Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949

Ibu Wita Mertes (Jerman)

Selasa, 26 Juli 2011
Versi Cetak Download Download
Saya mengucap syukur kepada Tuhan,kalau sampai saat ini masih diberi perpanjangan umur dan kesempatan untuk bisa beribadah dan bersaksi meskipun hanya lewat media interenet.
Saya juga mengucapkan banyak terima kasih untuk semua dukungan doa Bapak,Ibu, sehingga Pelayanan kunjungan di Eropa bulan Juni yang lalu bisa terlaksana. Oleh kemurahan Tuhan, semua berjalan dengan baik dan Tuhan sudah menolong semuanya, terpujilah nama Tuhan.

Disini, saya ingin menyaksikan bagaimana pertolongan dan kasih kemurahan Tuhan yang sudah saya terima dan alami bersama keluarga, khususnya didalam pelayanan kunjungan ke Eropa bulan juni yang lalu.

Sebenarnya, kerinduan saya ini sudah menjadi pergumulan saya sejak hampir 2 tahun yang lalu. Pada awalnya, saya tergerak untuk melakukan semua ini saat saya mendapat pembukaan Firman didalam pengembalaan. Waktu itu, Firman yang selalu diulang-ulang adalah Firman mengenai kehidupan bayi Musa yang mendapat kemurahan Tuhan, sehingga bisa diangkat dan dipakai Tuhan.

Oleh dorongan Firman ini, saya sangat dikuatkan.
Tiba-tiba saya mendapat hikmat dari Tuhan (seperti yang sering dikatakan Bapak Gembala, kalau ada pembukaan Firman, pasti ada pembukaan jalan). Ini yang saya alami, dimana saya mendapat pembukaan jalanuntuk kerinduan saya yang sudah lama ini yaitu: Firman Pengajaran Mempelai bisa diberitakan di Eropa. Pada mulanya, sebelum saya mendapat pembukaan Firman, saya sering berkata kepada Tuhan didalam doa "Tuhan, saya rindu untuk membagikan Firman Pengajaran Mempelai ini kepada keluarga, teman-teman, anak-anak Tuhan, hamba-hamba Tuhan, dan semua orang di Eropa ini.
Tapi saya tidak tau bagaimana caranya. Saya terbatas, sendirian disini, tidak mampu dan tidak berdaya, mohon belas kasihanMu dan kemurahanMu buat saya".

Inilah yang selalu saya doakan. Puji Tuhan, akhirnya lewat pembukaan Firman Tuhan, Tuhan memberikan jalan yang sederhana dan tidak terpikirkan oleh saya sendiri.
Bagaimana saya harus melakukannya yaitu membuat suatu ``Ibadah Syukuranยดยด kalau saya berumur 40 tahun dan disinilah kesempatan supaya Firman Pengajaran Mempelai bisa dibagikan dan diperkenalkan kepada semua undangan yang hadir. Setelah mendapat ini, saya bersyukur, terus bedoa sampai Tuhan memberi waktu yang tepat dimana saya bisa mengutarakan rencana ini kepada suami.
Lewat pekerjaan tangan Tuhan, hati suami dijamah, sehingga dia menyetujui, kami bisa sehati.

Tidak lama kemudian, saya menelepon Bapak dan Ibu gembala untuk memohon dukungan doa buat rencana ini. Kalau memang ini rencana dari Tuhan, biarlah semua terjadi sesuai dengan kehendak Tuhan, tapi sebaliknya kalau tidak, biar Tuhan mengagalkan.

Memang didalam mempersiapkan Ibadah ini, saya begitu banyak menghadapi tantangan dan halangandari dalam dan dari luar, baik itu dari perkataan-perkataan yang melemahkan, pertayaan-pertanyaan yang menjerat, begitu juga dengan kesulitan-kesulitan dalam pengurusan surat-surat permohonan visa, gedung, dll.

Banyak kemustahilan yang saya hadapi, terutama dalam pengurusan visa, yang sebenarnya sangat sulit untuk didapat, apalagi saya dan suami sebagai pihak yang mengundang, tidak ada apa-apanya.
Untuk mengurus visa 36 orang, secara peraturan itu sudah diluar target, tidak mungkin, kecuali kalau kami dibantu orang lain, mungkin bisa didapat.

Tapi saya tidak putus harapan, saya ingat bayi Musa, hanya menangis dan mengulurkan tangan kepada Tuhan. Itulah yang bisa saya lakukan, yaitu hanya berserah, menangis dan menyembah Tuhan saja. Saya tidak mau mengandalkan dan berharap siapa-siapa, karena saya percaya, kalau Tuhan yang membuka jalan, siapapun tidak bisa menghalangi.

Kalau kita bertahan dalam kebenaraan dan taat dengar-dengaran pada Firman Tuhan, Tuhan pasti ada dipihak kita dan beserta kita. Janji Tuhan inilah yang selalu saya pegang. TUHAN TIDAK PERNAH MENIPU. Justru saya bersyukur bisa mengalami kesulitan-kesulitan, halangan, ujian dan tantangan, karena disinilah saya merasakan kuasa Firman Tuhan semakin nyata didalam hidup saya. Saya banyak dikoresi, terutama didalam penyerahan, saya masih kurang menyerah. Tapi Tuhan masih memberi saya pertolongan dan kesempatan untuk memperbaiki lewat hadiah Firman Tuhan yang saya terima melalui hambanya waktu di Bad Neuenahr, Frankfurt dan Swiss, tentang Musa dan Makanan.

Saya semakin dimantapkan. Saya bahagia, karena Tuhan itu setia
dan tidak berubah, DIA tetap memegang janjiNya.

Saya juga bersyukur, oleh pertolongan Tuhan, banyak para Undagan yang hadir baik di Jerman dan Swiss, merasa diberkati dengan Firman Tuhan, walaupun ada yang mengatakan "Firmannya kok keras sekali", tapi mereka akhirnya menjawab sendiri "ya Firman memang harus begitu, jangan kita hanya dinina bobokan dan dielus2 saja. Firman seperti itu yang dibutuhkan disini".

Saya hanya mengaminkan
jawaban mereka dan saya juga percaya Firman yang sudah ditabur disini tidak akan sia-sia. Cepat atau lambat Tuhan pasti akan memberi pertumbuhan sesuai dengan waktu Tuhan. Kita sama-sama berdoa, semoga Firman Pengajaran Mempelai ini bisa menjangkau banyak jiwa di Eropa ini.

Sekali lagi, saya dan suami mengucapkan banyak trima kasih kepada Bapak, Ibu gembala, semua peserta yang sudah turut serta ke Eropa, sidang jemaat Kristus Kasih Malang dan Surabaya, tua-tua sidang, dan Bapak Ibu yang sudah memberikan dukungan lewat doa-doanya.
Kami tidak bisa membalas semua yang sudah dikorbankan untuk pelayanan ini. Biarlah Tuhan yang membalas semuanya berlimpat ganda.
Kami juga mohon maaf atas kekurangan-kekurangan dalam penyambutan kami selama diEropa. Supaya diwaktu yang akan datang bisa lebih baik lagi. Kami mohon tetap dukungan doa disini, supaya kami tetap bisa kuat dan teguh hati didalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, terutama disatukan dlm Firman Pengajaran yang benar.
Demikianlah kesaksian saya ini, semoga menjadi kekuatan dan berkat bagi kita semua.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Kesaksian
  • Menjadi Hamba Tuhan adalah Pekerjaan Terakhirku (Mei Trifena (ditulis saat menjadi siswa Lempin-El))
    ... Saya harus berani untuk membayar harga karena Tuhan terlebih dahulu membayar harga untuk membeli saya yaitu dengan darahNya sendiri. Harga yang harus saya bayar tidak dapat dibandingkan dengan pengorbananNya. Saya harus kehilangan beasiswa di Universitas Lampung karena mengikuti sekolah alkitab di Lempin-El ristus Ajaib. Dari sudut pandang logika saya adaalah ...
  • Kuasa Firman Pengajaran yang Benar (Ibu Deli (Bengkulu))
    ... bersaksi tentang kemurahan Tuhan dan firman Tuhan yang telah kami terima selama kami tergembala dari mulai tgl juni dalam macam ibadah pokok yang kami ikuti secara LIVE dalam pengembalaan di GPT Surabaya. Kami banyak mengalami keubahan hidup dengan kuasa Firman yang telah kami baca dan kami dengar. . Keubahan itulah yang ...
  • Pemeliharaan Tuhan (Nurwijaya Naibaho (Siswa Lempin-El Kristus Ajaib Angkatan XXIX))
    ... saya mempunyai masalah di tubuh saya. Kadang saya merasa tidak nyaman dengan tubuh saya yang tidak fit tetapi saya merasakan pemeliharaan Tuhan begitu nyata lewat firman Tuhan sejak saya berada di lempin-El. Ayat dalam Amsal - tertanam dalam hati saya dan memberikan kekuatan yang menyembuhkan penyakit saya. Di akhir tahun ...
  • Tuhan Membuat Lebih dari Pemenang (Meriza )
    ... sudah terjadi dalam hidup saya sejak saya diciptakan hingga sekarang ini. Saya adalah anak kedua dari bersaudara namun saya tidak pernah bertemu dengan kakak saya yang selalu saya inginkan. Mama saya mengalami keguguran saat mengandung kakak saya karena kandungannya yang lemah. Bahkan saat mengandung saya mama juga hampir keguguran tapi ...
  • Hadiah dari Tuhan (Ibu Sur (71 tahun))
    ... akhir tahun. Suka dan duka dapat saya tanggung semua hanya oleh kasih Tuhan. Awal tahun ini saya mendapat hadiah dari Tuhan yang saya anggap besar. Pada akhir tahun yang lalu saya sakit dan paman saya meninggal. Suami saya yang pergi ke Jakarta juga masuk rumah sakit dan harus menjalani operasi ...
  • Mujizat Tuhan di luar logika manusia (Sdri. Immanuela)
    ... tengkorak saya ditanam. Saya sedikit merasa aneh awalnya karena nyeri yang saya rasakan biasanya berada di area sayatan bukan di area tengkorak yang ditanam. Karena rasa nyeri timbul tenggelam dan hanya berlangsung beberapa menit saja saat muncul akhirnya saya abaikan. Ternyata ada benjolan merah kecil di kepala saya. Beberapa bulan ...
  • Berserah Pada Tuhan dan Tuhan Selesaikan Semuanya (Sdri. Artha Novena)
    ... tengah semester ada mata kuliah yang diujikan pada saat itu. Seperti biasa saya sudah mempersiapkan diri dengan belajar dan berdoa. Tetapi saat saya ujian ujian mata kuliah pertama open book jadi saya mencoba menjawab semua soal-soal tersebut sambil saya juga menghafal kembali mata kuliah kedua yang akan diujikan. Ketika ujian ...
  • Pertolongan Tuhan nyata saat kita mau taat (Sdri. Ayu Purnama)
    ... karena Tuhan masih memberikan kemurahan-Nya kepada saya sehingga saya boleh mengenal firman pengajaran ini dan boleh tergembala di tempat ini bahkan Tuhan memberikan kesempatan kepada saya untuk melayani. Dalam firman pengajaran ini saya merasakan Tuhan mengubahkan hidup saya sedikit demi sedikit meskipun terkadang masih ada kesalahan. Sebelum masuk dalam firmam pengajaran saya ...
  • Dengan Mengoreksi Diri Semua Masalah Selesai (Gosyen William Hendra, Malang)
    ... saya itu hanya akibat kelelahan seperti biasanya. Entah mengapa saat itu suhu badan saya derajat sehingga saya dianjurkan ke poliklinik dekat sekolah oleh salah satu guru. Saya pergi ke poli dan menjalani tes darah. Keesokan harinya saya melihat hasilnya dan saya tidak sakit apapun hanya kecapekan biasa. Saya merasa tenang ...
  • Tuhan Tidak Menipu (Ibu Wita Mertes - Jerman)
    ... semakin hari semakin meningkat ketajamnanya yang banyak menegor dan mengoreksi kehidupan saya dari hal-hal yang tidak disadari sampai hal ibadah pelayanan. Ada hal penekanan Firman Tuhan di sepanjang tahun yang selalu diulang-ulang buat saya yaitu hal damai sejahtera penyerahan sepenuh kpd Tuhan ketaatan dan kuat teguh hati. Selama saya menekuni macam ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.