English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 April 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Oktober 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 36-46= GETSEMANE.
'Getsemane'= tempat pemerasan.
Di Getsemane, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa dosa= percikan darah).
Di akhir jaman, gereja Tuhan juga harus mengalami pemerasan daging (sengsara...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 April 2013 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat sore, selamat malam. Selamat bersekutu dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 27 Maret 2019 (Rabu Malam)
Yohanes 20: 21-22
20:21. Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian...

Ibadah Raya Surabaya, 10 Mei 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 31
= terdengar tiupan sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja Tuhan dalam kemuliaan...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 23 Agustus 2016 (Selasa Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 14:21-25
14:21 Lalu Musa mengulurkan tangannya...

Ibadah Kunjungan Jakarta IV, 19 November 2015 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 27 Oktober 2009 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Adri Tuju (Gending) Matius 24:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN...

Ibadah Persekutuan Jakarta III, 10 Agustus 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Januari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 45-51
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Tuhan yang tidak diduga waktunya, yaitu (ay....

Ibadah Doa Surabaya, 14 April 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Budiman Tampubolon

Matius 25: 1-13
= berjaga-jaga supaya pelita tetap...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 23 November 2018 (Jumat Malam)
Lukas 22: 35-36, 38
22:35. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Ketika Aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi,...

Ibadah Raya Malang, 30 Desember 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita membahas dalam Wahyu 8:6-13.
Ada dua kesempatan peniupan...

Ibadah Doa Malang, 20 Juni 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Mei 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 23 Juni 2013 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28: 20b
28:20b. Dan
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

= tentang penyertaan Tuhan.
Penyertaan Tuhan sampai pada akhir jaman= penyertaan Tuhan mulai sekarang, masa antikris dan sampai kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai dan kita duduk bersanding dengna Dia di tahta Surga untuk selama-lamanya.

Wahyu 3: 21
3:21. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

= janji ini diberikan Tuhan kepada jemaat Laodikia (jemaat terakhir dari 7 sidang jemaat bangsa kafir di akhir jaman).
Jemaat ini adalah jemaat yang seperti muntah, begitu najis dan kotor, tetapi mendapat janji untuk bisa duduk di tahta kerajaan Surga.
Ini membuktikan bahwa siapapun kita dan apapun keadaan kita, bisa duduk bersanding di tahta Surga. Tinggal kita mau atau tidak.

Siapa yang boleh bersanding dengan Yesus?
Yaitu: kehidupan yang menang bersama Yesus (disertai oleh Yesus).

Amsal 21: 31
21:31. Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan, tetapi kemenangan ada di tangan TUHAN.

Syarat kemenangan bersama Yesus adalah kita harus hidup di dalam Tangan Tuhan.
'Kuda'= kekuatan, kepandaian, pengalaman, dan sebagainya.
Kuda ini hanya sebagai sarana dalam peperangan, tetapi yang menentukan untuk menang adalah hidup dalam tangan Tuhan.
Kalau yang menentukan kuda, berarti Tuhan tidak adil.

Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa hidup dalam tangan Tuhan?
Roma 3: 23
3:23. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Ini adalah kenyataan, dimana sejak Adam dan Hawa berbuat dosa, maka semua manusia sudah berbuat dosa dan telanjang (kehilangan kemuliaan Allah), bahkan terpisah dari Tuhan.
Jangankan hidup dalam Tangan Tuhan, untuk mendekat pada Tuhanpun, tidak bisa.

Keadaan orang yang terpisah dari Tuhan:

  1. Kejadian 3: 7, 10
    3:7. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
    3:10. Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi
    takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."

    Keadaan pertama: takut, ada dalam ketakutan dan kekuatiran sebab ada dosa yang disembunyikan.


  2. Maleakhi 3: 7-9
    3:7. Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?"
    3:8. Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!
    3:9. Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih
    menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!

    'Kembalilah kepada-Ku'= bangsa Israel dalam keadaan terpisah dari Tuhan.
    Keadaan kedua: kikir dan serakah, sehingga hidup dalam suasana kutukan.


  3. Matius 11:38
    11:28. Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

    Keadaan ketiga: letih lesu, berbeban berat dan tidak ada kepuasan.
    'letih lesu'= tidak setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
    Kalau tidak setia berkobar-kobar lagi dalam ibadah pelayanan, itulah tanda bahwa kita sudah terpisah dari Tuhan.

    'berbeban berat'= banyak masalah yang tidak selesai.

    Kalau tidak mengalami kepuasan Surga, itu yang berbahaya, karena bisa mencari kepuasan-kepuasan didunia.

Kalau keadaan ini dibiarkan terus menerus, satu waktu akan binasa untuk selamanya (terpisah pada jarak yang tidak terseberangi lagi).

Jalan keluarnya: harus ada korban pendamaian.
Ini merupakan usaha dari Tuhan supaya manusia bisa hidup kembali dalam Tangan Tuhan (seperti Tuhan yang datang ke taman Eden, tetapi Adam malah lari).
Dulu, korban pendamaian ini dalam bentuk binatang-binatang. Sekarang, sudah digenapkan oleh Kurban Kristus.

Roma 3: 24-25
3:24. dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
3:25. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

Yesus harus menjadi Kurban pendamaian, sebab tidak ada sesuatupun didunia ini yang sanggup untuk menyelesaikan dosa, termasuk kepandaian, kedudukan, dan sebagainya, bahkan tidak ada seorangpun didunia yang bisa menyelesaikan dosa termasuk rasul, nabi atau hamba Tuhan, sebab mereka semua adalah orang berdosa.
Sebab itu, Kurban pendamaian harus datang dari Surga.
Yesus adalah satu-satunya manusia yang tidak mengenal dosa dan bisa menyelamatkan manusia berdosa lewat korbanNya di kayu salib.

Mazmur 103: 8-14
103:8. TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
103:9. Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.
103:10.
Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,
103:11. tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;
103:12. sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.
103:13. Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
103:14. Sebab Dia sendiri tahu apa kita,
Dia ingat, bahwa kita ini debu.

Tuhan selalu mengampuni kita, sebab Tuhan ingat bahwa kita adalah debu tanah liat (manusia darah daging yang penuh kekurangan, kelemahan, sehingga tidak dihukum oleh Tuhan, tetapi diberi kesempatan untuk bertobat).
Kalau kita malaikat, saat kita berbuat dosa, saat itu juga kita jadi setan.
Untuk menolong manusia darah daging, Allah rela menjadi manusia darah daging yang tidak berdosa di dalam Pribadi Yesus dan mati dikayu salib untuk mengampuni dosa kita, supaya kita tidak dihukum.
Allah sudah berbuat banyak, sebab itu, biarlah kita gunakan kesempatan untuk kembali pada Tuhan.

Kita yang jauh dari Tuhan, bisa menjadi dekat sedekat-dekatnya kepada Tuhan, bahkan sampai berada di dalam Tangan Tuhan. Inilah kekuatan dari korban pendamaian.
Tuhan selalu ingat bahwa kita adalah tanah liat, tetapi sayangnya, kita yang sering lupa bahwa kita adalah tanah liat, sehingga kita merasa diri hebat.
Contohnya: sidang jemaat Laodikia yang keadaannya telanjang, miskin dan seperti muntah, tetapi merasa diri hebat, tidak kekurangan apa-apa, dan sebagainya.
Inilah kecenderungan jemaat bangsa kafir, yaitu hanya menggembar-gemborkan perkara jasmani.

Matius 7: 21-23
7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22.
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku,
kamu sekalian pembuat kejahatan!"

= hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang merasa dipakai oleh Tuhan (merasa lebih dari yang lain), sehingga menghakimi, menyalahkan orang lain, dan iri hati.

Malam ini, BIARLAH KITA SELALU INGAT BAHWA KITA HANYA DEBU TANAH LIAT, apapunkeadaan kita.
Contoh: Ayub.
Ayub memang hebat. Secara jasmani, ia paling kaya di wilayah timur.
Secara rohani, ia jujur, saleh dan takut akan Tuhan.

Ayub 1: 1-3
1:1. Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
1:2. Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
1:3. Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang
terkaya dari semua orang di sebelah timur.

Sekalipun hebat, Tuhan ijinkan Ayub mengalami ujian habis-habisan supaya ia ingat bahwa ia hanya debu tanah liat dan bisa berada dalam Tangan Tuhan.
Malam ini, hanya ini yang menjadi KUNCI SUPAYA KITA BISA BERADA DALAM TANGAN TUHAN, yaitu ingat bahwa kita adalah debu tanah liat.

Ayub mengalami ujian habis-habisan, tetapi kita tidak perlu menunggu sampai habis-habisan. Lebih baik, kita ikuti proses pekerjaan Firman pengajaran benar, supaya kita selalu ingat akan Tuhan dan ingat diri sendiri yang hanya debu tanah liat.
Mungkin kita masih dalam keadaan gagal hari-hari ini, biarlah kita ingat bahwa kita hanya debu tanah liat dan kita tidak perlu putus asa, tetapi kita hanya memohon pada Tuhan.
Kalaupun kita diberkati, jangan sampai kita menjadi sombong.

'debu tanah liat'= tidak mampu dan tidak layak apa-apa, tetapi hanya bergantung pada Tuhan.
Kalaupun kita sudah mengalami ujian habis-habisan, jangan mundur, tetapi tetap ingat bahwa kita hanya debu tanah liat. Dan Tuhan akan memulihkan kita seperti Ayub.

Praktik mengaku sebagai tanah liat:

  1. suka berdamai, bukan menyalahkan orang lain.
    Suka berdamai= saling mengaku (mengaku dosa pada Tuhan dan sesama, dan jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi) dan saling mengampuni (mengampuni dan melupakan).

    Yohanes 4: 16-18
    4:16. Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini."
    4:17. Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,
    4:18. sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini
    engkau berkata benar."

    = p
    erempuan Samaria ini mengaku dosanya yaitu kehancuran nikah.

    1 Timotius 1: 13
    1:13. aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman.
    1:14. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus.

    = rasul Paulus juga mengaku dosa-dosa secara pribadi (dosa kejahatan, kenajisan dan dalam pelayanan) dan merasa paling berdosa.
    Kalau sudah merasa paling berdosa, tidak akan bisa menghakimi orang lain.

    Ayub 32: 1-2
    32:1. Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
    32:2. Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,

    = dosa Ayub yang sering tidak kita sadari, yaitu kebenaran diri sendiri.
    Praktiknya: menutupi dosa dengan cara menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan Tuhan (menyalahkan Firman pengajaran benar).


  2. 'duduk di debu'= menanggalkan segala kebanggaan dan kekecewaan (kita merasa tidak berdaya apa-apa dan hanya bergantung pada kemurahan Tuhan).
  3. 2 Korintus 4: 7
    4:7. Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.

    = selalu rindu untuk diisi dengan harta Surga, yaitu Firman pengajaran benar.
    Prosesnya: mendengar Firman sungguh-sungguh, mengerti, percaya/yakin Firman dan sampai mempraktikan Firman pengajaran benar.
    Ini sama dengan mengulurkan tangan kepada Tuhan (taat dengar-dengaran) dan Tuhan juga akan mengulurkan Tangan kepada kita. Tanah liat berada dalam Tangan Tuhan untuk mengalami kuasa penciptaan.
    Sebab itu, biarlah kita hari-hari ini mau taat dengar-dengaran, sebab untuk bisa taat ini sangat sulit.

Kalau ada kuasa penciptaan, hasilnya:

  • kuasa penciptaan menjadikan kita bejana belas kasih Tuhan.
    Roma 9: 23
    9:23. justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan,

    'bejana kemuliaan'= dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.
    'bejana belas kasih Tuhan'= hidup dari belas kasih Tuhan sekalipun kita berada di tengah dunia yang sulit (seperti 5 roti 2 ikan untuk 5000 orang dan masih ada sisa).
    Kalau kita ada dalam Tangan Tuhan, Ia sanggup mengadakan yang tidak ada menjadi ada, yang mustahil menjadi tidak mustahil.


  • kuasa penciptaan untuk menjadikan semua baik (seperti saat Tuhan menciptakan bumi ini).
    Biarlah kita sabar menunggu waktu Tuhan. Biarlah Tuhan memproses hidup kita menjadi semakin baik. Semakin dipakai, semua makin ditolong dan semua makin baik sampai indah pada waktunya.


  • kuasa penciptaan untuk menciptakan kita sama seperti ciptaan semula (memiliki gambar Allah Tritunggal).
    Tuhan yang menciptakan kita dan Dialah yang bertanggung jawab sampai menyempurnakan kita.

    Kesempurnaan ditandai dengan menarik kata-kata yang salah dan diganti dengan kata 'Haleluya'.

    Ayub 42: 5-6
    42:5. Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
    42:6. Oleh sebab itu aku
    mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

    Dan saat Tuhan datang, kita akan diangkat di awan-awan yang permai untuk duduk bersanding dengan Dia di tahta Surga selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top