English Language | Form Penggembalaan
kebaktian doa
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 21 Agustus 2007)
Tayang: 12 Agustus 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 03 Juni 2008)
Tayang: 29 Juni 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 10 Juni 2008)
Tayang: 06 Juli 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa Sore, 01 April 2008)
Tayang: 04 November 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 14 Agustus 2007)
Tayang: 14 Juli 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 28 Agustus 2007)
Tayang: 03 Oktober 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 25 Maret 2008)
Tayang: 09 Oktober 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 20 Mei 2008)
Tayang: 24 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 16 Oktober 2007)
Tayang: 10 Maret 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 09 Oktober 2007)
Tayang: 19 Februari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 11 September 2007)
Tayang: 12 Desember 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Doa
Tanggal: Selasa, 11 September 2007
Tempat: GPTKK, Malang
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 12 Desember 2010

Puji TUHAN, kita akan melanjutkan pelajaran di dalam Matius 24 : 3-5, sudah berpuluh kali kita membaca ini, tetapi biarlah semakin kita membacanya, semakin kita dapat mengalami pembukaan Firman dari TUHAN, bukan untuk membosankan, tetapi justru untuk menggairahkan kita melayani TUHAN bahkan menggairahkan kita untuk menyembah mengagungkan Nama TUHAN.

Matius 24: 3-44 ini berbicara tentang tujuh nubuat yang harus terjadi, menjelang kedatangan YESUS Yang kedua kalinya.

Ketujuh nubuat itu adalah:
  1. nubuat tentang penyesat-penyesat --> ay 3-ay 5
  2. nubuat tentang bangsa-bangsa --> ay 6-ay 8
  3. nubuat tentang pencobaan atas anak-anak TUHAN --> ay 9-ay 14
  4. nubuat tentang antikrist --> ay 15-ay 25
  5. nubuat tentang kedatangan YESUS Yang kedua kalinya --> 26-ay 31
  6. nubuat tentang Israel --> 32-ay 35
  7. nubuat tentang penghukuman atas dunia pada saat kedatangan YESUS Yang kedua kalinya --> ay 36-ay 44
Matius 24 : 3-5, --> nubuat tentang penyesat-penyesat
3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"
4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

Jadi ini saudaraku nubuat yang pertama tentang kedatangan YESUS/tentang kiamat/kesudahan dunia yaitu penyesatan atau pengajaran-pengajaran sesat. Jadi tanda-tanda kedatangan YESUS itu bukan terlebih dahulu terjadinya gempa bumi dlsbnya, tetapi penyesatan atau pengajaran-pengajaran sesat.

Kita sudah mempelajari tentang bentuk-bentuk penyesatan, yaitu:
  • Proses penyesatan
  • Siapakah penyesat-penyesat
  • Dan juga bentuk-bentuk penyesat.
Di dalam alkitab, pengajaran sesat ini digambarkan sebagai ragi --> sedikit ragi mengkhamirkan seluruh adonan. Jadi inilah dahsyatnya/kekuatan dari pengajaran sesat, sebab sedikit saja sudah bisa menghancurkan kesatuan Tubuh Kristus yang dimulai dari kesatuan nikah itu dihancurkan. Itu sebabnya kita harus berhati-hati.

Ada tiga macam ragi yaitu:
  1. ragi Herodes,
  2. ragi Farisi,
  3. ragi Saduki.
Kita masih akan mempelajari lagi tentang ragi Saduki -->
Kisah Para Rasul 23 : 8, Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan dan tidak ada malaikat atau roh, tetapi orang-orang Farisi mengakui kedua-duanya.

"bahwa tidak ada kebangkitan" = tidak ada kebangkitan dari orang mati.

Jadi inilah ragi orang Saduki yang mengatakan bahwa tidak ada kebangkitan orang mati/tidak percaya kebangkitan orang mati. Jadi manusia ini dianggap sama dengan binatang, sesudah mati habis perkara.

Sebab itu dalam 1 Korintus 15: 31,32 dikatakan kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka manusia itu seperti binatang buas. Hidupnya seperti binatang buas/mengarah kepada binatang yang hanya memenuhi kebutuhan makan-minum, kawin mengawinkan itu saja.

Jadi kalau ragi Saduki mengatakan tidak ada kebangkitan orang mati, maka akibatnya manusia hanya hidup seperti binatang buas yang mengarah kepada dosa makan-minum dan kawin mengawinkan/dosa sex. Sesudah itu mereka akan dibinasakan. Ini berbahaya, sebab untuk apa repot-repot hidup di dunia, sebab sekali hidup sudah seperti binatang buas.

1 Korintus 15 : 13
Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.

Inilah ajaran Saduki kalau mereka mengatakan tidak ada kebangkitan orang mati, berarti sama dengan menolak atau tidak percaya akan kebangkitan TUHAN YESUS.

Roma 8 : 11
Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Ayat 11 --> "Dan jika Roh Dia" = Roh Kudus.

Jadi, Roh Kudus yang membangkitkan TUHAN YESUS dari antara orang mati, berarti, kalau menolak kebangkitan TUHAN YESUS = menolak kebangkitan dari Roh Kudus/menolak kuasa kebangkitan dari Roh Kudus.

Inilah saudaraku! tidak percaya Roh Kudus itu satu kaitan dengan tidak percaya kebangkitan orang mati = tidak percaya kebangkitan TUHAN YESUS/menolak kebangkitan TUHAN YESUS = menolak kuasa kebangkitan dalam Roh Kudus.

Banyak ajaran-ajaran yang menolak Roh Kudus, dengan mengatakan bahwa Roh Kudus itu sudah dua ribu tahun yang lalu. Karena itu kita harus berhati-hati dihari-hari ini.

Kuasa kebangkitan Roh Kudus mengerjakan dua hal yang terdapat di dalam Roma 8 yaitu:
  1. ay 11 --> " dan jika Roh Dia yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati diam di dalam kamu, maka Ia yang membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya yang diam didalam kamu" Jadi, kuasa kebangkitan Roh.Kudus menghidupkan tubuh kita yang fana.

    Ada dua jenis kehidupan dalam tubuh yang fana yaitu :
    • kehidupan jasmani --> kita hidup di bumi ini, kita dapat makan. Disini disebutkan Roh Kudus akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana, dan juga Roh.Kudus mampu memelihara kita. Sekarang ini banyak bahaya dalam bentuk kecelakaan, gempa dan lain sebagainya yang tidak dapat diprediksi dihari-hari ini termasuk daerah yang dulunya aman, sebab dulu tidak pernah banjir. Itu sebabnya perlu Roh Kudus untuk memelihara kita, melindungi kehidupan yang jasmani, dan juga menyehatkan kehidupan kita.

    • kehidupan rohani --> Roh Kudus juga mampu memberikan kehidupan yang rohani, bagaimana caranya? Roma 8 : 13, Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

      "kamu akan mati"
      = kehidupan rohaninya mati, kerohaniannya kering, mati rohani.
      "tetapi jika oleh Roh"
      = oleh Roh Kudus, bukan oleh kita, sebab kita yang memang hanyalah manusia daging/hidup menurut daging, tidak akan mampu, tetapi kalau ada Roh Kudus, maka ini yang menjadi kemampuan kita.

      "kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu" = Roh Kudus mematikan perbuatan daging.
      "kamu akan hidup" = kerohanian kita menjadi hidup.

      Jadi, prosesnya, Roh Kudus yang ada di dalam kita mematikan perbuatan-perbuatan daging, sehingga kita dapat hidup secara rohani/mengalami hidup yang rohani/rohani kita hidup untuk mencapai hidup kekal.

    Apa yang dimaksud dengan perbuatan daging? --> Galatia 5 : 19-21,
    19. Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
    20. penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
    21. kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

    "penyembahan berhala" adalah segala sesuatu yang menghalangi kita untuk mengasihi TUHAN, menghalangi kita beribadah kepada TUHAN, itu sebabnya kita harus berhati-hati, sebab hal ini sering tidak kita sadari.

    Jadi, jika kita melakukan perbuatan-perbuatan daging, maka rohani kita akan mati/kering karena tidak memiliki hubungan dengan TUHAN, berarti tidak dapat mewarisi kerajaan surga = binasa. Sekalipun dia sudah percaya YESUS, sekalipun dia orang Kristen, sekalipun dia pendeta/hamba TUHAN, tetapi kalau melakukan perbuatan-perbuatan daging --> jasmaninya hidup, tetapi rohaninya kering dan mati sebab tidak ada hubungan dengan TUHAN.

    Di saat menyanyi, tidak merasa apa-apa, mendengar Firman, tidak dapat mengerti, sebab mengantuk; berdoa, tidak naik sampai ke hadirat TUHAN. Ini berbahaya sebab ini berarti mati rohani/kematian kedua --> jangan dibiarkan!! sebab tidak dapat mencapai hidup kekal/tidak dapat masuk kerajaan surga. Itu sebabnya kita jangan menolak kuasa kebangkitan sebab akan binasa.

    Mari! Biarlah sekarang ini, kita mohon dalam penyembahan, biar Roh Kudus yang ada di dalam kita, dengan kuasa kebangkitan, menghidupkan tubuh kita yang fana, secara jasmani hidup, secara rohani hidup sampai mencapai hidup kekal masuk kerajaan surga. Semoga kita bisa mengerti.

  2. Roma 8 : 14, 15
    14. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
    15. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa

    Inilah saudaraku, Roh Kudus dengan kuasa kebangkitan mengerjakan dua hal, yang pertama menghidupkan tubuh kita yang fana:
    • secara jasmani kita hidup oleh Roh Kudus,
    • secara rohani kita hidup oleh Roh Kudus sampai mencapai hidup kekal.

    Yang kedua, Roh Kudus dengan kuasa kebangkitan mengangkat kita menjadi anak-anak ALLAH. Awalnya kita adalah anak-anak setan yang melakukan perbuatan setan, tetapi setelah kita bertobat dan menerima Roh Kudus, kemudian diurapi oleh Roh Kudus, apalagi dipenuhi oleh Roh Kudus, maka kuasa kebangkitan Roh Kudus akan mengangkat kita menjadi anak-anak ALLAH. Semoga kita dapat mengerti.
Apa yang menjadi tanda/praktek dari anak ALLAH? Tandanya adalah:
  1. "Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan, yang membuat kamu menjadi takut lagi tetapi kamu menerima Roh yang menjadikan kamu Anak Allah"

    Jadi tanda/praktek yang pertama adalah kita terlepas dari perbudakan.

    1. Lepas dari perbudakan dosa --> kita dapat hidup benar dan suci, sehingga kita dapat melayani TUHAN dan menjadi hamba kebenaran. Kita terlepas dari perbudakan dosa berarti kita menjadi hamba kebenaran  = hidup benar melayani TUHAN dalam kebenaran dan kesucian.

    2. Lepas dari perbudakan dunia sebab dunia ini juga mau memperbudak kita. Jadi, terlepas dari perbudakan dunia berarti kita setia dalam ibadah pelayanan; sebab orang yang tidak setia itu sedang diperbudak oleh dunia.

      Yakobus 4 : 4
      Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan haaaa dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah ? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

      Bersahabat dengan dunia = diperbudak oleh dunia, menjadi sahabat tetapi sahabat yang bodoh sebab hanya dijadikan budak oleh dunia. Itu sebabnya, mari sadar!!! kita bersahabat dengan dunia tetapi hanya diperbudak sehingga:
      • kita tidak dapat beribadah.
      • tidak dapat melayani TUHAN.

      Kalau kita terlepas dari perbudakan dunia, berarti kita dapat setia dalam ibadah dan pelayanan = menjadi anak ALLAH sehingga mau berdiam di rumah ALLAH.
      Setia di dalam rumah ALLAH.
      Hamba kebenaran/hidup suci dan benarAnak ALLAH.
      Lepas dari dosa.

      Hidup suci dan benar ini bukan hanya di gereja, tetapi diluar gereja juga harus benar dan suci.

    3. Lepas dari perbudakan daging " --> Roma 8 : 15 "sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut"

      Jadi, lepas dari perbudakan daging, berarti tidak ada ketakutan lagi tetapi kita percaya dan mempercayakan diri kepada TUHAN.
      Sebagai anak TUHAN, tentunya hanya percaya dan mempercayakan diri kepada TUHAN.

      Sekarang kita menjadi anak ALLAH sehingga tidak ada ketakutan lagi, tidak ada kekuatiran lagi, tidak ada kebimbangan lagi sebab kita percaya dan mempercayakan diri kepada YESUS. Inilah Roh Kudus yang mengangkat kita menjadikan kita anak ALLAH, dengan tanda terlepas dari perbudakan.

      Mari! kalau masih ada dosa --> lepaskan sekarang juga dengan memohon dalam doa; kita memiliki banyak permohonan, tetapi permohonan kita kepada TUHAN, biarlah kuasa kebangkitan Roh Kudus menolong saya:
      • nomer satu menghidupkan tubuh yang fana ini, kemudian kerohanian kita, supaya kerohanian kita menjadi hidup, sebab memang ada perbuatan-perbuatan daging, tetapi sudah dimatikan. Rohani kita sungguh-sungguh terpelihara sampai hidup kekal,

      • yang kedua, Roh Kudus itu melepaskan dan mengangkat kita menjadi anak ALLAH, dengan tanda kita tidak lagi diperbudak, tetapi terlepas dari:
        1. perbudakan dosa,
        2. perbudakan dunia = setia,
        3. perbudakan daging = percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada TUHAN.

  2. "sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu Anak Allah oleh Roh itu kita berseru Ya Abba Ya Bapa"

    Tanda dari anak ALLAH adalah dapat berseru Ya Abba Ya Bapa.

    Apa arti dari berseru Ya Abba Ya Bapa? Yaitu: Taat dengar-dengaran = berseru Ya Abba Ya Bapa.
    Artinya, kalau kita lihat di taman Getsemani waktu TUHAN YESUS menyembah, IA mengajak murid-murid, kemudian Dia maju seperlempar batu jauhnya. Dia menyembah = Dia berseru Ya Abba Ya Bapa.

    Kalau ada Roh Kudus, maka kita dapat menyembah. Inilah saudaraku! kekuatan Roh Kudus/kuasa kebangkitan Roh Kudus yang harus kita terima = harus ada di dalam kita. Itu sebabnya mohon kepada TUHAN, agar Roh Kudus menyentuh dan memenuhi hidup kita supaya kuasa kebangkitan Roh Kudus ini:
    1. bekerja dan menghidupkan tubuh yang fana, baik secara jasmani dan juga secara rohani kita hidup,
    2. Roh Kudus menjadikan kita anak ALLAH dengan tanda:
      • kita terlepas dari perbudakan,
      • bisa berseru Ya Abba Ya Bapa = taat dengar-dengaran = menyembah TUHAN.

      Bagi calon siswa-siswi Lempin-El yang dituntut bukan kepandaian, bukan kehebatan, tetapi ketaatan. Sekali-pun pandai, tetapi jika tidak taat akan sulit sebab merasa pandai, disuruh menyapu, dia mau yang lain. Yang menyuruh menjadi bingung, TUHAN-pun bingung sehingga akibatnya kehidupan itu tidak dapat dipakai. Tetapi kalau kita taat, sekali-pun kita ini bodoh dan sederhana maka akan dipakai oleh TUHAN. Ketaatan ini merupakan kunci sukses/keberhasilan untuk dipakai --> Ya Abba, Ya Bapa. Sekali-pun bertentangan dengan kehendak kita dan memang apa yang jasmani selalu bertentangan dengan yang rohani, tetapi kita harus mengikuti apa yang dari TUHAN. Semoga kita dapat mengerti.
Markus 14 : 36
Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."

Menyembah = tidak ada yang mustahil bagi Mu, tetapi bukan apa yang Aku kehendaki tetapi apa yang Engkau kehendaki.

Bukan menuntut terlebih dahulu. Tiada yang mustahil --> kalau menuntut = tentunya, minta dilepaskan! Kita yang seringkali salah dalam berdoa, sebab menuntut TUHAN, padahal bukan kehendak TUHAN, maka akan hancur.

Disini jelas, jika YESUS menuntut --> Ya Bapa, kalau Engkau TUHAN, maka tidak ada yang mustahil bagi Mu = lepas kan cawan ini --> ini yang dituntut. Tetapi bukan ini, harus menyerah terlebih dahulu = bukan kehendak-Ku yang jadi, tetapi kehendak- Mu yang jadi. Sekalipun Dia percaya tidak ada yang mustahil bagi Bapa. Ini semua bisa terjadi, tetapi yang sesuai dengan kehendak- Mu saja yang jadi. Ini yang harus kita tiru.

Jangan seperti orang yang disalib disebelah TUHAN YESUS. Banyak orang Kristen/hamba Tuhan doanya seperti itu --> kalau tidak dikabulkan, langsung menjadi kecewa --> katanya Anak ALLAH, ayo turun!! padahal itu tidak sesuai kehendak TUHAN = menuntut! jangan kita lakukan, tetapi doa kita sekarang ini, bukan TUHAN --> ini harus, sebab harus membangun gereja, harus ini harus itu --> jangan! Tetapi doa kita adalah Ya Abba Ya Bapa, doa penyembahan untuk:
  • menyerahkan segenap kehendak kita kepada kehendak TUHAN,
  • menyerahkan seluruh hidup kita kepada TUHAN.
Kalau doa itu oleh kekuatan Roh Kudus, maka kita tidak menuntut, tetapi menyerahkan segala kehendak kita kepada kehendak TUHAN/ke dalam Tangan TUHAN sekalipun bertentangan dengan kehendak kita. Di saat kita menyerah, maka disitulah kita mengalami kuasa TUHAN/kuasa kebangkitan Roh. Kudus untuk menghapus segala kemustahilan. Baik secara jasmani --> apa yang menjadi masalah kita, mari serahkan kepada TUHAN, biarlah TUHAN/kuasa kebangkitan Roh.Kudus akan menghapuskan segala kemustahilan.
Kemudian secara rohani, kuasa untuk menghapus kemustahilan secara rohani yaitu keubahan hidup, kita mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani sedikit demi sedikit kita diubahkan.

Di dalam Efesus 4, selalu kita pelajari bahwa tanda dari manusia baru, dimulai dari tidak berdusta, orang yang biasa berdusta menjadi tidak berdusta, ini mustahil! tetapi kalau kita mau menyerah, maka ada kuasa untuk menghapus segala kemustahilan.

Kuasa kebangkitan Roh Kudus = Tangan TUHAN Yang diulurkan untuk menghapus segala kemustahilan --> secara jasmani, apa yang menjadi masalah kita, sekali-pun sudah mustahil akan dihapuskan. Demikian juga secara rohani saudaraku, keubahan hidup --> kita dapat berubah sedikit demi sedikit sampai waktu kedatangan YESUS Yang ke dua kali, kemustahilan yang tertinggi, kita akan diubahkan menjadi sama mulia dengan TUHAN, tidak mengalami kiamat bahkan kita diangkat dan dipermuliakan bersama Dia.

Saat kedatangan TUHAN itu, ada dua kejadian, yaitu kita akan :
  • Masuk kiamat (Mat 24 tentang penghukuman atas dunia) atau kita
  • Terangkat bersama-sama dengan Dia. Kalau daging tidak akan mampu, tetapi Roh Kudus yang menghidupkan kita akan mengangkat kita semua di awan-awan.
Mari! Kita terlepas dari perbudakan, sehingga kita dapat menyembah TUHAN dengan menyerah sepenuh, sehingga kuasa kebangkitan akan menghapus kemustahilan kita, baik secara rohani dan jasmani.

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top