Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:6
11:6. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujanselama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.

Ini adalah kuasa dari dua saksi:
  1. Kuasa untuk menutup langit, supaya jangan turun hujan = kuasa dari Elia (diterangkan mulai dari Ibadah Raya Malang, 26 April 2020sampai Ibadah Doa Malang, 30 April 2020).

  2. Kuasa untuk mengubah air menjadi darah = kuasa dari Musa (diterangkan pada Ibadah Raya Malang, 03 Mei 2020).

ad. 2. Kuasa dari Musa
Air menjadi darah merupakan tulah pertama dari Tuhan atas Firaun dan Mesir.

Keluaran 7:16-17
7:16.Dan katakanlah kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah mengutus aku kepadamu untuk mengatakan: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku di padang gurun; meskipun begitu sampai sekarang engkau tidak mau mendengarkan.
7:17.Sebab itu beginilah firman TUHAN: Dari hal yang berikut akan kauketahui, bahwa Akulah TUHAN. Lihat, dengan tongkat yang di tanganku ini akan kupukul air yang di sungai Nil dan air itu akan berubah menjadi darah,

Tulah pertama terjadi karena dua hal:
  1. Firaun tidak mau mendengar dan dengar-dengaran pada firman Allah, tidak mau beribadah, sama dengan melawan kebenaran, tidak mengasihi Tuhan.

  2. Firaun memperbudak Israel, sama dengan menyakiti dan menyiksa sesama, tidak mengasihi sesama.
    Hati-hati, jangan sampai menyakiti sesama dalam nikah, sesama imam, sesama iman, karena ada tulahnya.

Jadi tulah pertama terjadi karena Firaun dan Mesir tidak memiliki kasih, sama dengan menolak salib, tidak menghargai salib.
Akibatnya adalah Musa memukulkan tongkatnya ke dalam air sehingga menjadi darah.

Air menjadi darah artinya:
  • Hidup atau enjoydalam dosa sampai puncaknya dosa.
  • Mengalami sengsara/ penderitaan/ air mata, sampai kematian rohani dan kebinasaan.

Oleh sebab itu kita harus menghargai, meninggikan korban Kristus/ salib Kristus, supaya kita terlepas dari tulah pertama.
Praktiknya:
  1. Rela sengsara daging untuk berhenti berbuat dosa dan menuruti kehendak daging, sehingga kita bisa menuruti kehendak Allah. Kita bisa taat dengar-dengaran apapun resikonya, sama dengan mengasihi Tuhan.
    1 Petrus 4:1-2
    4:1.Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
    4:2.supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.

  2. Rela sengsara daging untuk beribadah melayani Tuhan, setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, sama dengan mengasihi Tuhan.
    2 Korintus 6:4-10
    6:4.Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran,
    6:5.dalam menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berjerih payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa;
    6:6.dalam kemurnian hati, pengetahuan, kesabaran, dan kemurahan hati; dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik;
    6:7.dalam pemberitaan kebenaran dan kekuasaan Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela
    6:8.ketika dihormati dan ketika dihina; ketika diumpat atau ketika dipuji; ketika dianggap sebagai penipu, namun dipercayai,
    6:9.sebagai orang yang tidak dikenal, namun terkenal; sebagai orang yang nyaris mati, dan sungguh kami hidup; sebagai orang yang dihajar, namun tidak mati;
    6:10.sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, sekalipun kami memiliki segala sesuatu.

  3. Rela sengsara daging untuk berbuat baik, tidak merugikan dan menyakiti sesama, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan tetapi dengan kebaikan. Ini sama dengan mengasihi sesama.
    1 Petrus 3:17
    3:17.Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.

Tongkat Musa gambaran dari salib.
Tadi, kalau kita tidak menghargai salib, tongkat akan dipukulkan ke bawah, ke air.
Sekarang, kalau kita menghargai salib, mengasihi Tuhan dan sesama, tongkat akan diangkat ke atas untuk memukul gunung batu, sehingga keluar air.

Keluaran 17:3-7
17:3.Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"
17:4.Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!"
17:5.Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Berjalanlah di depan bangsa itu dan bawalah beserta engkau beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga di tanganmu tongkatmu yang kaupakai memukul sungai Nildan pergilah.
17:6. Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb;
haruslah kaupukul gunung batu itudan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum." Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
17:7. Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?"

Gunung batu menunjuk pada Yesus.
'gunung batu dipukul'= Yesus rela sengsara sampai mati di kayu salib untuk memberikan air Roh Kudus kepada kita.
Jadi, kalau kita meninggikan salib, Tuhan akan memberikan air Roh Kudus kepada kita. Kalau tidak, air akan menjadi darah. Tinggal pilih.

Kegunaan Roh Kudus:
  1. Memberikan kepuasan Sorga untuk menghapus segala kehausan atau ketidakpuasan di padang gurun dunia.
    Tidak puas ini yang membawa pada dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan (kawin campur, kawin cerai, dan kawin-mengawinkan).

    Mari, minta kepuasan dari Roh Kudus, mulai dari kepuasan dalam ibadah pelayanan dan nikah, supaya kita mengalami kepuasan dalam segala hal.
    Kalau ada kepuasan, kita akan selalu mengucap syukur kepada Tuhan, tidak saling menyalahkan lagi tetapi saling mengaku dan mengampuni. Mengapa sering bertengkar? Karena tidak ada kepuasan.

    Kita tidak perlu lagi bahkan tidak mau lagi mencari kepuasan dunia yang menjerumuskan kita dalam dosa dan puncaknya dosa. Kita bisa tenang di rumah tangga dan kandang penggembalaan. Di situlah kita mendapatkan segala-galanya, bahkan menjadi saksi Tuhan.

  2. Roh Kudus sanggup mengadakan mujizat.
    1. Mujizat rohani adalah keubahan hidup dari keras hati menjadi hati lembut.
      Keras hati sama dengan bimbang terhadap pribadi Tuhan/ firman dan kuasa Tuhan--'Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?'.

      Keluaran 17:7
      17:7.Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?"

      Kalau bimbang dan kuatir, pasti tidak jujur dan tidak percaya, menyembunyikan sesuatu, sehingga menjadi sarang penyamun.

      Hati lembut artinya jujur dan percaya apa pun resikonya. Kita menjadi rumah doa dan bisa menyembah Tuhan.

    2. Mujizat jasmani dari tidak ada menjadi ada untuk memelihara hidup kita, yang mustahil menjadi tidak mustahil.

    3. Jika Tuhan datang kembali, Roh Kudus menyempurnakan kita. Kita menjadi rumah doa terbesar di awan-awan yang permai. Kita menyambut kedatangan Yesus kedua kali untuk bersama Dia selamanya di Yerusalem baru.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Malang, 05 Juli 2018 (Kamis Sore)
    ... mengalami penyaliban daging pengalaman kematian atau percikan darah sengsara tanpa dosa bersama Yesus. Hamba Tuhan pelayan Tuhan yang mengalami pengalaman kematian bersama Yesus akan mengalami pengalaman kebangkitan dan pengalaman kemuliaan bersama Yesus. Kita akan berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang dan malam selamanya. Sikap terhadap salib yaitu Memandang ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Februari 2015 (Kamis Sore)
    ... keadaan tahta iblis Tahta kegelapan. Tahta penyesatan. Kita mempelajari yang pertama. Ada macam tahta kegelapan Kenajisan. Menunjuk pada dosa-dosa sampai puncaknya dosa dosa makan minum merokok mabuk narkoba dan kawin mengawinkan dosa percabulan dengan berbagai ragamnya penyimpangan seks nikah yang salah dan lain-lain . Kejahatan. Akar segala kejahatan adalah cinta akan uang yang ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 16 Februari 2019 (Sabtu Sore)
    ... berkenan kepada Tuhan--tidak berbuah-- tidak memuaskan Tuhan karena Beredar-edar untuk mengejar kepentingan diri sendiri--daun-daun untuk menyejukkan dirinya sendiri tidak peduli orang lain. Ini sama seperti Esau yang berburu. Ia dapat hasil buruan tetapi akhirnya lelah dan kehilangan semua. Sekarang sistem kaum muda beribadah juga sama yaitu tidak mau di dalam penggembalaan karena ...
  • Ibadah Kaum Muda Malang, 16 Januari 2010 (Sabtu Sore)
    ... kedudukan kepandaian dll tidak menjamin kehidupan kita mengalami keubahan dan pembaharuan. Contohnya Nikodemus. Yohanes - Nikodemus adalah seorang Farisi sudah memiliki kedudukan pengetahuan dan pengalaman tetapi dia tetap datang kepada seorang Rabi guru karena masih ada yang tidak dia miliki yaitu firman pengajaran. Nikodemus hanya memandang firman pengajaran hanya untuk perkara-perkara jasmani ...
  • Ibadah Doa Malang, 27 Januari 2009 (Selasa Sore)
    ... oleh orang yang menerima kemurahan Tuhan. Yohanes - Lukas Yesus ditampar tapi tidak membalas Ia membalas kejahatan dengan kebaikan bahkan mendoakan orang yang jahat kepadanya. Biar kita belajar diam dan menguasai diri saat kejahatan datang supaya bisa berdoa. Penyebab Tuhan ditampar Tuhan menyampaikan kebenaran Tuhan menyampaikan tentang kerajaan. Kalau digabung artinya ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 01 September 2010 (Rabu Sore)
    ... pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah Ini terimalah kepunyaan tuan . Maka jawab tuannya itu Hai kamu hamba yang jahat dan malas jadi kamu sudah tahu bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam Sikap negatif disini ...
  • Ibadah Doa Malang, 06 Desember 2016 (Selasa Sore)
    ... segala pengajaran itu Yesus membawa Petrus Yohanes dan Yakobus lalu naik ke atas gunung untuk berdoa. Ketika Ia sedang berdoa rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan. Proses untuk memiliki pakaian putih berkilau-kilau Harus mengalami penyucian oleh firman pengajaran yang benar. Ibrani Sebab firman Allah hidup dan kuat dan ...
  • Ibadah Doa Malam Session II Malang, 14 Desember 2011 (Rabu Dini Hari)
    ... Engkau menghujat Allah Karena Aku telah berkata Aku Anak Allah Aku Anak Allah -- gt pengalaman kemuliaan. nbsp Dalam sistem penggembalaan yang benar domba-domba harus dibawa pada pintu sempit pengalaman kematian untuk mendapat hidup dalam kelimpahan yaitu selalu mengucap syukursaat kita membutuhkan sesuatu Tuhan selalu menyediakan. nbsp Hati-hati saat ini ...
  • Ibadah Raya Malang, 19 Agustus 2012 (Minggu Pagi)
    ... kita merasa sendiri. Yesus selalu bergumul untuk kita. Ada hal yang dilakukan oleh Yesus seorang diri di kayu salib Yesus seorang diri di kayu salib untuk menyelamatkan manusia berdosa. Hanya Yesus satu-satunya Juru Selamat sebab Dia adalah satu-satunya manusia tidak berdosa yang bisa menyelamatkan manusia berdosa. Manusia berdosa seharusnya dihukum ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 16 Mei 2020 (Sabtu Sore)
    ... yang mempunyai sepuluh dirham dan jika ia kehilangan satu di antaranya tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya Maleakhi - . Bolehkah manusia menipu Allah Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.