Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:5-6
6:5Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya.
6:6Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu."

Pembukaan meterai yang ketiga = hukuman Allah Roh Kudus yang ketiga atas dunia yaitu terjadi kegerakan kuda hitam yang menimbulkan kelaparan secara jasmani dan rohani, terutama kelaparan akan firman Allah. Akibatnya adalah semua manusia di dunia, termasuk hamba Tuhan/ anak Tuhan yang tidak mengutamakan firman pengajaran benar, akan masuk dalam kelaparan jasmani dan rohani, tidak puas, sehingga mencari kepuasan semu di dunia, jatuh bangun dalam dosa sampai puncaknya dosa (makan-minum dan kawin-mengawinkan), rebah dan tidak bangkit lagi, hidup dalam dosa, enjoy dalam dosa, tidak mau bertobat sampai tidak bisa bertobat, binasa selamanya.

Jalan keluarnya [ayat 6]:
  1. Harus memiliki satu dinar = upah bekerja di kebun anggur (ibadah pelayanan yang dibina oleh Kabar Mempelai).
  2. Jangan rusakkan minyak = hidup dalam urapan Roh Kudus.
  3. Jangan rusakkan anggur, artinya kita harus memiliki air anggur yang manis, kepuasan Surga, kebahagiaan Surga, sehingga tidak kering rohani, tidak haus/ lapar, tetap hidup benar dan suci, sampai sempurna.

Bagaimana cara mendapatkan air anggur yang manis? Lewat bekerja di kebun anggur, ibadah pelayanan yang dibina oleh Kabar Mempelai, tergembala pada firman pengajaran yang benar, aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus. Mulai dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

Matius 20:1-7

20:1"Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.
20:2Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.
20:3Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar.
20:4Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi.
20:5Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.
20:6Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
20:7Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.

Tuhan yang memanggil dan memilih pekerja-pekerja untuk bisa bekerja di kebun anggur, lewat pemberitaan firman Allah. Tuhan memberikan beban di hati orang-orang yang dipanggil dan dipilih untuk bekerja di kebun anggur, sesuai gerakan Tuhan lewat firman.

Panggilan dan pilihan Tuhan untuk bekerja di kebun anggur terjadi dari jaman ke jaman:
  1. Jaman permulaan = jaman Allah Bapa, kurang lebih 2000 tahun dihitung dari Adam sampai Abraham, diwakili oleh Abraham.
    Kejadian 12:1-3
    12:1Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
    12:2Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
    12:3Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

    Tuhan memanggil dan memilih Abraham untuk beribadah melayani Tuhan, bekerja di kebun anggur. Buktinya:
    1. Abraham harus rela meninggalkan negerinya. Artinya rela meninggalkan pergaulan dunia/ keduniawian, tidak terikat oleh pengaruh dunia, yaitu kesibukan, kesukaan, kesusahan.
      Contoh: Petrus meninggalkan jalanya saat dipanggil oleh Tuhan, karena wibawa dari Tuhan.

      Yakobus 4:4

      4:4Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

      Jika lepas dari dunia, maka kita bisa setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir.

    2. Abraham harus rela meninggalkan sanak saudara. Artinya harus lepas dari pergaulan daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya.
      Roma 8:6-7
      8:6Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
      8:7Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

      Keinginan daging membuat tidak taat.
      Bukti panggilan Tuhan adalah kita bisa taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.

    3. Abraham harus rela meninggalkan rumah bapa. Artinya kita harus lepas dari dosa yang lama, yaitu dusta dan benci.
      Bukti panggilan Tuhan adalah kita bisa hidup benar.

    Jadi bukti menerima panggilan Tuhan yaitu setia, taat, dan hidup benar, sekalipun harus membayar harga yang mahal. Namun Tuhan memberikan hasil yang jauh lebih mahal daripada apa yang kita korbankan. Tuhan mengubah suasana kutukan dunia menjadi suasana Firdaus, yaitu berkat jasmani, berkat rohani, berkat rumah tangga (nikah dan buah nikah).

    Rahasia berkat Abraham:
    1. Ingat kepada Tuhan (vertikal) yang memberi berkat, lewat mengembalikan perpuluhan dan persembahan khusus milik Tuhan.
      Kejadian 14:19-20
      14:19Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,
      14:20dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

    2. Ingat kepada sesama yang membutuhkan (horisontal).
      Kejadian 12:2
      12:2Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

      Kita bisa menjadi berkat bagi sesama yang membutuhkan, serta dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.
      Rahasia berkat Abraham sama dengan rahasia salib.

    3. Berkat Tuhan untuk dinikmati.
      Kejadian 24:1
      24:1Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal.
    Hasilnya adalah diberkati sampai anak cucu, sampai hidup kekal dan bertemu Yang Lanjut Umurnya, yaitu Tuhan di takhta Surga.
    Daniel 7:9
    7:9Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;

  2. Jaman pertengahan, jaman Anak Allah, kurang lebih 2000 tahun dihitung dari Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali.
    Ada 2 kali panggilan Tuhan:
    1. [Matius 20:1-2] Pekerja pagi-pagi benar (jam 6 pagi) dengan dasar janji, yaitu untuk bangsa Israel atau umat pilihan Tuhan pada jaman Taurat (perjanjian lama). Namun banyak bangsa Israel yang melanggar Taurat, menolak janji Tuhan, sehingga sebagian Israel terhilang dan kehilangan janji Tuhan.

    2. [Matius 20:3-5] Pekerja jam 9, jam 12 dan jam 3 petang.
      Markus 15:25, 33-34, 37
      15:25Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan.
      15:33Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga.
      15:34Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
      15:37Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.

      Matius 15:24

      15:24Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

      Yesus rela mati di kayu salib dengan 4 luka utama (2 di tangan, 2 di kaki). Ini merupakan kasih-Nya untuk mencari bangsa Israel yang terhilang, yang hidup dalam jaman perjanjian baru, untuk menyelamatkan dan mengangkat mereka menjadi pekerja di kebun anggur.

    Jaman pertengahan diwakili oleh 4 murid: Simon, Andreas, Yakobus, dan Yohanes.
    Markus 1:16-20
    1:16Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
    1:17Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
    1:18Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
    1:19Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu.
    1:20Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.

    Mengapa yang dipanggil 4 orang, sementara Zebedeus ayahnya ditinggal? Sebab tahta Surga juga dikelilingi 4 makhluk.
    Wahyu 4:6
    4:6Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.

    Artinya, ibadah pelayanan kita harus sesuai dengan kerajaan Surga (tabernakel).

    Jika Tuhan memanggil dan memilih kita bekerja di kebun anggur, itu adalah untuk memindahkan kita dari suasana kutukan dunia kepada suasana tahta Surga.

    Lukas 5:4-5

    5:4Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
    5:5Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."

    Suasana dunia tanpa panggilan dan pilihan Tuhan (tanpa pemberitaan firman) yaitu letih lesu, beban berat, gagal, sekalipun sudah menggunakan pengalaman, kepandaian, kekuatan, modal, dll. Seperti orang muda yang kaya, tetapi tidak mau mengikut/ melayani Tuhan dan pergi dengan kecewa, gagal total di tengah keberhasilannya, semua sia-sia. Suasana dunia yaitu egois, kepentingan diri sendiri, tidak puas, kering sampai mati rohani.

    Matius 11:28-30

    11:28Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
    11:29Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
    11:30Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

    Empat murid mau menerima panggilan Tuhan. Buktinya:
    1. Bisa rendah hati dan lemah lembut.
      Rendah hati adalah kemampuan untuk mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Rendah hati juga adalah kemampuan untuk menerima kenyataan yang ada.
      Lemah lembut adalah kemampuan untuk menerima firman pengajaran benar sekeras apa pun, yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Ini sama dengan mendengar, mengerti, percaya/ yakin pada firman, sampai praktik firman, sehingga kita bergantung sepenuh pada firman pengajaran benar, yang sanggup untuk menembusi segala kemustahilan.

      Lukas 5:8-9

      5:8Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."
      5:9Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;

      Sikap kita terhadap firman pengajaran benar menentukan nasib hidup kita. Jika taat dengar-dengaran, maka firman sanggup menembusi kemustahilan secara jasmani (dari tidak ada ikan menjadi banyak ikan) dan secara rohani (kita bisa selamat, sampai sempurna).

    2. Berani meninggalkan jala (eogis, kepentingan diri sendiri) untuk menjadi penjala manusia, untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.
      Roma 14:17:18
      14:17Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
      14:18Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia.

    Hasilnya:
    1. Diberkati, hidup kita enak dan ringan, mengalami air anggur yang manis.
    2. Tangan anugerah Tuhan sanggup membereskan semua yang sudah rusak/ hancur menjadi baik.

  3. Jaman akhir = jaman Allah Roh Kudus, kurang lebih 2000 tahun dihitung dari kedatangan Yesus pertama sampai kedatangan Yesus kedua kali.
    Matius 20:6
    20:6Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?

    Pekerja pukul 5, menunjuk luka kelima pada lambung Yesus yang sudah mati, luka yang terbesar dan terdalam. Ini merupakan kemurahan Tuhan untuk bangsa kafir. Pekerja pukul 5 yaitu pekerja pada jaman akhir dengan dasar kemurahan Tuhan bagi bangsa kafir.

    Keluaran 19:6

    19:6Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

    Sebenarnya yang boleh menjadi imam dan raja hanya bangsa Israel asli.

    1 Petrus 2:9-10

    2:9Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
    2:10kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

    Namun karena sebagian menolak, maka terbuka kesempatan bagi bangsa kafir lewat jalur kemurahan.

    2 Korintus 4:1

    4:1Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.

    Bukti menerima panggilan dan pilihan Tuhan yaitu tidak tawar hati, kuat dan teguh hati. Kita tidak bimbang, tetap berpegang teguh pada satu firman pengajaran benar dan taat dengar-dengaran. Kita tidak kecewa/ putus asa, melainkan tetap setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan. Kita tetap menyembah Tuhan.

    Yehezkiel 13:3-5

    13:3Beginilah firman Tuhan ALLAH: Celakalah nabi-nabi yang bebal yang mengikuti bisikan hatinya sendiri dan yang tidak melihat sesuatu penglihatan.
    13:4Seperti anjing hutan di tengah-tengah reruntuhan, begitulah nabi-nabimu, hai Israel!
    13:5 Kamu tidak mempertahankan lobang-lobang pada tembokmu dan tidak mendirikan tembok sekeliling rumah Israel, supaya mereka dapat tetap berdiri di dalam peperangan pada hari TUHAN.

    Jika bimbang dan menerima ajaran palsu, maka menjadi seperti tembok yang roboh.
    Amsal 24:30-31
    24:30Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi.
    24:31Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah roboh.

    Pengertian tembok kebun anggur:
    1. Keadaan makmur, terpelihara secara berkelimpahan sampai mengucap syukur.
      Mazmur 122:7
      122:7Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"

    2. Tembok berapi, perlindungan dari panah api si jahat, yaitu panah asmara, dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan.
      Zakharia 2:5
      2:5Dan Aku sendiri, demikianlah firman TUHAN, akan menjadi tembok berapi baginya di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya."

    3. Kemuliaan Tuhan, penyucian, pembaharuan, sampai kesempurnaan.
      Jika tembok roboh, maka akan dipermalukan, hidup dalam suasana kutukan sampai kebinasaan.

    Cara menjaga tembok supaya tidak roboh:
    1. Berdoa, berjaga-jaga dengan Tuhan.
      Nehemia 4:7-9
      4:7Ketika Sanbalat dan Tobia serta orang Arab dan orang Amon dan orang Asdod mendengar, bahwa pekerjaan perbaikan tembok Yerusalem maju dan bahwa lobang-lobang tembok mulai tertutup, maka sangat marahlah mereka.
      4:8Mereka semua mengadakan persepakatan bersama untuk memerangi Yerusalem dan mengadakan kekacauan di sana.
      4:9Tetapi kami berdoa kepada Allah kami, dan mengadakan penjagaan terhadap mereka siang dan malam karena sikap mereka.

      Yaitu doa satu jam, doa puasa, doa semalam suntuk, doa rantai.

    2. Kita menjadi seperti bayi yang hanya menangis kepada Tuhan, bergantung sepenuh pada kasih dan anugerah Tuhan yang besar.
      Yesaya 49:14-17
      49:14Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
      49:15Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
      49:16Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.
      49:17Orang-orang yang membangun engkau datang bersegera, tetapi orang-orang yang merombak dan merusak engkau meninggalkan engkau.

      Prosesnya adalah lewat baptisan air yang menghasilkan hidup baru. Kita menjadi seperti bayi yang baru lahir, memiliki hati yang tulus, hanya membutuhkan air susu yang murni dan rohani. Kita kuat dan teguh hati, tidak kecewa/ putus asa, hanya berharap sepenuh pada Tuhan. Maka tangan Tuhan diulurkan untuk memeluk hidup kita. Hasilnya adalah Tuhan selalu mengingat kita. Tangan anugerah Tuhan sanggup memelihara kehidupan kita di tengah kesulitan dunia, sanggup menolong kita dari segala masalah yang mustahil, sanggup melindungi kita dari celaka marabahaya. Tangan anugerah Tuhan sanggup menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna, tidak salah dalam perkataan, untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali, sampai kita melintasi tembok Yerusalem Baru, masuk kerajaan Surga yang kekal.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 Oktober 2008 (Kamis Sore)
    ... sendiri dll. Dosa ini menyerang segala umur. oleh sebab itu kita hrs mengalami penyucian sampai kedalam hati. Yeremia - Perzinahan secara rohani yaitu TIDAK SETIA bahkan meninggalkan Tuhan pelayanan Mazmur Akibatnya terjadi kekeringan jasmani dan rohani. JASMANI tidak mengalami kepuasan dalam hidup ROHANI tidak puas dlm pelayanan tidak BAHAGIA puncaknya ...
  • Ibadah Natal Persekutuan V di Batam, 04 Desember 2014 (Kamis Malam)
    ... kita tidak bekerja dengan semestinya dan memicu penyakit sampai kematian. Ketakutan atau stress ini bisa disebut sebagai pembunuh utama manusia. Bukan hanya mati jasmani tetapi sampai mati rohani kering rohaninya dan menuju kematian kedua kebinasaan untuk selamanya. Kalau sudah takut kuatir tidak bisa berdoa dan kering rohaninya. Betul-betul ketakutan menjadi pembunuh utama ...
  • Ibadah Doa Malang, 08 Januari 2016 (Jumat Sore)
    ... Minyak untuk melumas mata. Kita mengalami minyak urapan Roh Kudus sehingga mata terbuka untuk bisa melihat pribadi Tuhan dan melihat ladang Tuhan. Ladang menunjuk tempat bekerja tempat pelayanan. Korintus Karena kami adalah kawan sekerja Allah kamu adalah ladang Allah bangunan Allah. Ladang Allah juga sama dengan bangunan Allah. Melihat ladang ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 27 Januari 2018 (Sabtu Sore)
    ... akan Allah Tritunggal. Malam ini kita masih belajar TAKUT KEPADA ALLAH BAPA TUHAN DENGAN KASIH-NYA. Praktiknya membenci dosa dan dusta Amsal --diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja Malang Januari . nbsp Allah Bapa mengasihi kita Ia mau mengampuni kita lewat kurban Kristus. Karena itu kalau kita takut akan Allah Bapa dengan kasih-nya ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Oktober 2010 (Senin Sore)
    ... Matius - hukum kesucian. Matius - hukum kejujuran. Matius - hukum kemurahan. Matius - hukum keadilan. Matius - hukum kekayaan. Matius - hukum iman. Matius - hukum menghakimi. Matius - hukum menyangkut doa. Matius - hukum menyangkut berbuah-buah. Kita membahas hukum ke- hukum iman . Iman ini menyangkut soal kekuatiran secara ...
  • Ibadah Raya Malang, 23 September 2018 (Minggu Pagi)
    ... di situ Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu Sebab Aku berkata kepadamu Banyak orang akan berusaha untuk masuk tetapi tidak akan dapat. Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata Tuan bukakanlah kami pintu dan Ia akan ...
  • Ibadah Raya Malang, 12 April 2015 (Minggu Pagi)
    ... yang benar yaitu Kabar Mempelai dalam terang Tabernakel. Maka kita akan menang bersama Yesus Wahyu sehingga mampu beribadah melayani Tuhan dengan setia dan benar sampai garis akhir. Janji Tuhan kepada sidang jemaat Tiatira atau kepada kita yang menang bersama Dia Wahyu - Memerintah bangsa-bangsa dengan tongkat besi. Tuhan mengaruniakan bintang timur. ad. ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 09 Februari 2014 (Minggu Sore)
    ... dan kebaikan ini dikaitkan dengan perbuatan memberi sampai menjadi pakaian putih berkilau-kilau. Kita memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan. Jangan lupa benar dulu baru baik. Jangan dibalik Kalau baik dulu tapi tidak benar tidak berkenan di hadapan Tuhan. Pakaian pelayanan pakaian imamat . Pakaian pelayanan merupakan jubah yang dipakai ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Mei 2017 (Kamis Sore)
    ... ada lagi perbedaan suku dan bangsa semua adalah saudara dalam Yesus satu darah Yesus. Menebus kita dari dunia yang dikuasai Babel. Yakobus Hai kamu orang-orang yang tidak setia Tidakkah kamu tahu bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini ia menjadikan dirinya musuh Allah. Pengaruh ...
  • Ibadah Doa Malang, 30 Maret 2010 (Selasa Sore)
    ... bertunas berguna bagi Tuhan sampai berbuah menjadi mempelai Tuhan. Dalam Matius Yesus tampil dalam roh kemuliaan untuk mengangkat manusia daging yang binasa untuk menjadi sama mulia dengan Dia. Ada kali penampilan Yesus dalam kemuliaan Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Imam Besar untuk mengangkat kita menjadi imam-imam. Sebelum menjadi imam manusia hanyalah ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.