English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Persekutuan di Ambon V, 26 Agustus 2010 (Kamis Sore)
Markus 7:37
7:37. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya...

Ibadah Raya Malang, 28 Februari 2016 (Minggu Pagi)
Bersamaan Penataran IV Imam dan Calon Imam

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 20 Mei 2009 (Rabu Tengah Malam)
Keluaran 19:10-15, ada 3 macam penyucian:
Keluaran 19:10-11, membasuh pakaian...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 17 Januari 2017 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 2:1-2
2:1 Seorang laki-laki dari...

Ibadah Raya Malang, 28 Agustus 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:24-25
26:24 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Januari 2013 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding
Pertama-tama, kami sampaikan salam sejahtera. Biarlah damai sejahtera Tuhan menyertai kita sekalian.

Matius 10: 34-36
10:34. "Jangan kamu menyangka,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 16 Maret 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 10-13 => menyembuhkan orang sakit pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Juli 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:5-6
6:5...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 Agustus 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 27 Januari 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12
Dalam susunan Tabernakel, Lukas 12 terkena pada...

Ibadah Persekutuan Semarang III, 27 September 2013 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 22 April 2012 (Minggu Sore)
Matius 27:
= terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di...

Ibadah Raya Malang, 18 November 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:3-4
8:3 Maka datanglah seorang malaikat...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 22 Oktober 2014 (Rabu Malam)
Puji Tuhan, kita menggunakan kesempatan malam hari ini untuk bertelut di bawah kaki Tuhan, menyerahkan segenap kehidupan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Juli 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Februari 2014 (Kamis Sore)


Siaran langsung dari Ibadah Persekutuan di Toraja.


Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

1 Petrus 2:9
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Imam adalah seorang yang suci, seorang yang memegang jabatan pelayanan dari Tuhan, seorang yang beribadah dan melayani Tuhan sesuai jabatan pelayanan dari Tuhan.

Mengapa kita harus menjadi imam dan raja, beribadah dan melayani Tuhan?
  1. Sebab ada perbedaan antara orang yang beribadah dan tidak beribadah.
    Maleakhi 3:18, 4:1
    3:18 Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.
    4:1 Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.

    Orang tidak beribadah = orang fasik = jerami, tidak berguna, hanya menunggu untuk dibakar, dibinasakan.

    Ada perbedaan antara orang beribadah dengan orang beribadah. Contohnya: Kain dan Habel sama-sama beribadah melayani Tuhan, tetapi yang diterima hanya pelayanan Habel. Oleh sebab itu kita harus beribadah dalam tahbisan yang benar.

  2. Lewat ibadah pelayanan yang benar, kita mendapat jaminan kepastian yang dobel dari Tuhan, untuk hidup sekarang sampai hidup kekal.
    1 Timotius 4:8-10
    4:8 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.
    4:9 Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya.
    4:10 Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.

    Tuhan memperjuangkan bangsa Israel supaya bisa beribadah kepada Tuhan dengan menghukum Mesir dengan 10 tulah. Dalam Perjanjian Baru, Yesus rela dihukum mati di kayu salib supaya bangsa kafir bisa beribadah kepada Tuhan, ini perjuangan Tuhan. Oleh karena itu kita harus memperjuangkan ibadah pelayanan lebih dari apa pun di bumi.

  3. Sebab ibadah adalah satu-satunya aktifitas di dunia ini yang bisa membawa kita ke tahta Surga.
    Wahyu 22:3, 5
    22:3 Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,
    22:5 Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

    Penghuni kerajaan 1000 tahun damai dan kerajaan Surga adalah imam-imam dan raja-raja.


Penampilan imam dan raja.
Markus 1:6
1:6 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.

Penampilan secara umum untuk hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yaitu sederhana, tidak menonjolkan kemewahan dunia.
Penampilan secara khusus yaitu jubah bulu unta, menunjuk pakaian seorang hamba Tuhan/ pelayan Tuhan secara jasmani dan rohani.
  1. Pakaian secara jasmani.
    Syaratnya:
    1. Sesuai fungsi yaitu untuk menutupi ketelanjangan daging.
      Imamat 21:10
      21:10 Imam yang terbesar di antara saudara-saudaranya, yang sudah diurapi dengan menuangkan minyak urapan di atas kepalanya dan yang ditahbiskan dengan mengenakan kepadanya segala pakaian kudus, janganlah membiarkan rambutnya terurai dan janganlah ia mencabik pakaiannya.

    2. Pantas untuk beribadah.
    3. Bersih dan tidak bau.
    4. Benar.
      Ulangan 22:5
      22:5 "Seorang perempuan janganlah memakai pakaian laki-laki dan seorang laki-laki janganlah mengenakan pakaian perempuan, sebab setiap orang yang melakukan hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu.

  2. Pakaian rohani yaitu jubah bulu unta.
    Fungsi jubah bulu unta untuk menahan suhu yang panas pada siang hari dan menahan suhu yang dingin pada malam hari di padang gurun. Jubah bulu unta juga menahan kehancuran di padang gurun.

    Jubah bulu unta menunjuk kuasa/ urapan Roh Kudus yang melindungi dari pencobaan dan kehancuran di padang gurun dunia.

    Sehebat apa pun manusia, tanpa urapan Roh Kudus, akan hancur bersama dunia.

    Dunia ini sedang lenyap, artinya sedang terjadi kehancuran-kehancuran di dunia, secara jasmani (dalam bidang ekonomi, dll), dan secara rohani yaitu kehancuran moral, kehancuran nikah, kehancuran dalam dosa sampai puncaknya dosa: dosa makan minum dan kawin mengawinkan.

Kegunaan jubah bulu unta/ urapan Roh Kudus:
  1. Unta peka terhadap bahaya di padang gurun sehingga dapat menghindar dari bahaya.
    Sekarang artinya, urapan Roh Kudus membuat kita peka terhadap bahaya di dunia dan menghindar dari bahaya maut yang selalu mengancam kita, yaitu:
    1. Bahaya pergaulan dunia.
      1 Korintus 15:33
      15:33 Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

      Pergaulan dunia membuat sakit rohani (berbuat dosa), kering rohani (tidak puas) sampai mati rohani (berbuat dosa tetapi tidak menyesal).

    2. Bahaya pergaulan dalam ibadah yang salah.
      2 Timotius 3:1-5
      3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
      3:2 Manusia akan (1)mencintai dirinya sendiri dan (2)menjadi hamba uang. Mereka akan (3)membual dan (4)menyombongkan diri, mereka akan menjadi (5)pemfitnah, mereka akan (6)berontak terhadap orang tua dan (7)tidak tahu berterima kasih, (8)tidak mempedulikan agama,
      3:3 (9)tidak tahu mengasihi, (10)tidak mau berdamai, (11)suka menjelekkan orang, (12)tidak dapat mengekang diri, (13)garang, (14)tidak suka yang baik,
      3:4 (15)suka mengkhianat, (16)tidak berpikir panjang, (17)berlagak tahu, (18)lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
      3:5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

      Ibadah yang salah menolak kuasa ibadah yaitu firman pengajaran yang benar yang sanggup mengubahkan hidup kita. Tidak mengutamakan firman pengajaran yang benar, tetapi hanya menonjolkan perkara jasmani sehingga sekalipun beribadah tetapi tidak mengalami pembaharuan/ keubahan hidup, tetap mempertahankan manusia daging dengan 18 tabiat daging. Beribadah tetapi dicap 666 oleh antikris. Seperti perempuan yang bungkuk 18 tahun di bait Allah.

    3. Bahaya ajaran sesat/ palsu yang tidak sesuai dengan Alkitab.
      1 Yohanes 2:26-27
      2:26 Semua itu kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu.
      2:27 Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

      Disesatkan sama dengan kehilangan arah ke Surga.

      Matius 24:3-5, 11, 24
      24:3 Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"
      24:4 Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
      24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
      24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
      24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.


  2. Unta tahan sengsara di padang gurun.
    Sekarang artinya, urapan Roh Kudus membuat kita tahan sengsara di dunia karena Yesus.

    Roma 5:5
    5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

    Roh Kudus mencurahkan kasih Allah sehingga kita bisa kuat dan teguh hati. Tidak bersungut, tidak kecewa/ putus asa, tidak tinggalkan Tuhan menghadapi apa pun di dunia, tetapi tetap percaya dan berharap Tuhan. Kita tetap setia dan berkobar-kobar mengikut Tuhan, beribadah melayani Tuhan sampai garis akhir.  Tetap berpegang teguh pada satu firman pengajaran yang benar.

    1 Tawarikh 19:13
    19:13 Kuatkanlah hatimu dan marilah kita menguatkan hati untuk bangsa kita dan untuk kota-kota Allah kita. TUHAN kiranya melakukan yang baik di mata-Nya."

    Hasilnya: Tuhan menjadikan semua baik pada waktunya.


  3. Unta merendahkan diri/ menunduk untuk dinaiki tuannya.
    Artinya, Roh Kudus membuat kita tunduk, taat dengar-dengaran kepada Tuhan sampai daging tidak bersuara.

    1 Petrus 5:5-6
    5:5 Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
    5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

    Sama dengan mengulurkan tangan kepada Tuhan. Maka Tuhan mengulurkan tangan yang kuat untuk memegang kita sehingga kita tidak gugur dalam melayani Tuhan. Kita melayani Tuhan sampai garis akhir, sampai selama-lamanya.

    Keluaran 29:9
    29:9 Kauikatkanlah ikat pinggang kepada mereka, kepada Harun dan anak-anaknya, dan kaulilitkanlah destar itu kepada kepala mereka, maka merekalah yang akan memegang jabatan imam; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya. Demikianlah engkau harus mentahbiskan Harun dan anak-anaknya.

    1. Abraham taat sampai daging tidak bersuara sehingga bisa mempersembahkan Ishak.
      Kejadian 22:12-14
      22:12 Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
      22:13 Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
      22:14 Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."

      Ishak gambaran sesuatu yang dikasihi, diharapkan, dibanggakan. Supaya bisa taat, Abraham mengorbankan pikiran dan perasaan daging, karena mengasihi Tuhan lebih dari apa pun.
      Maka Tuhan sanggup mengadakan yang tidak ada menjadi ada, yang mustahil menjadi tidak mustahil.

    2. Janda Sarfat taat sampai daging tidak bersuara sehingga bisa mempersembahkan roti bundar kecil untuk Tuhan.
      1 Raja-raja 17:12-13, 15
      17:12 Perempuan itu menjawab: "Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikitpun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati."
      17:13 Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.
      17:15 Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya.

      Supaya bisa taat, janda Sarfat harus mengorbankan egois/ kepentingan diri sendiri. Maka tangan Tuhan sanggup memelihara dan melindungi kita secara ajaib, mulai sekarang, sampai jaman antikris.

    3. Kaum muda taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.
      1 Petrus 5:5-6
      5:5 Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
      5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

      Untuk bisa taat, kaum muda harus mengorbankan keinginan/ kehendak daging, mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu. Maka Tuhan akan mengulurkan tangan untuk meninggikan kita pada waktunya. Kita diangkat dari kegagalan menjadi berhasil dan indah pada waktunya. Kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus. Kita disucikan dan dibaharui sedikit demi sedikit, sampai jika Yesus datang kedua kali, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan, menjadi mempelai wanita yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.



Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • Juni 2020
    (Ibadah Kunjungan di Kandis)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top