English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 07 Juni 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Secara umum, pohon ara ini ditampilkan dari jaman...

Ibadah Kunjungan Ciawi V, 29 Juli 2010 (Kamis Sore)
Wahyu 21: 5
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala...

Ibadah Raya Malang, 03 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-25 berbicara tentang PERJAMUAN...

Ibadah Doa Malang, 08 Desember 2015 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Doa Surabaya, 05 Agustus 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 8 Februari 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita, Yesus Kristus.

Wahyu 6:12-17
6:12 Maka aku melihat,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 September 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28: 20b
28:20. ... Dan ketahuilah,...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 16 Maret 2010 (Selasa Pagi)
Keluaran 17-18 dalam Tabernakel menunjuk pada Pelita Emas, yaitu Roh Kudus dengan segala...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 April 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 07 September 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 September 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:15-20
2:15 Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 10 Mei 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku mendengar jumlah mereka...

Ibadah Raya Malang, 30 Januari 2011 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Lukas 2:10-14
2:10 Lalu...

Ibadah Raya Surabaya, 08 Juli 2012 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam I
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 April 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Agustus 2017 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:5-6
6:5 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya.
6:6 Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu."

Pembukaan meterai yang ketiga = hukuman Allah Roh Kudus yang ketiga atas dunia yaitu terjadi kegerakan kuda hitam yang menimbulkan kelaparan secara jasmani dan rohani, terutama kelaparan akan firman Allah. Akibatnya adalah semua manusia di dunia, termasuk hamba Tuhan/ anak Tuhan yang tidak mengutamakan firman pengajaran benar, akan masuk dalam kelaparan jasmani dan rohani, tidak puas, sehingga mencari kepuasan semu di dunia, jatuh bangun dalam dosa sampai puncaknya dosa (makan-minum dan kawin-mengawinkan), rebah dan tidak bangkit lagi, hidup dalam dosa, enjoy dalam dosa, tidak mau bertobat sampai tidak bisa bertobat, binasa selamanya.

Jalan keluarnya [ayat 6]:
  1. Harus memiliki satu dinar = upah bekerja di kebun anggur (ibadah pelayanan yang dibina oleh Kabar Mempelai).
  2. Jangan rusakkan minyak = hidup dalam urapan Roh Kudus.
  3. Jangan rusakkan anggur, artinya kita harus memiliki air anggur yang manis, kepuasan Surga, kebahagiaan Surga, sehingga tidak kering rohani, tidak haus/ lapar, tetap hidup benar dan suci, sampai sempurna.

Bagaimana cara mendapatkan air anggur yang manis? Lewat bekerja di kebun anggur, ibadah pelayanan yang dibina oleh Kabar Mempelai, tergembala pada firman pengajaran yang benar, aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus. Mulai dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

Matius 20:1-7

20:1 "Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.
20:2 Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.
20:3 Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar.
20:4 Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi.
20:5 Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.
20:6 Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
20:7 Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.

Tuhan yang memanggil dan memilih pekerja-pekerja untuk bisa bekerja di kebun anggur, lewat pemberitaan firman Allah. Tuhan memberikan beban di hati orang-orang yang dipanggil dan dipilih untuk bekerja di kebun anggur, sesuai gerakan Tuhan lewat firman.

Panggilan dan pilihan Tuhan untuk bekerja di kebun anggur terjadi dari jaman ke jaman:
  1. Jaman permulaan = jaman Allah Bapa, kurang lebih 2000 tahun dihitung dari Adam sampai Abraham, diwakili oleh Abraham.
    Kejadian 12:1-3
    12:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
    12:2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
    12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

    Tuhan memanggil dan memilih Abraham untuk beribadah melayani Tuhan, bekerja di kebun anggur. Buktinya:
    1. Abraham harus rela meninggalkan negerinya. Artinya rela meninggalkan pergaulan dunia/ keduniawian, tidak terikat oleh pengaruh dunia, yaitu kesibukan, kesukaan, kesusahan.
      Contoh: Petrus meninggalkan jalanya saat dipanggil oleh Tuhan, karena wibawa dari Tuhan.

      Yakobus 4:4

      4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

      Jika lepas dari dunia, maka kita bisa setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir.

    2. Abraham harus rela meninggalkan sanak saudara. Artinya harus lepas dari pergaulan daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya.
      Roma 8:6-7
      8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
      8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

      Keinginan daging membuat tidak taat.
      Bukti panggilan Tuhan adalah kita bisa taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.

    3. Abraham harus rela meninggalkan rumah bapa. Artinya kita harus lepas dari dosa yang lama, yaitu dusta dan benci.
      Bukti panggilan Tuhan adalah kita bisa hidup benar.

    Jadi bukti menerima panggilan Tuhan yaitu setia, taat, dan hidup benar, sekalipun harus membayar harga yang mahal. Namun Tuhan memberikan hasil yang jauh lebih mahal daripada apa yang kita korbankan. Tuhan mengubah suasana kutukan dunia menjadi suasana Firdaus, yaitu berkat jasmani, berkat rohani, berkat rumah tangga (nikah dan buah nikah).

    Rahasia berkat Abraham:
    1. Ingat kepada Tuhan (vertikal) yang memberi berkat, lewat mengembalikan perpuluhan dan persembahan khusus milik Tuhan.
      Kejadian 14:19-20
      14:19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,
      14:20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

    2. Ingat kepada sesama yang membutuhkan (horisontal).
      Kejadian 12:2
      12:2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

      Kita bisa menjadi berkat bagi sesama yang membutuhkan, serta dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.
      Rahasia berkat Abraham sama dengan rahasia salib.

    3. Berkat Tuhan untuk dinikmati.
      Kejadian 24:1
      24:1 Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal.
    Hasilnya adalah diberkati sampai anak cucu, sampai hidup kekal dan bertemu Yang Lanjut Umurnya, yaitu Tuhan di takhta Surga.
    Daniel 7:9
    7:9 Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;

  2. Jaman pertengahan, jaman Anak Allah, kurang lebih 2000 tahun dihitung dari Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali.
    Ada 2 kali panggilan Tuhan:
    1. [Matius 20:1-2] Pekerja pagi-pagi benar (jam 6 pagi) dengan dasar janji, yaitu untuk bangsa Israel atau umat pilihan Tuhan pada jaman Taurat (perjanjian lama). Namun banyak bangsa Israel yang melanggar Taurat, menolak janji Tuhan, sehingga sebagian Israel terhilang dan kehilangan janji Tuhan.

    2. [Matius 20:3-5] Pekerja jam 9, jam 12 dan jam 3 petang.
      Markus 15:25, 33-34, 37
      15:25 Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan.
      15:33 Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga.
      15:34 Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
      15:37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.

      Matius 15:24

      15:24 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

      Yesus rela mati di kayu salib dengan 4 luka utama (2 di tangan, 2 di kaki). Ini merupakan kasih-Nya untuk mencari bangsa Israel yang terhilang, yang hidup dalam jaman perjanjian baru, untuk menyelamatkan dan mengangkat mereka menjadi pekerja di kebun anggur.

    Jaman pertengahan diwakili oleh 4 murid: Simon, Andreas, Yakobus, dan Yohanes.
    Markus 1:16-20
    1:16 Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
    1:17 Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
    1:18 Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
    1:19 Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu.
    1:20 Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.

    Mengapa yang dipanggil 4 orang, sementara Zebedeus ayahnya ditinggal? Sebab tahta Surga juga dikelilingi 4 makhluk.
    Wahyu 4:6
    4:6 Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.

    Artinya, ibadah pelayanan kita harus sesuai dengan kerajaan Surga (tabernakel).

    Jika Tuhan memanggil dan memilih kita bekerja di kebun anggur, itu adalah untuk memindahkan kita dari suasana kutukan dunia kepada suasana tahta Surga.

    Lukas 5:4-5

    5:4 Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
    5:5 Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."

    Suasana dunia tanpa panggilan dan pilihan Tuhan (tanpa pemberitaan firman) yaitu letih lesu, beban berat, gagal, sekalipun sudah menggunakan pengalaman, kepandaian, kekuatan, modal, dll. Seperti orang muda yang kaya, tetapi tidak mau mengikut/ melayani Tuhan dan pergi dengan kecewa, gagal total di tengah keberhasilannya, semua sia-sia. Suasana dunia yaitu egois, kepentingan diri sendiri, tidak puas, kering sampai mati rohani.

    Matius 11:28-30

    11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
    11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
    11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

    Empat murid mau menerima panggilan Tuhan. Buktinya:
    1. Bisa rendah hati dan lemah lembut.
      Rendah hati adalah kemampuan untuk mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Rendah hati juga adalah kemampuan untuk menerima kenyataan yang ada.
      Lemah lembut adalah kemampuan untuk menerima firman pengajaran benar sekeras apa pun, yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Ini sama dengan mendengar, mengerti, percaya/ yakin pada firman, sampai praktik firman, sehingga kita bergantung sepenuh pada firman pengajaran benar, yang sanggup untuk menembusi segala kemustahilan.

      Lukas 5:8-9

      5:8 Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."
      5:9 Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;

      Sikap kita terhadap firman pengajaran benar menentukan nasib hidup kita. Jika taat dengar-dengaran, maka firman sanggup menembusi kemustahilan secara jasmani (dari tidak ada ikan menjadi banyak ikan) dan secara rohani (kita bisa selamat, sampai sempurna).

    2. Berani meninggalkan jala (eogis, kepentingan diri sendiri) untuk menjadi penjala manusia, untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.
      Roma 14:17:18
      14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
      14:18 Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia.

    Hasilnya:
    1. Diberkati, hidup kita enak dan ringan, mengalami air anggur yang manis.
    2. Tangan anugerah Tuhan sanggup membereskan semua yang sudah rusak/ hancur menjadi baik.

  3. Jaman akhir = jaman Allah Roh Kudus, kurang lebih 2000 tahun dihitung dari kedatangan Yesus pertama sampai kedatangan Yesus kedua kali.
    Matius 20:6
    20:6 Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?

    Pekerja pukul 5, menunjuk luka kelima pada lambung Yesus yang sudah mati, luka yang terbesar dan terdalam. Ini merupakan kemurahan Tuhan untuk bangsa kafir. Pekerja pukul 5 yaitu pekerja pada jaman akhir dengan dasar kemurahan Tuhan bagi bangsa kafir.

    Keluaran 19:6

    19:6 Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

    Sebenarnya yang boleh menjadi imam dan raja hanya bangsa Israel asli.

    1 Petrus 2:9-10

    2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
    2:10 kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

    Namun karena sebagian menolak, maka terbuka kesempatan bagi bangsa kafir lewat jalur kemurahan.

    2 Korintus 4:1

    4:1 Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.

    Bukti menerima panggilan dan pilihan Tuhan yaitu tidak tawar hati, kuat dan teguh hati. Kita tidak bimbang, tetap berpegang teguh pada satu firman pengajaran benar dan taat dengar-dengaran. Kita tidak kecewa/ putus asa, melainkan tetap setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan. Kita tetap menyembah Tuhan.

    Yehezkiel 13:3-5

    13:3 Beginilah firman Tuhan ALLAH: Celakalah nabi-nabi yang bebal yang mengikuti bisikan hatinya sendiri dan yang tidak melihat sesuatu penglihatan.
    13:4 Seperti anjing hutan di tengah-tengah reruntuhan, begitulah nabi-nabimu, hai Israel!
    13:5 Kamu tidak mempertahankan lobang-lobang pada tembokmu dan tidak mendirikan tembok sekeliling rumah Israel, supaya mereka dapat tetap berdiri di dalam peperangan pada hari TUHAN.

    Jika bimbang dan menerima ajaran palsu, maka menjadi seperti tembok yang roboh.
    Amsal 24:30-31
    24:30 Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi.
    24:31 Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah roboh.

    Pengertian tembok kebun anggur:
    1. Keadaan makmur, terpelihara secara berkelimpahan sampai mengucap syukur.
      Mazmur 122:7
      122:7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"

    2. Tembok berapi, perlindungan dari panah api si jahat, yaitu panah asmara, dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan.
      Zakharia 2:5
      2:5 Dan Aku sendiri, demikianlah firman TUHAN, akan menjadi tembok berapi baginya di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya."

    3. Kemuliaan Tuhan, penyucian, pembaharuan, sampai kesempurnaan.
      Jika tembok roboh, maka akan dipermalukan, hidup dalam suasana kutukan sampai kebinasaan.

    Cara menjaga tembok supaya tidak roboh:
    1. Berdoa, berjaga-jaga dengan Tuhan.
      Nehemia 4:7-9
      4:7 Ketika Sanbalat dan Tobia serta orang Arab dan orang Amon dan orang Asdod mendengar, bahwa pekerjaan perbaikan tembok Yerusalem maju dan bahwa lobang-lobang tembok mulai tertutup, maka sangat marahlah mereka.
      4:8 Mereka semua mengadakan persepakatan bersama untuk memerangi Yerusalem dan mengadakan kekacauan di sana.
      4:9 Tetapi kami berdoa kepada Allah kami, dan mengadakan penjagaan terhadap mereka siang dan malam karena sikap mereka.

      Yaitu doa satu jam, doa puasa, doa semalam suntuk, doa rantai.

    2. Kita menjadi seperti bayi yang hanya menangis kepada Tuhan, bergantung sepenuh pada kasih dan anugerah Tuhan yang besar.
      Yesaya 49:14-17
      49:14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
      49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
      49:16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.
      49:17 Orang-orang yang membangun engkau datang bersegera, tetapi orang-orang yang merombak dan merusak engkau meninggalkan engkau.

      Prosesnya adalah lewat baptisan air yang menghasilkan hidup baru. Kita menjadi seperti bayi yang baru lahir, memiliki hati yang tulus, hanya membutuhkan air susu yang murni dan rohani. Kita kuat dan teguh hati, tidak kecewa/ putus asa, hanya berharap sepenuh pada Tuhan. Maka tangan Tuhan diulurkan untuk memeluk hidup kita. Hasilnya adalah Tuhan selalu mengingat kita. Tangan anugerah Tuhan sanggup memelihara kehidupan kita di tengah kesulitan dunia, sanggup menolong kita dari segala masalah yang mustahil, sanggup melindungi kita dari celaka marabahaya. Tangan anugerah Tuhan sanggup menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna, tidak salah dalam perkataan, untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali, sampai kita melintasi tembok Yerusalem Baru, masuk kerajaan Surga yang kekal.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top