English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 20 Juli 2017 (Kamis Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 26:36-37
26:36 Juga haruslah kaubuat tirai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Oktober 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 47-56= PENANGKAPAN YESUS.
Malam ini, kita pelajari ayat 47-50 dengan titik berat di ayat 50.

Matius 26: 47-50
26:47. Waktu Yesus masih...

Ibadah Raya Malang, 30 Juni 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20...

Ibadah Raya Malang, 30 Juni 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:13-21 adalah tentang sangkakala yang keenam atau...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 Oktober 2013 (Sabtu Sore)
Salam damai sejahtera dalam kasih sayang Tuhan Yesus Kristus.

Lukas 5:29-32
5:29 Dan Lewi mengadakan suatu perjamuan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 April 2017 (Kamis Sore)
Siaran langsung dari Ibadah Persekutuan di Tentena V.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Doa Surabaya, 22 November 2017 (Rabu Sore)
Dari rekaman Ibadah Doa di Malang

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita...

Ibadah Raya Surabaya, 24 Juli 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 26-29
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 18 Januari 2017 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 2:3
2:3 Tetapi ia tidak dapat...

Ibadah Doa Malang, 17 November 2015 (Selasa Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Doa Malam Surabaya, 17 Juni 2015.

Puji TUHAN, kita membaca di dalam Matius 25:...

Ibadah Kaum Muda Malang, 18 Juli 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-16 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.

Ibadah Doa Surabaya, 30 Mei 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...

Ibadah Raya Malang, 11 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-30, keadaan pada masa kedatangan Tuhan kedua kali:Terjadi kegoncangan dan kegelapan di...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Februari 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12
Dalam susunan Tabernakel, Lukas 12 terkena pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Juni 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:3
4:3 Dan Dia yang duduk di...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Februari 2011 (Senin Sore)

Matius 26: 6-13
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan.
26:8. Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan ini?
26:9. Sebab minyak itu dapat dijual dengan mahal dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin."
26:10. Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Mengapa kamu menyusahkan perempuan ini? Sebab ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.
26:11. Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.
26:12. Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu
persiapan untuk penguburan-Ku.
26:13. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."


ay. 6-13= PERSIAPAN KEMATIAN ANAK DOMBA PASKAH= persiapan kematian Yesus Anak Domba Allah.

Keluaran 12: 3, 6
12:3. Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga.
12:6. Kamu harus
mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.

Kita sudah mempelajari, anak domba diambil/ditangkap tanggal 10 dan dikurung. Kemudian anak domba paskah disembelih tanggal 14.
Jadi, ada 4 hari persiapan.

2 Petrus 3: 8
3:8. Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

4 hari= 4000 tahun (1 hari= 1000 tahun).
4000 tahun= dari jaman Adam-Abraham dan Abraham-kedatangan Yesus pertama kali.

Jadi, selama 4000 tahun, korban Kristus masih merupakan BAYANGAN dalam bentuk korban-korban binatang (sudah dijelaskan).

Dan selama 4000 tahun, keadaan manusia juga semakin buruk, yaitu mati tanpa hukum Allah dan busuk karena melanggar hukum Allah (hukum taurat). Kalau dibiarkan, akan berulat, binasa di neraka (sudah dijelaskan).

Oleh sebab itu, supaya manusia tidak berulat dan binasa, TEPAT 4000 TAHUN, Yesus datang sebagai Anak Domba Allah yang disembelih untuk:
  1. menyelamatkan manusia berdosa yang sudah busuk= memulihkan buli-buli tanah liat yang sudah hancur lebur (sudah dijelaskan di ibadah sebelumnya).

  2. mencurahkan Roh Kudus/Roh Kemuliaan, supaya buli-buli tanah liat bisa diubahkan menjadi buli-buli emas, kita menjadi manusia sempurna seperti Yesus (sudah dijelaskan di ibadah sebelumnya).

    Buli-buli tanah liat harus diisi dengan Roh Kudus supaya tidak pecah/hancur!

    Matius 26: 7, 12= kehidupan yang dipenuhi Roh Kudus sama dengan meminyaki Kepala Yesus atau tubuh Yesus yang akan dikuburkan, seperti wanita yang meminyaki Kepala/tubuh Yesus.

    Meminyaki= pelayanan.
    Kepala/tubuh= tubuh Kristus.
    Penguburan= waktu yang terakhir di bumi.

    Jadi, meminyaki tubuh Yesus yang akan dikuburkan, artinya: pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang terakhir di bumi atau tubuh Kristus yang sempurna. Setelah itu tidak ada lagi pelayanan.

    Kalau tidak masuk dalam pelayanan tubuh Kristus, kehidupan itu akan masuk dalam pelayanan pembangunan tubuh babel.
Praktik pelayanan tubuh Kristus adalah PERSEKUTUAN/KESATUAN.
Persekutuan ini dimulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai nanti persekutuan tubuh internasional (Israel dan kafir menjadi satu tubuh).

TANPA ROH KUDUS, manusia tidak akan bisa bersekutu, sebab daging ini seperti buli-buli tanah liat yang gampang hancur.

Syarat persekutuan tubuh Kristus yang benar:
  1. wajar, artinya tidak boleh dipaksa dan tidak boleh terpaksa, tetapi sesuai dengan kebutuhan/kecocokan.

  2. HARUS berbeda-beda, tetapi menjadi satu kesatuan (seperti tubuh yang terdiri dari kaki, tangan dan sebagaiany). Kalau tidak berbeda, tidak akan bisa bersekutu.
    Semua boleh berbeda dalam persekutuan yang benar, KECUALI 7 hal yang TIDAK BOLEH BERBEDA.

    Benar tidaknya persekutuan, terlihat dari 7 hal ini. Kalau benar, akan menuju kesempurnaan. Kalau tidak benar, akan menuju kehancuran.

    Efesus 4: 3-6
    4:3. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:
    4:4.
    satu tubuh(1), dan satu Roh(2), sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan(3) yang terkandung dalam panggilanmu,
    4:5.
    satu Tuhan(4), satu iman(5), satu baptisan(6),
    4:6.
    satu Allah dan Bapa(7) dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

    Kalau sudah SATU TUBUH, maka yang lainnya juga bisa menjadi satu.
    Satu tubuh= SATU KEPALA, itulah Yesus sebagai Firman pengajaran yang benar (Satu Pokok).

    Yohanes 1: 1, 14, 12-13
    1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    1:14. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
    1:12. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
    1:13.
    orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

    Yesus sebagai Kepala adalah Firman pengajaran benar yang lahir menjadi daging.
    Karena itu, kita sebagai tubuhNya harus dilahirkan kembali oleh Firman pengajaran yang benar (ay. 12-13).

    Kalau satu tubuh, berarti dilahirkan dari SATU kandungan, artinya dilahirkan dari SATU FIRMAN PENGAJARAN YANG BENAR.
Jadi, persekutuan yang benar adalah persekutuan dalam Firman pengajaran yang benar. Dan persekutuan itu akan mencapai kesempurnaan.

Yesaya 30: 1
30:1. Celakalah anak-anak pemberontak, demikianlah firman TUHAN, yang melaksanakan suatu rancangan yang bukan dari pada-Ku, yang memasuki suatu persekutuan, yang bukan oleh dorongan Roh-Ku, sehingga dosa mereka bertambah-tambah,

Kalau persekutuan tidak benar (tanpa Firman pengajaran yang benar), justru menambah dosa. Paling sedikit mengomel, sampai kesempurnaan dalam dosa (babel).

Syarat melayani pembangunan tubuh Kristus:
  1. harus mengalami pendamaian/penebusan.
    Matius 26: 7
    26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan.

    Wanita ini membawa minyak narwastu yang mahal. Dan ini menjadi imbangan dari darah Yesus yang mahal.

    1 Petrus 1: 18-19
    1:18. Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
    1:19. melainkan
    dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

    Jadi, kita harus ditebus oleh darah Yesus yang mahal.
    Kita ditebus dari:
    • dosa warisan/dosa keturunan, termasuk dosa adat istiadat yang bertentangan dengan Firman,
    • dosa kita sendiri, terutama dosa-dosa yang menghancurkan buli-buli tanah liat sehingga hancur dan binasa.

      Wahyu 21: 8
      21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7) dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

      = 8 dosa yang harus ditebus.

    Kalau masih berbuat dosa, tetapi melayani Tuhan, maka kita hanya akan merugikan orang lain! Bahkan kehidupan itu akan masuk dalam kebinasaan.

    Jadi, membawa minyak narwastu yang mahal, artinya mengakui dosa-dosa kita kepada Tuhan, supaya kita layak melayani Tuhan.

    2 Korintus 5: 17-18
    5:17. Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
    5:18. Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah
    mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.

    Kalau kita datang kepada Tuhan dan diperdamaikan, kita akan menjadi bejana baru dan kita akan dipercaya oleh Tuhan untuk melayani pelayanan pendamaian (pelayanan pembangunan tubuh Kristus).

    Kalau kepercayaan dalam pelayanan di alihkan pada orang lain, cepat atau lambat, hidup itu akan hancur dan binasa seperti Yudas.
    Sebab itu, kita HARUS MENJAGA KEPERCAYAAN TUHAN.

  2. harus mengalami penyucian hati.
    Penyucian hati, yaitu:
    • Matius 26: 8= penyucian dari keinginan jahat/keinginan akan uang.
      26:8. Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan ini?

      Ikatan akan uang membuat:
      1. tidak bisa memberi  (kikir), sehingga memberi untuk pekerjaan Tuhan dianggap pemborosan. Padahal itu adalah perbuatan baik di hadapan Tuhan.
      2. mencuri milik Tuhan, terutama perpuluhan dan persembahan khusus.

    • penyucian dari kebanggan.
      Lukas 7: 38
      7:38. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

      Rambut ini merupakan kebanggan.
      Kebanggaan ini seringkali membuat kita tidak bisa melayani pembangunan tubuh Kristus.

      Ini harus disucikan, supaya kita tidak bergantung pada dunia ini, tetapi berserah sepenuh kepada Tuhan.

      Kebanggaan juga berarti merasa berjasa sehingga menuntut hak.
      Ini harus disucikan, sebab kita melayani hanya untuk melakukan kewajiban.

    • penyucian dari kemunafikan.
      Rambut juga bicara kelicinan/tipu muslihat/kemunafikan.

  3. harus mengalami urapan Roh Kudus.
    Daging tidak bisa melayani Tuhan.

    Imamat 21: 12
    21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

    Supaya mengalami minyak urapan Roh Kudus, kita harus berada di ruangan suci (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok= tergembala).

    Kalau melayani TANPA urapan Roh Kudus, kita akan menjadi kering. Sebab itu, kita harus berusaha supaya kita menerima minyak urapan Roh Kudus.

    Minyak urapan inilah yang membedakan pelayanan kita dengan orang dunia.

    Tetapi, dalam penggembalaanpun, masih ada perbedaan, yaitu:
    • seperti kakak-kakak Yusuf yang idup dalam sistem penggembalaan, tetapi TIDAK BERUBAH HIDUPNYA, karena mempertahankan hati yang keras (hati yang iri dan benci).

      Praktiknya:
      1. Kejadian 37: 18-19
        37:18. Dari jauh ia telah kelihatan kepada mereka. Tetapi sebelum ia dekat pada mereka, mereka telah bermufakat mencari daya upaya untuk membunuhnya.
        37:19. Kata mereka seorang kepada yang lain: "Lihat, tukang mimpi kita itu datang!


        ay. 19= menghina Firman (menghina mimpinya Yusuf).

      2. perbuatannya tidak setia/tidak tanggung jawab dalam pelayanan, seperti kakak-kakak Yusuf yang ada di Sikhem, tetapi di cari di Sikhem tidak ada.
      3. perbuatannya ingin membunuh Yusuf= membenci= antikris/serigala yang ganas.

    • seperti Yusuf yang setia dan tekun dalam penggembalaan, sehinga MENGALAMI KEUBAHAN HIDUP, yaitu memiliki hati yang damai (tidak membalas perbuatan kakak-kakaknya) dan hati yang taat.

      Kejadian 37: 13
      37:13. Lalu Israel berkata kepada Yusuf: "Bukankah saudara-saudaramu menggembalakan kambing domba dekat Sikhem? Marilah engkau kusuruh kepada mereka." Sahut Yusuf: "Ya bapa."

      = ketaatan dari Yusuf.

    Kisah Rasul 5: 32
    5:32. Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia."

    Kalau ada hati damai dan ketaatan, maka kita bisa menerima urapan Roh Kudus.
Hasil kalau ada urapan Roh Kudus:
  • Kejadian 37: 3
    37:3. Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.

    Hasil pertama: Yusuf menerima jubah maha indah. Artinya: Roh Kudus memberikan karunia-karunia Roh Kudus dan jabatan pelayanan. Hidup kita dan masa depan kita menjadi indah.

    Jubah ini harus dicelup darah. Artinya, untuk melayani harus dengan tanda sengsara daging bersama Tuhan.
    Jubah ini harus dicelup dalam darah, supaya jubah kita tidak bisa direbut oleh setan dan supaya jubah menjadi pakaian putih berkilau-kilau.

    KALAU KITA DIPILIH TUHAN UNTUK MELAYANI, TUHAN INGIN MEMPERINDAH HIDUP KITA.

  • Kejadian 41: 37-40, 49
    41:37. Usul itu dipandang baik oleh Firaun dan oleh semua pegawainya.
    41:38. Lalu berkatalah Firaun kepada para pegawainya: "Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini,
    seorang yang penuh dengan Roh Allah?"
    41:39. Kata Firaun kepada Yusuf: "Oleh karena Allah telah memberitahukan semuanya ini kepadamu, tidaklah ada orang yang demikian berakal budi dan bijaksana seperti engkau.
    41:40. Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya takhta inilah kelebihanku dari padamu."
    41:49. Demikianlah Yusuf
    menimbun gandum seperti pasir di laut, sangat banyak, sehingga orang berhenti menghitungnya, karena memang tidak terhitung.

    Hasil kedua: Roh Kudus memberikan hikmat kebijaksaan, yaitu mengumpulkan Firman Allah sebanyak-banyaknya secara dobel (menimbun gandum sebanyak-banyaknya) untuk menghadapi kelaparan yang akan datang secara jasmani dan rohani.

  • Roma 5: 5
    5:5. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

    Hasil ketiga: Roh Kudus memberikan kasih Allah kepada kita, sehingga kita kuat dan teguh hati, kita sungguh-sungguh berharap sepenuh pada Tuhan.
    Dan Tuhan akan memberikan yang terindah dalam hidup kita.

    Mungkin hidup kita dalam keadaan yang tidak baik seperti Yusuf yang pernah dimasukan kedalam sumur atau di penjara. Tetapi kalau kita menyerah pada Tuhan, Tangan Tuhan mampu memberikan segala-galanya pada kita, sampai kasih Allah menjadikan kita sempurna.

    Kolose 3: 14
    3:14. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

    Kejadian 45: 4-5
    45:4. Lalu kata Yusuf kepada saudara-saudaranya itu: "Marilah dekat-dekat." Maka mendekatlah mereka. Katanya lagi: "Akulah Yusuf, saudaramu, yang kamu jual ke Mesir.
    45:5. Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top