English Language | Form Penggembalaan
kebaktian doa
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Doa (Selasa, 25 Maret 2008)
Tayang: 09 Oktober 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 14 Agustus 2007)
Tayang: 14 Juli 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 03 Juni 2008)
Tayang: 29 Juni 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 31 Juli 2007)
Tayang: 22 April 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 06 November 2007)
Tayang: 24 April 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 April 2008)
Tayang: 17 April 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 10 Juni 2008)
Tayang: 06 Juli 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 28 Agustus 2007)
Tayang: 03 Oktober 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 April 2008)
Tayang: 12 April 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 11 September 2007)
Tayang: 12 Desember 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 20 Mei 2008)
Tayang: 24 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 09 Oktober 2007)
Tayang: 19 Februari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 04 Maret 2008)
Tayang: 15 Juli 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Doa
Tanggal: Selasa, 28 Agustus 2007
Tempat: GPTKK, Malang
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 03 Oktober 2010

Kita masih membahas injil Matius 24 yang secara keseluruhan ini menunjukkan pada penghukuman TUHAN atas dunia ini yang akan terjadi saat kedatangan YESUS ke dua kali. Dunia beserta isinya akan hancur dan lenyap dan ini yang lazim kita kenal dengan istilah kiamat.

Itu sebabnya kita mempelajari Matius 24 ini, supaya kita tidak mengalami kiamat tetapi sebaliknya pada saat kedatangan YESUS Yang ke dua kali, justru kita akan terangkat bersama-sama dengan Dia untuk selama-lamanya.

Matius 24 ini terbagi atas tiga bagian yaitu:
  1. Matius 24 : 1, 2 --> pandangan terhadap ibadah yang tua/yang jasmani
  2. Matius 24 : 3 - 44 --> tentang tujuh nubuat
  3. Matius 24 : 45 - 51 --> tentang hamba-hamba yang setia dan hamba-hamba yang jahat.
Inilah tiga point yang kita pelajari supaya kita tidak masuk kiamat bersama dunia ini, tetapi waktu YESUS datang, kita akan terangkat dan masuk dalam kemuliaan bersama Dia.

Sekarang kita berada pada bagian yang II --> tentang tujuh nubuatan.
Ketujuh nubuat itu adalah:
  1. nubuat tentang penyesat-penyesat --> ay 3 - ay 5
  2. nubuat tentang bangsa-bangsa --> ay 6 - ay 8
  3. nubuat tentang pencobaan atas anak-anak TUHAN --> ay 9 - ay 14
  4. nubuat tentang antikrist --> ay 15 - ay 25
  5. nubuat tentang kedatangan YESUS Yang kedua kalinya --> 26 - ay 31
  6. nubuat tentang Israel --> ay 32 - ay 35
  7. nubuat tentang penghukuman atas dunia pada saat kedatangan YESUS Yang kedua kalinya --> ay 36 - ay 44
Ini tujuh nubuat yang harus kita alami di dunia ini menjelang kedatangan YESUS Yang ke dua kalinya.

Kita masih berada pada nubuat yang pertama --> nubuat tentang penyesat-penyesat --> Matius 24 : 3 - 5
3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"
4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

Jadi nubuat pertama tentang kedatangan TUHAN itu bukanlah tentang gempa dan bukan tsunami --> bukan!! tetapi nubuat pertama/tanda pertama tentang kedatangan YESUS adalah adanya penyesat-penyesat atau pengajaran sesat.

Saya berulang-ulang mengatakan, kalau gempa, tsunami bahkan perang dunia ke tiga mungkin dengan nuklir hanya bisa membunuh tubuh manusia, tetapi pengajaran sesat lebih dasyat lagi, sebab bisa membunuh/membinasakan baik tubuh, jiwa, roh dari anak-anak TUHAN/manusia sampai di neraka/di lautan api dan belerang. Sebab itu TUHAN menjawab bahwa tanda dari kedatanganNYA itu bukan gempa, tetapi ada banyak pengajaran sesat/ banyak penyesat-penyesat atau pengajaran sesat dan ini yang harus kita waspadai hari-hari ini.

Siapakah penyesat - penyesat itu? 2 Yohanes 1 : 7 - 11,
  1. Yang pertama ayat 7- 8 adalah --> orang yang tidak mengaku bahwa YESUS Kristus telah datang sebagai Manusia, itu antikrist itu = penyesat.
  2. Yang kedua ayat 9 adalah --> orang yang melangkah keluar/meninggalkan Firman pengajaran yang benar = penyesat,
  3. Yang ketiga ini yang kita pelajari ayat 10 sampai 11.
2 Yohanes 1 : 10, 11
10. Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.
11. Sebab barangsiapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatannya yang jahat.

Jadi penyesat, jelas dikatakan adalah orang yang mengajarkan ajaran sesat atau ajaran yang lain daripada yang sudah kita terima dan sudah kita yakini. Kita harus waspada dengan sikap kita untuk jangan memberi salam, jangan berfellowship = jangan bergaul.

Didalam 2 Korintus 11 mengatakan bahwa orang semacam ini yang mengajarkan ajaran lain/ajaran sesat itu sama dengan ular.

2 Korintus 11 : 2 - 4
2. Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
3. Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
4. Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

Ayat 2 --> Masa pertunangan itu masa terakhir untuk masuk pernikahan = masa akhir zaman menjelang kedatangan YESUS ke dua kali sebagai Mempelai Pria Surga dan kita Mempelai Wanita untuk masuk Pesta Nikah Anak Domba, ini pertunangan terakhir/zaman akhir.

Jadi, orang yang mengajarkan pengajaran sesat itu sama dengan ular yang memperdaya Hawa = penampilan setan dalam pribadi manusia untuk memperdaya/ untuk menyesatkan gereja TUHAN, Hawa itu menunjuk pada gereja TUHAN, dengan membawa Yesus yang lain, dan juga injil yang lain, roh yang lain.

Kita sudah mempelajari Yesus yang lain, injil yang lain dan sekarang roh yang lain. Ini yang dia bawa, Yesus yang lain --> tetap Yesus, tetapi Yesus yang lain. Injil yang lain/ injil yang diputar balik sudah kita dengar. Seperti Hawa, sudah berapa lama Hawa di taman Eden, dipelihara dengan Firman pengajaran yang benar, TUHAN berfirman --> semua buah pohon boleh kau makan buahnya dengan bebas kecuali yang ditengah ini. Hawa terpelihara dan dia berbahagia dengan Firman pengajaran dari TUHAN yang Benar. Tetapi mendadak ular berbicara pengajaran yang lain, langsung ia terima dan habislah dia.

Nanti banyak gereja TUHAN juga akan seperti itu, itu sebabnya kita harus berhati-hati, sebab akan banyak orang membawa Yesus yang lain, dan langsung diterima, injil yang lain yang langsung diterima sehingga diperdaya seperti Hawa, sampai pada roh yang lain yang betul-betul menyesatkan dan juga membinasakan.

Sekarang ini kita belajar tentang Roh, tetapi roh yang lain. Tetapi kita akan melihat Roh yang benar itu bagaimana. YESUS Yang Benar sudah kita pelajari, jadi yesus yang lain sudah kita ketahui.

Kemudian bagaimana injil yang benar dan ini juga sudah kita pelajari, jadi injil yang lain harus kita waspadai.

Sekarang Roh yang benar itu bagaimana?
1 Yohanes 4 : 1 - 3
1.Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
2. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
3. dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia

Inilah Roh yang benar, yang kita titik beratkan Roh Yang Benar = Roh ALLAH = Roh Kudus yaitu Roh yang mengaku bahwa YESUS telah datang sebagai Manusia/ sebagai Daging. Inilah Roh Yang Benar.

Sedangkan roh yang lain di ayat 3, yaitu roh yang tidak mengaku bahwa YESUS Kristus datang sebagai Manusia atau sebagai Daging = itu roh yang lain.

Kita melihat Roh Yang Benar yang mengaku bahwa YESUS memang benar datang sebagai Manusia/ sebagai Daging, yang akan kita pelajari sekarang ini. YESUS datang sebagai Manusia atau sebagai Daging.

Mengapa YESUS datang sebagai Manusia? Kita sudah mempelajari --> Dia sebagai Juru Selamat, Dia sebagai Imam Besar, Dia sebagai Suami/Mempelai Pria. Karena suami dan istri itu satu daging --> kita jemaat dari daging, YESUS juga Suami harus menjadi satu daging.

Jadi, mengapa YESUS datang sebagai Manusia/sebagai Daging dikaitkan dengan 2 hal yaitu:
  1. dikaitkan dengan salib, kalau YESUS itu Roh, maka Roh itu tidak dapat disalib.
    Filipi 2 : 8
    Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

    Jadi, yang pertama, YESUS datang sebagai Manusia dikaitkan dengan kayu salib, artinya: YESUS sebagai Manusia harus mengalami sengsara bahkan mati di kayu salib untuk menyelamatkan orang berdosa. Semoga kita bisa mengerti ini.

    Kalau kita memiliki Roh yang Benar/Roh Kudus/Roh ALLAH berarti kita mengaku YESUS datang sebagai Manusia dan disalib, bukan Yudas yang disalib. Sebab sekarang ini banyak roh lain yang mengaku bahwa YESUS itu mulia dan tidak mati di salib, tetapi Yudas yang mati disalib. Bagaimana mungkin Yudas yang mati disalib, sebab TUHAN mengatakan celakalah kamu. Itu sebabnya kita harus berhati-hati dengan roh yang lain ini.

    Kita sudah mempunyai Roh yang Benar/Roh ALLAH/Roh Kudus, kita mengaku YESUS sebagai Manusia Yang sengsara dan mati di kayu salib, tetapi kita jangan asal mengaku hanya di mulut, tetapi apa prakteknya kalau kita ini mengaku YESUS itu disalib?

    Praktek kita mengaku bahwa YESUS sebagai Manusia dan mati di kayu salib adalah --> 1 Petrus 4 : 1- 2,
    1.Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
    2. supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.

    Jadi, prakteknya adalah:
    1. di ay 1 --> kita harus rela mengalami sengsara/daging disalib untuk berhenti berbuat dosa = bertobat.

      Banyak orang tidak mau berhenti berbuat dosa karena:
      • dagingnya takut disalib/ takut sakit --> tidak dapat berhenti korupsi sebab gaji tidak cukup untuk anak sekolah, jadi harus korupsi.
      • tidak dapat berhenti merokok sebab sudah dari dulu saya merokok bahkan sudah diwariskan oleh neneknya nenek.

      Mari! dosa apa saja, kalau kita rela sengsara/daging disalib pasti kita dapat berhenti berbuat dosa. Inilah praktek dari kita mengaku YESUS sebagai Manusia dan Yang sudah mati di kayu salib.

    2. di ay 2 --> kalau sudah berhenti berbuat dosa, kamu dapat melakukan kehendak ALLAH, seperti YESUS Yang taat sampai mati.

      Taat dengar-dengaran melakukan kehendak Bapa, taat dengar-dengaran kepada Firman TUHAN dan itu adalah sumber keberhasilan hidup kita seperti Petrus dan kawan-kawan yang semalam-malaman menangkap ikan, tetapi mereka tidak mendapatkan apa-apa.

      Secara ilmu pengetahuan waktu yang tepat untuk menangkap ikan adalah pada malam hari, tetapi pada siang hari YESUS datang di tengah kegagalan mereka --> siang hari tidaklah cocok dengan ilmu pengetahuan, tetapi YESUS memerintahkan untuk menebarkan jala. Jadi, yang penting harus taat, sekalipun kita harus berkorban apa saja dan juga sekali-pun Firman itu diluar logika, kalau kita lakukan/taati, maka disitulah sumber keberhasilan kita. Kalau kita tidak dengar-dengaran, maka kita akan gagal.

      Bagi kaum muda, biar saudara pandai, biar hebat tetapi kalau tidak dengar-dengaran pasti gagal, tetapi kalau dengar-dengaran, disitulah sumber keberhasilan. Semoga kita dapat mengerti.

    Waspada kepada roh yang lain yang tidak mengaku bahwa YESUS datang sebagai Manusia dan mati di kayu salib= inilah orang Kristen yang ditangisi oleh rasul Paulus --> 'aku menangis sebab sekarang ini banyak orang yang menjadi seteru salib' = menolak YESUS Yang datang sebagai Manusia dan ini banyak diajarkan di gereja-gereja.

    Filipi 3 : 18 - 19
    18. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
    19. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

    Ay 18 -->"Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu" --> kerap kali = tidak bosan-bosannya rasul Paulus mengulang-ulang.

    "dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis" --> sambil menangis ini sungguh-sungguh serius, keprihatinan dari seorang hamba TUHAN.

    Ay 19 --> "Kesudahan mereka ialah kebinasaan" --> menjadi seteru salib Kristus.

    Sekarang ini roh yang lain menolak salib dan menjadi seteru salib YESUS/ menolak YESUS Yang disalibkan/menolak YESUS sebagai Manusia Yang disalibkan, bahkan sekarang ini untuk menutup-nutupi salib, padahal dagingnya yang tidak mau disalib --> tidak perlu salib, sebab bukan YESUS yang disalib, tetapi Yudas yang disalib --> ini adalah roh yang lain sehingga menjadi seteru salib.

    Dan mereka adalah hamba TUHAN/anak TUHAN yang mengikut YESUS tetapi pikirannya hanya tertuju pada perkara dunia/hanya mencari perkara dunia --> melayani TUHAN/ beribadah melayani TUHAN, tetapi pikirannya hanya tertuju pada perkara dunia = untuk mendapatkan uang, mendapatkan kedudukkan dan lain-lain dengan menghalalkan segala cara sampai TUHAN mereka ialah perut mereka, dan kemuliaan mereka ialah aib. Aib/dosa ini menjadi kemuliaan dan merupakan hal yang biasa.

    Mencari uang diluar dan juga di dalam gereja TUHAN sampai menghalalkan segala cara, sebab dosa sudah dianggap suatu kemuliaan --> yang penting mendapatkan uang, mendapatkan perkara dunia, mendapatkan kedudukan dan lain-lain --> ini adalah orang yang menjadi seteru salib = mengikut YESUS tetapi hanya untuk mencari perkara-perkara dunia dengan cara menghalalkan segala cara, sampai dosa itu sudah dianggap halal bahkan dianggap kemuliaan. Inilah yang menjadi tangisan dari rasul Paulus.

  2. dikaitkan dengan kelahiran, bukan menjelma, tetapi lahir.
    Sebenarnya ALLAH adalah Roh tetapi lahir menjadi Manusia dalam Pribadi YESUS. Nanti saudara akan mengerti mengapa saya tekankan istilah lahir bukan menjelma. --> Matius 1 : 20 - 21,
    20. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata : "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus".
    21. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka

    Ayat 20 ?"sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus" --> Inilah Roh yang benar yaitu Roh Kudus/Roh ALLAH/Pribadi ALLAH.

    Ayat 21 --> "Ia akan melahirkan anak laki-laki" --> jelas di dalam alkitab saya, entah di dalam bahasa Inggris atau bahasa apa saja , tetapi di dalam alkitab saya yang berbahasa Indonesia cukup bagi saya karena saya orang Indonesia, tertulis melahirkan.

    Jadi ini jelas, kalau YESUS datang sebagai Manuia/Daging, nomor satu dikaitkan dengan salib, dan nomor dua dikaitkan dengan kelahiran. Tetapi di dalam Yohanes 1 : 1, 14, --> ALLAH adalah Firman,
    1.Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    14. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

    Ay1 --> "Pada mulanya adalah Firman" --> Firman atau Logos/Firman Pengajaran.
    "Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah" --> Firman Pengajaran/Logos itu bersama dengan ALLAH dan itu adalah ALLAH sendiri.

    Ayat 14 --> "Firman itu telah menjadi manusia" --> Logos itu telah menjadi Manusia. Bagaiaman prosesnya? Lewat kelahiran.

    Jadi ini adalah kelahiran yaitu ALLAH adalah Firman/Logos/Firman Pengajaran yang benar, lahir menjadi Manusia yang disebut YESUS.

    Sekarang bagi kita, kalau kita mengaku bahwa YESUS itu datang sebagai Manusia/Dia adalah Roh yang lahir menjadi Manusia/Firman yang lahir menjadi Manusia, dan kalau kita memiliki Roh yang benar/Roh ALLAH/ Roh Kudus yang mengaku YESUS datang sebagai Manusia lewat kelahiran, maka prakteknya kita harus mengalami kelahiran baru/pembaharuan hidup, itu sebabnya saya cenderung menggunakan istilah YESUS itu lahir, bukan menjelma, sebab kalau YESUS tidak lahir, maka kita tidak akan mengalami kelahiran baru.

    Sebagai contoh:
    Coba saudara melihat tangan saya, kelahiran itu berasal dari atas dan dari bawah.
    Dari atas --> ALLAH adalah Roh = Firman lahir menjadi sama dengan Manusia yang disebut YESUS.

    Sekarang dari bawah ke atas --> manusia yang menerima Roh yang benar dan mengaku bahwa YESUS datang atau lahir sebagai Manusia, dengan prakteknya, manusia mengalami kelahiran kembali sampai nanti menjadi sama dengan YESUS.

    Mari saudaraku! kita mengaku belumlah cukup! harus ditambah dengan praktek yaitu kita harus mengalami kelahiran baru/ pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti YESUS lewat pekerjaan Firman pengajaran dan dalam urapan Roh Kudus.
Mari! daging ini harus disalib yaitu berhenti berbuat dosa, bertobat dan taat dengar-dengaran = mengaku YESUS, ini adalah Roh yang benar, jangan roh yang lain.

Kemudian yang kedua dikaitkan dengan kelahiran. Kalau kita memiliki Roh yang benar, maka kita harus mengalami kelahiran baru/pembaharuan/ keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani yang sama seperti YESUS Semoga kita dapat mengerti.

Saya berhenti disini dulu, kita berpindah dan membandingkan ke roh yang lain yaitu roh yang tidak mengaku YESUS lahir sebagai Manusia, dan ini berarti dia tidak mengalami keubahan hidup. Sekalipun dia beribadah dan melayani TUHAN, mereka ini adalah antikrist. Orang Kristen yang beribadah melayani TUHAN, tetapi tidak mengalami keubahan hidup/pembaharuan hidup = memiliki roh yang lain yaitu rohnya antikrist.

2 Timotius 3 : 1 - 5
1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2. Manusia akan (1)mencintai dirinya sendiri dan (2)menjadi hamba uang. Mereka akan (3)membual dan (4)menyombongkan diri, mereka akan menjadi (5)pemfitnah, mereka akan (6)berontak terhadap orang tua dan (7)tidak tahu berterima kasih, (8)tidak mempedulikan agama,
3. (9)tidak tahu mengasihi, (10)tidak mau berdamai, (11)suka menjelekkan orang, (12)tidak dapat mengekang diri, (13)garang, (14)tidak suka yang baik,
4. (15)suka mengkhianat, (16)tidak berpikir panjang, (17)berlagak tahu, (18)lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
5. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya

Ayat 5 --> "Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka" --> menjalankan ibadah = aktif dalam ibadah pelayanan, sebagai hamba Tuhan tetapi memilik roh yang lain --> hanya tubuh jasmaninya yang ada di gereja, tetapi rohnya roh yang lain.

Apa kekuatan ibadah itu? Itulah Firman pengajaran dalam urapan Roh Kudus dan salib yang ditolak sehingga mereka tidak pernah berubah. Delapan belas ini kalau saya pecah, akan menjadi 6.6.6. --> ironis! berada di bait ALLAH seperti perempuan bungkuk selama delapan belas tahun, tetapi dicap oleh antikrist. Itu sebabnya kita jangan sombong kalau sekarang ini kita berada di dalam bait ALLAH --> siapa yang memeterai kita? Kalau kita menerima Firman TUHAN yang memeterai kita, maka kita akan diubahkan, tetapi kalau roh yang lain = menolak salib/ menolak Firman --> kita akan dicap dengan angka 6.6.6. sekalipun ia adalah seorang hamba TUHAN/ anak TUHAN dan berada di dalam rumah TUHAN.

Pengajaran palsu/roh yang lain merupakan hal yang serius di hari-hari ini, lebih serius dari tsunami, lebih dahsyat dari nuklir. Ini terjadi di dalam bait ALLAH, apalagi yang berada di luar bait ALLAH? saya sudah tidak bisa mempertanggung jawabkan, Kristen yang tidak tergembala sudah tidak bisa dipertanggung jawabkan. Itu sebabnya, mari! terima Roh yang benar, kita berubah, dan biarlah di hari-hari ini kita memohon kepada TUHAN untuk mengalami kelahiran baru/ pembaharuan, keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani yang sama seperti Dia.

Proses pembaharuan/ keubahan hidup yaitu:
  • yang pertama lewat Firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh.Kudus, kemudian
  • yang kedua lewat doa penyembahan.
Kalau saudara dan saya ingin hidup kita berubah, maka proses dari pembaharuan/keubahan hidup harus melewati Firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh. Kudus dan juga lewat doa penyembahan.

Lukas 9 : 28, 29
28. Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.
29. Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.

Ini proses keubahan hidup lewat pengajaran dan juga lewat penyembahan --> pengajaran dan penyembahan tidak dapat dipisahkan. Pengajaran palsu mendorong pada penyembahan palsu, sedangkan pengajaran yang benar mendorong pada penyembahan yang benar.

Mari! kita menyembah bukan dengan emosi, sebab ada orang yang menghadapi masalah, ia dapat menjadi emosi. Datang di gereja, baru saya katakan mari berlutut, kehidupan itu sudah menangis tersedu-sedu. Ini namanya emosi; kita jangan menyembah dengan cara seperti itu, ada masalah atau tidak ada masalah, kapan-pun dimana- pun, situasi dan kondisi apa-pun, kalau Firman yang mendorong kita, maka kita dapat menyembah TUHAN. Semoga kita dapat mengerti.

Roma 8 : 22 - 24, 26
22. Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.
23. Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.
24. Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?
26. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

Jadi, manusia daging tidak dapat menyembah TUHAN, tetapi biarlah Roh. Kudus yang menolong --> kita di dorong oleh Firman dan juga di dorong Roh. Kudus sehingga kita dapat menyembah TUHAN. Roh yang benar/ Roh ALLAH/Roh Kudus ini yang menolong kelemahan kita sehingga kita dapat menyembah kepada TUHAN, dengan keluhan dan erangan bagaikan wanita yang hendak melahirkan sakit bersalin/hendak melahirkan anak. Sebab memang gereja TUHAN di dalam kitab Wahyu diibaratkan/digambarkan sebagai perempuan yang hendak melahirkan dan mengerang.

Wahyu 12 : 1- 2
1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya
2. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan, ia berteriak kesakitan.

Inilah menyembah --> mengeluh dan mengerang oleh bantuan Roh Kudus.

Menghadapi apa mengeluh dan mengerang?
  1. menghadapi pembebasan tubuh, --> Roma 8 : 23, Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

    Jadi, mengeluh dan mengerang karena menghadapi tubuh/daging = berubah/keubahan dari manusia daging ke arah manusia rohani. Inilah keluhan dan erangan kita dihari-hari ini.

    Mari! menghadapi apa wanita yang hendak melahirkan ini? Sebab wanita/gereja TUHAN yang akan melahirkan itu paling tidak berdaya yaitu menghadapi pembebasan dari daging = keubahan hidup. Aduh TUHAAAA....N, sejak ikut TUHAN, sejak jadi hamba TUHAN, sudah sepuluh tahun lalu tetapi saya tidak berubah --> ubahlah saya TUHAN, bebaskan dari sifat daging/dari manusia daging menjadi manusia roh. Ini yang kita keluhkan.

    Tanda pertama dari keubahan hidup adalah Efesus 4 : 22 - 25,
    22. yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
    23. supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
    24. dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
    25. Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

    tidak boleh ada dusta lagi. Selama kita berdusta = belum ada keubahan dan ini yang perlu menjadi erangan kita.

    Sering kali disaat-saat keadaan wajar, kita tidak berdusta, tetapi disaat-saat keadaan terjepit, kita berdusta dengan dalih untuk kebaikan --> itu belum berubah. Bagaimana jika sebagai gembala, kemudian tidak mengaku bahkan berdusta sebab nanti jemaat akan habis? tidak perduli!! kalau berdusta = tidak berubah = daging = antikrist = roh yang lain. Jemaat habis, atau apa-pun, asal kita tidak berdusta, pasti akan di bela oleh TUHAN.

    Kemudian perempuan itu berteriak, gereja yang tidak berdaya berteriak melawan daging --> aduuuuh, mengapa daging saya yang mau berhenti korupsi, tetapi tidak bisa? Ubahkan TUHAN, sedikit demi sedikit sampai satu waktu keubahan yang terakhir yaitu jika YESUS datang kembali Yang kedua kalinya, kita menjadi sama mulia dengan Dia. Dulu YESUS lahir menjadi sama dengan manusia, sekarang, manusia yang berdosa, dilahirkan kembali/keubahan hidup menjadi sama dengan YESUS. Natal pertama sudah terjadi, nanti natal kedua yaitu manusia menjadi sama dengan YESUS.

  2. menghadapi ular naga, inilah kurang ajarnya setan, sebab wanita yang akan melahirkan dan paling tidak berdaya, tetapi justru bukan ular, tetapi sudah menjadi naga yang dihadapi. Kita harus berhati-hati.

    Begitu ada perempuan yang akan melahirkan, segera muncul naga --> saat ini kita berteriak, sebab kita tidak mampu melawan naga --> Wahyu 12 : 3,
    3.
    Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.

    Inilah saudaraku! gereja akhir jaman bagaikan wanita yang hendak melahirkan tidak berdaya menghadapi daging/menghadapi dokter saja tidak berdaya tetapi juga harus menghadapi naga, jangankan mau melahirkan, sekali-pun ia adalah seorang doktor, profesor tidak akan dapat melawan naga, dalam keadaan kaya, mau melawan naga juga tidak bisa, apalagi dalam keadaan tak berdaya, betul-betul tidak mampu. Hanya lewat penyembahan --> inilah mengerang, sebab kita menghadapi naga yang merupakan sumber pencobaan, sumber kenajisan, sumber kegagalan, sumber penyakit, sumber yang jelek-jelek yang membuat anak TUHAN/hamba TUHAN menjadi letih lesu dan berbeban berat bagaikan dibebani oleh naga.
Berbeban berat ini bagaikan kita berhadapan dengan naga. Mari! Di mulai dari Widjaja dan kita semua, kalau kita sehari-hari terus merasa berbeban berat sampai menjadi letih lesu bagaikan berhadapan dengan naga --> jangan main-main!! harus banyak mengerang, mengeluh sampai TUHAN membebaskan kita dari naga, sebab Dia berjanji: 'mari kepada-Ku yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepada mu'.

Saya sering kali mengatakan, saya paling tidak tahan/tidak kuasa menahan air mata kalau ada kaum muda yang datang dan meminta bantuan doa sebab ia menghadapi beban yang berat. Seharusnya kehidupan itu menghadapi masa-masa yang indah, tetapi sudah harus menanggung beban berat dan saya berdoa dengan sungguh-sungguh.

Bagi kaum muda! Saudara jangan bergantung saya, sebab ada TUHAN di tengah-tengah kita Yang melebih segalanya. Siapa yang letih lesu dan berbeban berat, biar TUHAN akan menyelesaikan segala masalah, Dia akan memberikan kelegaan dan kedamaian sehingga semua menjadi enak dan ringan. Sekarang ini TUHAN berjanji untuk menyelesaikan segala masalah, kita tinggal menunggu waktu TUHAN.

Wanita yang akan melahirkan itu memiliki beban yang paling berat. Sering kali kita salah --> kalau kita berdoa kemudian beban itu bertambah, berdoa lagi, kemudian beban bertambah, maka kita akan berhenti, sebab menganggap percuma berpuasa --> salah!!! Wanita hamil itu bebannya bertambah hari, bertambah berat sampai saat dia mencapai beban yang paling puncak yaitu sembilan bulan dan sepuluh hari, bayinya sudah 3,6 kg atau 3,8 kg sudah terberat --> sesaat lagi akan melahirkan. Sering kali tinggal sesaat, sudah berteriak --> aduh! tidak kuat lagi. Waktu tinggal sesaat ini yang menentukan apakah kita kecewa atau mau menyerah kepada TUHAN, kalau kita menyerah, semua akan menjadi indah sebab sudah lahir dan ada suka cita. Tetapi kalau kita kecewa sehingga kita menolak TUHAN, maka kita akan binasa.

Yohanes 16 : 19 - 21
19. Yesus tahu, bahwa mereka hendak menanyakan sesuatu kepada-Nya, lalu Ia berkata kepada mereka: "Adakah kamu membicarakan seorang dengan yang lain apa yang Kukatakan tadi, yaitu: Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku?
20. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.
21. Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia.

Ay 20 --> Roh TUHAN ini bukanlah Roh yang tertawa-tawa, tetapi mengeluh/prihatin. YESUS saja mengeluh --> 'serigala ada liangnya, burung ada sarangnya, tetapi Anak Manusia tidak memiliki tempat untuk meletakkan Kepala-Nya'.

Tinggal sesaat wanita itu akan melahirkan, kalau kecewa, habislah semua/ hancur semua bahkan binasa. Tetapi kalau kita sabar dan menyerah sepenuh kepada TUHAN, maka TUHAN akan menjadikan semuanya menjadi indah dan suka cita didalam TUHAN yang tidak bisa direbut lagi oleh siapapun. Mari! sekarang ini kita tinggal menunggu saat dari TUHAN, dengan menyerah kepada TUHAN, dan biarlah TUHAN Yang menolong kita sekalian.

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • Juni 2020
    (Ibadah Kunjungan di Kandis)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top