English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 31 Juli 2010 (Sabtu Sore)
Judul: SAKSI dan KESAKSIAN.

Markus 14:56-64
14:56 Banyak juga...

Ibadah Kaum Muda Malang, 04 Juli 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-16 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 Mei 2019 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan peneguhan dan pemberkatan nikah

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 22-30 (kita baca...

Ibadah Doa Surabaya, 05 Oktober 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 16 November 2010 (Selasa Malam)
Keluaran 1: 22
1:22. Lalu Firaun memberi perintah kepada seluruh rakyatnya: "Lemparkanlah segala anak laki-laki yang lahir bagi...

Ibadah Raya Malang, 14 April 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12 tentang sangkakala yang kelima atau hukuman...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 April 2012 (Kamis Sore)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:
Ayat...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Januari 2009 (Minggu Sore)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali:
Matius 24:29,...

Ibadah Doa Puasa Malang Session III, 23 Desember 2008 (Selasa Sore)
Matius 24:29 "Keadaan pada masa kedatangan Yesus ke 2x", yaitu terjadi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Desember 2014 (Kamis Sore)
Siaran tunda dari Ibadah Kunjungan di Batam.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Yohanes...

Ibadah Raya Surabaya, 20 Juli 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 28 Mei 2018 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 09 Mei 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 perintah untuk memberitakan injil,...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Agustus 2018 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Palangka Raya

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Surabaya, 04 Februari 2015 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Oktober 2017 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11: 37-54 => Yesus mengecam orang-orang Farisi dan ahli Taurat.

Lukas 11: 37-39
11:37. Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan.
11:38. Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.
11:39. Tetapi Tuhan berkata kepadanya: "Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.

Sementara Yesus mengajar (makanan keras)--menekankan tentang makanan rohani--, ahli Taurat dan orang Farisi mempersoalkan makanan jasmani. Jadi, ibadah pelayanan orang Farisi dan ahli Taurat hanya mengutamakan perkara jasmani--hiburan, kemakmuran jasmani--sehingga tidak mengutamakan firman pengajaran yang benar (tanpa penyucian). Berbuat dosa--merokok--, mau main musik, boleh. Yang penting hiburan, main musiknya bagus, senang. Kalau perlu ada artis.
Akibatnya: Yesus mengecam orang Farisi dan ahli taurat dengan enam celaka. Angka enam menunjuk pada daging.

CELAKA V
Lukas 11: 47-51

11:47. Celakalah kamu, sebab kamu membangun makam nabi-nabi, tetapi nenek moyangmu telah membunuh mereka.
11:48. Dengan demikian kamu mengaku, bahwa kamu membenarkan perbuatan-perbuatan nenek moyangmu, sebab mereka telah membunuh nabi-nabi itu dan kamu membangun makamnya.
11:49. Sebab itu hikmat Allah berkata: Aku akan mengutus kepada mereka nabi-nabi dan rasul-rasul dan separuh dari antara nabi-nabi dan rasul-rasul itu akan mereka bunuh dan mereka aniaya,
11:50. supaya dari angkatan ini dituntut darah semua nabi yang telah tertumpah sejak dunia dijadikan,
11:51. mulai dari darah Habel sampai kepada darah Zakharia yang telah dibunuh di antara mezbah dan Rumah Allah. Bahkan, Aku berkata kepadamu: Semuanya itu akan dituntut dari angkatan ini.

Ahli Taurat dan orang Farisi adalah keturunan pembunuh.
Yang dibunuh mulai dari Habel sampai Zakharia. Yang membunuh Habel adalah Kain; berarti Kain adalah keturunan pembunuh. Sudah kita pelajari Sabtu yang lalu.
Zakharia dibunuh oleh raja Yoas. Jadi raja Yoas adalah keturunan pembunuh.

2 Tawarikh 24: 2, 8, 12
24:2. Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN selama hidup imam Yoyada.
24:8. Sesudah itu raja memerintahkan supaya dibuat sebuah peti dan ditempatkan di depan pintu gerbang rumah TUHAN,
24:12. Raja dan Yoyada menyerahkan uang itu kepada mereka yang memanduri pekerjaan pada rumah TUHAN. Mereka ini mengupah tukang-tukang pahat dan tukang-tukang kayu untuk membaharui rumah TUHAN; juga tukang-tukang besi dan tembaga untuk memperbaiki rumah TUHAN.

Raja Yoas ini sejak umur tujuh tahun sudah menjadi raja dan dididik dengan benar, sehingga menjadi raja yang hidup benar dan dipakai dalam pembangunan rumah Tuhan selama ada imam Yoyada.
Imam Yoyada gambaran dari hamba Tuhan yang benar, seorang gembala yang benar, guru sekolah minggu yang benar. Di dalam rumah Tuhan yang dibutuhkan adalah benar, bukan hebat.

Benar di sini artinya pengajaran, hidup, nikah, pelayanan, pergaulan, keuangan dan seluruh aspek hidupnya benar.

Kalau hidup benar, bisa mendidik orang lain untuk hidup benar dan dipakai Tuhan. Di gereja bukan mendidik orang jadi hebat, tetapi benar lebih dulu.

2 Tawarikh 24: 17-21
24:17. Sesudah Yoyada mati, pemimpin-pemimpin Yehuda datang menyembah kepada raja. Sejak itu raja mendengarkan mereka.
24:18. Mereka meninggalkan rumah TUHAN, Allah nenek moyang mereka, lalu beribadah kepada tiang-tiang berhala dan patung-patung berhala. Oleh karena kesalahan itu Yehuda dan Yerusalem tertimpa murka.
24:19. Namun TUHAN mengutus nabi-nabi kepada mereka, supaya mereka berbalik kepada-Nya. Nabi-nabi itu sungguh-sungguh memperingatkan mereka, tetapi mereka tidak mau mendengarkannya.
24:20. Lalu Roh Allah menguasai Zakharia, anak imam Yoyada. Ia tampil di depan rakyat, dan berkata kepada mereka: "Beginilah firman Allah: Mengapa kamu melanggar perintah-perintah TUHAN, sehingga kamu tidak beruntung? Oleh karena kamu meninggalkan TUHAN, Iapun meninggalkan kamu!"
24:21. Tetapi mereka mengadakan persepakatan terhadap dia, dan atas perintah raja mereka melontari dia dengan batu di pelataran rumah TUHAN.

Tetapi setelah imam Yoyada meninggal, raja Yoas mulai mendengar suara asing dan hidup tidak benar, bahkan masuk persekutuan yang tidak benar/bersekongkol untuk membunuh Zakharia (menjadi keturunan pembunuh).
Persekutuan tanpa pengajaran yang benar adalah persekongkolan untuk membunuh yang benar. Mulai dari nikah, kalau nikah tidak benar, itu bukan persekutuan, tetapi persekongkolan melawan yang benar. Begitu juga dalam penggembalaan.

Tadi, orang benar yang dipakai Tuhan adalah keturunan ilahi.
Mengapa raja Yoas dari keturunan ilahi menjadi keturunan pembunuh?

  1. Karena pengikutannya--ibadah pelayanannya--kepada Tuhan hanya melihat manusia (imam Yoyada), bukan pribadi Tuhan/firman pengajaaran yang benar.
  2. Mendengar suara asing, yaitu ajaran-ajaran yang tidak benar yang tidak sesuai dengan alkitab, sampai menolak firman pengajaran yang benar.

Kalau melihat manusia, pasti mendengar suara asing--demi kehebatan, kemasyurannya--, sampai menolak firman pengajaran yang benar.
Di dalam perkara jasmani, kaum muda disebut hebat banyak yang malu, tetapi dalam perkara rohani, hati-hati karena di sinilah pancingannya setan. Bisa terdorong untuk mendengar suara lain, dan akhirnya menolak pengajaran yang benar. Kalau sudah berani mendengar yang tidak benar, pasti merosot. Hati-hati!
Sudah mendengar yang benar, masih ada dua sikap.

Ada dua sikap terhadap firman pengajaran yang benar, yang menentukan nasib kita--mengalami celaka atau kemuliaan--:

  1. Sikap negatif, yaitu:


    1. Bersungut-sungut dalam mendengarkan firman pengajaran yang benar, yang tidak cocok untuk daging.
      Yohanes 6: 59-61, 66
      6:59. Semuanya ini dikatakan Yesus di Kapernaum ketika Ia mengajar di rumah ibadat.
      6:60. Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"
      6:61. Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?
      6:66. Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

      Bersungut-sungut sama dengan tidak puas--protes, kritik--sehingga mengundurkan diri dari firman pengajaran yang benar, tidak lagi mengikut Yesus, seperti Yudas Iskariot.
      Kalau kita mencuri, firman yang datang soal mencuri terus. Kalau kita berzinah, firman yang menusuk soal berzinah terus. Itu adalah kemurahan Tuhan untuk menolong kita. Tetapi seringkali kita bersungut karena tidak puas; merasa tidak nyaman dengan firman yang menegor terus.

      2 Timotius 4: 3-4
      4:3. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
      4:4. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

      Kalau tidak mengikuti Yesus, ia akan mengikuti nabi-nabi palsu dengan ajaran palsu yang cocok bagi daging, terutama tidak pernah menunjukkan dosa kesalahan, malah menunjukkan kehebatan.
      Dongeng itu untuk meninabobokkan daging; tidak menunjukkan dosa, malah menyetujui dosa. Dagingnya senang, padahal rohaninya tidur.

      Akibatnya: jadi sama dengan nabi palsu.


    2. Menambah dan mengurangi firman/merubah firman.
      Wahyu 22: 18-19
      22:18. Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
      22:19. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

      Contoh: Hawa.
      Tuhan berkata: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas." Tetapi Hawa berkata: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan." Hawa mengurangi kata 'bebas'.
      Lagi, Tuhan berkata: "tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya." Tetapi Hawa berkata: "Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." Hawa menambah kata 'raba'.
      Akibatnya: telanjang seperti Hawa.

      Contoh lagi: sepuluh pengintai.
      Mereka disuruh melihat apakah Kanaan memang penuh dengan susu madu atau tidak. Dan mereka menyampaikan: "Betul, hanya penduduknya raksasa. Mundur saja, jangan masuk, pulang saja ke Mesir."

      Ini menambah mengurangi/merubah; memutar balik firman--benar jadi salah, salah jadi benar--; menafsirkan firman semaunya sendiri. Ini yang banyak terjadi sekarang.

      1 Korintus 7: 8-9
      7:8. Tetapi kepada orang-orang yang tidak kawin dan kepada janda-janda aku anjurkan, supaya baiklah mereka tinggal dalam keadaan seperti aku.
      7:9. Tetapi kalau mereka tidak dapat menguasai diri, baiklah mereka kawin. Sebab lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa nafsu.

      Ayat ini diputar balik sehingga boleh kawin cerai. Padahal yang dimaksud dengan janda di dalam 1 Timotius adalah janda yang suaminya meninggal.

      Amsal 30: 6
      30:6. Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.

      Kalau merubah firman, akibatnya: menjadi sama dengan setan (pendusta).


    3. Menolak firman pengajaran yang benar sehingga membunuh Zakharia.
      2 Tawarikh 24: 20-21
      24:20. Lalu Roh Allah menguasai Zakharia, anak imam Yoyada. Ia tampil di depan rakyat, dan berkata kepada mereka: "Beginilah firman Allah: Mengapa kamu melanggar perintah-perintah TUHAN, sehingga kamu tidak beruntung? Oleh karena kamu meninggalkan TUHAN, Iapun meninggalkan kamu!"
      24:21. Tetapi mereka mengadakan persepakatan terhadap dia, dan atas perintah raja mereka melontari dia dengan batu di pelataran rumah TUHAN.

      Pembunuh= menjadi sama dengan antikris.


    Tadi raja Yoas itu benar dan dipakai Tuhan, tetapi kalau mendengar suara asing/gosip/ajaran lain, bisa berubah 180 derajat.
    Jadi, sekalipun seorang hamba Tuhan, pelayan Tuhan adalah orang yang benar dan dipakai Tuhan (keturunan ilahi), tetapi kalau mau mendengar suara asing, sehingga mempunyai sikap negatif terhadap pengajaran yang benar, maka ia bisa berubah dari yang tadinya benar dan dipakai Tuhan menjadi sama dengan setan tritunggal (menjadi keturunan pembunuh).

    Dari keturunan ilahi menjadi keturunan pembunuh yang akan mendapat celaka dan hukuman Tuhan. Dulunya senang mendengar firman pengajaran yang benar, kemudian mencaci maki, mengkritik. Hati-hati!

    "Saat saya masih anggota jemaat, itu terjadi. Dia dengar firman pengajaran dari kecil, dia senang. Kemudian dia mendengar yang lain. Saat firman diterangkan soal angka, ada angka dua-nya, dia bilang: "Kok duanya jadi itu? Kok angka duanya bukan KB?" Sampai begitu. Menghina, karena dia mendengar yang lain. Ngeri kalau mendengar yang lain. Pasti mencaci maki dan menolak yang benar. Seperti Hawa dan sepuluh pengintai mencaci maki yang benar."


  2. Sikap positif, yaitu berbahagia saat mendengar dan membaca firman pengajaran yang benar sekalipun menunjuk dosa-dosa kita, dan menurutinya (taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara).
    Wahyu 1: 3
    1:3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

    Kalau bahagia saat membaca dan mendengar firman apalagi firman yang keras, yang menunjuk dosa-dosa, itu pasti kebahagiaan sorga. Sekalipun sederhana khotbahnya, main musiknya sederhana, tapi kalau ada kesucian dan urapan, di situ ada suasana sorga.

    Yang penting suasananya, bukan mainnya atau khotbahnya.
    'dan menuruti'= taat, dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara. Kalau kita taat, Tuhan yang bertanggung jawab.

    "Saya ingat selalu keponakan saya di Surabaya saat UNAS matematika. Yang lain bersorak senang karena dapat kunci jawaban benar semua: "tembus, hebat." Keponakan saya sedih. Dia mengerjakan sendiri sungguh-sungguh, tapi kurang bisa, banyak yang belum diisi. Dia datang ibadah di Surabaya dan menghadap saya. Saya bilang: "Doa saja, kalau kamu jujur dan taat, Tuhan yang tanggung jawab." Ternyata dia lulus dan bisa masuk UNAIR. Sudah lulus juga dari UNAIR. Luar biasa Tuhan. Tuhan yang bertanggung jawab. Tidak usah takut untuk taat sampai daging tidak bersuara. Sakit bagi daging, tidak apa-apa, di balik itu ada rencana Tuhan yang indah, ada kuasa nama Yesus."

    Filipi 2: 8-11
    2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    2:10. supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit(setan) dan yang ada di atas bumi(nabi palsu) dan yang ada di bawah bumi(antikris),
    2:11. dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

    Yesus taat sampai mati di kayu salib, sehingga Ia mendapat nama yang berkuasa untuk mengalahkan setan tritunggal. Demikian juga kita, kalau kita taat sampai daging tidak bersuara, maka kita dipercaya nama Yesus dan bisa berseru nama Yesus yang berkuasa. Ini kekuatan. Dibalik ketaatan ada kuasa nama Yesus.

    Ayo kaum muda, taat! Jangan memilukan hati Tuhan, jangan membuat hati orang tua pedih--terutama soal jodoh! Kalau tidak taat, ngeri.

    Kalau taat, hasilnya:


    1. Kuasa nama Yesus mengalahkan setan tritunggal sehingga kita kembali pada gambar Allah Tritunggal. Kita menjadi keturunan ilahi, yaitu mengasihi Tuhan lebih semua, mengasihi sesama sampai musuh, dan menjaga nikah.

      Maleakhi 2: 15-16
      2:15. Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.
      2:16. Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel--juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!

      Jaga kebenaran, kesucian dan kesatuan nikah!
      Kebenaran nikah= sesuai dengan firman.


    2. Kuasa nama Yesus sanggup menyelesaikan semua masalah sampai yang mustahil.
    3. Kuasa nama Yesus sanggup memberkati kita.
      Kejadian 1: 26-29

      1:26. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
      1:27. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
      1:28. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut(antikris) dan burung-burung di udara(setan) dan atas segala binatang yang merayap di bumi(nabi palsu)."
      1:29. Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.

      Tuhan memberkati dan memelihara kita secara jasmani dan rohani, sampai kekal selamanya.


    4. 'beranakcuculah'= Kuasa nama Yesus sanggup memberikan masa depan berhasil dan baik, nikah yang indah dan bahagia.
    5. Kuasa nama Yesus sanggup mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani sampai sempurna, mulai dari lidah.
      Filipi 2: 11
      2:11. dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

      Lidah hanya berkata benar dan baik, bersaksi dan menyeru nama Yesus (menyembah Tuhan). Maka mujizat-mujizat terjadi: yang mustahil jadi tidak mustahil, mujizat jasmani juga terjadi. Sampai kalau Tuhan datang kembali kedua kali, kita diubahkan jadi sempurna seperti Dia, tidak salah dalam perkataan, hanya berseru: 'Haleluya' untuk menyambut kedatangan Yesus di awan-awan yang permai. Kita tidak dihukum, tetapi bersama Dia selamanya, dan bersama keluarga kita.

Masalah apa malam ini? Rohani, jasmani, perkara yang mustahil, dosa, letih lesu? Serukan nama Yesus, datang pada Tuhan! Pasti ada kuasa untuk melakukan semuanya bagi kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top