English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 16 Februari 2010 (Selasa Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus selalu berjaga-jaga supaya tidak ketinggalan saat Yesus...

Ibadah Doa Malang, 29 Mei 2012 (Selasa Sore)
Matius 27 menunjuk 7 percikan darah di atas tabut perjanjian.
Sekarang artinya sengsara...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 21 April 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Mei 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 12 Mei 2009 (Selasa Siang)
Keluaran 19-24 dalam susunan Tabernakel terkena pada Medzbah Dupa Emas, yaitu persekutuan dalam penyembahan.

Ibadah Doa Malang, 24 Maret 2009 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt Mikha Sanda Toding
Matius 5:21-Matius 7:23
= 10 hukum perjanjian baru, yaitu:
Matius 5:21-26= hukum damai.Matius...

Ibadah Persekutuan Semarang III, 27 September 2013 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 24 Juli 2013 (Rabu Sore)
Matius 28: 20b
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Penyertaan Tuhan sampai kepada akhir zaman artinya penyertaan Tuhan...

Ibadah Raya Malang, 01 April 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:
Ayat...

Ibadah Doa Surabaya, 23 November 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Desember 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:9
2:9

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 adalah tentang 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian, yaitu sengsara Yesus tanpa dosa untuk menyelamatkan,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 April 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:18-29 adalah tentang sidang jemaat...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Februari 2010 (Minggu Sore)
Matius 24: 51b
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.
Banyak yang harus kita jaga di dunia ini, tapi lebih...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 01 September 2017 (Jumat Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 25:31-32
25:31 "Haruslah engkau membuat kandil...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 02 Juli 2019 (Selasa Sore)

Rekaman Ibadah Doa di Medan.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Doa penyembahan adalah proses penyaliban/ perobekan daging dengan segala keinginan, hawa nafsu, dan tabiatnya, sampai daging tidak bersuara lagi (Pintu Tirai terobek).

Dalam susunan Tabernakel, injil Lukas 12 terkena pada Pintu Tirai.
Di dalam injil Lukas 12 ada lima sifat tabiat daging yang harus dirobek (malam ini kita belajar tiga tabiat daging):
  1. Kemunafikan = kepura-puraan = tidak sungguh-sungguh terutama dalam hal firman pengajaran yang benar.
    Lukas 12: 1

    12:1. Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.

    Ini terjadi karena mempertahankan dosa-dosa dan ajaran palsu.

    Kalau tidak sungguh-sungguh dalam pengajaran yang benar, berarti tidak sungguh-sungguh dalam ibadah pelayanan dan dalam segala hal.

    Contoh:
    • Dari luar: orang Farisi menolak firman pengajaran yang benar karena mempertahankan ajaran kawin-cerai.
      Kalau ada satu saja ajaran yang tidak benar, berarti sudah menolak firman pengajaran yang benar.

    • Dari dalam: Yudas Iskariot sudah diajar yang benar, tetapi tetap mempertahankan dosa, yaitu mencuri dan berdusta. Yudas mengelak dari firman pengajaran yang benar dan selalu berkata "Bukan aku".

    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dari tabiat munafik, sehingga kita bisa sungguh-sungguh dalam firman pengajaran yang benar, ibadah pelayanan, dan dalam segala hal.

    Banyak orang yang tidak sungguh-sungguh dalam pengajaran yang benar karena mempertahankan dosa dan ajaran palsu. Sekalipun hanya sedikit, pasti ia menolak dan mengelak dari firman pengajaran yang benar.

  2. Ketamakan = keserakahan.
    Lukas 12:15
    12:15. Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."

    Ini sama dengan penyembahan berhala, yaitu merasa hidupnya bergantung dari kekayaan dunia, bukan dari Tuhan, sehingga terikat pada keinginan akan uang (keinginan jahat).

    Kalau ada keinginan jahat, pasti akan ada keinginan najis.
    Praktiknya:
    • Tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan untuk sesama yang membutuhkan.
    • Mencuri milik Tuhan dan sesama.

    Lukas 12:19-21
    12:19. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
    12:20. Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
    12:21. Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia
    tidak kaya di hadapan Allah."

    Akibatnya adalah bodoh, miskin, dan telanjang, yaitu jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa.

    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dari tabiat tamak sehingga bisa mengembalikan milik Tuhan (persepuluhan dan persembahan khusus), bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan, sesuai dengan gerakan Tuhan.

    Contoh: janda miskin.
    Markus 12:41-44
    12:41. Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.
    12:42. Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.
    12:43. Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.
    12:44. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

    Tadi, orang kaya tetapi miskin di hadapan Tuhan. Tetapi di sini seorang janda miskin dipuji oleh Tuhan sebab memberi dengan tanda darah karena gerakan dari Tuhan, sehingga ia kaya di hadapan Tuhan, berkenan kepada Tuhan.

    Hasilnya:
    • Untuk menghadapi kesulitan dan kehancuran dunia akhir jaman. Markus 13 bicara tentang khotbah akhir jaman, Bait Allah akan diruntuhkan.
    • Untuk mendapatkan pakaian putih berkilau-kilauan = pakaian mempelai. Kita tidak telanjang tetapi bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai. Kita keluar dari dunia yang sudah hancur lebur.

  3. Ketakutan daging.
    Lukas 12:4-5
    12:4. Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi.
    12:5. Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!

    Yaitu takut pada sesuatu di dunia (manusia, kedudukan, kekayaan, dll), sehingga melawan Tuhan/ firman pengajaran yang benar.

    Mulai dari kitab Kejadian, ketakutan daging ini sudah terjadi. Adam takut pada Hawa, sehingga memakan buah yang dilarang oleh Tuhan, melawan Tuhan. Akibatnya Adam dan Hawa diusir dari taman Eden ke dalam dunia yang terkutuk
    Kalau di dunia yang terkutuk masih terjadi hal yang sama, suami takut pada isteri karena sesuatu sampai melawan Tuhan, maka dari dunia akan dibuang ke neraka.

    Ketakutan daging juga melanda hamba Tuhan yang takut pada hamba Tuhan lain sampai melawan Tuhan.

    Akibat ketakutan daging adalah dilemparkan ke dalam neraka, binasa untuk selamanya.

    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dari tabiat takut pada sesuatu menjadi takut akan Tuhan.

    Yesaya 11:1-3
    11:1. Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
    11:2. Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
    11:3. ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.

    Yesaya 11:3 [terjemahan lama]
    11:3. Bahkan, iapun akan bernafas dalam takut akan Tuhan dan tiada ia akan menghukumkan seturut pemandangan matanya, dan lagi tiada ia akan memutuskan hukum seturut pendengaran telinganya.

    'Ia tidak akan menjatuhkan keputusan menurut kata orang'= jangan mengikuti kata orang, tetapi mengikuti firman/ Tuhan.
    Takut akan Tuhan artinya hanya berpegang pada perkataan Tuhan.
    Takut akan Tuhan sama dengan hidup dalam urapan Roh Kudus.

    Hasilnya:
    • Roh Kudus menolong kita untuk bisa bersaksi, tidak lagi berdusta, bergosip, memfitnah, dll.
      Kisah Rasul 1:8
      1:8. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

      Kita bersaksi untuk membawa bau harum Kristus ke mana Tuhan mengutus kita.
      Kita membawa bau harum Kristus lewat Kabar Baik/ firman penginjilan untuk menyelamatkan orang-orang berdosa. Juga lewat Kabar Mempelai/ firman pengajaran untuk membawa orang-orang yang sudah selamat supaya digembalakan oleh Tuhan dan masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Kita dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    • Roh Kudus menolong kita untuk menyembah Tuhan dengan hancur hati.
      Roma 8:26
      8:26. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

      Hancur hati artinya mengakui kelemahan dan kekurangan kita secara jasmani dan rohani. Kita menyerahkan semuanya kepada Tuhan, kita hanya mengulurkan tangan, berseru dan berserah kepada Tuhan.

      Tanpa Roh Kudus kita hanya bersungut, mengomel, menyalahkan orang lain. Tetapi kalau ada Roh Kudus, kita mulai menyadari kekurangan dan kelemahan kita. Semakin jelas kita mengenal pribadi Tuhan, semakin jelas kita mengenal diri sendiri dalam kekurangan dan kelemahan kita, sehingga tidak bisa sombong.

      Kita berseru dan berserah pada Tuhan. Maka Tuhan akan mengulurkan tangan Roh Kudus untuk turut bekerja, sehingga mujizat terjadi.
      Roma 8:27-28
      8:27. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
      8:28. Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

      Maka Tuhan yang bekerja. Jika Tuhan yang bekerja, maka itu di luar daya pikir kita. Jika Tuhan yang bekerja, maka lebih mudah dari membalikkan telapak tangan. Tuhan sanggup menjadikan semua baik. Yang hancur menjadi baik, yang gagal menjadi berhasil dan indah, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Semua masalah selesai, yang busuk menjadi harum. Kita mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani. Ini sama dengan berbuah-buah.

      Contoh:
      1. Perempuan Samaria (bangsa kafir) sudah lima kali kawin cerai, busuk, hancur, sama seperti tunggul.
        Tunggul adalah sisa panen untuk dibakar, sudah tidak ada harapan. Tetapi begitu mendapat air kehidupan Roh Kudus, perempuan Samaria bisa bersaksi dan menyembah Tuhan. Ini adalah buah yang berkenan di hadapan Tuhan.

      2. Petrus menyangkal Tuhan, berbau busuk. Tetapi setelah kepenuhan Roh Kudus, Petrus bisa bersaksi di hadapan 3.000 orang, dan menyembah Tuhan.

    Saat Tuhan datang kembali, kita diubahkan menjadi sempurna seperti Dia. Hanya ada doa penyembahan dari empat penjuru bumi dengan sorak sorai "Haleluya" untuk menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai. Kita kembali ke Firdaus, sampai masuk Yerusalem Baru selamanya.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top