English Language | Form Penggembalaan
KESAKSIAN: JAMAHAN TANGAN TUHAN DALAM TIAP KEHIDUPAN SAYA
KESAKSIAN LAINNYA

Dalam Kandang Penggembalaan, Tidak Ada yang Mustahil bagi Tuhan
Saya mau bersaksi tentang pertolongan Tuhan atas semua masalah saya yang mustahil....

Tuhan mengajarku untuk tidak mengandalkan kekuatan sendiri dan logika
Yang pertama, sebenarnya ini terjadi sudah lama, sekitar awal tahun 2013....

Pekerjaan Tuhan Dalam Saya
Tanggal 23 Februari 2010 lalu, saya harus menjalani pencabutan kawat yang...

Mujizat Jasmani Mengikuti Mujizat Rohani
Selamat sore, saya ingin menyaksikan kebaikan dan kemurahan Tuhan dalam kehidupan...

Pekerjaan Tangan Tuhan
Di semester ...

Tuhan Baik dan Setia
Beberapa waktu yang lalu saya membeli sebuah hp second di...

Hidupku Bagai Bejana Dalam Tangan Tuhan
Kesalahan saya...


Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari kesaksian:   
[versi cetak]
Jamahan tangan Tuhan dalam tiap kehidupan saya
Oleh: Sdri. Yinyin
Minggu, 26 Juli 2020
Tayang: 27 Juli 2020

saya ingin menyaksikan dua kemurahan dan pertolongan Tuhan yang besar dalam kehidupan saya:

  1. Setelah lulus kuliah saya bingung ingin lanjut S2 atau kerja. Keinginan besar saya awalnya lanjut S2, tapi orangtua berkata berserah sama Tuhan saja, kalau diizinkan lanjut kuliah pasti ada jalannya.
    Untuk mengisi waktu luang yang panjang saya akhirnya mengirim lamaran pekerjaan di beberapa Bank.

    Sebenarnya saya tidak ada pengalaman dalam perbankan tapi saya ingin bekerja di bank. Desember 2019 saya mengajukan lamaran di 4 bank (BNI, Mandiri, BRI dan BCA). Pada Januari 2020 saya mendapat telepon dari BNI bahwa saya diundanng untuk mengikuti interview.

    Dari tahap interview hingga tahap akhir saya lolos tanpa kendala apa pun. Namun saya ditempatkan di Blitar. Saya konfirmasi dengan orang tua, tapi tidak diizinkan karena jauh dari ibadah. Meskipun bisa ibadah lewat siaran langsung, namun lebih baik tetap pelayanan dan tergembala langsung di Malang.

    Dari pesan orang tua tersebut saya tidak melawan sama sekali, malah hati merasa lega dan berdoa mungkin belum jalannya.

    Bulan Februari 2020 saya mendapat telepon dari Mandiri bahwa saya diundang untuk mengikuti interview awal di Surabaya. Dari interview tersebut saya lolos di tahap selanjutnya.
    Beberapa minggu kemudian saya mendapat pesan dari BRI bahwa saya harus mengikuti psikotest dengan perusahaan yang bekerjasama dengan BRI. Dari tahap psikotes saya lolos namun bagian teller, sedangkan yang bagian saya inginkan tidak ada lowongan.

    Akhirnya dari pihak psikotest menawarkan saya untuk mengikuti interview bagian AO di BCA Malang. Besoknya saya langsung mengikuti interview tersebut tapi tidak lolos.
    Selanjutnya di Mandiri saya lolos tahap awal hingga tahap akhir, dan saya diundang untuk mengikuti training di bank Mandiri selama seminggu di Surabaya.

    Tiga hari sebelum training di bank Mandiri, tiba-tiba saya mendapat telepon dari BCA Malang bahwa saya diundang untuk mengikuti psikotest. Di situ saya mulai bimbang dan kuatir, karena jujur dari SMK saya ingin bekerja di BCA tapi saya tidak yakin dengan keinginan saya itu. Pengalaman dalam perbankanpun tidak ada sama sekali. Modal saya hanya berdoa kepada Tuhan, jika Tuhan izinkan pasti indah pada waktunya.

    Namun setelah mendapat undangan untuk mengikuti psikotest BCA saya malah merasa bimbang dan takut kalau tidak diterima karena di tahap interview bagian AO saja tidak lolos apalagi psikotest.
    Di sini saya bimbang antara 2 bank yaitu Mandiri dan BCA. Di Mandiri saya sudah mendapat kepastian bahwa saya diterima bekerja dan berkas-berkaspun sudah saya sediakan lengkap, sedangkan di BCA saya sudah mendapat informasi bahwa saya lolos tahap psikotest dan untuk tahap selanjutnya menunggu informasi 3-5 hari.

    Saya langsung cerita ke orang tua saya, saya bingung harus bagaimana. Orang tua saya bilang dijalani saja semuanya kalau kamu berserah dan mempercayakan semuanya kepada Tuhan pasti Tuhan ulur tangan bantu kamu.

    Namun sekali lagi saya tetap keras hati dan masih kuatir. Berbagai cara sudah saya pikirkan tapi semuanya sia-sia dan saya stress sendiri. Akhirnya saya telepon lagi ke orang tua saya, tapi orang tua hanya bilang: berdoa. Tiba-tiba saya langsung menangis, hati saya seperti dipukul, saya merasa sedih karena saya tidak mengandalkan tetapi meragukan Tuhan. Saya berdoa di kamar mohon ampun sama Tuhan. Akhirnya saya hanya berserah dan menyerahkan segala pergumulan saya pada Tuhan, saya percaya kuasa kemurahan Tuhan pasti ada dalam kehidupan saya.

    Saya akhirnya mengikuti training bank Mandiri di Surabaya. Setelah dua hari tiba-tiba saya mendapat telepon dari BCA bahwa saya lolos ke tahap selanjutnya dan besoknya mengikuti medical check up dan harus siap mengikuti masa training di BCA. Akhirnya saya mohon izin pada pihak Mandiri untuk mengundurkan diri dan diizinkan.

    Saya hanya bisa mengucap syukur pada Tuhan karena Tuhan memang tidak pernah menipu. Saat Firman ibadah kaum muda saya diingatkan menjadi tiang iman harus percaya dan kuat teguh hati yaitu hanya percaya dan berharap sepenuh pada Tuhan, tidak bimbang terhadap janji Tuhan sekalipun menghadapi kemustahilan dan kelemahan-kelemahan, dan harus sabar menunggu waktu Tuhan.

  2. Setelah jalan 3 bulan bekerja saya merasa tertekan dalam pekerjaan saya. Karena bekerja tidak sesuai passion dan harus belajar dari awal, saya merasa susah dan tertekan. Lingkungan kerja mengharapkan untuk bekerja dengan cepat dan teliti. Tapi selama 3 bulan saya banyak melakukan kesalahan karena tidak teliti dan tidak fokus dalam pekerjaan saya dan saya merasa stres dengan pekerjaan yang saya jalani.

    Saya tidak kuat dan merasa lemah. Pada hari kamis saat ibadah doa penyembahan saya menyerahkan semuanya pada Tuhan, saya menangis dan hanya berharap sama Tuhan.

    Sekali lagi Tuhan selalu mendengar dan menjawab doa dalam pergumulan saya. Besoknya setelah saya berdoa sampai dengan hari ini puji Tuhan pekerjaan yang saya kerjakan berjalan dengan lancar. Yang awalnya tiap hari berturut-turut selalu melakukan kesalahan, tetapi sekarang sampai dengan hari ini saya tidak pernah melakukan kesalahan dan saya merasa senang dengan pekerjaan yang saya jalani.

Saya merasakan jamahan tangan Tuhan dalam tiap kehidupan saya, mulai dari studi hingga pekerjaan saya.
Terima kasih atas doa dari bpk/ibu gembala dan doa dari orangtua saya. Kiranya kesaksian ini menjadi berkat dan kekuatan bagi kita semua. Amin.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top