English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 30 Maret 2010 (Selasa Sore)
Matius 25 dalam susunan Tabernakel terkena pada tongkat Harun yang...

Ibadah Doa Surabaya, 04 Mei 2018 (Jumat Sore)
Dari siaran tunda ibadah doa di Melaka

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 15 Februari 2012 (Rabu Dini Hari)
Keluaran 10:21-29 tentang tulah kesembilan: Gelap Gulita.

Keluaran...

Ibadah Paskah Ngunut, 01 April 2011 (Jumat Sore)
Wahyu 22: 20
22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah,...

Ibadah Doa Malang, 13 Oktober 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:12-13
3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 07 September 2016 (Rabu Malam)
Selamat malam.
Sebagai dasar dari doa malam, kita membaca Yohanes 9: 37-38
9:37. Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia;...

Ibadah Kunjungan Jakarta V, 19 November 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 22 Februari 2019 (Jumat Malam)
Keluaran 3: 17-20
3:17. Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir menuju...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 20 Oktober 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:21-24
2:21 Dan ketika genap delapan hari...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 02 Maret 2016 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 10 September 2018 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:17
7:17 Sebab Anak Domba yang...

Ibadah Doa Malang, 03 Mei 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari pada itu aku...

Ibadah Doa Malang, 12 Januari 2010 (Selasa Sore)
Matius 24:45-51, berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Yesus kedua kali yang tidak terduga waktunya...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Oktober 2010 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 25:31
25:31. "Apabila...

Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 25 Mei 2017 (Kamis Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 06 Desember 2018 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:5
8:5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.

Kita menghadapi suasana kegoncangan dalam segala bidang, baik jasmani dan rohani, dalam nikah dan buah nikah. Kegoncangan yang semakin meningkat sampai kehancuran dan kebinasaan selamanya di neraka.

1 Tesalonika 5:1-7
5:1. Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu,
5:2 karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.
5:3 Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman--maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin--mereka pasti tidak akan luput.
5:4 Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,
5:5 karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.
5:6. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.
5:7 Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam.

Kegoncangan terjadi sekonyong-konyong, di saat semua aman, tenteram, damai, baik, lancar, berhasil. Oleh karena itu, kita harus selalu berjaga dan sadar (tidak lengah), yaitu selalu hidup dalam terang.

Lengah (tidak berjaga-jaga) artinya tidur dan mabuk rohani, yaitu hidup dalam kegelapan. Akibatnya adalah saat kegoncangan datang sekonyong-konyong, maka kehidupan itu menjadi ketakutan, stres, putus asa, kecewa, sampai tinggalkan Tuhan. Dan saat kedatangan Yesus kedua kali, akan ketinggalan dan binasa bersama dunia.

Lukas 12:35-37
12:35 "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.
12:36 Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.
12:37 Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.

Ada 3 macam berjaga-jaga, yaitu:
  1. Tetap berikat pinggang.
    Efesus 6:14
    6:14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,

    Yohanes 17:17
    17:17. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

    Kebenaran adalah firman yang menyucikan/ firman kebenaran/ firman pengajaran yang benar.
    Berikat pinggang kebenaran artinya tetap berpegang teguh dan taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar, sehingga bisa hidup dalam kebenaran dan kesucian. Kita menyingkirkan dosa atau membuang sesuatu yang tidak sesuai kehendak Tuhan.
    Jika tetap mempertahankan dosa, maka akan tersingkir/ terusir sendiri dari tubuh Kristus, sampai binasa selamanya.

    Markus 6:7-8
    6:7. Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat,
    6:8 dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan,

    Hasil dari berikat pinggang kebenaran adalah dipakai oleh Tuhan (diutus dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus), ada perlindungan Tuhan untuk menghadapi kegoncangan, sampai maut tidak bisa menjamah. Ada pemeliharaan Tuhan secara langsung, secara ajaib, secara berkelimpahan (tidak kekurangan) di tengah kesulitan dunia sampai jaman antikris berkuasa. Sehingga kita selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

  1. Pelita tetap menyala, artinya selalu memiliki minyak persediaan, yaitu selalu hidup dalam urapan Roh Kudus (kepenuhan Roh Kudus sampai meluap-luap dalam Roh Kudus).
    Praktek sehari-harinya adalah selalu setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sesuai jabatan yang dikaruniakan Tuhan sampai garis akhir (sampai meninggal atau sampai Tuhan datang kedua kali).

    Roma 12:11
    12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

    Hasilnya adalah mampu menembusi kegelapan akhir jaman, serta kesulitan di segala bidang.

    Roh Kudus mampu mematikan dosa-dosa sampai puncak dosa sehingga kita bisa hidup dalam terang kebenaran.
    Jika sengaja hidup dalam gelap (tetap mempertahankan dosa) dan melayani Tuhan, maka akan menjadi sandungan (merugikan orang lain). Ini adalah hutang darah kepada Tuhan sampai binasa selamanya.
    Sikap yang benar adalah jika jatuh dalam dosa, kita harus minta ampun dan bertobat, lanjut tetap melayani Tuhan.

    Jika kita hidup dalam kesucian, maka pasti diurapi oleh Roh Kudus.

  1. Tetap bersuasana pesta, yaitu suasana kasih dan kebahagiaan Sorga yang didapat lewat doa penyembahan.
    Matius 17:2,4
    17:2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
    17:4 Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."

    Dalam doa penyembahan, kita mengalami perobekan daging, mengalami keubahan (pembaharuan) hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Untuk mempercepat pembaharuan hidup, bisa ditambah dengan doa puasa dan doa semalam suntuk.

    Pembaharuan mulai dari wajah, yaitu hati.

    Matius 17:3
    17:3 Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.

    Bilangan 12:1-3
    12:1. Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush.
    12:2 Kata mereka: "Sungguhkah TUHAN berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?" Dan kedengaranlah hal itu kepada TUHAN.
    12:3 Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.

    Musa memiliki hati yang lembut seperti bayi yang menangis, tapi di akhir hidupnya sempat menjadi keras hati. Ini merupakan awasan bagi kita semua.

    Bilangan 20:7-8,10-12
    20:7 TUHAN berfirman kepada Musa:
    20:8 "Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya."
    20:10 Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"
    20:11 Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
    20:12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka."

    Keras hati artinya tidak taat pada firman pengajaran yang benar.

    Lewat doa penyembahan, hati keras bisa diubah menjadi hati lembut, yakni hati seperti bayi menangis, yang hanya menangisi kekurangan dan kelemahannya sendiri.

    Hasilnya adalah mujizat terjadi, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Mujizat terbesar adalah mujizat rohani, yaitu terjadi keubahan hidupd ari hati keras menjadi hati lembut. Maka mujizat jasmani juga terjadi.

    1 Raja-raja 19:1-4
    19:1. Ketika Ahab memberitahukan kepada Izebel segala yang dilakukan Elia dan perihal Elia membunuh semua nabi itu dengan pedang,
    19:2 maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: "Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu."
    19:3 Maka takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah Yehuda, ia meninggalkan bujangnya di sana.
    19:4 Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya: "Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku."

    Elia gampang bangga/ sombong sehingga melupakan Tuhan, tapi juga gampang kecewa dan melupakan Tuhan sampai ingin mati. Akibatnya adalah letih lesu, stres, beban berat, pahit getir, sehingga tidak ada ketenangan.

    Lewat doa penyembahan, terjadi keubahan hidup dari keras hati menjadi rendah hati, yaitu tidak mudah bangga, tidak mudah kecewa, tetap mengandalkan Tuhan.

    Matius 11:28-29
    11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
    11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

    Dalam doa penyembahan, kita belajar kepada Yesus, sehingga bisa lemah lembut (taat) dan rendah hati (selalu mengucap syukur, kuat dan teguh hati). Sehingga kita bisa mengalami ketenangan dan damai sejahtera, tidak tergoncangkan, tidak letih-lesu, tidak berbeban-berat. Semua menjadi enak dan ringan. Kita dipakai Tuhan dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Sampai yang paling enak dan paling ringan saat Tuhan datang kedua kali, kita disempurnakan dan terangkat bersama Tuhan selamanya.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top