English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 16 Maret 2010 (Selasa Siang)
Keluaran 17-18 dalam Tabernakel menunjuk pada Pelita Emas, yaitu Roh Kudus dengan segala...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 Agustus 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 08 Januari 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15 terkena pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian. Ini menunjuk...

Ibadah Raya Malang, 11 September 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29 adalah tentang MAKAN PERJAMUAN SUCI.

Matius 26:17-25 adalah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 April 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 07 Agustus 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti...

Ibadah Kaum Muda Malang, 25 Oktober 2008 (Sabtu Sore)
Markus 12: 18, ajaran Saduki adalah ajaran yang mengajarkan bahwa tidak ada kebangkitan,...

Ibadah Doa Surabaya, 23 Maret 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Januari 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang jemaat Loadikia, gambaran dari jemaat akhir...

Ibadah Doa Malang, 02 September 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat...

Ibadah Doa Malang, 31 Januari 2012 (Selasa Sore)
PENATARAN IMAN DAN CALON IMAM II

Matius 26:57-68 tentang SAKSI...

Ibadah Kaum Muda Malang, 05 September 2009 (Sabtu Sore)
MARKUS 13:18
Nubuat ke-4: AntikrisYang akan masuk dalam zaman aniaya...

Ibadah Kaum Muda Malang, 14 Februari 2009 (Sabtu Sore)
Markus 12:41-44, dalam Tabernakel menunjuk pada petinya Tabut Perjanjian, kayu yang disalut emas,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 Desember 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 54-56; perikop: Menilai Zaman
12:54. Yesus berkata pula...

Ibadah Doa Surabaya, 26 Agustus 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah....


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 16 Januari 2013 (Rabu Sore)

disertai dengan puasa

Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan Tuhan.
Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian yaitu

  1. Matius 28 : 1-10 tentang"kebangkitan Yesus" = shekinah glory menyinari hati yang gelap (hati yang keras), sehingga terjadi pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi menusia rohani seperti Yesus.


  2. Matius 28 : 11-15 tentang "dusta mahkamah agama" = penyebaran kegelapan (tentang dusta).


  3. Matius 28 :16-20 tentang "perintah untuk memberitakan Injil" = penyebaran Shekinah Glory/penyebaran terang.

Malam ini kita berada pada bagian yang ketiga yaitu PENYEBARAN TERANG SHEKINAH GLORY.

Matius 28 : 19-20
28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Tuhan mempercayakan kita dua kegerakan yang besar (yang sesuai dengan amanat agung Tuhan) yaitu

  1. Ayat 19 kegerakan Roh Kudus hujan awal = kegerakan dalam injl keselamatan = firman penginjilan = kabar baik yaitu membawa orang berdosa untuk percaya Yesus dan diselamatkan.


  2. Ayat 20 kegerakan Roh Kudus hujan akhir = kegerakan dalam cahaya injil kemuliaan Kristus = firman pengajaran = kabar memlpelai yaitu membawa orang yang sudah selamat untuk disucikan dan disempurnakan menjadi mempelai wanita surga.

Jadi untuk menyongsong kegerakan Roh Kudus hujan akhir, kita harus hidup dalam KESUCIAN sampai mencapai kesempurnaan.

Salah satu cara untuk bisa hidup dalam kesucian adalah lewat DOA PUASA.

Matius 6 : 17
6:17 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,

Tanda puasa yang benar adalah

  1. "minyakilah kepalamu"
    Kepala = pikiran.
    Minyak = urapan.
    Jadi artinya pikiran diurapi oleh Roh Kudus.


  2. "cucilah mukamu"
    Muka = wajah = hati (panca indera).
    Cuci = penyucian.
    Jadi artinya hati disucikan oleh firman Allah.

Jadi bila digabung, berpuasa adalah memberi kesempatan seluas-luasnya kepada firman Allah dalam urapan Roh Kudus (firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua) untuk meyucikan hati dan pikiran kita sampai seluruh kehidupan kita.

Matius 15 : 19
15:19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

Ini merupakan isinya hati yang harus disucikan. Sampai hujat, termasuk : memfitnah, menjelekan-jelekan orang dll.

Jadi hati berisi 7 keinginan jahat dan najis sehingga tidak bisa hidup suci, bahkan membawa kita dalam kesempurnaan (angka 7 = sempurna) dalam kejahatan dan kenajisan = perempuan babel yang akan dibinasakan.

Matius 22 : 21
22:21 Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."

Bila hati kita disucikan dari 7 keinginan jahat dan najis, maka kita dapat memberi kepada kaisar apa yang kaisar punya dan kepada Tuhan apa yang Tuhan punya. Contohnya : dulu pembangunan tabernakel yang dimulai dari memberi emas, perak, kain dll.

Memberi kepada kaisar (pemerintah).
Contohnya adalah membayar pajak, mentaati peraturan pemerintah (naik motor dengan Sim C dll).

Memberi apa yang Tuhan punya.
Ada tiga milik Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat, antara lain (diurutkan dari yang terkecil ke yang besar) :

  1. Perpuluhan dan persembahan khusus.
  2. Penyembahan.
    Penyembahan hanya kepada Tuhan. Kalau kepada orang tua dan raja kita hormat.


  3. Mempelai wanita Tuhan. Yang empunya mempelai wanita Tuhan adalah mempelai pria.

Malam ini kita membahas PERPULUHAN dan PERSEMBAHAN KHUSUS.

Maleakhi 3 : 8
3:8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!
Jadi kita harus mengembalikan perpuluhan dan persembahan khusus.
Perpuluhan dan persembahan khusus yaitu persembahan yang memuliakan dan mengangungkan Tuhan.

Kita memperdalam tentang PERSEMBAHAN KHUSUS.

2 Korintus 9 : 9-10
9:9 Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."
9:10 Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;

Ini tentang persembahan khusus.

Ayat 10 "Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan"
Dalam berkat yang kita terima ada dua hal yang diperhatikan yaitu

  1. Ada benih untuk ditabur = ada berkat untuk ditabur.
  2. Ada roti untuk dimakan.

Jadi jika semua berkat yang diterima dijadikan roti untuk dimakan (untuk kebutuhan hidup sehari-hari), maka lama kelamaan berkat/benih itu habis. Oleh sebab itu ada benih yang ditabur itulah PERSEMBAHAN KHUSUS.

Bila ada benih yang ditabur (persembahan khusus), maka kita akan diberkati lagi dan tidak habis (tidak hilang).

Prakteknya persembahan khusus = menabur benih adalah

  1. 2 Korintus 9 : 12
    9:12 Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.

    Praktek yang pertama adalah persembahan untuk pelayanan pembangunan tubuh Kristus = pelayanan kasih, yaitu memberi dan mengunjungi anggota tubuh Kristus yang membutuhkan (DALAM PERBUATAN). Baik secara jasmani dan terlebih secara rohani (mengunjungi tempat untuk membagikan benih firman Allah).

    Seperti firman mengaakan "ketika Aku lapar kamu memberi makan, ketika Aku dipenjara kamu mengunjungi Aku"

    Memberi dan mengunjungi ini dimulai dari rumah tangga/keluarga kita yang paling dekat (baik jasmani dan rohani), dipenggembalaan, antar penggembalaan sampai tubuh yang sempurna.

    JANGAN RAGU-RAGU untuk memberi secara jasmani dan rohani = kita diberi kesempatan untuk menabur benih. Kita tidak akan rugi, sebab jika kita menabur maka sewaktu-waktu kita akan panen.

    Bila kita dalam keadaan butuh sesuatu, tetapi kita bisa memberi itu ADA TANDA DARAH. Contohnya seperti janda miskin memberi persembahan dengan kekurangannya. Maka itu akan diingat oleh Tuhan.


  2. 2 Korintus 9 : 12
    9:12 Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.

    Ucapan syukur kepada Tuhan.

    Ibrani 13 : 15
    13:15 Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya

    Persembahan khusus = korban syukur yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama Nya.

    Jadi praktek yang kedua adalah ucapan bibir (DALAM PERKATAAN) yang memuliakan Tuhan.

    Mulai dari perkatan yang baik, menjadi berkat, bukan perkataan sia-sia, dusta dll.

    Setelah bisa berkata baik, maka kita bisa mengucap syukur kepada Tuhan, bukan bersungut-sungut, mengomel dll.

    Sampai memuncak menjadi suatu penyembahan kepada Tuhan, seperti yang kita lakukan pada Malam hari ini.

2 Korintus 9 : 6-8
9:6. Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.
9:7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
9:8 Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

Syarat supaya persembahan khusus bisa menjadi berbau harum kepada Tuhan (supaya bisa berkenan kepada Tuhan) yaitu

  1. Dipersembahkan dengan kerelaan hati oleh dorongan frman Allah dalam urapan Roh Kudus.

    Kegerakan Roh Kudus hujan akhir itu dimulai dari MEMBERI.


  2. Memberi tidak dengan sedih hati, tetapi dengan suka cita.
  3. Memberi tidak boleh terpaksa atau dipaksa.

Bila memenuhi syarat itu, maka akan menjadi persembahan khusus yang berbau harum dihadapan Tuhan dan persembahan khusus kita naik ke hadirat Tuhan.
Maka dari hadirat Tuhan turun KASIH KARUNIA/KEMURAHAN kepada kita yang melebihi segala sesuatu di bumi ini (2 Korintus 9 : 8).

Dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir harus ada Roh Kemuliaan (percikan darah) dan harus ada persembahan khusus, sehingga turun kasih karunia Tuhan.

Kegunaan kasih karunia/kemurahan Tuhan, antara lain

  1. 2 Korintus 9 : 8
    9:8 Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

    Kasih karunia/kemurahan Tuhan memelihara kehidupan kita, secara jasmani dan rohani dengan kejaiban dari Tuhan (melampaui akal kita).


    • Secara jasmani yaitu kasih karunia memenuhi segala kebutuhan kita, menurut sistem surga yaitu dari tidak ada menjadi ada.

      Contohnya di padang gurun tidak bisa menabur dan menuai tetapi Bangsa Israel mendapatkan manna.


    • Secara rohani yaitu bekelimpahan dalam pelbagai kebajikan = kita memiliki perkataan, perbuatan baik sehingga semua menjadi baik (ada masa depan yang baik dan indah).

      Wahyu 19 : 8
      19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

      Sampai pelbagai kebajikan menjadi pakaian putih berkilau-kilau = PAKAIAN MEMPELAI, sehingga kita tidak telanjang dan kita tidak dipermalukan.

      Persembahan khusus itu, jika kita menabur benih maka kita akan menuai kasih karunia.


  2. Kejadian 6 : 7-8
    6:7 Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."
    6:8. Tetapi
    Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

    Kasih karunia Tuhan melindungi kita dari segala yang membinasakan (air bah) di akhir zaman, yaitu dari :


    • Dosa makan minum dan kawin mengawinkan, seperti yang terjadi pada zaman Nuh.
    • Pencobaan yang membuat putus asa.
    • Hukuman Tuhan.


    Kita dilindungi dari kebinasaan sehingga kita layak untuk hidup kekal.

    Malam ini kita membutuhkan banyak hal, tetapi itu semua sudah tercakup dalam kasih karunia Tuhan.


  3. Wahyu 22 : 20-21
    22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
    22:21
    Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

    Alkitab ditutup dengan kasih karunia.

    Kasih karunia mempersiapkan kita untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus ke dua kali diawan-awan permai, yaitu kasih karunia menyelesaikan (menyucikan dan mengubahkan) segala sesuatu yang tidak beres (dosa-dosa) dalam hidup kita, sampai kita tampil sempurna, sama mulia dengan TuhanYesus dan kita siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus.

Malam ini kita jangan putus asa dengan sesuatu, karena masih ada kasih karunia. Tetapi jangan bangga dengan segala sesuatu, kita harus tetap pegang kasih karunia Tuhan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 06 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Mojoagung)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top