Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih mempelajari tentang pengkhianatan terhadap Anak Domba Allah.

Matius 26:14-16

26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15 Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
26:16 Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

Yudas Iskariot menjual Yesus seharga 30 keping perak.

Keluaran 21:32
21:32 Tetapi jika lembu itu menanduk seorang budak laki-laki atau perempuan, maka pemiliknya harus membayar tiga puluh syikal perak kepada tuan budak itu, dan lembu itu harus dilempari mati dengan batu.

Tiga puluh keping perak adalah harga lembu yang suka menanduk, ini menunjuk antikris dan nabi palsu, manusia durhaka/terkutuk yang harus dibinasakan.
Siapa antikris dan nabi palsu? Orang yang tidak sungguh-sungguh/lengah dalam penggembalaan, sama dengan penyelusup/penyelundup.

Yudas 1:4
1:4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusupdi tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

Contoh dalam perjanjian baru adalah Yudas Iskariot. Yudas digembalakan oleh Yesus, namun Yudas tidak sungguh-sungguh/lengah.
Contoh dalam perjanjian lama adalah Yanes dan Yambres.

2 Timotius 3:6-9

3:6 Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundupke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu,
3:7 yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.
3:8 Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.
3:9 Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal Yanes dan Yambres, kebodohan merekapun akan nyata bagi semua orang.

Yanes dan Yambres adalah orang Mesir (bangsa kafir) yang menentang Musa.

Keluaran 7:10-12

7:10 Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu mereka berbuat seperti yang diperintahkan TUHAN; Harun melemparkan tongkatnya di depan Firaun dan para pegawainya, maka tongkat itu menjadi ular.
7:11 Kemudian Firaunpun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan merekapun, ahli-ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga dengan ilmu mantera mereka.
7:12 Masing-masing mereka melemparkan tongkatnya, dan tongkat-tongkat itu menjadi ular; tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka.

Sama dengan menentang tongkat. Ada 2 pengertian tongkat:
  1. Salib = pintu sempit, perobekan daging.
    Filipi 3:18-19

    3:18 Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyakorang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
    3:19 Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

    Tangisan rasul Paulus sebab banyak anak Tuhan/hamba Tuhan, terutama bangsa kafir, yang menjadi seteru salib, tidak mau masuk pintu sempit, tidak mau mengalami perobekan daging.
    Prakteknya: beribadah dan melayani hanya untuk mencari kepentingan daging/duniawi, mencari yang enak bagi daging (= masuk pintu lebar).

    Pintu lebar artinya bebas, bebas untuk berbuat dosa asalkan mendapat kepentingan daging. Hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, judi, narkoba) dan dosa kawin mengawinkan (dosa seks dengan berbagai ragamnya, penyimpangan seks, seks pada diri sendiri, kawin campur, kawin cerai, dll).
    Akibatnya: binasa untuk selamanya.

  2. Tongkat penggembalaan = firman penggembalaan.
    Banyak hamba Tuhan/pelayan Tuhan dari bangsa kafir yang menolak firman penggembalaan. Jika menolak salib (pintu sempit), pasti akan menolak penggembalaan, sebab untuk masuk penggembalaan harus melalui pintu sempit.

    Firman penggembalaan adalah firman pengajaran yang benar yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia secara berurutan dan diulang-ulang untuk menjadi makanan bagi sidang jemaat, sekaligus menjadi tuntunan bagi sidang jemaat.

    Zakharia 11:7
    11:7 Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba(oleh karena mereka itu domba yang teraniaya adanya, TL). Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan "Kemurahan" dan yang lain kusebutkan "Ikatan"; lalu aku menggembalakan domba-domba itu.

    Ada 2 fungsi tongkat penggembalaan:
    1. Tongkat kemurahan.
      Yehezkiel 20:37
      20:37 Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

      Adalah firman penggembalaan yang menuntun domba-domba untuk masuk kandang penggembalaan. Siapa dombanya Tuhan?

      Matius 15:24-27
      15:24 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
      15:25 Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
      15:26 Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
      15:27 Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."

      Domba Tuhan adalah bangsa Israel asli. Sedangkan bangsa kafir adalah anjing, binatang haram yang tidak ada hubungan dengan Tuhan. Hanya ada hubungan dengan setan, hidupnya jahat dan najis.
      Yesus datang ke dunia untuk mencari domba-domba yang hilang dari Israel. Namun karena sebagian Israel menolak Yesus maka terbuka kesempatan bagi bangsa kafir untuk diselamatkan dan diangkat menjadi domba-domba Tuhan lewat makan remah-remah roti (korban Kristus).
      Karena itu bangsa kafir jangan sombong, tanpa korban Kristus, hanya seperti anjing.

      Yohanes 19:32-34

      19:32 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
      19:33 tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
      19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

      Sebenarnya Yesus sudah mati dengan 4 luka utama (2 di tangan, 2 di kaki) untuk menebus domba-domba Israel yang terhilang. Namun masih ada luka kelima (pada lambung Yesus), luka yang terbesar yang dibuat oleh bangsa kafir. Luka kelima yang mengeluarkan darah dan air merupakan kesempatan dan kemurahan Tuhan bagi anjing (bangsa kafir) untuk diangkat menjadi domba. Prosesnya:
      • Bertobat (tanda darah), mati terhadap dosa.
        Jika terus mempertahankan dosa, tetap menjadi anjing.

      • Baptisan air (tanda air), lahir baru.
        Roma 6:4
        6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

        Baptisan air yang benar, kita dibaptis sesuai dengan alkitab/seperti Yesus dibaptis yaitu orang yang sudah mati terhadap dosa (bertobat) harus dikuburkan didalam air bersama Yesus dan bangkit dalam hidup yang baru.

        1 Petrus 3:20-21

        3:20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
        3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

        Hidup baru sama dengan memiliki hati nurani yang baik, yaitu hari nurani yang taat dengar-dengaran.
        Jika tidak taat dengar-dengaran, sama dengan anjing.

      Jadi tongkat kemurahan (firman penggembalaan) menuntun bangsa kafir (anjing) untuk bertobat dan lahir baru, taat dengar-dengaran sehingga menjadi dombanya Tuhan.

      Selanjutnya, tongkat kemurahan menuntun domba-domba untuk masuk kandang penggembalaan (ruangan suci). Di ruangan suci ada 3 macam alat:
      • Pelita emas, ketekunan dalam ibadah raya.
      • Meja roti sajian, ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci.
      • Mezbah dupa emas, ketekunan dalam ibadah doa penyembahan.
      Masuk kandang penggembalaan sama dengan masuk pintu sempit, perobekan daging.

      Jika kita berada dalam kandang, hasilnya:
      • Kita dihitung oleh Tuhan.
        Yehezkiel 20:37
        20:37 Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

        Artinya: Kita diperhatikan dan dipelihara oleh Tuhan. Diluar kandang tidak ada perhatian Tuhan. Pohon ara di pinggir jalan, begitu tidak berbuah, langsung dikutuk, tidak ada perhatian Tuhan. Kita dilindungi, supaya tidak menjadi anjing lagi. Kita dimiliki oleh Tuhan.

      • Kita dipisahkan, sama dengan disucikan.
        Yehezkiel 20:38
        20:38 Aku akan memisahkan dari tengah-tengahmu orang-orang yang memberontak dan mendurhaka terhadap Aku; Aku akan membawa mereka keluar dari negeri, tempat mereka tinggal sebagai orang asing, tetapi di tanah Israel mereka tidak akan masuk. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.

        Disucikan secara intensif/terus menerus sampai kita tidak bercacat cela.


    2. Tongkat ikatan.
      Zakharia 11:7
      11:7 Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba. Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan "Kemurahan" dan yang lain kusebutkan "Ikatan"; lalu aku menggembalakan domba-domba itu.

      Efesus 4:15-16

      4:15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
      4:16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

      Tongkat ikatan adalah firman penggembalaan yang mengikat kita dalam kesatuan pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

      Efesus 4:11-12

      4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Syarat untuk melayani pembangunan tubuh Kristus adalah:
      • Hidup dalam kesucian.
      • Memiliki jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus.
      Jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus merupakan tempat kita dalam tubuh Kristus.
      Jika tidak punya jabatan pelayan sama dengan diluar tubuh Kristus, masuk pembangunan tubuh Babel.
      Jika punya jabatan pelayanan tetapi tidak suci, sama dengan merusak tubuh Kristus.
      Sekalipun jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus berbeda-beda, tetapi jika kita tergembala, dituntun oleh firman penggembalaan, maka bisa bekerja sama, bisa saling melayani, sampai menuju kesatuan pelayanan pembangunan tubuh Kristus.

      Kolose 3:14
      3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

      Firman penggembalaan mengikat kita dalam kasih Allah. Prakteknya:
      • Saling mengasihi.
        Roma 13:8
        13:8 Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.

        Tidak ada hutang artinya tidak merugikan sesama.

      • Mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu, taat dengar-dengaran.
        Kasih Allah menyatukan dan menyempurnakan kita sampai menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna, mempelai wanita Tuhan yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali.


    Wahyu 21:15
    21:15 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya.

    Tongkat kemurahan ditambah tongkat ikatan sama dengan tongkat emas yang menuntun kita ke Yerusalem Baru, tempat penggembalaan terakhir.

    Zakharia 11:10

    11:10 Aku mengambil tongkatku "Kemurahan", lalu mematahkannya untuk membatalkan perjanjian yang telah kuikat dengan segala bangsa.

    Penyelundup, tidak sungguh-sungguh/lengah dalam penggembalaan, sama dengan mematahkan tongkat kemurahan. Artinya, tidak mau bertobat (tetap hidup dalam dosa), tidak mau lahir baru (tidak taat dengar-dengaran), tidak mau masuk kandang/tergembala.

    Penyelundup sama dengan mematahkan tongkat ikatan. Artinya, tidak mau melayani, atau melayani dengan tidak setia/tidak suci, tidak mengasihi.
    Maka perjanjian dengan Tuhan akan dibatalkan.

    2 Timotius 3:8

    3:8 Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.

    Akibatnya: iman tidak tahan uji, gugur dari iman. Sama dengan tanpa iman, tanpa kebenaran. Akalnya bobrok, tanpa akal budi. Tampil seperti binatang buas, sama seperti setan, antikris dan nabi palsu yang akan dibinasakan.
    Jika tongkat sudah patah, maka jalan keluarnya yaitu harus membayar 30 keping perak.

    Zakharia 11:12

    11:12 Lalu aku berkata kepada mereka: "Jika itu kamu anggap baik, berikanlah upahku, dan jika tidak, biarkanlah!" Maka mereka membayar upahku dengan menimbang tiga puluh uang perak.

    Yesus adalah lembu yang baik, hamba Tuhan yang taat dengar-dengaran, namun Yesus rela dijual 30 keping perak, rela dijadikan lembu yang menanduk, buruk seperti binatang buas, supaya kita yang buruk bisa menjadi baik.

    Yesaya 52:13-14

    52:13. Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.
    52:14 Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia--begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi--

    Mulai mulut diubahkan menjadi baik. Perbuatan (pakaian) diubahkan menjadi baik. Maka hasilnya:
    1. Semuanya akan menjadi baik, masa depan menjadi baik.
      1 Petrus 3:10-11
      3:10 "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.
      3:11 Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

    2. Tuhan memberkati keluarga kita sampai selama-lamanya.
      2 Samuel 7:28-29
      7:28 Oleh sebab itu, ya Tuhan ALLAH, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.
      7:29 Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab, ya Tuhan ALLAH, Engkau sendirilah yang berfirman dan oleh karena berkat-Mu keluarga hamba-Mu ini diberkati untuk selama-lamanya."

    3. Menerima 7 kali yang terbaik, sampai yang sempurna, kita menjadi mempelai wanita Tuhan.
      Ulangan 33:13-16
      33:13 Tentang Yusuf ia berkata: "Kiranya negerinya diberkati oleh TUHAN dengan yang terbaikdari langit, dengan air embun, dan dengan air samudera raya yang ada di bawah;
      33:14 dengan yang terbaikdari yang dihasilkan matahari, dan dengan yang terbaikdari yang ditumbuhkan bulan;
      33:15 dengan yang terutamadari gunung-gunung yang sejak dahulu, dan dengan yang terbaikdari bukit-bukit yang berabad-abad,
      33:16 dan dengan yang terbaikdari bumi serta segala isinya; dengan perkenanan Dia yang diam dalam semak duri. Biarlah itu semuanya turun ke atas kepala Yusuf, ke atas batu kepala orang yang teristimewadi antara saudara-saudaranya.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Persekutuan di Ambon I, 24 Agustus 2010 (Selasa Sore)
    ... dengan perantaraan para nabi yang dahulu. Oleh sebab itu datang murka yang hebat dari pada TUHAN. Seperti mereka tidak mendengarkan pada waktu dipanggil demikianlah Aku tidak mendengarkan pada waktu mereka memanggil firman TUHAN semesta alam. Orang yang tidak mau menerima panggilan Tuhan maka Tuhan juga tidak akan menjawab saat ia ...
  • Ibadah Jumat Agung Malang, 10 April 2020 (Jumat Pagi)
    ... terdiri dari tiga bagian supaya pelita bisa menyala Kaki. Batang. Cabang. Syarat untuk pelita menyala atau syarat kehidupan menjadi saksi Tuhan diterangkan mulai dari Ibadah Raya Malang April Harus memiliki kaki sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Malang April sampai Ibadah Doa Malang April . Harus memiliki batang pokok. Ad. ...
  • Ibadah Doa Malang, 26 April 2018 (Kamis Sore)
    ... Persiapkanlah jalan untuk Tuhan luruskanlah jalan bagi-Nya. Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis berkatalah ia kepada mereka Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan ...
  • Ibadah Raya Malang, 14 Agustus 2011 (Minggu Pagi)
    ... kehidupan yang baik dan dipakai Tuhan namun ada sesuatu yang tersembunyi dan hanya kuasa Firman Pengajaran serta Perjamuan Suci yang bisa menunjukkannya. Istilah Bukan aku ya Tuhan Matius adalah kesempatan yang baik untuk mengoreksi diri sendiri dan menyelesaikan dosa-dosa sampai dengan dosa-dosa yang tersembunyi. Mengapa kita harus menyelesaikan dosa-dosa sampai dosa yang ...
  • Ibadah Pentakosta Malang, 20 Mei 2018 (Minggu Pagi)
    ... hikmat dan syukur dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya Amin Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang Maka kataku kepadanya Tuanku tuan mengetahuinya. Lalu ia berkata kepadaku Mereka ini adalah orang-orang yang ...
  • Ibadah Raya Malang, 08 Agustus 2010 (Minggu Pagi)
    ... dan Perjamuan Suci dan Ibadah Doa. Kalau tergembala maka kita berada dalam tangan Gembala Agung hasilnya Seperti pohon aras yang tumbuh besar artinya mendapat kekuatan iman dari Tuhan supaya bertahan menghadapi angin pencobaan dan gelombang di dunia dan mengalami pertolongan dari Tuhan untuk menyelesaikan semua masalah. Pohon aras ini juga ...
  • Ibadah Raya Malang, 01 Mei 2022 (Minggu Pagi)
    ... dalam penjara yakni Onesimus dahulu memang dia tidak berguna bagimu tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku. Dia kusuruh kembali kepadamu dia yaitu buah hatiku . Seperti Onesimus seorang yang dulunya tidak berguna jahat hati nuraninya tidak baik. Tetapi setelah dibawa oleh Rasul Paulus untuk melihat hati Tuhan sehingga bisa ...
  • Ibadah Doa Malang, 13 Juni 2019 (Kamis Sore)
    ... terangkat ke Sorga dengan dua janji. Kisah Rasul - Tetapi kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. Sesudah Ia mengatakan demikian terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka dan awan menutup-Nya ...
  • Ibadah Raya Malang, 18 Oktober 2020 (Minggu Pagi)
    ... terjadi hari-hari ini Kita harus belajar dari pohon ara yang rantingnya sudah melembut sehingga bisa berbuah lebat dan manis. Markus - . Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. . Dan pada waktu itupun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 01 Mei 2022 (Minggu Siang)
    ... air di bumi. Artinya sumber kehidupan manusia di bumi yaitu mencari nafkah politik pendidikan kesehatan dan sebagainya. Semua kegiatan manusia dan sumber kehidupan di bumi dikuasai oleh Setan seperti dulu sungai Nil dikuasai oleh Firaun--sungai Nil adalah satu-satunya sungai di Mesir. Keluaran - . Berfirmanlah TUHAN kepada Musa Firaun berkeras hati ia menolak ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.