Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Dari rekaman Ibadah Doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Saya berada di Medan, bapak, ibu saudara berada di manapun saat ini, Tuhan kiranya memberkati kita semua. Biarlah Tuhan hadir di tengah-tengah kita sekalian di manapun kita berada.

Kita mau menyembah Tuhan saat ini. Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dengan segala hawa nafsu, keinginan, dan sifat tabiatnya.
Di dalam Lukas 12, ada lima sifat tabiat daging yang harus dirobek--di dalam Tabernakel, Lukas 12 terkena pada pintu tirai--:

  1. Ayat 1-3= kemunafikan/kepura-puraan dirobek menjadi ketulusan/sungguh-sungguh.
  2. Ayat 4-12= ketakutan; takut pada sesuatu sehingga melawan Tuhan, dirobek menjadi takut akan Tuhan.
  3. Ayat 13-21= ketamakan--kikir dan serakah--dirobek menjadi lebih bahagia memberi dari pada menerima.
  4. Ayat 22-34= kekuatiran dirobek menjadi percaya dan berharap Tuhan sehingga kita mengalami ketenangan.
  5. Ayat 35-48= kelengahan dirobek menjadi berjaga-jaga, terutama setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

Jika kita mau merobek lima sifat tabiat daging, pintu tirai akan terobek; kita bisa menuju kesempurnaan.
Kita bandingkan dengan Markus 15: 37-38
15:37.Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.
15:38.Ketika itu tabir Bait Suci terbelah duadari atas sampai ke bawah.

'tabir Bait Suci terbelah dua'= tirai Bait Suci terobek.
Pada saat Yesus mati di kayu salib dengan lima luka utama, pintu tirai terobek.

Kalau dibandingkan dengan Lukas 12, bisa kita simpulkan: kalau kita merobek daging dengan lima sifat tabiatnya di dalam doa penyembahan, kita akan mengalami lima luka Yesus, terutama luka kelima--luka terbesar dan terdalam di lambung Yesus yang merupakan kemurahan Tuhan bagi kita bangsa kafir.

Yohanes 19: 33-34
19:33.tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
19:34.tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nyadengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

'prajurit'= bangsa kafir.
Dari lambung Yesus keluar darah dan air.

Hasildoa penyembahan di mana terjadi perobekan daging dengan lima sifat tabiatnya:

  1. Hasil pertama: kita menerima tanda darah dan air dari lambung Yesus.
    Tanda darah= mezbah korban bakaran= percaya Yesus dan bertobat; mati terhadap dosa; berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan--mati terhadap dosa.

    Tanda air= bejana pembasuhan= baptisan air yang benar, yaitu orang yang sudah percaya Yesus dan bertobat--mati terhadap dosa--harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit--keluar dari dalam air--bersama Yesus sehingga mendapatkan hidup baru/hidup sorgawi yaitu hidup dalam kebenaran dan ketaatan. Kita diselamatkan dan diberkati oleh Tuhan.

  2. Air juga bicara tentang air kehidupan; air yang mengalir dari lambung Yesus juga merupakan sungai air kehidupan, itulah Roh Kudus.
    Wahyu 22: 1
    22:1.Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allahdan takhta Anak Domba itu.

    Hasil kedua: kita menerima urapan dan kepenuhan Roh Kudus--pintu kemah terbuka. Kita menerima aliran dari sungai air kehidupan--Roh Kudus.

    Ini yang kita terima saat ini lewat doa penyembahan di mana terjadi perobekan daging dengan lima sifat tabiatnya.

Kegunaan Roh Kudus:

  1. Yang pertama: Roh Kudus sebagai sungai air kehidupan memberi kehidupankepada kita secara jasmani di tengah padang gurun yang tandus, terutama yang rohani.
    Roma 8: 13
    8:13.Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

    Bagaimanacaranya Roh Kudus memberikan kehidupan secara rohani? Aliran sungai air kehidupan--Roh Kudus--sanggup mematikan perbuatan-perbuatan daging/dosa sampai puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan.

    Apapun dosa, tidak akan bertahan kalau ada Roh Kudus. Mohon kepada Tuhan, supaya aliran Roh Kudus benar-benar mengalir sampai meluap-luap dalam kehidupan kita, untuk mematikan perbuatan daging/dosa sehingga kita bisa hidup benar dan suci.

    Kalau berbuat dosa, berarti rohaninya mati.
    Kalau hidup benar dan suci, ada jaminan rohani kita hidup sampai mencapai hidup kekal.

    Kita juga setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan--ibadah pelayanan kita hidup.

  2. Yang kedua: Roh Kudus sama dengan sungai air kehidupan yang jernih bagaikan kristal, artinya Ia menyucikan dan mengubahkan kitadari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus--mujizat rohani yang terbesar.
    Wahyu 22: 1
    22:1.Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.

    Pembaharuan hidup dimulai dari jernih bagaikan kristal. Artinya:

    • Jernih sama dengan jujur:

      1. Ya katakan: ya, tidak katakan: tidak, benar katakan: benar, tidak benar katakan: tidak benar, terutama mengenai pribadi Tuhan--pengajaran yang benar.
      2. Tidak memihak, artinya: hanya memihak Tuhan/firman pengajaran yang benar, bukan netral.
        Kalau bisa jujur soal pengajaran yang benar, pasti kita memihak Tuhan/firman pengajaran yang benar.

    • Iman yang tulus ikhlas/iman yang teguh= kuat teguh hati. Kita tidak ragu/bimbang, kuatir, kecewa, putus asa, dan meninggalkan Tuhan apapun yang sedang kita hadapi hari-hari ini, tetapi tetap hanya percaya, taat, dan berharap Tuhan.

    Jujur, percaya, dan taat kepada Tuhan, itulah penyucian dan pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus.
    Kalau mujizat rohani terjadi, mujizat jasmani juga akan terjadi.

    Contoh: janda Sarfat--bangsa kafir--menghadapi krisis dunia, sampai puncaknya antikris berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun. Semua semakin sulit, bahkan mustahil. Janda Sarfat--bangsa kafir--hanya bisa tertolong kalau ada sungai air kehidupan yang jernih bagaikan kristal, yaitu jujur, percaya, dan taat kepada Tuhan.

    Janda Sarfat jujur--ia mengaku hanya memiliki segenggam tepung dan sedikit minyak. Mari kita juga jujur apa adanya malam ini.
    Kemudian ia percaya dan taatsaat Elia menyuruh dia membuat lebih dulu roti untuk Elia, padahal seharusnya untuk dia dan anaknya lalu mereka mati.

    Hasilnya: mujizat jasmani terjadi:

    • Yang tidak ada menjadi ada--janda Sarfat terpelihara di zaman yang sulit selama tiga setengah tahun; kita juga dipelihara di padang gurun saat antikris berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun.

    • Mustahil menjadi tidak mustahil. Semua masalah akan diselesaikan oleh Tuhan.
    • Gagal; tidak ada masa depan menjadi berhasil dan indah.

    Kita butuh sungai air kehidupan untuk menghadapi keadaan tandus di dunia. Tidak ada yang bisa menolong kecuali sungai air kehidupan: Roh Kudus yang mampu mematikan perbuatan-perbuatan dosa.
    Untuk menghadapi krisis dan zaman antikris kita juga butuh sungai air kehidupan. Kita mohon kepada Tuhan.

  3. Yohanes 4: 10, 3-14
    4:10.Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."
    4:13.Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,
    4:14.tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

    Yang ketiga: sungai air kehidupan memberikan kepuasan sorgakepada perempuan Samaria yang haus, itulah bangsa kafir yang dikuasai dosa, menghadapi krisis, dan tidak pernah puas dengan segala kepuasan semu di dunia--sumur.

    Tidak puas sama dengan kering rohani. Bahaya! Kalau kering rohani, akibatnya:

    • Mulut bisa berdusta, bergosip--perkataannya kering; perkataan sia-sia yang membawa pada penghakiman.
    • Mencari kepuasan-kepuasan di dunia sampai jatuh dalam dosa-dosa dan puncaknya dosa, terutama kejatuhan nikah dan buah nikah--perempuan Samaria ini lima kali kawin cerai, setelah itu kawin mengawinkan--, yang membawa pada kebinasaan.

    Oleh sebab itu, kita butuh Roh Kudus di manapun kita berada. Kita mohon pada Tuhan dalam doa penyembahan, fokus pada sungai air kehidupan yang mengalir dari lambung Yesus/dari takhta sorga, yang memberikan kepuasan sejati/kepuasan sorga kepada kita bangsa kafir, sehingga kita bisa bersaksi bukan bergosip. Kita mengalirkan air kehidupan ke tempat-tempat yang kering rohani, mati rohani, dan menuju kebinasaan.

    Kita bersaksi lewat firman penginjilan bagi jiwa-jiwa yang belum percaya Yesus, dan bersaksi lewat firman pengajaran bagi jiwa-jiwa yang sudah percaya Yesus untuk dibawa dalam kesempurnaan.
    Mari bersaksi hari-hari ini! Kalau tidak bersaksi, kita akan berhutang darah yang tidak bisa dibayar, karena dari lambung keluar darah dan air. Apalagi kalau bergosip dan jadi sandungan, lebih berhutang darah lagi.
    Mohon kepada Tuhan supaya sungai air kehidupan dilimpahkan di tengah-tengah kita saat ini.

    'memancar sampai kepada hidup yang kekal'= memancar ke takhta sorga. Kita bisa menyembah Tuhan sehingga kita bisa mengalami kepuasan sejati yang bertambah-tambah, keubahan hidup yang bertambah-tambah, sampai satu waktu jika Yesus datang kembali kita akan diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kali di awan-awan yang permai. Kita benar-benar berada di takhta sorga; sumber air kehidupan. Kita bersama dengan Dia selamanya.

Sekali lagi, saya di Medan karena tugas, bapak, ibu, saudara di manapun berada, kita sama, Tuhan ada di tengah-tengah kita; di mana firman diberitakan di sana Tuhan ada, dan Roh Kudus ada di tengah kita. Kita mohon, jangan sampai tandus/kering di dunia yang sudah kering.
Mungkin ada hati yang sudah kering--bergosip, iri dan lain-lain--, kita mohon pada Tuhan. Stop semuanya, kembali kepada Tuhan saat ini!

Kita menyembah Dia; mengalami perobekan daging dengan lima sifat tabiatnya, supaya kita mengalami lima luka Yesus, terutama luka kelima di mana mengalir keluar darah dan air--percaya, bertobat, dan baptisan air. Kita hidup benar, selamat, dan diberkati.
Dan kita juga menerima urapan/kepenuhan Roh Kudus--pintu kemah terbuka--; sungai air kehidupan dicurahkan kepada kita semua, supaya benar-benar perbuatan daging/dosa dimatikan--kita hidup benar--, setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

Kita diubahkan menjadi jujur dan taat. Mujizat-mujizat akan terjadi, dan nanti kita bisa bersaksi, menyembah Tuhan, sampai sempurna seperti Dia.
Jangan berada dalam kekeringan! Tuhan tolong kita. Bangsa kafir butuh Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus kita hanya seperti janda Sarfat dan perempuan Samaria; seperti anjing dan babi.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 15 Desember 2016 (Kamis Sore)
    ... orang berseru Mempelai datang Songsonglah dia Kita diundang masuk Perjamuan Kawin Anak Domba dengan Kabar Mempelai. Waktu tengah malam adalah saat yang paling gelap paling sulit paling jahat dan najis. Satu-satunya kabar yang kita butuhkan adalah Kabar Mempelai untuk membangunkan kita sampai masuk Perjamuan Kawin Anak Domba. Ada dua macam pemberitaan ...
  • Ibadah Raya Malang, 19 Februari 2012 (Minggu Pagi)
    ... seperti menyambut seorang malaikat Allah malahan sama seperti menyambut Kristus Yesus sendiri. Betapa bahagianya kamu pada waktu itu Dan sekarang di manakah bahagiamu itu Karena aku dapat bersaksi tentang kamu bahwa jika mungkin kamu telah mencungkil matamu dan memberikannya kepadaku. Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu Hai ...
  • Ibadah Natal Kaum Muda Remaja Malang, 10 Desember 2016 (Sabtu Sore)
    ... menamai Dia Yesus. Kata Maria kepada malaikat itu Bagaimana hal itu mungkin terjadi karena aku belum bersuami Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil. Kata Maria Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan jadilah padaku menurut perkataanmu itu. Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Maria ibu Yesus juga mendengar firman Allah dan ...
  • Ibadah Doa Malang, 24 Mei 2012 (Kamis Sore)
    ... karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah. Tetapi jawab mereka Apa urusan kami dengan itu Itu urusanmu sendiri . Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci lalu pergi dari situ dan menggantung diri. Ini sengsara pertama yang dialami oleh Yesus yaitu Yesus mengalami sengsara karena diserahkan dan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 09 Juli 2017 (Minggu Siang)
    ... pilih mau terima pedang firman atau pedang besar pembantaian Kalau tidak mau menerima pedang firman nanti akan menerima pedang besar. Wahyu - . Lalu aku melihat seorang malaikat berdiri di dalam matahari dan ia berseru dengan suara nyaring kepada semua burung yang terbang di tengah langit katanya Marilah ke sini ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Februari 2009 (Kamis Sore)
    ... kedatangan Allah Anak Yesus kedua kali di awan-awan. Maleakhi Banyak orang yang tidak tahan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali sehingga mereka ketinggalan termasuk anak-anak Tuhan sehingga mereka masuk kebinasaan. Banyak yang tidak tahan berarti hanya sedikit yang terangkat. Supaya kita tahan menghadapi kedatangan Tuhan yang dahsyat itu maka ...
  • Ibadah Doa Malang, 11 Juni 2013 (Selasa Sore)
    ... Abraham Percaya atau iman kepada Yesus. Galatia Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil Bagaimana kita mendapatkan iman yang benar Roma Jadi iman timbul dari pendengaran dan pendengaran oleh firman Kristus. Iman yang benar berasal dari ...
  • Ibadah Raya Malang, 19 Juli 2020 (Minggu Pagi)
    ... Ini sama dengan kita hidup menurut kehendak Tuhan. Ini yang harus kita doakan dan praktikkan. Jika kita hidup dalam kehendak Tuhan sekalipun sakit bagi daging dan tidak cocok dengan kehendak kita segala kebutuhan jasmani dan rohani akan menjadi urusan Tuhan sampai nanti kita benar-benar masuk Firdaus dan kerajaan Sorga yang kekal. Kalau ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Januari 2010 (Senin Sore)
    ... sesuai dengan gambar Tuhan. Kerajaan ini sama dengan kebahagiaan. Tanda nikah yang dicipatakan sesuai dengan gambar Tuhan adalah Efesus dimulai dari istri yang tunduk pada suami sebagaimana ia tunduk kepada Tuhan. Tunduk artinya tidak mengajar memerintah dan melawan kepada suami Timotius . Selama istri menempatkan diri dengan benar maka selama ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 08 Juni 2014 (Minggu Sore)
    ... kekasih janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. . Sebaliknya bersukacitalah sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya. . Berbahagialah kamu jika ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.