Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Imamat yang Rajani.
1 Petrus 2:9
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Pengertian imam:
  • Seorang yang suci.
  • Seorang yang memangku jabatan pelayanan dari Tuhan.
  • Seorang yang beribadah melayani Tuhan sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan.

Tugas imam adalah bersaksi, memberitakan perbuatan besar dari Dia.

Matius 28:19-20
28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Kesaksian kita harus sesuai dengan amanat agung Yesus. Ada dua macam kesaksian yang sesuai dengan amanat agung Yesus:
  1. Bersaksi tentang Injil keselamatan/ firman penginjilan/ susu/ Kabar Baik.
    Bersaksi tentang Injil keselamatan/ Kabar Baik merupakan kegerakan Roh Kudus hujan awal, sama dengan kegerakan dalam firman penginjilan untuk menyelamatkan orang berdosa lewat baptisan air.
    Arah firman penginjilan adalah dari Yerusalem, ke Yudea, ke Samaria, negara-negara barat ke negara-negara timur, sampai ke ujung bumi, yaitu Papua.

  2. Bersaksi tentang cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus/ firman pengajaran/ makanan keras/ Kabar Mempelai.

Bersaksi tentang cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus disebut kegerakan Roh Kudus hujan akhir, sama dengan kegerakan dalam firman pengajaran/ Kabar Mempelai untuk menyucikan dan mengubahkan orang-orang yang sudah selamat, sampai mencapai kesempurnaan seperti Yesus, menjadi mempelai wanita Surga yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.

Matius 24:27
24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

Arahnya adalah dari timur ke barat, kembali ke Samaria, Yudea, sampai ke Yerusalem. Kalau Israel sudah menerima, maka Israel dan Kafir menyatu menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna, bergerak menuju Yerusalem Baru, Kerajaan Surga yang kekal.

1 Raja-raja 19:19-21
19:19 Setelah Elia pergi dari sana, ia bertemu dengan Elisa bin Safat yang sedang membajak dengan dua belas pasang lembu, sedang ia sendiri mengemudikan yang kedua belas. Ketika Elia lalu dari dekatnya, ia melemparkan jubahnya kepadanya.
19:20 Lalu Elisa meninggalkan lembu itu dan berlari mengikuti Elia, katanya: "Biarkanlah aku mencium ayahku dan ibuku dahulu, lalu aku akan mengikuti engkau." Jawabnya kepadanya: "Baiklah, pulang dahulu, dan ingatlah apa yang telah kuperbuat kepadamu."
19:21 Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu, menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api; ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.

Elia adalah gambaran kegerakan Roh Kudus hujan awal.
Elisa adalah gambaran kegerakan Roh Kudus hujan akhir.
Yang dipakai adalah 12 pasang lembu, artinya 12 x 2. Angka 12 yang pertama adalah 12 rasul hujan awal. Angka 12 yang kedua adalah 12 rasul hujan akhir.

Tanda-tanda kegerakan Roh Kudus hujan akhir:
  1. Harus memiliki jubah.
    Yohanes 19:23-24
    19:23 Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.
    19:24 Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu.

    Jubah secara rohani hanya bisa didapatkan dari kayu salib. Dari kayu salib, kita menerima pakaian Yesus dan jubah Yesus.
    Pakaian Yesus sama dengan pakaian keselamatan. Pakaian ini dirobek menjadi 4 bagian, menunjuk empat penjuru bumi. Artinya semua manusia di dunia bisa menerima keselamatan dari korban Kristus di kayu salib, tinggal mau atau tidak.
    Jubah Yesus harus diundi, artinya hanya orang yang mendapat kemurahan dan kepercayaan Tuhan yang mendapat jubah Yesus.

    Ada 2 pengertian jubah Yesus yang diundi:
    1. Firman Mempelai/ Kabar Mempelai.
      Wahyu 19:11,13,16,6-7
      19:11 Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
      19:13 Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."
      19:16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

      19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
      19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.


      Kalau kita bisa menerima Kabar Mempelai, itu adalah kemurahan dan kepercayaan Tuhan kepada kita.

      Kabar Mempelai ini yang memimpin kegerakan Roh Kudus hujan akhir.

      Yohanes 19:23
      19:23 Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.

      Jubah Yesus tidak berjahit, artinya tidak ada campur tangan manusia. Kabar Mempelai itu murni dari Alkitab, tidak dicampur pengetahuan, lawakan, ilustrasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kabar Mempelai adalah wahyu/ ilham dari Tuhan, yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab.

      Uza coba-coba untuk menjamah Tabut Perjanjian/ Kabar Mempelai, sekarang menunjuk kehidupan yang mencampur Kabar Mempelai, akibatnya adalah kering dan mati rohani, sampai mati di neraka selamanya.

      Jubah Yesus hanya satu tenunan saja, artinya hanya satu firman pengajaran yang benar yang bisa membentuk satu tubuh Kristus yang sempurna, dengan satu suara penyembahan "Haleluya" untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.

      Permulaan tidak satu tenunan adalah kalau menganggap semua pengajaran sama.

    2. Jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus.
      Efesus 4:11-12
      4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudusbagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,


      Syaratnya adalah suci. Kalau kita disucikan oleh Kabar Mempelai, maka kita akan dipercaya jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus. Semakin suci, semakin indah jubah.

      Efesus 4:7
      4:7 Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.

      Yesus harus ditelanjangi di kayu salib untuk bisa memberikan Kabar Mempelai dan jabatan pelayanan serta karunia Roh Kudus. Selama kita menghargai korban Kristus, kita akan tetap teguh dalam Kabar Mempelai dan jabatan pelayanan sampai garis akhir. Hanya orang yang menghina dan menginjak-injak korban Kristus akan melepaskan Kabar Mempelai dan jabatan pelayanan.

  2. Harus memiliki kesatuan nikah.
    1 Raja-raja 19:20
    19:20 Lalu Elisa meninggalkan lembu itu dan berlari mengikuti Elia, katanya: "Biarkanlah aku mencium ayahku dan ibuku dahulu, lalu aku akan mengikuti engkau." Jawabnya kepadanya: "Baiklah, pulang dahulu, dan ingatlah apa yang telah kuperbuat kepadamu."

    Mulai dari nikah harus dalam satu kesatuan, yaitu:
    1. Suami mengasihi istri seperti diri sendiri dan tidak berlaku kasar pada istri.
    2. Istri tunduk pada suami dalam segala sesuatu.
    3. Anak hormat dan taat pada orang tua.
    4. Orang tua jangan membuat tawar hati anak, yaitu membiarkan/ mendukung anak yang berbuat salah, atau saat orang tua memaksakan kehendak kepada anak.
    5. Hubungan kakak-adik saling mengasihi.

    "Mencium" artinya berdamai satu dengan yang lain.

  3. Terjadi penyembelihan dan pembakaran lembu.
    1 Raja-raja 19:21
    19:21 Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu, menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api; ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.

    Artinya:
    1. Pengorbanan tanpa pamrih.
      Semua harus dikorbankan untuk kegerakan pembangunan tubuh Kristus, baik waktu, tenaga, pikiran, dll. Hanya satu yang tidak boleh dikorbankan, yaitu firman pengajaran yang benar, sebab itu merupakan pribadi Yesus sendiri.

    2. Penyembelihan = penyucian sampai di leher.
      Leher adalah doa penyembahan. Jadi, penyembelihan artinya penyucian sampai kita bisa menyembah Tuhan.

      Mazmur 24:3-4
      24:3 "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
      24:4 "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.

      Yang harus disucikan adalah:
      • Akar kejahatan atau keinginan akan uang yang mengakibatkan kikir dan serakah. Kikir artinya tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan untuk sesama yang membutuhkan. Serakah adalah merampas milik Tuhan dan milik sesama.
      • Akar kenajisan, yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan dosa kawin-mengawinkan (dosa seks dengan aneka ragamnya, kawin campur, kawin cerai).
      • Akar kepahitan, iri hati, dendam.
      • Akar kesesatan, yaitu ajaran-ajaran lain.

      Kalau hati sudah disucikan, maka perbuatan dan perkataan juga akan disucikan.

      Mazmur 24:5
      24:5 Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

      Maka berkat rohani, berkat jasmani, dan berkat rumah tangga akan dicurahkan. Semakin banyak disucikan, semakin banyak menyembah Tuhan, maka semakin banyak berkat Tuhan dicurahkan. Juga berkat keadilan atau pembelaan Tuhan akan dicurahkan.

    3. Pembakaran = percikan darah, sengsara daging tanpa dosa.
      1 Petrus 4:12-13
      4:12 Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
      4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
      4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

      Semakin hebat nyala api siksaan yang kita alami, semakin kuat urapan Roh kemuliaan yang kita terima. Kita semakin dipakai dan diberkati oleh Tuhan.
      Hasilnya adalah:
      • Kita dipakai untuk memberitakan cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus.

      • Kita mengalami keubahan hidup.
        1 Petrus 4:15
        4:15 Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.

        Pembunuh/ pembenci menjadi bisa mengasihi orang lain.
        Pencuri menjadi bisa memberi.
        Penjahat menjadi bisa berbuat kebaikan.
        Pengacau menjadi pendamai.

      Kalau dibaharui (dibakar), maka kita menjadi asap dupa yang berbau harum di hadapan Tuhan.

  4. Makan bersama = persekutuan.
    1 Raja-raja 19:21
    19:21 Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu, menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api; ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.

    Ada 2 macam persekutuan:
    1. Ranting dengan ranting = persekutuan tubuh Kristus dimulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan Kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

      Ada dua hal yang tidak boleh bersekutu:
      • Tidak boleh bersekutu dengan orang yang mengajarkan ajaran lain.
        Roma 16:17
        16:17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

      • Orang cabul, kikir, penyembah berhala (termasuk serakah), pemfitnah, pemabuk, penipu.
        1 Korintus 5:11
        5:11 Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

        Sebab nanti akan mewarisi dosanya, sifatnya, kekeringannya, kehancurannya.

      Supaya bisa menjadi satu tubuh, rumusnya hanya satu, yaitu saling mengaku dan saling mengampuni, serta kembali pada Alkitab/ firman pengajaran yang benar.

    2. Ranting dengan pokok anggur yang benar = persekutuan tubuh dengan Kepala.
      Jadi, kita harus masuk persekutuan yang mengarah pada Yesus sebagai pokok/ Kepala. Tandanya adalah firman pengajaran yang benar. Maka cepat atau lambat pasti akan berbuah manis.

      Persekutuan dengan Tuhan adalah lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok dalam kandang penggembalaan:
      • Pelita Emas, ketekunan dalam Ibadah Raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam karunia-karuniaNya.
      • Meja Roti Sajian, ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus.
      • Mezbah Dupa Emas, ketekunan dalam Ibadah Doa, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya.

      Yehezkiel 20:37
      20:37 Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

      Keberhasilan pemberitaan firman adalah kalau jemaat bisa masuk kandang penggembalaan.

      Matius 10:30
      10:30 Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.

      Dalam kandang penggembalaan, sehelai rambut pun dihitung oleh Tuhan. Kehidupan yang tidak berdaya, tidak berharga, asalkan berada dalam kandang penggembalaan, maka akan berada dalam tangan Yesus sebagai Gembala. Kita dihitung oleh Tuhan, artinya Tuhan menyertai kita selama-lamanya. Tuhan memperhatikan, mempedulikan, mengerti, dan bergumul bersama kita.

      Hasilnya adalah:
      • Tuhan memelihara hidup kita sampai di jaman antikris.
      • Tuhan sanggup menolong kita tepat pada waktuNya, menyelesaikan segala masalah yang mustahil.
      • Tuhan sanggup menyucikan dan mengubahkan hidup kita sampai sempurna saat kedatanganNya kedua kali. Kita bisa menyambut Dia di awan-awan yang permai dengan sorak-sorai seperti lembu yang berjingkrak-jingkrak.

        Maleakhi 4:1
        4:1 Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.

        Kehidupan yang tidak mau masuk kegerakan Roh Kudus hujan akhir, tidak mau disucikan, tidak mau fellowship yang benar, akan dibakar dengan api dan berteriak-teriak.

        Maleakhi 4:2
        4:2 Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.

        Tetapi kehidupan yang mau disucikan dan diubahkan akan menyambut kedatangan Tuhan kedua kali dengan berjingkrak-jingkrak.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Malang, 30 Mei 2021 (Minggu Pagi)
    ... siksaan dan menyembah Antikris. Secara jasmani mereka bisa menikmati hidup di dunia namun saat Yesus datang kedua kali mereka akan ketinggalan dan binasa bersama Antikris. Setelah Antikris berkuasa tahun di bumi Yesus datang kedua kali untuk membunuh dan memusnahkan Antikris. Jadi yang sanggup berperang dan mengalahkan Antikris adalah pribadi Tuhan Yesus Kepala ...
  • Ibadah Jumat Agung Surabaya, 29 Maret 2013 (Jumat Pagi)
    ... bahkan yang paling berdosa. Artinya semua bisa diselamatkan. Tidak ada alasan untuk tidak diselamatkan. Tinggal mau atau tidak. Proses keselamatan percaya iman pada Yesus bertobat berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan baptisan air dan Roh Kudus lahir baru dari air dan Roh sehingga kita mengalami hidup baru yaitu hidup dalam kebenaran ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 September 2022 (Sabtu Sore)
    ... tidak halal. Mengapa terjadi demikian Sudah diberi pekerjaan tetapi tidak mau memberikan hasilnya malah membunuh diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja September . Tabiat dari penggarap kebun anggur--sebagian orang Israel--adalah jahat yaitu tidak ada rasa hormat terhadap pemilik kebun anggur. Keinginan daging untuk memiliki kebun anggur secara tidak halal--keinginan akan uang. ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 17 Oktober 2018 (Rabu Sore)
    ... seluruhnya sekalipun sudah bisa melakukan sembilan hukum kalau tidak melakukan satu hukum tetap tidak boleh. Kita ingat cerita di alkitab ada seorang pemuda yang kaya sudah baik dan sebagainya tetapi saat Tuhan berkata Juallah hartamu --hukum terakhir yaitu soal keinginan-- dia tidak bisa dan akhirnya meninggalkan Yesus. Kalau tidak bisa menggenapkan hukum ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 12 Januari 2011 (Rabu Sore)
    ... tidak bersuara lagi tirai terobek ay. . . Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar pertama-tama kepada murid-murid-Nya kata-Nya Waspadalah terhadap ragi yaitu kemunafikan orang Farisi. Tabiat pertama kemunafikan kepura-puraan atau tidak sungguh-sungguh menyembunyikan sesuatu sehingga dari luar kelihatan baik. Kemunafikan ini terutama tidak sungguh-sungguh ...
  • Ibadah Raya Malang, 04 September 2022 (Minggu Pagi)
    ... sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu. Kita memperhatikan firman seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tengah kegelapan dunia pencobaan dosa dll supaya kita tetap hidup dalam terang kebenaran kesucian sampai sempurna. Mazmur Aku hendak sujud ke arah ...
  • Ibadah Raya Malang, 09 Januari 2011 (Minggu Pagi)
    ... Tuhan karena bertabiat kasih yaitu mengasihi memberi dan mengunjungi sesama yang membutuhkan mengasihi Tuhan. Seperti kasih itu kekal domba yang bertabiat kasih boleh masuk dalam Kerajaan Surga yang kekal. I Yohanes Dan perintah ini kita terima dari Dia Barangsiapa mengasihi Allah ia harus juga mengasihi saudaranya. Matius - - Dan Ia akan berkata ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 14 September 2019 (Sabtu Sore)
    ... padahal siang hari--firman yang menusuk pikiran. Inilah firman pengajaran yang benar yang seringkali menusuk bukan membuat tertawa. Kalau kita menerimanya dengan benar tidak marah tetapi jujur dan taat kita akan menangkap banyak ikan. Hidup di dunia bergantung dari makanan rohani. Apa yang kita makan dan sikap kita saat makan sangat menentukan keberhasilan ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 Juli 2017 (Sabtu Sore)
    ... yang memuncak pada penyembahan. Ada macam persekutuan atau ibadah pelayanan Ibadah pelayanan orang Farisi dan ahli taurat. Yaitu ibadah pelayanan sistem taurat ibadah pelayanan yang menonjolkan perkara-perkara lahiriah kebiasaan tidak mengutamakan firman tidak mau mendengar dan dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar. Tandanya Kemunafikan. Lukas Tetapi Tuhan berkata kepadanya Kamu orang-orang Farisi kamu ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 Juli 2018 (Sabtu Sore)
    ... diterangkan mulai dari Ibadah Kaum Muda Remaja Juli . AD. Lukas . Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian maka berbahagialah mereka. Markus . Karena itu berjaga-jagalah sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang menjelang malam atau tengah malam atau larut ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.