English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 29 Januari 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Kunjungan Jakarta IV, 19 November 2015 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 24 Juli 2009 (Jumat Tengah Malam)
Lukas 6:12-16, ini adalah contoh Yesus sendiri yang berdoa semalam-malaman.
Pergi ke bukit menunjuk pada bukit...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 05 Agustus 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:37-54 tentang Yesus mengecam orang...

Ibadah Raya Malang, 16 Agustus 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL

Pohon ara yang rantingnya melembut dan mulai berbuah ini menunjuk...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Mei 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 26 Maret 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu.
Pembicara: Pdp. Youpri
Matius 27:
= terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara daging...

Ibadah Raya Malang, 17 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat Dia,...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Juli 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 23-25
26:23. Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang...

Ibadah Doa Malang, 07 Maret 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12 tentang peniupan sangkakala yang kelima, yakni...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 20 Oktober 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:21-24
2:21 Dan ketika genap delapan hari...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 Januari 2010 (Sabtu
Markus 14:3-8
Manusia adalah buli-buli dari tanah liat yang mudah pecah dan hancur oleh dosa,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Oktober 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:1
2:1 “Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di...

Ibadah Doa Surabaya, 20 Januari 2016 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat sore,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Februari 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Februari 2016 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:20
3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Tuhan menegor, menasihati, menghajar jemaat Laodikia atau kita semua, sama dengan Tuhan sedang mengetok pintu hati, lewat firman pengajaran yang benar. Ada 2 kemungkinan:
  1. Jika kita membuka pintu hati, maka Tuhan Yesus masuk dalam kehidupan kita, sehingga kita menjadi rumah doa.
    Matius 21:12-13
    21:12 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati
    21:13 dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."

    Tanda menjadi rumah doa adalah suka bersaksi, gemar berdoa menyembah Tuhan.

  2. Jika keras hati, menolak firman pengajaran yang benar, sama dengan menutup pintu hati untuk Tuhan, maka Tuhan Yesus keluar.
    Matius 21:17

    21:17 Lalu Ia meninggalkan mereka dan pergi ke luar kota ke Betania dan bermalam di situ.

    Maka kehidupan itu akan menjadi sarang penyamun, terkutuk dan binasa.
    Tanda menjadi sarang penyamun adalah suka bergosip, berdusta, fitnah, sehingga kering rohani.

Matius 21:12-13

21:12 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati
21:13 dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."

Untuk bisa menjadi rumah doa, Tuhan mengusir orang yang berjual-beli dari bait Allah, artinya penyucian yang menimbulkan sengsara daging dan perasaan, sama dengan percikan darah, penyucian terakhir. Apa yang harus disucikan?
  1. Roh jual beli [ayat 12].
  2. Roh jengkel.
    Matius 21:15
    21:15 Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah: "Hosana bagi Anak Daud!" hati mereka sangat jengkel,

Kita mempelajari yang pertama. Roh-jual beli menjadikan kehidupan kita seperti pasar, artinya:
  1. Murahan, ibadah pelayanan tanpa tahbisan yang benar.
  2. Ramai, yaitu kesukaan daging tanpa penyucian.
  3. Hanya mencari keuntungan jasmani (uang, kedudukan, dll).

Praktik kehidupan yang dikuasai roh jual beli:
  1. Kikir dan serakah.
    Kikir = tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan untuk sesama yang membutuhkan.
    Serakah = merampas/ mencuri milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus) dan milik sesama (korupsi, hutang tidak bayar). Termasuk mencari uang dengan cara yang tidak halal.

    Juga beribadah dan melayani hanya untuk mencari keuntungan jasmani. Ibadah pelayanan menjadi pekerjaan/ profesi, bukan tahbisan. Atau sebaliknya, tidak setia bahkan tinggalkan ibadah pelayanan hanya untuk mencari keuntungan jasmani.

  2. Memperjualbelikan korban penghapus dosa.
    Matius 21:12
    21:12 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati

    Ini sama dengan menghina/ menginjak-injak korban Kristus. Artinya tidak mau mengalami kelepasan dari dosa, tetap mempertahankan dosa dengan menyalahkan orang lain, menyalahkan Tuhan (firman pengajaran yang benar). Juga hidup dalam dosa, enjoy dalam dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin-mengawinkan (dosa seks dengan berbagai ragamnya). 

  3. Dicap 666 oleh antikris, tidak mengalami keubahan hidup dan tetap mempertahankan 18 sifat tabiat daging.
    Wahyu 13:16-18
    13:16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
    13:17 dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
    13:18 Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

    2 Timotius 3:1-5

    3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    3:2 Manusia akan (1)mencintai dirinya sendiri dan (2)menjadi hamba uang. Mereka akan (3)membual dan (4)menyombongkan diri, mereka akan menjadi (5)pemfitnah, mereka akan (6)berontak terhadap orang tua dan (7)tidak tahu berterima kasih, (8)tidak mempedulikan agama,
    3:3 (9)tidak tahu mengasihi, (10)tidak mau berdamai, (11)suka menjelekkan orang, (12)tidak dapat mengekang diri, (13)garang, (14)tidak suka yang baik,
    3:4 (15)suka mengkhianat, (16)tidak berpikir panjang, (17)berlagak tahu, (18)lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
    3:5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

    Sekalipun sudah beribadah, tetapi tidak mengalami pembaharuan, karena menolak kekuatan ibadah, yaitu salib (penderitaan bersama Yesus) dan firman pengajaran yang benar. Jika menolak penyucian oleh pedang firman, maka suatu waktu akan berhadapan dengan pedang antikris untuk memancung kepala atau berhadapan dengan pedang penghukuman Tuhan.
    Dicap 666 artinya tubuhnya daging, jiwanya daging, rohnya daging, sehingga tampil seperti binatang buas yang hanya menuruti naluri/ keinginan/ hawa nafsu daging.

Waspada, roh jual-beli menguasai 3 macam alat dalam ruangan suci.
  1. Menguasai meja roti sajian sehingga menjadi meja penukar uang.
    Matius 21:12
    21:12 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati

    Meja (menunjuk hati) dikuasai roh jual-beli sehingga tidak diisi roti firman tetapi diisi uang. Kapan terjadi meja roti sajian menjadi meja penukar uang?
    • Kalau seorang gembala tidak setia bahkan tidak mau memberi makanan rohani pada domba-domba. Atau gembala tidak dipercaya lagi untuk mengawasi perpuluhan milik Tuhan.
    • Kalau sidang jemaat tidak bisa makan firman pengajaran yang benar, karena gosip, jengkel, dll.

  2. Menguasai pelita emas.
    Matius 21:12
    21:12 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati

    Artinya jabatan pelayanan diperdagangkan, bukan dari Tuhan lagi. Sehingga melayani dengan kekuatan sendiri, bukan karunia dari Roh Kudus. Melayani dengan pamrih, mencari sesuatu yang jasmani, bukan dengan ketulusan hati.

  3. Menguasai mezbah dupa emas.
    Sehingga menjadi sarang penyamun, yaitu suka berdusta, bergosip, fitnah.
 
Jalan keluarnya adalah harus diusir, penyucian secara tegas.
  1. Penyucian meja roti sajian.
    Matius 21:12
    21:12 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati

    Bukti penyucian meja roti sajian adalah bisa tekun dalam kebaktian pendalaman Alkitab dan perjamuan suci. Hati bisa diisi firman pengajaran dan korban Kristus, sehingga tidak terikat oleh yang lain.

    Yakobus 1:19-22
    1:19 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;
    1:20 sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.
    1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.
    1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

    Proses diisi oleh firman:
    1. Cepat untuk mendengar [ayat 19]. Artinya jangan lamban untuk mendengar. Bukan hanya mendengar firman penginjilan (susu), tetapi harus bisa mendengar firman pengajaran (makanan keras). Roh Kudus menolong kita mengerti firman, sama dengan firman dicap di dahi. Bukti dahi ditulisi firman adalah banyak berdiam diri, koreksi diri. Juga sabar dan lambat untuk marah. Boleh marah tetapi dengan kasih, dengan tujuan untuk menolong.
    2. Roh Kudus menolong kita untuk percaya/ yakin pada firman. Firman tertanam di dalam hati [ayat 21], sama dengan hati dicap oleh firman. Firman berakar di hati sehingga bisa bertunas, berbunga, dan berbuah kebenaran dan keselamatan. Juga berbuah manis, kita mengalami kebahagiaan.
    3. Roh Kudus menolong kita untuk menjadi pelaku firman [ayat 22]. Kita bisa praktik firman, sehingga terjadi mujizat. Kita tidak menipu diri sendiri, artinya jika berdosa/ bersalah, mengaku dosa. Jika diampuni, jangan berbuat lagi. Jika benar, kita bisa mengampuni orang lain dan melupakan. Kita bisa membedakan dengan tegas antara yang benar dan tidak benar. Ini sama dengan firman dicap di tangan.

  2. Penyucian pelita emas.
    Bukti disucikan adalah:
    1. Tekun dalam kebaktian umum, sehingga pelita tetap menyala, artinya hidup dalam terang, tidak tersandung pada dosa-dosa sampai puncaknya dosa. Tidak tersandung dalam ibadah pelayanan, tetapi setia dan berkobar sampai garis akhir.

    2. Melayani dengan tulus hati, tanpa pamrih, iri hati, kepahitan, benci, dendam, dll. Melayani dengan kejujuran, tidak ada dusta, tidak menyembunyikan sesuatu.
      Lukas 17:7-10
      17:7 "Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
      17:8 Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.
      17:9 Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya?
      17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang (barang yang wajib, TL) kami harus lakukan."

      Kita melayani dengan setia dan benar.
      Yesaya 11:5
      11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

      Ini sama dengan melayani dengan berikat pinggang, memuaskan Tuhan. Maka Tuhan juga akan memuaskan kita dengan kepuasan Surga, sehingga kita tidak mencari kepuasan semu di dunia dan tidak jatuh dalam dosa. Maka urusan makan-minum dan masa depan kita adalah urusan Tuhan.

  3. Penyucian mezbah dupa emas.
    Bukti disucikan adalah tekun dalam kebaktian doa penyembahan. Penyembahan adalah proses perobekan daging/ penyaliban daging dengan segala keinginan dan hawa nafsu, supaya tidak dikuasai antikris, tetapi dipeluk oleh Tuhan. Penyembahan adalah mempersembahkan seluruh hidup kepada Tuhan.

Jika kehidupan kita sudah disucikan dari roh jual beli, maka kita bisa menjadi rumah doa. Kita bisa menyeru nama Yesus, menyeru "Haleluya".
Matius 21:13-14
21:13 dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."
21:14 Maka datanglah orang-orang buta dan orang-orang timpang kepada-Nya dalam Bait Allah itu dan mereka disembuhkan-Nya.

Maka kita akan mengalami mujizat. Mujizat penyembuhan secara rohani adalah timpang (= bimbang, bercabang hati) diubahkan menjadi percaya kepada pribadi Yesus (firman pengajaran yang benar) dan percaya pada kuasa Tuhan, jangan berharap yang lain. Buta (= hidup membabi buta, berbuat dosa) diubahkan menjadi hidup benar, bisa melihat Tuhan, menyembah Tuhan.
Maka mujizat jasmani juga terjadi, yang mustahil menjadi tidak mustahil.
Sampai jika Yesus datang kedua kali, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan. Kita terangkat untuk menyambut kedatangan Yesus di awan-awan yang permai, kita bersama Tuhan selamanya.



Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top