English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 18 Desember 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:36-46 berjudul DI TAMAN GETSEMANI.

Matius 26:36, 40, 43,...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 08 Juli 2015 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 27:3
27:3 Juga harus engkau membuat...

Ibadah Doa Malang, 11 Agustus 2015 (Selasa Sore)
Bersamaan Penataran Imam dan Calon Imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Wahyu...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 16 Maret 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 10-13 => menyembuhkan orang sakit pada...

Ibadah Raya Malang, 13 Juni 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:1-13
Yesus akan datang kembali kedua kali dalam kemuliaan sebagai Mempelai...

Ibadah Doa Surabaya, 05 April 2017 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Surabaya, 24 Agustus 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 30
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.

ay. 30= semua nyanyian/pujian harus meningkat pada doa...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Agustus 2018 (Minggu Siang)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang,...

Ibadah Raya Malang, 25 November 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:1-5
8:1 Dan ketika Anak Domba...

Ibadah Kunjungan Jakarta V, 16 Oktober 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 21:5
21:5 Ia yang duduk di...

Ibadah Doa Surabaya, 28 September 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Mei 2009 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding Matius 5:
pasal 5-7 merupakan 10 hukum perjanjian baru: ay. 21-26: hukum...

Ibadah Kunjungan Mangkutana II, 26 Juni 2013 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 4:19b
4:19 ... kamu akan Kujadikan penjala...

Ibadah Doa Surabaya, 23 Januari 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu.
Pembicara: Pdp. Youpri
IMatius 26: 69-75
26:69. Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman....

Ibadah Doa Surabaya, 15 April 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 28 November 2010 (Minggu Sore)

Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam
Tema di Jakarta "Wahyu 21: 5"
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."

Sebenarnya, Tuhan sudah menciptakan manusia yang sama mulia dengan Tuhan dan ditempatkan di taman Eden. Tetapi sayang, manusia berbuat dosa, sehingga dibuang ke dunia dalam suasana kutukan dan susah payah.

Dalam dunia, manusia terus berbuat dosa sampai merosot seperti anjing dan babi yang berkubang di dalam dosa, sampai menjadi sama dengan setan untuk dibinasakan.
Dan ini justru melanda hamba Tuhan.

Matius 16: 23
16:23. Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

Petrus, seorang pelayan Tuhan, tapi bisa merosot, sama seperti setan.

Tuhan tidak rela kalau manusia dibinasakan di neraka. Sebab itu, ada PENCIPTAAN KEMBALI, untuk ditempatkan di Yerusalem baru dan berbahagia bersama Tuhan untuk selama-lamanya.

Untuk itu, prosesnya disebut dengan PEMBAHARUAN.

Dalam Wahyu 21, ada 4 macam pembaharuan yang Tuhan kerjakan untuk mengangkat manusia yang terpuruk menjadi sama mulia dengan Tuhan:
  1. langit dan bumi yang baru (Wahyu 21: 1),
  2. manusia baru/mempelai wanita (Wahyu 21: 2-3).
  3. suasana baru (Wahyu 21: 4-8),
  4. Yerusalem baru (Wahyu 21: 9-27),
Malam ini, kita membahas PEMBAHARUAN PERTAMA (langit dan bumi baru)
Wahyu 21: 1
21:1. Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.

Kalau Tuhan menjadikan langit dan bumi yang baru, artinya langit dan bumi yang lama tidak ada lagi.
Kita HARUS/MUTLAK mengalami pembaharuan supaya beralih dari langit bumi lama kepada langit dan bumi yang baru.

APA YANG HARUS DIBAHARUI?
1 Korintus 7: 29-32
7:29. Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! Karena itu dalam waktu yang masih sisa ini orang-orang yang beristeri harus berlaku seolah-olah mereka tidak beristeri;
7:30. dan orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis; dan orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira; dan orang-orang yang membeli seolah-olah tidak memiliki apa yang mereka beli;
7:31. pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya.
Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu.
7:32. Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri
memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.

Yang harus dibaharui adalah PERHATIAN kita.
Perhatian kita dibaharui supaya tidak tertuju pada perkara dunia, tetapi tertuju kepada perkara rohani, artinya perhatian utama kita tertuju pada Tuhan= memiliki  PANDANGAN ROHANI.

Jadi, untuk menjadi pelayan Tuhan, harus memiliki pandangan rohani.

Markus 12: 35-37
12:35. Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: "Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud?
12:36. Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.
12:37. Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?" Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat.


Ayat ini harus dipandang secara rohani, supaya bisa melihat Yesus sebagai anak Daud dan sebagai Tuhan. Kalau pandangan jasmani, tidak akan bisa melihat hal itu.
Ahli taurat hanya memiliki pandangan jasmani, sehingga sampai hari ini, mereka tidak mau menerima bahwa Yesus adalah Mesias, karena mereka melihat Yesus sebagai keturunan Daud.

Kidung Agung 4: 1a
4:1. Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau! Bagaikan merpati matamu di balik telekungmu.

Pandangan rohani, sama dengan pandangan merpati (memiliki mata merpati= pandangan mempelai).
Merpati= mempelai wanita dalam urapan Roh Kudus.

Merpati memiliki keistimewaan, yaitu pandangannya hanya 1 arah.
Artinya, pandangan mempelai wanita hanya tertuju pada Pribadi Yesus.

3 tingkatan pandangan mempelai/pandangan rohani:
  1. Markus 12: 35
    12:35. Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: "Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud?

    = memandang Yesus sebagai anak Daud/sebagai Manusia.
    Yesus menjadi manusia untuk dikorbankan di kayu salib (Anak Domba Allah yang disembelih).

    Yohanes 1: 29
    1:29. Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

    = Yohanes pembaptis memandang Yesus sebagai anak Daud yang menghapus dosa dunia.

    Yohanes 19: 32-34
    19:32. Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
    19:33. tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
    19:34. tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.


    Kita harus bisa memandang Yesus sebagai Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.

    Yesus sudah mati dengan 4 luka untuk menebus umat Israel (keturunan Daud). Tetapi prajurit Romawi (bangsa kafir) menombak lambung Yesus. Dari luka kelima yang terbesar inilah yang diperuntukkan untuk menebus bangsa kafir.

    Jadi, bangsa kafir harus memiliki pandangan mempelai yaitu BISA MEMANDANG LAMBUNG YESUS YANG TERTOMBAK dan mengeluarkan darah dan air.

    Tanda darah= bertobat. Kalau mepertahankan dosa, artinya masih memiliki pandangan jasmani.
    Tanda air= baptisan air.
    Sesudah bertobat, kita masuk dalam baptisan air, artinya kita dikuburkan dalam air bersama Yesus, sehingga kita bangkit dalam hidup yang baru.

    Hidup yang baru adalah hati nurani yang baik.

    1 Petrus 3: 20-21
    3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21. Juga kamu sekarang
    diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

    Kalau memiliki pandangan mempelai, kita akan mengalami keselamatan mempelai (seperti 8 orang yang selamat di bahtera Nuh adalah 4 pasang mempelai).

    Matius 3: 16
    3:16. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    Hati nurani yang baik adalah hati seperti merpati.
    Hati merpati tidak memiliki empedu= hati yang tulus ikhlas.

    Kalau punya pandangan merpati, kita bisa memiliki hati merpati.

    1 Petrus 3: 22
    3:22. yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya.

    Hati yang tulus ikhlas adalah landasan yang kuat untuk:
    • menerima berkat-berkat dari Surga, baik berkat jasmani maupun berkat rohani.
    • mengorbitkan kita sampai ke tahta Surga.

    Kalau kita belum diberkati, artinya landasan kita kurang baik. Perbaiki dulu landasannya!

  2. Markus 12: 36
    12:36. Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.

    = memandang Yesus di sebelah kanan Allah Bapa sebagai Imam Besar dan Raja segala raja.

    Imam Besar dan Raja segala raja adalah Kepala dari imam-imam dan raja-raja.
    Jadi, kita harus MENJADI IMAM-IMAM DAN RAJA-RAJA, yaitu kehidupan yang memiliki jabatan pelayanan.

    Kalau menjadi imam dan raja, PANDANGAN KITA TERTUJU PADA LADANG TUHAN.

    Yohanes 4: 35
    4:35. Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.

    1 Korintus 3: 9
    3:9. Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

    Ladang Allah= bangunan Allah.
    Pandangan tertuju pada ladang Allah, artinya aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    Tubuh Kristus yang paling kecil dimulai dari rumah tangga. Kemudian meningkat pada penggembalaan, antar penggembalaan sampai Israel dengan kafir menjadi 1 tubuh sempurna.

    1 Korintus 3: 10-14
    3:10. Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.
    3:11. Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.
    3:12. Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,
    3:13. sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.
    3:14. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.


    Syarat pelayanan pembangunan tubuh Kristus adalah tidak boleh membangun dengan kayu, rumput kering atau jerami (daging dengan segala keinginannya, kemampuan daging dan tabiat daging), sebab jerami tidak tahan uji dan akan terbakar.
    Tetapi yang benar adalah membangun dengan perak dan emas.

    Perak= penebusan oleh darah Yesus, sehingga perkataan kita benar.

    Amsal 10: 20a
    10:20. Lidah orang benar seperti perak pilihan

    Kalau perkataan kita benar, seluruh hidup kita akan benar dan tahan uji.

    Emas= tabiat Ilahi, salah satunya adalah taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.

    Mazmur 68: 14
    68:14. Maukah kamu berbaring di antara kandang-kandang? Sayap-sayap merpati bersalut dengan perak, bulu kepaknya dengan emas berkilau-kilauan.

    Kalau ada emas dan perak (benar dan taat), kita sudah memiliki sayap merpati (sayap mempelai).

    Mazmur 55: 6-9
    55:6. Aku dirundung takut dan gentar, perasaan seram meliputi aku.
    55:7. Pikirku: "Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan
    mencari tempat yang tenang,
    55:8. bahkan aku akan lari jauh-jauh dan
    bermalam di padang gurun. Sela
    55:9. Aku akan segera mencari tempat perlindungan terhadap angin ribut dan badai."


    Kegunaan sayap merpati:
    • untuk menerbangkan kita ke tempat yang tenang (ada kedamaian) melintasi badai dan angin ribut.
    • ay. 8= menerbangkan ke padang gurun saat aniaya antikris, jauh dari mata ular.
      Wahyu 12: 13-14
      12:13. Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
      12:14. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.


  3. memandang Yesus sebagai Mempelai Pria Surga.
    Mempelai Pria= Kepala.
    Mempelai wanita= tubuh.

    Kalau kita memandang Yesus sebagai Mempelai Pria Surga, praktiknya adalah MENYEMBAH SANG MEMPELAI (kepala dan tubuh di hubungkan dengna leher. Leher= penyembahan).

    Yohanes 9: 35-38
    9:35. Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?"
    9:36. Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya."
    9:37. Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!"
    9:38. Katanya: "Aku percaya, Tuhan!" Lalu
    ia sujud menyembah-Nya.

    Menyembah Tuhan= melihat dan berkata-kata dengan Tuhan.
    Kalau orang ini tidak diusir, ia tidak akan pernah melihat dan berkata-kata dengan Yesus. Tetapi karena ia diusir, ia bisa bertemu dengan Yesus.
    Artinya, orang ini mengalami percikan darah.

    Saat percikan darah, Yesus membuka kesempatan seluas-luasnya untuk kita bisa memandang Dia dan berkata-kata dengan Dia (menyembah Dia).

    Kidung Agung 2: 14
    2:14. Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!"

    Suara penyembahan= suara merpati dengan perkataan "Haleluya". Inilah suara yang merdu di hadapan Tuhan.

    Saat kita menyembah Tuhan, kita akan mengalami kasih Mempelai yang sempurna, bagaikan matahari.

    Zefanya 3: 16-18a
    3:16. Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.
    3:17. TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,
    3:18. seperti pada hari pertemuan raya."


    Kegunaan kasih Mempelai:
    • ay. 16= memberi kekuatan extra  supaya kita tidak putus asa, tetapi tetap berharap Tuhan dan tetap setia berkobar-kobar melayani Tuhan sampai Tuhan datang.
    • ay. 17= memberikan kemenangan  atas dosa-dosa dan kita bisa hidup benar dan suci. Dan segala masalah juga diselesaikan tepat pada waktunya.
    • ay. 18a= membaharui kita sampai menjadi sama mulia dengan Tuhan. Kita kembali pada ciptaan semula. Dan kita terangkat di awan-awan untuk masuk dalam pesta nikah Anak Domba Allah, sampai masuk ke dalam kerajaan Surga.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top