English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 16 April 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:43b-45
9:43b Ketika semua orang itu masih...

Ibadah Doa Surabaya, 05 Desember 2012 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Salam sejahtera bagi kita sekalian. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan menyertai kita semua.

Matius 10: 5-15
10:5. Kedua...

Ibadah Raya Surabaya, 18 Juli 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 8-13
25:8. Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Juli 2012 (Kamis Sore)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 April 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 perintah untuk memberitakan injil, sama dengan penyebaran...

Ibadah Raya Malang, 19 Oktober 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 dalam susunan Tabernakel menunjuk...

Ibadah Doa Malang, 02 Juli 2013 (Selasa Sore)
(Bersamaan Doa Puasa session III)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Mei 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari pada itu aku...

Ibadah Doa Malang, 19 Maret 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Selamat malam dan salam sejahtera bagi kita sekalian.

Matius 10:34-42
10:34 “Jangan kamu menyangka,...

Ibadah Raya Surabaya, 25 September 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 36-46= GETSEMANE.
'Getsemane'= tempat pemerasan daging.
Di Getsemane, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa dosa= percikan darah).
Di akhir jaman, gereja Tuhan/pengikut-pengikut...

Ibadah Raya Malang, 27 Januari 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:11-15
28:11 Ketika mereka di tengah jalan,...

Ibadah Raya Malang, 04 November 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 adalah tentang 7 percikan darah...

Ibadah Raya Surabaya, 12 Juli 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 12 Februari 2012 (Minggu Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea= menyangkal panggilan dan...

Ibadah Doa Surabaya, 10 Oktober 2012 (RAbu Sore)
Disertai dengan puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 25 Maret 2013 (Senin Sore)

Tema Ibadah di Manokwari

1 Yohanes 4 : 8
4:8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.

Temanya adalah ALLAH ADALAH KASIH.

Rasul Yohanes menampilkan Tuhan secara jelas yaitu

  1. Yohanes 1: 1 Allah adalah firman.
  2. Yohanes 4 : 24 Allah adalah Roh.
  3. 1 Yohanes 4 : 8 Allah adalah kasih.

Allah adalah kasih merupakan penampilan pribadi Allah sebagai kasih, untuk memberikan kasihnya kepada manusia. Supaya manusia berdosa bisa berharga, berguna dan bahagia, bahkan mendapatkan hidup kekal selama-lamanya.

Matius 24 : 12 ini khotbah tentang akhir zaman.

Matius 24 : 12
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Jadi ada ancaman mengerikan diakhir zaman yaitu kasih menjadi dingin dan kedurhakaan meningkat.

Kasih menjadi dingin bagaikan es, antara lain:

  1. Kedurhakaan dalam rumah tangga (pertengkaran dll).
  2. Kedurhakaan dalam Ibadah pelayanan.
  3. Kedurhakan dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir. Ini digambarkan sebagai Yosua masuk ke tanah Kanaan tetapi Akhan menjadi durhaka.

Sudah dibahas dalam Ibadah Raya tanggal 24 Maret 2013
.

MALAM INI KITA MEMBAHAS KEDURHAKAAN DALAM PENGGEMBALAAN.

Yeremia 2 : 8
2:8 Para imam tidak lagi bertanya: Di manakah TUHAN? Orang-orang yang melaksanakan hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna.

Terjadi kedurhakaan dalam penggembalaan.

Penggembalaan adalah sistem yang terbaik bagaikan tanah Gosyen.

Zakharia 11 : 4-5
11:4. Beginilah firman TUHAN Allahku kepadaku: "Gembalakanlah domba-domba sembelihan itu!
11:5 Orang-orang yang membelinya menyembelihnya dengan tidak merasa bersalah dan orang-orang yang menjualnya berkata: Terpujilah TUHAN! Aku telah menjadi kaya! Dan orang-orang yang menggembalakannya tidak mengasihaninya.

= kedurhaakan dalam penggembalaan.

Penggembalaan adalah suatu tempat yang terbaik untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kasih.
Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, dalam penggembalaan kasih menjadi dingin sehingga terjadi kedurhakaan dalam penggembalaan.

Praktek kedurhakaan dalam penggembalaan yaitu gembala menggembalakan domba-domba tanpa kasih.
Menggembalakan domba-domba tanpa kasih artinya menggembalakan domba-domba dengan sistem jual beli (bukan sistem kasih) = hanya mencari keuntungan yang jasmani.
INI SANGAT BERBAHAYA !

Contohnya adalah terjadi bisnis besar-besaran dalam Gereja. Ini seperti Yudas hanya mencari keuntungan yang jasmani.

PENGGEMBALAAN ITU TAHBISAN, BUKAN DIJADIKAN SEBAGAI PROFESI.

Markus 11 : 15, 17
11:15 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya,
11:17 Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: "Bukankah ada tertulis:
Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!"

Tandanya penggembalaan sistem jual beli (tanpa kasih) adalah

  1. Yang pertama adalah meja berisi uang.
    Meja tidak lagi berisi roti lagi.

    Meja berisi roti = meja roti sajian.
    "meja" menunjuk hati kita masing-masing.

    Meja berisi uang artinya tidak ada pembukaan rahasia firman Allah atau tidak ada makanan rohani dalam sidang jemaat.

    Gembala tidak mau dan tidak bisa memberi makanan rohani bagi domba-domba. Sebaliknya domba-domba tidak mau dan tidak bisa makan firman penggembalaan, karena memepertahankan dosa-dosa dll.

    Yang benar adalah kita beribadah harus mengutamakan roti (firman Allah).


  2. Yang kedua adalah merpati diperjual belikan.

    Seperti ayat mengatakan "kamu tulus seperti merpati dan cerdik seperti ular" tetapi
    bila merpati dijual, maka yang ada hanya ularnya.

    Merpati dijual (yang ada hanya ular) artinya


    • Tidak ada ketulusan dan tidak ada keujujuran lagi.
    • Tidak ada urapan Roh Kudus yang ada hanyalah ular yang berkelak-kelok.


    Merpati = " bila ya katakan ya, bila tidak katakan tidak"


  3. Yang ketiga adalah rumah doa menjadi sarang penyamun (Markus 11 : 17).

    Rumah doa menjadi sarang penyamun artinya


    • Tidak ada doa penyahutan dari seorang Gembala karena kering rohaninya.
      Kering rohani inilah yang paling ditakutkan bagi Gembala. Bila kering rohani, maka tidak ada harapan lagi.


    • Tidak ada doa penyembahan dari domba-domba (sidang jemaat) karena kering rohani.


    Akibatnya adalah tidak ada perlindungan bagi domba-domba, sehingga domba hanya dipersiapkan untuk disembelih = masuk aniaya antikris.

    Rumah doa menjadi sarang penyamun = menjadi rumahnya setan yang akan dibinasakan.

FIRMAN PENGGEMBALAAN INILAH YANG HARUS MENJADI PUSAT PERHATIAN, SUPAYA KITA TIDAK DURHAKA.

Yehezkiel 20 : 37
20:37 Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

Supaya kita tidak durhaka dalam penggembalaan, maka Gembala dan domba harus sama-sama memperhatikan makanan dalam penggembalaan (firman penggembalaan).

FIRMAN PENGEMBALAAN adalah makanan bagi domba-domba, sehingga domba-domba hidup dari firman penggembalaan. Baik hidup secara jasmani maupun hidup secara rohani, sampai hidup kekal.

Mazmur 78 : 23-25
8:23 Maka Ia memerintahkan awan-awan dari atas, membuka pintu-pintu langit,
78:24 menurunkan kepada mereka
hujan manna untuk dimakan, dan memberikan kepada mereka gandum dari langit;
78:25 setiap orang telah
makan roti malaikat, Ia mengirimkan perbekalan kepada mereka berlimpah-limpah.

Domba-domba hidup dari firman penggembalaan. Contohnya adalah seperti Bangsa Israel dipelihara 40 tahun dari manna (roti malaikat) dari surga.

"manna" = "gandum" = firman.
"roti" = firman.
"malaikat" = Gembala.
"roti malaikat" = firman penggembalaan.

Kalau jemaat bekerja sehingga punya gaji. Itu hanya sarana saja, tetapi sebenarnya kita hidup dari firman penggembalaan. Gembala hidup bukan dari jemaat.

Jika sudah makan firman penggembalaan maka kenyang (puas), bertumbuh dan punya kekuatan.
Kalau sudah sehat dan kuat maka mau melakukan apa ? untuk itu butuh TONGKAT GEMBALA.

Yehezkiel 20 : 37
20:37 Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

FIRMAN PENGGEMBALAAN adalah tongkat gembala (tongkat kemurahan) untuk menuntun/membimbing domba-domba.

Mentuntun artinya mengarahkan apa yang akan dilakukan sesuai dengan kehendak Tuhan (bukan melakukan semaunya).

Kegunaan tongkat gembala (tongkat kemurahan) adalah

  1. Yehezkiel 20 : 37
    20:37 Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

    Kegunaan yang pertama adalah tongkat gembala menuntun domba-domba masuk kandang supaya dihitung oleh Gembala Agung.
    Masuk kandang penggembalaan = ruang suci = ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:


    • Pelita emas : ketekunan dalam ibadah raya.
    • Meja roti sajian : ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci.
    • Medzbah dupa emas : ketekunan dalam ibadah doa penyembahan.


    Seperti ayat mengatakan "sehelai rambutpun tidak jatuh". Jadi sehelai rambut pun dihitung. Istilah "dihitung" artinya


    • Tangan kemurahan Tuhan Gembala Agung sanggup memberikan jaminan kepastian untuk memelihara dan melindungi kita yang tidak berdaya (bagaikan sehelai rambut). Di tengah dunia yang sulit sampai zaman antikris berkuasa selama 3,5 tahun di bumi, bahkan sampai selama-lamanya kita dipelihara oleh Tuhan.

      HANYA YANG MASUK KANDANG YANG DIHITUNG.


    • Tangan kemurahan Gembala Agung sanggup memberikan jaminan kepastian supaya kita tidak terhilang.

      Tidak terhilang artinya tidak jatuh dalam dosa, tidak disesatkan oleh ajaran palsu (suara asing), sehingga ada jaminan kepastian kita tetap selamat dalam tangan Gembala Agung.

      Jika berada diluar kandang maka tidak ada yang tahu.


    • Seandainya kita dalam kejatuhan, dalam lembah dosa, kegagalan maka tangan kemurahan Tuhan akan mengangkat kita. Sehingga kita tetap diselamatkan dan tidak terhilang.


    Ruangan suci ada 4 lapis tudung. Sehingga jangankan ular mau masuk, angin pun tidak bisa masuk di ruangan suci = ada pemeliharaan dan perlindungan dari Tuhan.


  2. Yohanes 10 : 16
    10:16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

    Kita tidak boleh egois sebab masih ada domba lain dari kandang lain.

    Kegunaan yang kedua adalah menuntun domba-domba untuk bersekutu dengan domba-domba dari kandang yang lain untuk masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Menjadi satu kawanan satu gembala yaitu Yesus Gembala Agung, satu tubuh dengan satu kepala.

    Hasilnya bila kita masuk pembangunan tubuh Kristus adalah


    • 1 Petrus 2 : 5
      2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

      Kita menjadi batu hidup (batu indah) artinya tangan kemurahan Gembala Agung mampu untuk menata rapi kehidupan kita yang "amburadul". Menjadikan yang tidak baik menjadi baik, memberikan masa depan yang indah, sampai menjadikan semua indah pada waktu-Nya.

      Kalau kita dipakai oleh Tuhan, kita bukan disengsarakan. Tetapi kita sedang dirapikan, diperbaiki dan dijadikan indah.


    • Menempatkan Yesus sebagai kepala maka kita mengalami damai sejahtera, ketenangan, kelegaan. Sehingga semua menjadi enak dan ringan. Itu buktinya jika Yesus sebagai kepala.

      Jika kita menjadi kepala maka kita akan kuatir.


  3. Wahyu 7 : 17
    7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

    Kegunaan yang ketiga adalah menuntun kita ke kandang pengembalaan terakhir itulah Yerusalem baru. Artinya tangan kemurahan Gembala Agung sanggup untuk memandikan, membaharui dan mengubahkan kehidupan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Dia.

    Keubahan hidup dimulai dari kejujuran (Yerusalem itu kota terang). Kejujuran dalam mengaku dosa, mengaku kegagalan, sampai kejujuran dalam segala hal.

    Kalau sudah terjadi mujizat rohani (keubahan hidup kejujuran), maka mujizat jasmani juga terjadi yaitu semua jalan yang buntu dibuka oleh Tuhan = ada pembukaan jalan sehingga masalah selesai, air mata dihapus dan kita bahagia.

    Masalah diselesaikan, air mata dihapus dan kita semakin bahagia ini terus menerus terjadi, sampai satu waktu kita diubahkan seperti Dia dan kita mengalami kebahagiaan. Kita masuk penggembalaan yang terakhir dan bersama dengan Dia selamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top