saya ketawa saja waktu diberikan harganya. Cuma mau maju, mau tawar setengah. Tidak mampu juga, tetapi iman. Kalau sesuai kehendak TUHAN dan kita percaya/yakin, TUHAN mampu menolong kita semua."

Tidak ada yang mustahil bagi Dia. Tetap percaya kepada Dia apapun yang kita hadapi! Kita mengucap syukur dan menyembah Dia. TUHAN akan menolong kita semua.

Lewat hati yang suci dan percaya kepada TUHAN--mengucap syukur--, kita bisa mengalami damai sejahtera. Serahkan semua kepada TUHAN!
Hati suci ditambah damai sama dnegna diam dan tenang; hanya berseru kepada TUHAN.

Kalau suci dan percaya-mempercayakan diri, kita akan menjadi tenang. Biar laut bergelaora, tetap diam tenang, biar TUHAN yang berkarya.
Kaum muda, mau menuju ke depan, biar laut bergelora, tetapi TUHAN yang berkarya, ada masa dpean yang berhasil.

Semua jawaban ada di dalam hati. Kalau hati suci dan percaya, kita hanya akan mengucap syukur kepada TUHAN. Kita mendapatkan hati yang damai--diam dan tenang. TUHAN ada di sana, Dia bisa melakukan segala sesuatu: meneduhkan laut dan lain-lain. Serahkan semua hidup kita kepada TUHAN!

Kalau ada kesulitan dengan hati: sering tidak suci, sering pahit, jahat, najis, iri dan lain-lain. Mungkin sering bimbang, ragu--banyak duri-duri. Dicabut malam ini menjadi hati yang suci dan percaya.
Kita bisa mengucap syukur dan menyembah Dia apapun keadaan kita, apapun yang kita hadapi sampai penghujung tahun ini. Serahkan semua kepada TUHAN! Tidak ada yang mustahil bagi Dia.

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top