Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.

ay. 16-30 ini juga merupakan sikap Tuhan terhadap talenta.

SIKAP TUHAN TERHADAP TALENTA
Matius 25: 19
25:19. Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu
mengadakan perhitungandengan mereka.

ay. 19= sikap Tuhan terhadap talenta, yaitu Tuhan menghendaki PERKEMBANGAN DARI TALENTA(ay. 19= 'mengadakan perhitungan').

Pada mulanya, Tuhan memberikan 5 talenta, 2 talenta dan 1 talenta.
Kalau dijumlah= 8 talenta.
Angka 8 ini mengingatkan kita pada 8 orang yang selamat di bahtera Nuh.

8 orang ini semuanya adalah suami istri. Ini menunjuk pada KESELAMATAN MEMPELAI.
Jadi, orang yang melayani Tuhan/menerima talenta adalah orang yang selamat.

Matius 25: 20-23
25:20. Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
25:22. Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat,
aku telah beroleh laba dua talenta.
25:23. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.


Talenta yang sudah diberikan, juga terjadi perkembangan, yaitu:  
  • 5 talenta menghasilkan laba 5 talenta,
  • 2 talenta menghasilkan laba 2 talenta.
Jadi,  perkembangan talenta adalah 5+2 talenta= 7 talenta.
Angka 7 menunjuk pada kesempurnaan (KESEMPURNAAN MEMPELAI).

Jadi, Tuhan menghendaki supaya kita berkembang dari KESELAMATAN MEMPELAIuntuk mencapai KESEMPURNAAN MEMPELAI.

Setelah kita selamat, jangan sampai kita kendor!
Kita masih mempelajari contoh dari kehidupan Lot.

Kejadian 19: 16-17
19:16. Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.
19:17. Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan,
larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap."

ay. 16= 'tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang'= Tuhan sangat memperhatikan nikah kita.
ay. 17= Lot sudah selamat, tapi Tuhan masih suruh Lot untuk lari ke pegunungan, itulah gunung Yerusalem Baru.

Wahyu 21: 9-10
21:9. Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
21:10. Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah
gunung yang besar lagi tinggidan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.

Disini, mempelai wanita disamakan dengan kota Yerusalem baru, itulah kesempurnaa mempelai.
Kita harus lari ke Yerusalem baru, supaya tidak mati binasa. Diluar Yerusalem baru, kita akan binasa!

Jadi, Lot sama dengan hamba yang setia dan baik yang mengembangkan talentanya, sehingga masuk dalam kebahagiaan Surga.
Tapi, istri Lot tidak mau berkembang.

Kejadian 19: 24-26
19:24. Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit;
19:25. dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah.
19:26. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya,
menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

Istri Lotsudah selamat, tapi menoleh kebelakang karena terikat dengan dunia dan ia menjadi tiang garam/garam yang tawar, itulah hamba yang tidak berguna dan sama dengan hamba yang memiliki 1 talenta yang tidak berkembang.

Matius 25: 18, 24-26, 30
25:18. Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
25:24. Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
25:25. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
25:26. Maka jawab tuannya itu: Hai kamu,
hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
25:30. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."


ay. 18= 'menggali lubang dalam tanah'= terpengaruh dengan perkara dunia.
Kalau terpengaruh dengan dunia, maka ibadah pelayanannya tidak bisa setia, sehingga hanya menjadi hamba yang tidak berguna.

Dalam pelayanan, Tuhan tidak lihat banyak sedikitnya talenta, tapi TUHAN MAU MELIHAT PERKEMBANGANNYA.

Matius 25: 28-30
25:28. Sebab itu ambillah talenta itu dari padanyadan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
25:29. Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
25:30. Dan
campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

Kalau talenta ditaruh dalam tanah, akibatnya:
  • talentanya diambil, artinya tidak bisa melayani Tuhan lagi. Atau kalau dipaksa untuk melayani, ia tidak bisa memuaskan Tuhan.
  • dicampakan dalam kegelapan yang paling gelap. Hidupnya mulai gelap sampai masuk dalam kegelapan yang paling gelap, itulah api neraka.
Kalau tidak bisa melayani Tuhan, hidup itu pasti melayani setan/melayani dosa.
Sebab itu, kita harus sungguh-sungguh dalam ibadah pelayanan kita.
Jangan sampai kita seperti istri Lot! Tuhan bukan hanya mau selamatkan pribadi kita saja, tapi juga seluruh keluarga kita! Karena itu, Tuhan sangat memperhatikan nikah manusia.

Diakhir jaman, kejadian Lot ini akan banyak terjadi. Yang tadinya sudah selamat, tapi mendadak ditengah jalan, ada yang menoleh kebelakang.

Lukas 17: 28-32
17:28. Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan menjual, mereka menanam dan membangun.
17:29. Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua.
17:30. Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Anak Manusia menyatakan diri-Nya.
17:31. Barangsiapa pada hari itu
sedang di peranginandi atas rumah dan barang-barangnya ada di dalam rumah, janganlah ia turun untuk mengambilnya, dan demikian juga orang yang sedang di ladang, janganlah ia kembali.
17:32.
Ingatlah akan isteri Lot!

3 hal yang harus diperhatikan supaya tidak menjadi seperti istri Lot:
  1. ay. 31a= harus tetap di peranginan.
    17:31. Barangsiapa pada hari itu sedang di peranginandi atas rumah dan barang-barangnya ada di dalam rumah, janganlah ia turun untuk mengambilnya...

    Peranginan= TEMPAT YANG SEJUK.
    Ditengah pengaruh dunia yang panas/penuh dosa, kita harus tetap di peranginan (tempat yang sejuk).
    Artinya: mengalami damai sejahtera.
    Supaya mengalami damai sejahtera, kita harus diam dan tenang.
    'diam'= berdiam diri/memeriksa diri sendiri. Jika ditemukan dosa, kita harus mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama dengan sungguh-sungguh. Dan jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Maka Darah Yesus akan menyelesaikan dosa kita, seperti teriakan Tuhan di kayu salib "Sudah Selesai", sehingga kita mengalami damai sejahtera.

    'tenang'= menguasai diri yang sering bimbang dan kuatir= menyerah sepenuh pada Tuhan, sehingga kita bisa berdoa pada Tuhan.
    Kalau kita sudah bisa berdoa, kita akan mengalami damai sejahtera.

    1 Petrus 4: 7
    4:7. Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

    Markus 4: 37-39
    4:37. Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.
    4:38. Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"
    4:39. Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "
    Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.

    Keadaan diam dan tenang mampu menarik kuasa kebangkitan Tuhanuntuk menghentikan angin ribut dan gelombang yang melanda kehidupan kita (menyelesaikan segala masalah kita).

  2. harus tinggal di ladang.
    Lukas 17: 31b
    ... dan demikian juga orang yang sedang di ladang, janganlah ia kembali.

    Ladang= PELAYANAN.
    Artinya: tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
    Kalau tinggalkan ladang Tuhan, cepat atau lambat akan mengarah pada ladang babi, seperti kisah si bungsu.

    Si bungsu ini sudah menerima warisan yang cukup untuk hidupnya. Tapi karena ia tingggalkan ladang bapa, ia mengarah pada ladang babi. Apa yang ada padanya, tidak ada artinya apa-apa.

    Ladangjuga menunjuk pada tempat PENABURAN BENIH, itulah penaburan benih Firman pengajaran yang benar.

    Jadi, pelayanan yang benar HARUSdikaitkan dengan Firman pengajaran yang benar. Ini artinya, kita berada di ladang. Dan pelayanan kita akan memuaskan Tuhan.

    Lukas 10: 39, 42
    10:39. Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
    10:42. tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."


    Maria adalah contoh kehidupan yang mengaitkan pelayanan dengan Firman pengajaran yang benar.
    Disini, Maria mendengar Firman dulu, baru melayani.
    Firman pengajaran yang benar, itulah KOMANDOdalam pelayanan kita.

    Kalau komandonya salah, maka pelayanan kita juga akan salah.

    Yohanes 15: 3
    15:3. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

    Firman pengajaran yang benarjuga berguna untuk menyucikan kehidupan kita. Dan ini kita perlukan, sebab Tuhan adalah suci, sehingga kita harus melayani dalam kesucian.

    Efesus 4: 11-12
    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk
    memperlengkapi orang-orang kudusbagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    'memperlengkapi orang-orang kudus'= kalau kita disucikan, Tuhanlah yang akan memberikan jabatan pelayanan dan karunia yang jelas, sehingga kita layak melayani Tuhan dan kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    Lukas 10: 42
    10:42. tetapi hanya satu saja yang perlu:
    Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

    Kalau kita melayani dalam kesucian dan komando Firman pengajaran yang benar, maka kita memilih yang terbaik, artinya semua jadi baik. Kita hanya tinggal menunggu waktu Tuhan. Bahkan kita akan mendapatkan yang terbaik sampai kekekalan dalam Yerusalem Baru.

  3. jangan menoleh kebelakang.
    Lukas 17: 32
    17:32. Ingatlah akan isteri Lot!

    Kita ingat istri Lot, karena ia menoleh ke belakang dan jadi tiang garam. Karena itu, kita JANGAN MENOLEH KEBELAKANG.

    Menoleh ke belakang bisa terjadi karena ada ikatan. Dan ikatan ini seringkali tidak kita sadari. Kalau sudah seperti istri Lot, tidak ada kesempatan lagi untuk bertobat dan apa yang sudah kita dapatkan sejak kecil, TIDAK ADA GUNANNYA APA-APA!

    Kalau kita sudah mulai cari-cari alasan untuk tidak berubah, hati-hati!, karena itu berarti mulai ada ikatan.

    Ikatan terakhir di dunia adalah:
    • ikatan akan uangyang membuat anak Tuhan mengasihi uang lebih dari Tuhan. Dan ini mengakibatkan manusia jadi kikir dan serakah.
      Serakah= merampas milik Tuhan. Selain perpuluhan, ibadah pelayanan adalah salah satu milik Tuhan. Kalau ini dirampas, maka ia tidak lagi setia dalam ibadah pelayanan.

    • ikatan Sdom Gomora= ikatan dosa sampai dosa makan minum dan kawin mengawinkan.

    Ikatan ini hanya bisa dikalahkan oleh Firman pengajaran yang benar.

    Ibrani 4: 12
    4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    Firman pengajaran yang benar menyucikan hati kitayang merupakan sumbernya dosa.
    Kalau hati disucikan, kita tidak akan melihat ke belakang, tapi akan melihat Tuhan (menyembah Tuhan).

    Matius 5: 8
    5:8. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

    Puncak ibadah pelayanan adalah penyembahan.
    Kalau kita banyak menyembah Tuhan, kita tidak akan banyak menoleh ke belakang.
    Dengan melihat dan menyembah Tuhan, kita akan mengalami sinar kasih Tuhan yang bagaikan matahari yang terik. Ini yang membuat kita tidak menoleh ke belakang.
Hasil mengalami kasih Tuhan yang bagaikan sinar matahari yang terik:
  1. Kasih Tuhan melindungi dan memeliharakehidupan ktia ditengah dunia yang sulit.
    Kejadian 19: 21-23
    19:21. Sahut malaikat itu kepadanya: "Baiklah, dalam hal inipun permintaanmu akan kuterima dengan baik; yakni kota yang telah kau sebut itu tidak akan kutunggangbalikkan.
    19:22. Cepatlah, larilah ke sana, sebab aku tidak dapat berbuat apa-apa, sebelum engkau sampai ke sana." Itulah sebabnya nama kota itu disebut Zoar.
    19:23.
    Matahari telah terbit menyinari bumi, ketika Lot tiba di Zoar.

    Kalau Lot mengalami matahari terbit, berarti ia tidak mengalami api belerang yang jatuh atas Sodom Gomora.

  2. Kasih Tuhan memberi kemenanganatas musuh-musuh dan masalah kita.
    Yosua 10: 12-14
    10:12. Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: "Matahari, berhentilah di atas Gibeondan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!"
    10:13. Maka berhentilah matahari dan bulanpun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh.
    10:14. Belum pernah ada hari seperti itu, baik dahulu maupun kemudian, bahwa TUHAN mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian, sebab
    yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN.

    Kalau matahari berhenti bersinar, maka Yosua akan kalah berperang.

  3. Kasih Tuhan mengubahkan hidup kitadari manusia daging menjadi manusia rohani (Matius 17:).
    Keubahanini adalah:
    1. taat (matahari selalu terbit setiap pagi),
    2. rela berkorban (matahari terus bersinar),
    3. tanpa pamrih, tidak mencari keuntungan, tapi hanya karena kasih.

    Kalau ada keubahan mulai dari rumah tangga, maka perlindungan dan kemenangan juga akan kita alami. Bahkan kita mengalami kebahagiaan.
    Sampai satu waktu, saat Tuhan datang kembali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Tuhan dan kita memancarkan sinar matahari yang sama dengan Yesus.
Tuhan memberikati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Malang, 02 Juli 2023 (Minggu Pagi)
    ... pukul dua belas tengah hari naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa. Ia merasa lapar dan ingin makan tetapi sementara makanan disediakan tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi. Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya yang diturunkan ke tanah. Di dalamnya terdapat ...
  • Ibadah Doa Malang, 14 Agustus 2012 (Selasa Sore)
    ... dari Mesir. nbsp Keluaran Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan datanglah gelap gulita di seluruh tanah Mesir selama tiga hari. Kegelapan selama jam pada waktu Yesus disalibkan. Matius Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. Kegelapan selama tahun di bumi yaitu pada jaman antikris berkuasa di ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 10 Februari 2016 (Rabu Sore)
    ... salib dan membawa orang berdosa supaya percaya Yesus diselamatkan dan diberkati. Tetapi harus ditingkatkan menjadi kabar mempelai untuk membawa kita menjadi mempelai wanita TUHAN yang sempurna. Kabar mempelai adalah firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua yaitu firman yang memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai raja segala ...
  • Ibadah Raya Malang, 14 November 2010 (Minggu Pagi)
    ... pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Pelita Emas jaman Musa -- ketekunan dalam persekutuan jaman hujan awal -- ketekunan dalam Ibadah Raya jaman hujan akhir Meja Roti Sajian -- ketekunan dalam pengajaran dan pemecahan roti -- ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 22 Juni 2011 (Rabu Sore)
    ... para nabi terlebih dahulu sebelum Tuhan berbuat sesuatu menghukum kepada manusia berdosa. Nabi itu menunjuk nubuat. Artinya adalah panjang sabar Tuhan sekarang adalah lewat Firman nubuat Firman yang dibukakan rahasianya untuk menyatakan kesalahan menegor dan menasihati kita . Jadi kalau firman menegor kita artinya panjang sabar kemurahan Tuhan masih berlaku ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 Juni 2022 (Kamis Sore)
    ... di dalam Kerajaan Allah tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar. Matius Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi. Tidak mau mengalami penyaliban perobekan daging sehingga tidak mau masuk pintu kandang penggembalaan. ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 23 September 2018 (Minggu Siang)
    ... berkuasa kita sudah sempurna--sayap sudah maksimal-- dan kita terbang ke padang gurun kita dipelihara oleh Tuhan selama tiga setengah tahun. Wahyu - meterai keenam terjadi kegoncangan di bumi diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya September sampai Ibadah Raya Surabaya Agustus . Gempa bumi secara jasmani sudah hebat. Kalau ingat peristiwa tsunami ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 01 Maret 2017 (Rabu Sore)
    ... ukurannya--sesuai kebutuhan. Pengertian rohani tongkat adalah kayu mati yang sudah dipisahkan dari akar Kehidupan yang rela dipisahkan dari akar dosa--bertobat tidak berbuat dosa lagi. Tongkat mau dipakai oleh TUHAN supaya jangan ada persungutan keributan dan kedurhakaan lagi tetapi menjadi satu--aman tentram. Orang dipakai itu harus bertobat. Jadi salah kalau orang disuruh melayani supaya ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Agustus 2019 (Sabtu Sore)
    ... . dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata Mari kita naik ke gunung TUHAN ke rumah Allah Yakub supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem. Praktik pertama kekerasan hati mendengar firman pengajaran yang benar ...
  • Ibadah Raya Malang, 29 Maret 2009 (Minggu Pagi)
    ... atau aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna Mempelai Wanita Tuhan. Pelayanan pembangunan tubuh Kristus adalah mulai dari nikah membesar dalam penggembalaan lebih membesar lagi antar penggembalaan sampai yang terakhir Israel dan Kafir menjadi satu tubuh sempurna Mempelai Wanita Tuhan untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan dan masuk ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.