Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 15: 5-8
15:5. Kemudian dari pada itu aku melihat
orang membuka Bait Suci--kemah kesaksian--di sorga.
15:6. Dan ketujuh malaikat dengan ketujuh malapetaka itu, keluar dari Bait Suci, berpakaian lenan yang putih bersih dan berkilau-kilauan dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.
15:7. Dan satu dari keempat makhluk itu memberikan kepada ketujuh malaikat itu tujuh cawan dari emas yang penuh berisi murka Allah, yaitu Allah yang hidup sampai selama-lamanya.
15:8. Dan Bait Suci itu dipenuhi asap karena kemuliaan Allah dan karena kuasa-Nya, dan seorangpun tidak dapat memasuki Bait Suci itu, sebelum berakhir ketujuh malapetaka dari ketujuh malaikat itu.

Perikop: tujuh malaikat dengan tujuh cawan murka Allah.

Pintu Bait Suci di sorga terbuka artinya:

  1. Kita sudah berada dalam kemenangan:

    1. Kemenangan atas Setan Tritunggal (diterangkan padaIbadah Pendalaman Alkitab Malang, 15 Maret 2022).
      Wahyu 15: 2
      15:2.Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada mereka ada kecapi Allah.

      Antikris adalah perwujudan dari Setan tritunggal.

    2. Kemenangan atas daging (diterangkan pada Ibadah Doa Malang, 17 Maret 2022).
      Daging adalah penghalang pintu tirai terobek.

    3. Kemenangan atas pencobaan.

  2. Ayat 5-8= kita luput dari penghukuman Allah yang terakhir, yaitu tujuh malapetaka.

AD. 1C: KEMENANGAN ATAS PENCOBAAN
Yakobus 1: 13-15
1:13.Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
1:14.Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
1:15.Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Pencobaan datang dari keinginan dagingyang dirasa lebih hebat dari kehendak Tuhan.
Keinginan daging memiliki:

  1. Daya pikatyang kuat, sehingga kita terpikat--seperti ikan yang terkena pukat.
    Terpikat artinya tidak bisa beralih lagi dari keinginan daging.

  2. Daya seretyang kuat. Kalau sudah dipikat, tinggal diseret, sehingga kita keluar dari kehendak Tuhan/pengajaran yang benar.
    Kalau sudah diseret, keinginan akan jadi hawa nafsu, setelah itu akan jadi dosa-dosa dan puncaknya dosa. Jika dosa sudah matang, akan melahirkan maut, kebinasaan selamanya.

    Dosa menjadi matang saat dosa tidak diakui; tidak bisa bertobat.

Jadi, hati-hati, di balik pencobaan ada maut.

Perjalanan hidup manusia bagaikan kapal yang berlayar di lautan dunia menuju pelabuhan damai sejahtera, Yerusalem baru selamanya. Kapal di tengah lautan selalu menghadapi angin kencang dan gelombang. Ini adalah pencobaan yang dilancarkan oleh Setan, yang di dalamnya ada kuasa maut, supaya kita binasa.

Bentuk-bentuk pencobaan:

  1. Gelombang lautan=

    • Pencobaan di bidang jasmani: ekonomi, kesehatan dan sebagainya.
    • Secara rohani: dosa-dosa dan puncaknya dosa, termasuk dosa menjauhkan diri dari ibadah.
      Justru menjelang kedatangan Tuhan kedua kali, banyak orang yang menjauhkan diri dari Tuhan, sehingga binasa selamanya.

  2. Angin kencang= ajaran-pengajaran, ibadah pelayanan, penyembahan, dan penggembalaan palsu.
    Rumah ibadah bukan lagi jadi rumah Tuhan, tetapi pasar--orang berdosa boleh melayani, dan hanya mencari keuntungan uang.

    Di dalam penggembalaan yang benar, Tuhan tunjukkan pintu dulu, baru di balik pintu ada kelimpahan. Tetapi sekarang, yang ditunjukkan kelimpahan dulu, sehingga jemaat tidak mau masuk pintu--tidak mau masuk kandang penggembalaan.

    Tempat paling aman adalah masuk pintu penggembalaan.

  3. Kebencian tanpa alasan.
    Yohanes 15: 25
    15:25.Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.

    Seharusnya kebencian hanya ada di dunia, sedangkan di dalam gereja Tuhan hanya ada kasih.
    Membenci orang benar= kebencian tanpa alasan; sama dengan Antikris.

    Yohanes 16: 1-2
    16:1. "Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
    16:2.
    Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamuakan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.

    Setelah dibenci, akan dikucilkan, dianiaya, sampai dibunuh secara massal saat Antikris berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun.

    Saat kita dibenci, jangan menolak Tuhan, tetapi periksa diri. Kalau benar, kita minta ampun, kalau tidak benar, kita diam saja.

Tujuan Setanmelancarkan pencobaan dengan kuasa maut adalah menenggelamkankita di lautan dunia sampai tenggelam di lautan api dan belerang--neraka--selamanya.

Tuhan mengizinkan kita menghadapi pencobaan apapun juga, supaya kita menang atas pencobaan. Kalau menang, pintu sorga akan terbuka bagi kita.

Bagaimana caranya kita menang atas pencobaan?Kembali pada alkitab--'Ada tertulis:'--, seperti saat Yesus menghadapi pencobaan dari Setan.
Matius 4: 1, 3-4
4:1.Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.
4:3. Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."
4:4. Tetapi Yesus menjawab: "
Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."

'firman yang keluar dari mulut Allah'= firman pengajaran yang benar.

Kalau Yesus ikuti Setan, akan enak, tetapi hanya sekejap saja, setelah itu Ia kelaparan dan binasa selamanya.

Yesus sebagai Raja dan Mempelai Pria Sorga selalu setia pada firman pengajaran yang benar; Ia selalu terpikatpada firman pengajaran yang benar, sehingga selalu menang atas pencobaan-pencobaan.

Kemenangan Yesus merupakan dasar dari kemenangan kita atas pencobaan-pencobaan di dunia. Dia sebagai Kepala menang, berarti kita sebagai tubuh-Nya juga menang.

Matius 14-16 terkena pada meja roti sajian--firman.
Di sini terdapat tujuh halanganyang membuat kita tidak bisa makan, setia, dan terpikat pada firman pengajaran yang benar:

  1. Matius 14: 1-11
    14:1.Pada masa itu sampailah berita-berita tentang Yesus kepada Herodes, raja wilayah.
    14:2.Lalu ia berkata kepada pegawai-pegawainya: "Inilah Yohanes Pembaptis; ia sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam-Nya."
    14:3.Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya.
    14:4.Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: "Tidak halal engkau mengambil Herodias!"
    14:5.Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi.
    14:6.Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak perempuan Herodias di tengah-tengah mereka dan menyukakan hati Herodes,
    14:7.sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya.
    14:8.Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam."
    14:9.Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya.
    14:10.Disuruhnya memenggal kepala Yohanesdi penjara
    14:11. dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya.

    Yang pertama: Yohanes Pembaptis dibunuh, artinya kebenciankarena mempertahankan nikah yang salah.
    Akibatnya: tidak bisa mengerti firman pengajaran yang benar.

    Firman pengajaran tidak akan bisa mendapat tempat dan bertumbuh di hati yang keras, yang penuh kebencian.
    Yakobus1: 21
    1:21.Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firmanyang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

    Kalau menerima firman dengan hati lembut, kita akan menerima firman sekeras apapun sampai mengerti dan percaya, sehingga mampu menyelamatkan kita.

  2. Matius 14: 31
    14:31.Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

    Yang kedua: kebimbangan.

    Yakobus 1: 6-7
    1:6.Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
    1:7.Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.

    Orang bimbang tidak akan mendapat apa-apa terutama firman pengajaran yang benar, sehingga tenggelam di lautan dunia.

  3. Matius 15: 1-20= perintah Allah dan adat istiadat orang Yahudi.
    Yang ketiga: adat istiadat yang bertentangan dengan firman pengajaran yang benar.
    Contoh: melakukan sesuatu untuk dapat keselamatan.

  4. Matius 15: 21-28= perempuan Kanaan yang percaya.
    15:21.Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.
    15:22.Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."
    15:23.Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."
    15:24.Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
    15:25.Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
    15:26.Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
    15:27.Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
    15:28.Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

    Yang keempat: kekafiran.

    Tabiat kekafiran adalah seperti anjing menjilat muntah, yaitu gosip, fitnah, sampai menghujat Tuhan/pengajaran yang benar.
    Markus 7: 29
    7:29.Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."

    Mulut ini menentukan nasib hidup kita bangsa kafir, apakah Setan keluar atau malah masuk.

    Kata-kata yang benar, suci, dan baik akan membuat Setan ke luar, sehingga pengajaran yang benar masuk di dalam kita. Tetapi kata-kata sia-sia justru membuat Setan masuk, dan pengajaran yang benar akan keluar, sehingga hidupnya sangat sengsara sampai binasa selamanya.

  5. Matius 16: 1-4
    16:1.Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka.
    16:2.Tetapi jawab Yesus: "Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah,
    16:3.dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak.
    16:4.Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus." Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi.

    Yang kelima: roh kritik.

    Firman dikritik karena ia hanya membutuhkan tanda jasmani, bukan keubahan hidup.
    Yohanes 6: 60-62
    6:60.Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"
    6:61.Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sunguttentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?
    6:62. Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada?

    Hati yang keras pasti menolak perkataan yang keras, mulai dengan bersungut kemudian mengkritik firman, sehingga tidak bisa disucikan dan diubahkan.

  6. Matius 16: 5-12= tentang ragi.
    Yang keenam: ragi ajaran sesat.

    Ajaran Farisi= ajaran palsu yang menyetujui kawin cerai.
    Ajaran Saduki= ajaran palsu yang mengajarkan bahwa tidak ada kebangkitan, setelah mati, habis perkara.

  7. Matius 16: 21-23
    16:21.Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
    16:22.Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
    16:23.Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

    Yang ketujuh: pikiran dagingyaitu menolak salib.

    Kalau menolak salib, pasti menolak pedang.
    Kalau orang menggunakan pikiran daging, ia pasti egois.

    Salib dan pedang adalah tanda ibadah yang benar.
    Kalau menerima salib, pasti menerima pedang.

    Menolak salib= mempertahankan keinginan daging, sehingga tidak akan bisa mengerti kehendak Tuhan, dan tidak mungkin menerima firman pengajaran yang benar.

Tujuh halangan di atas membuat seorang pelayan Tuhan tidak mengerti dan mempercayai firman, sehingga masuk dalam kelaparan rohani. Ia akan berjuang menghadapi Antikris sampai berani dipancung kepalanya karena Yesus dan pengajaran yang benar, supaya ia dibangkitkan saat Yesus datang kembali.

Lebih baik kita berjuang mulai sekarang untuk terpikat oleh firman pengajaran yang benar.
Lukas 19: 48
19:48.tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.

Proses untuk terpikat pada firman pengajaran yang benar:

  1. Roh Kudus menolong kita untuk mendengar firman pengajaran yang benar dengan sungguh-sungguh dan dengan suatu kebutuhan, seperti anjing menjilat remah-remah roti--anjing bukan menjilat muntah lagi.

  2. Roh Kudus menolong kita untuk mengerti firman pengajaran yang benar--firman ditulis di dahi, sehingga Antikris tidak bisa memberi cap di dahi kita.

  3. Roh Kudus menolong kita untuk percaya pada firman pengajaran yang benar--firman ditulis di hati kita; menjadi iman di dalam hati.
    Ibrani 8: 10-11
    8:10."Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu," demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budimereka dan menuliskannya dalam hatimereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
    8:11.Dan mereka tidak akan mengajar lagi sesama warganya, atau sesama saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku.

    Kalau firman sudah ditulis di dahi dan hati, hasilnya:

    1. Kita bisa mengenal pribadi Tuhan yang penuh dengan belas kasihan untuk mengampuni dosa.
    2. Kita bisa mengenal diri sendiri yang banyak kekurangan dan kelemahan, sehingga mendorong kita mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. jika diampuni, kita bertobat.

    3. Kita mengenal Setan dengan segala tipu dayanya. Tidak perlu lagi kita belajar soal seluk beluk Iblis.
      Wahyu 2: 24
      2:24.Tetapi kepada kamu, yaitu orang-orang lain di Tiatira, yang tidak mengikuti ajaran itu dan yang tidak menyelidiki apa yang mereka sebut seluk-beluk Iblis, kepada kamu Aku berkata: Aku tidak mau menanggungkan beban lain kepadamu.

      Kalau sudah ada cap dari Tuhan, kekuatan firman akan melawan Setan.

  4. Roh Kudus menolong kita untuk praktik firman apapun risiko yang dihadapi--firman ditulis di mulut dan tangan kita.
    Ulangan 30: 14
    30:14.Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan.

    Firman ditulis di mulut artinya menjadi perkataan hikmat dan perkataan kesaksian.
    Firman ditulis di tangan, artinya kita bisa mengulurkan tangan kepada Tuhan; menyembah Dia, dan Dia mengulurkan tangan belas kasih-Nya kepada kita.

    Iman ditambah belas kasih akan terjadi mujizat. Tuhan sedang memperhatikan, mempedulikan, dan bergumul bagi kita, sehingga mujizat terjadi. Kita berada dalam pelukan tangan Tuhan. Kalau sudah tidak bisa apa-apa lagi, dengar firman dan praktikkan.

Hasilnya:
Yesaya 46: 4
46:4.Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggungkamu terus; Aku mau memikulkamu dan menyelamatkankamu.

  1. Tuhan menanggung kita, artinya

    1. Tuhan bertanggung jawab atas hidup kita untuk memelihara kehidupan kita secara jasmani di tengah kesulitan dunia sampai Antikris berkuasa di bumi.

    2. Tuhan memelihara kehidupan rohani kita di tengah dosa dan puncaknya dosa, sehingga kita tetap hidup benar dan suci.
    3. Tuhan bertanggung jawab atas hidup dan mati kita.

  2. Tuhan memikul kita, artinya Dia memikul segala letih lesu dan susah payah, sehingga semua menjadi damai, enak, dan ringan.
    Semua masalah yang mustahil selesai pada waktunya, dan ada masa depan berhasil dan indah--pintu di dunia terbuka.

  3. Tuhan menyelamatkan kita, artinya Dia menyingkirkan kita ke padang gurun, jauh dari mata ular yang berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun--pintu penyingkiran terbuka.

    Jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Pintu perjamuan kawin Anak Domba dan kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang) terbuka. Sesudah itu kita berdiri di tepi lautan kaca bercampur api, dan pintu sorga terbuka untuk masuk Yerusalem baru. Tidak ada setetespun air mata.

Kalau kita mau terpikat oleh firman pengajaran yang benar, Dia akan memperhatikan dan menggendong kita.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 September 2013 (Kamis Sore)
    ... lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi Karena taat dengar-dengaran sampai mati di kayu salib Yesus menerima nama di atas segala nama untuk mengalahkan setan tritunggal dan Ia ditinggikan dimuliakan sampai duduk ditahta Surga. Jadi syarat untuk menang bersama Yesus ...
  • Ibadah Doa Malang, 10 Maret 2015 (Selasa Sore)
    ... roti malaikat yaitu firman penggembalaan firman pengajaran yang benar yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia teratur berkesinambungan dan diulang-ulang sehingga menjadi makanan rohani bagi sidang jemaat. Sidang jemaat akan mengalami pertumbuhan rohani ke arah kedewasaan rohani. Ada macam kegunaan Manna Keluaran - Manna ...
  • Ibadah Natal di Ngawi, 22 Januari 2010 (Jumat Sore)
    ... siapapun. Anak Manusia bukan saja melayani tapi juga memberi nyawaNya sebagai tebusan melayani manusia berdosa . Inilah kaitannya dengan natal. Ini juga contoh bagi kita. Kalau bukan untuk manusia berdosa Yesus tidak perlu mati di kayu salib. Matius - Yesus lahir dengan nama Yesus juruselamat yaitu menyelamatkan manusia lewat korbanNya ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 04 Januari 2019 (Jumat Sore)
    ... kilangan digunakan untuk menghaluskan gandum menjadi tepung dan lain-lain--untuk makanan bicara tentang ekonomi-- mengalami kesulitan ekonomi dan masalah yang mustahil. Gagal dan tidak indah hidupnya. Ditenggelamkan ke dalam laut berarti sama dengan Babel artinya tenggelam di dalam dosa-dosa Babel yaitu dosa makan minum merokok mabuk narkoba dan kawin mengawinkan percabulan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 Juli 2019 (Jumat Sore)
    ... menjadi imam dan raja. Wahyu . Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya . Dan malam tidak akan ada lagi di sana dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka ...
  • Ibadah Paskah Malang, 16 April 2017 (Minggu Pagi)
    ... kitab rahasia firman Allah Yesus sebagai singa dari suku Yehuda yaitu tunas Daud yang telah menang. Yesus sebagai Anak Domba Allah yang telah tersembelih. ad. . Yesus sebagai Anak Domba Allah yang telah tersembelih. Yohanes Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata Lihatlah Anak domba Allah yang menghapus dosa ...
  • Ibadah Raya Malang, 16 Mei 2021 (Minggu Pagi)
    ... mengutamakan Firman Pengajaran benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua dalam ibadah dan pelayanan. Kita harus gemar mendengar dan dengar-dengaran pada Firman Pengajaran benar sehingga kita mengalami penyucian dan pembaruan yang sama dengan kuasa pengangkatan. Mulai sekarang kita tidak akan tenggelam dalam lautan dunia yang bergelora asalkan ibadah pelayanan kita ...
  • Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 10 Juni 2010 (Kamis Malam)
    ... Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh sendi-sendi dan sumsum ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka ...
  • Ibadah Doa Malang, 30 Juli 2013 (Selasa Sore)
    ... dalam hati. Bukti mempunyai iman yang benar Mulut bisa mengaku Yesus dimulai dari bisa mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni jangan berbuat lagi. Roma Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Ini sama dengan bertobat berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan. ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Agustus 2014 (Kamis Sore)
    ... menerima kasih mula-mula yang meningkat sampai kasih sempurna. Matius Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Kita sangat membutuhkan kasih Allah yang meningkat sebab di akhir jaman kita menghadapi kedurhakaan yang meningkat sehingga kasih menjadi dingin tidak ada kasih lagi. Tanpa kasih semua menjadi sia-sia tidak ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.