English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 April 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Mei 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9 tentang Yesus mengutus kedua...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 April 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:12
26:12 Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat...

Ibadah Raya Malang, 23 Mei 2010 (Minggu Pagi)
Digabung dengan Hari Pentakosta

Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama...

Ibadah Doa Surabaya, 14 Desember 2016 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Oktober 2013 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan Jakarta III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Raya Surabaya, 11 Agustus 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 April 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:18-29 tentang sidang jemaat di Tiatira.

Wahyu 2:26-29

Ibadah Doa Malam Surabaya, 26 Oktober 2018 (Jumat Malam)
Yohanes 20: 21-22
20:21. Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku,...

Ibadah Doa Surabaya, 10 April 2017 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 29 September 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdp. Dadang

Markus 4: 20
4:20. Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang...

Ibadah Raya Surabaya, 15 Juni 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 10 September 2009 (Kamis Tengah Malam)
Markus 14:35-36
Doa semalam suntuk = doa penyembahan disertai perobekan daging, sehingga kita bisa...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 Maret 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 10-13 => menyembuhkan orang sakit pada...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Oktober 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 20 Juli 2014 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:16
1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga, salah satu tandanya adalah wajahNya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Matius 17:1-2
17:1 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
17:2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

Kita bisa melihat wajah Yesus yang bersinar-sinar bagaikan matahari terik dalam doa penyembahan, sehingga kita mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Keubahan dimulai dari wajah, sama dengan pembaharuan panca indra.

Yohanes 10:22
10:22 Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

Hari raya pentahbisan Bait Allah berarti pembangunan/ renovasi sudah selesai. Terjadinya adalah pada musim dingin. Musim dingin artinya kasih menjadi dingin dan kedurhakaan semakin memuncak.

Matius 24:12
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Saat kedurhakaan memuncak seperti di jaman Nuh dan jaman Lot, di mana manusia hidup dalam puncaknya dosa (dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan), maka Tuhan menghendaki supaya Bait Allah sudah selesai dibangun/ direnovasi. Secara rohani, Tuhan menghendaki supaya pembangunan tubuh Kristus yang sempurna sudah selesai.

Pembangunan/ renovasi Bait Allah sama dengan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, sama dengan pembaharuan panca indra. Prakteknya:
  1. Pembaharuan kulit/ peraba.
    Yohanes 10:24-26
    10:24 Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami."
    10:25 Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,
    10:26 tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.

    Yaitu pembaharuan dari kebimbangan. Ada 2 macam kebimbangan yang melanda pelayan Tuhan:
    1. Bimbang terhadap pengajaran yang benar, sebab diombang-ambing oleh ajaran lain.
    2. Bimbang terhadap kuasa Tuhan, sebab diombang-ambing oleh angin pencobaan dan masalah yang mustahil, sehingga berharap pada orang lain.

    Yakobus 1:6-8
    1:6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
    1:7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
    1:8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

    Kalau bimbang, akibatnya adalah tidak mendapat apa-apa dari Tuhan, gagal total, kering rohani, dan tidak tergembala. Sampai gugur dari iman dan binasa selamanya.

    Pembaharuan peraba/ kulit adalah menjadi percaya dan yakin pada pribadi Yesus, sama dengan berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar yang sudah menjadi pengalaman hidup. Kita percaya dan yakin pada kuasa Yesus yang mampu menghapus kemustahilan, sehingga kita hanya berserah sepenuh kepada Tuhan. Kita menjadi domba-domba yang digembalakan, menjadi diam dan tenang di tengah lautan dunia yang bergelombang.

  2. Pembaharuan telinga.
    Yohanes 10:27-28
    10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
    10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.


    Yaitu mendengar dan dengar-dengaran pada firman penggembalaan yang benar atau perkataan Yesus, sehingga kita menjadi domba yang tergembala.
    Hasilnya:
    1. Tangan Gembala Agung memberi jaminan kepastian untuk memelihara hidup kita sekarang, masa depan yang indah, sampai hidup kekal selamanya.
    2. Tangan Gembala Agung memberi jaminan kepastian untuk memberi kemenangan atas musuh-musuh, menyelesaikan segala masalah sampai yang mustahil.

  3. Pembaharuan hidung.
    Yohanes 10:31
    10:31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

    Hidung adalah untuk bernafas, yaitu berdoa dan menyembah Tuhan.
    Kehidupan yang tidak menyembah, sama dengan tidak mengalami perobekan daging, sama dengan manusia daging, hanya mengangkat tangan untuk melempar batu kepada Tuhan, juga melempar batu kepada sesama. Artinya hanya memakai kebenaran diri sendiri, yaitu menutupi dosa dengan cara menyalahkan Tuhan dan sesama. Ini sama dengan mencium bau busuk, sehingga pasti tidak damai, sampai ada di tangan setan seperti Yudas.

    Menyembah adalah mengangkat dua tangan kepada Tuhan, berserah sepenuh kepada Tuhan. Mulai dari menyerahkan dosa kepada Tuhan dan sesama, jika diampuni jangan berbuat dosa lagi. Sampai kita bisa mengasihi Tuhan dan sesama, bahkan yang memusuhi kita. Maka kita akan memiliki hati yang damai sejahtera, dan semua jadi enak dan ringan.

  4. Pembaharuan mata.
    Yohanes 10:32
    10:32 Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"

    Jangan melihat kesalahan orang lain, tetapi hanya melihat pekerjaan Tuhan/ pelayanan.

    Yohanes 4:35-36
    4:35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.
    4:36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.


    Dua macam pekerjaan di ladang Tuhan yang harus kita lihat:
    1. Menabur.
      Ini adalah kegerakan Roh Kudus hujan awal atau kegerakan dalam firman penginjilan, yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali ke dunia dan mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia berdosa.

      Menabur sama dengan memanggil orang berdosa untuk bisa percaya Yesus dan diselamatkan, dan hidup dalam kebenaran.

    2. Menuai.
      Ini adalah kegerakan Roh Kudus hujan akhir atau kegerakan dalam firman pengajaran, yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga, untuk memilih orang-orang yang sudah selamat untuk disucikan sampai sempurna, untuk masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

      Harus dijaga agar jangan sampai egois, sama dengan tidak menghargai korban Kristus. Kalau tidak mau masuk penuaian gandum, maka pasti akan masuk penuaian anggur atau penghukuman Tuhan.

      Wahyu 14:17-20
      14:17 Dan seorang malaikat lain keluar dari Bait Suci yang di sorga; juga padanya ada sebilah sabit tajam.
      14:18 Dan seorang malaikat lain datang dari mezbah; ia berkuasa atas api dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit tajam itu, katanya: "Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan potonglah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah masak."
      14:19 Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Allah.
      14:20 Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.


  5. Pembaharuan mulut.
    Yohanes 10:36
    10:36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

    Yaitu:
    1. Mengaku Yesus sebagai Mesias, Anak Allah yang hidup, Raja segala raja, Mempelai Pria Surga.
      Artinya mulut kita menghasilkan perkataan yang benar, jujur, baik, dan menjadi berkat bagi orang lain. Kita boleh bicara di mana saja, tetapi harus benar, jujur, baik, dan menjadi berkat.

    2. Menyembah Yesus sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga dengan kata "Haleluya".
      Matius 16:18-19
      16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
      16:19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."


    Maka kita akan bahagia dan dibangun di atas batu karang yang kuat. Kita tidak goyah dan tidak ragu. Kita tetap mengikut Tuhan sampai garis akhir, sampai kedatangan Tuhan kedua kali, sampai selama-lamanya.
    Dan kita mendapatkan kunci Kerajaan Surga. Kalau pintu Kerajaan Surga dibuka, berarti semua pintu-pintu di dunia juga akan dibukakan.

    Yakobus 3:2
    3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

    Sampai terakhir mulut tidak lagi salah dalam perkataan, berarti pembangunan tubuh Kristus yang sempurna sudah selesai.

1 Raja-raja 9:1-3
9:1 Ketika Salomo selesai mendirikan rumah TUHAN dan istana raja dan membuat segala yang diinginkannya,
9:2 maka TUHAN menampakkan diri kepada Salomo untuk kedua kalinya seperti Ia sudah menampakkan diri kepadanya di Gibeon.
9:3 Firman TUHAN kepadanya: "Telah Kudengar doa dan permohonanmu yang kausampaikan ke hadapan-Ku; Aku telah menguduskan rumah yang kaudirikan ini untuk membuat nama-Ku tinggal di situ sampai selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku akan ada di situ sepanjang masa.


Jika rumah Allah selesai dibangun, sama dengan kita mengalami pembaharuan panca indra, maka kehidupan kita bisa menampung kemuliaan Tuhan dalam 3 wujud:
  1. Mata Tuhan, artinya Tuhan selalu memperhatikan dan memperdulikan kita.
    Tuhan selalu bergumul untuk memelihara dan melindungi kita di jaman yang sulit. Secara jasmani, kita dilindungi dari segala celaka mara bahaya. Secara rohani, kita dilindungi dari segala dosa-dosa sehingga kita bisa hidup benar dan suci. Tuhan melindungi kita sampai di jaman antikris berkuasa di bumi 3.5 tahun.

  2. Kasih Tuhan ada di dalam kita untuk menghangatkan dan membahagiakan kita, supaya kita tidak durhaka terhadap Tuhan, tidak durhaka dalam nikah.
    Kasih Tuhan menguatkan sehingga kita tidak pernah kecewa/ putus asa, juga tidak membanggakan sesuatu di dunia. Kita tetap mengucap syukur dan berserah sepenuh kepada Tuhan.
    Kasih Tuhan menyatukan dan menyempurnakan kita [Kolose 3:14].

  3. Nama Tuhan ada di dalam kita.
    Ini adalah kuasa untuk melakukan mujizat. Mujizat rohani adalah keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Mulai dari kita bisa mengaku segala dosa dan kegagalan. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Kalau mujizat rohani terjadi, maka mujizat jasmani juga pasti terjadi. Saat menyeru nama Yesus, yang mustahil jadi tidak mustahil.

    Kisah Rasul 3:2,5-6
    3:2 Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.
    3:5 Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka.
    3:6 Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"

    Lukas 23:40-43
    23:40 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
    23:41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
    23:42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
    23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

    Penjahat yang disalib di sebelah Yesus hidupnya tidak indah jasmani dan rohani, hancur-hancuran, dalam ketakutan, kesusahan, sampai binasa selamanya. Tetapi kalau mau melembut, akan dibaharui oleh Tuhan. Mulai dari mulut mengaku dosa, maka kuasa nama Yesus memindahkan yang hancur dan tidak indah menjadi suasana Firdaus. Jika Yesus datang kedua kali, kita akan diubahkan menjadi sama mulia dengan Dia.



Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top