English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 18 Mei 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Raya Malang, 03 Juli 2016 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Lukas 2:22-24
2:22 Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa...

Ibadah Doa Surabaya, 31 Agustus 2016 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 November 2015 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan Jakarta III, 18 November 2015.

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 April 2012 (Kamis Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Persekutuan Medan I (24 April 2012 Pagi)

Ibadah Raya Malang, 24 Maret 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12 tentang peniupan sangkakala yang kelima/...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Mei 2019 (Jumat Sore)
Dari rekaman ibadah kunjungan di Malaka

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Surabaya, 10 Maret 2010 (Rabu Sore)
Matius 25
= dalam susunan tabernakel terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah.
Ini menunjuk...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 Juli 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Agustus 2018 (Minggu Siang)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 24 Oktober 2012 (Rabu Dini Hari)
Keluaran 1:1-4
1:1 Inilah nama para anak Israel yang datang ke Mesir bersama-sama dengan Yakub; mereka...

Ibadah Raya Malang, 07 Agustus 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti...

Ibadah Doa Surabaya, 25 Mei 2011 (Rabu Sore)
Pdt. Mikha. S. Toding

Matius 7: 15
7:15. "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Juli 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam susunan Tabernakel, Lukas 7:1-35 menunjuk pada...

Ibadah Paskah Surabaya, 01 April 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat paskah, selamat mendengarkan firman TUHAN....


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 31 Januari 2011 (Senin Sore)

Matius 26= terkena pada buli-buli emas berisi manna.
Matius 26: 1-5

26:1. Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya:
26:2. "Kamu tahu, bahwa
dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan."
26:3. Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,
26:4. dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia.
26:5. Tetapi mereka berkata: "Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan timbul keributan di antara rakyat."


= menunjuk pada berita tentang Paskah.
Paskah dalam PERJANJIAN LAMA yang ditandai dengan PENYEMBELIHAN ANAK DOMBA PASKAH,untuk melepaskan bangsa Israel dari perbudakkan Mesir.

Paskah dalam PERJANJIAN BARU yang ditandai dengan PENYALIBAN TUHAN YESUS (penyembelihan Anak Domba Allah --> ay. 2), untuk melepaskan kita dari dosa bahkan satu waktu melepaskan kita dari dunia untuk terangkat di awan-awan yang permai.

Keluaran 12: 14-15
12:14. Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya.
12:15. Kamu
makanlah roti yang tidak beragi tujuh hari lamanya; pada hari pertamapun kamu buanglah segala ragi dari rumahmu, sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi, dari hari pertama sampai hari ketujuh, orang itu harus dilenyapkan dari antara Israel.

Di dalam perayaan Paskah, selain penyembelihan binatang, juga disertai makan roti tidak beragi selama 7 hari. Artinya: segala RAGI HARUS DISINGKIRKAN.

Secara rohani, ragi berarti: ajaran sesat.
Sekalipun sudah merayakan paskah, tetapi kalau masih ragi, hidup itu tetap binasa (sekalipun sudah ditebus darah Yesus, tetapi masih menyimpan ajaran sesat, akan tetap binasa).

Galatia 5: 9
5:9. Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.

'adonan'= persekutuan.
Artinya, SEDIKIT ajaran sesat sudah merusak persekutuan tubuh Kristus, mulai dari dalam nikah.

Markus 8: 15
8:15. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."

= Yesuspun juga memperingatkan kita soal ragi.
Sementara buli-buli tanah liat ingin diisi Tuhan dengan Firman dan perjamuan suci, setan juga ingin mengisi buli-buli tanah liat dengan ragi Farisi dan Herodes, sehingga buli-buli tanah liat itu pecah.

Sebab itu, kita harus waspada terhadap ragi ajaran sesat.
JANGAN BERI KESEMPATAN SEDIKITPUN UNTUK DIISI RAGI!


2 macam ragi/ajaran sesat:
  1. RAGI ORANG FARISI.
    Markus 10: 2-5, 10-12
    10:2. Maka datanglah orang-orang Farisi, dan untuk mencobai Yesus mereka bertanya kepada-Nya: "Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan isterinya?"
    10:3. Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Apa perintah Musa kepada kamu?"
    10:4. Jawab mereka: "Musa memberi izin untuk menceraikannya dengan membuat surat cerai."
    10:5. Lalu kata Yesus kepada mereka: "Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu.
    10:10. Ketika mereka sudah di rumah, murid-murid itu bertanya pula kepada Yesus tentang hal itu.
    10:11. Lalu kata-Nya kepada mereka: "Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia
    hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.
    10:12. Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah."


    Ragi Farisi= ajaran yang mengijinkan anak-anak Tuhan/hamba Tuhan untuk kawin cerai, artinya bercerai dan menikah lagi dengan yang lainnya.
    Akibatnya: jatuh dalam perzinahan dan menghasilkan kawin mengawinkan. Ini merupakan dosa babel yang akan dibinasakan.

    Benih kawin cerai dimulai dari masa pacaran (suka berganti-ganti pacar).
    Itu sebabnya, harus jelas bahwa tujuan berpacaran adalah untuk menikah.

  2. RAGI HERODES, yaitu ajaran sesat yang menghasilkan tabiat Herodes.

    Tabiat Herodes:
    • Matius 2: 16
      2:16. Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.

      Tabiat pertama: amarah yang mengarah pada kebencian tanpa sebab.

      2 Korintus 12: 20
      12:20. Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan.

      = merupakan ragi Herodes.

    • Matius 2: 8, 13
      2:8. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia."
      2:13. Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena
      Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."

      Tabiat kedua: dusta/tipu muslihat (mengatakan ingin menyembah, padahal sebenarnya ingin membunuh Yesus).
      Inilah yang ada dalam kehidupan imam-imam kepala dan tua-tua.

      Matius 26: 3-4
      26:3. Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,
      26:4. dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan
      tipu muslihat dan untuk membunuh Dia.
    • Kisah Rasul 12: 21-23
      12:21. Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka.
      12:22. Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara manusia!"
      12:23. Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.


      Tabiat ketiga: kesombongan.
Jadi, Herodes ini ada kebencian, dusta dan kesombongan.

Praktik sehari-hari orang sombong (RAGI KESOMBONGAN):
  1. Kisah Rasul 12: 1-3
    12:1. Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat.
    12:2. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.
    12:3. Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.


    Praktik pertama: memenjarakan dan membunuh hamba Tuhan yang memiliki jabatan pelayanan dari Tuhan.
    Artinya:
    • melayani tetapi tidak sesuai jabatan pelayanan.
    • tidak setia, bahkan tinggalkan jabatan pelayanan.

    Pelayanan semacam ini, akibatnya merusak tubuh Kristus, bukan membangun tubuh Kristus.
    Ragi Herodes ini merusak bahkan membinasakan tubuh Kristus.

    1 Korintus 3: 17
    3:17. Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.

    Kalau seseorang membinasakan tubuh Kristus, hidupnya juga akan dibinasakan. Dan hidupnya tidak akan menjadi indah (menjadi rusak dan binasa).

    Sebab itu, biarlah kita sungguh-sungguh dalam jabatan pelayanan dan menjadi hamba yang baik dan setia!

    Matius 25: 21
    25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

    Kalau melayani dengan baik dan setia dalam pembangunan tubuh Kristus, maka Yesus akan menjadi Kepala atas hidup kita dan bertanggung jawab untuk memberikan kebahagiaan, mulai di dunia ini sampai keindahan yang kekal.

    Jabatan pelayanan= jubah indah seperti jubah Yusuf.
    Lewat jubah pemberian Tuhan inilah, hidup kita bisa indah!

  2. tidak tergembala.
    Kisah Rasul 12: 2
    12:2. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.
    12:4. Setelah
    Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak.
    • Disini, Herodes membunuh Yakobus.
      Yakobus ini adalah penulis surat Yakobus yang berisi tentang iman.
      Iman, di dalam tabernakel menunjuk pada meja roti sajian (http://www.gptkk.org/tabernakel_meja+roti+sajian.html) --> ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci. Dalam ibadah inilah, iman kita diteguhkan sampai sempurna (buli-buli emas).

      Tetapi Herodes membunuh Yakobus, artinya: tidak tekun bahkan menolak ibadah pendalaman Alkitab.

    • ay. 4= Herodes memenjarakan Petrus (Petrus menunjuk pada pengharapan).
      Dalam tabernakel, ini menunjuk pada pelita emas (http://www.gptkk.org/tabernakel_pelita+emas.html) --> ketekunan dalam ibadah raya, dimana kita diurapi Roh Kudus, sehingga ada harapan untuk hidup suci.

      Petrus dipenjara, artinya: tidak tekun bahkan menolak ibadah raya.

    • Herodes membunuh Yohanes Pembaptis dengan jalan memancung kepalanya (Yohanes Pembaptis gambaran kasih).

      Dalam tabernakel, ini menunjuk pada mezbah dupa emas
      (http://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+dupa+emas.html) --> ketekunan dalam ibadah doa, dimana kita mengalami kasih Allah.

      Yohanes pembaptis dibunuh, berarti tidak tekun bahkan menolak ibadah doa, tidak mau menyembah Tuhan dan kering dalam menyembah Tuhan.

    Jadi, jelas disini bahwa ragi Herodes juga menghantam penggembalaan.
    Tidak tergembala= SOMBONG, merasa kuat. Diluar kandang, itu sangat berbahaya.
    Dan kehidupan ini akan dibinasakan oleh binatang buas.

    Tugas gembala adalah menuntun domba-domba untuk masuk kandang penggembalaan lewat tongkat gembala (Firman penggembalaan).
    Kalau sudah berada dalam kandang penggembalaan, kita bisa bersaksi seperti raja Daud.

    Mazmur 23: 1
    23:1. Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku

    Kalau kita menjadi domba yang tergembala dengan baik, Tuhan sebagai Gembala Agung bertanggung jawab untuk melindungi dan memelihara kehidupan kita ditengah padang gurun dunia ini sampai tidak kekurangan apapun.

  3. Kisah Rasul 12: 22-23
    12:22. Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara manusia!"
    12:23. Dan
    seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.

    Praktik ketiga: mau menjadi sama dengan Allah, tetapi lewat jalan sendiri (ambisi, keinginan, dan hawa nafsu daging seperti Hawa yang bertentangan dengan Firman pengajaran yang benar).

    Memang kita harus jadi sama dengan Allah, tetapi bukan seperti Herodes jalannya.

    Akibatnya, Herodes ditampar oleh malaikat Tuhan dan ia mati kemudian dimakan cacing-caing (masuk dalam neraka, dimana ulat bangkai dan cacing-cacingnya tidak mati) --> HERODES MENJADI BULI-BULI TANAH LIAT YANG HANCUR.
Malam ini, biarlah kita diisi oleh Pribadi Tuhan, bukan diisi oleh ragi!

Supaya tidak ditampar oleh malaikat, kita berusaha untuk menjadi sama dengan Tuhan lewat JALAN SALIB.
Jalan salib= perobekan daging= penyucian dan keubahan hidup.
Ini kita alami dalam PENGGGEMBALAAN.

Yohanes 10: 9, 22
10:9. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
10:22. Tidak lama kemudian tibalah hari raya
Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

Pasal 10 ini terkena pintu tirai (perobekan daging).
Pintu kandang penggembalaan= pintu sempit, dimana kita mengalami penyucian dan keubahan hidup sedikit demi sedikit.
Sampai kita menjadi tubuh Kristus yang sempurna sama mulia dengan Tuhan.

Ini digambarkan seperti bait Allah yang ditahbiskan/sudah selesai dibangun (ay. 22).
Dalam penggembalaan, kita disucikan, itu juga sama dengan ditampar di wajah lewat Firman penggembalaan (penyucian panca indera).

Panca indera= hati.
3 indera yang disucikan:
  • telinga.
    Yohanes 10: 27
    10:27. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

    Telinga ditampar untuk bisa mendengar Firman penggembalaan dan dengar-dengaran.

  • mata.
    Yohanes 10: 32
    10:32. Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"

    Mata ditampar agar hanya melihat pekerjaan Tuhan (fokus pada ibadah pelayanan).

  • mulut.
    Yohanes 10: 36
    10:36. masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

    Mulut ditampar untuk mengeluarkan perkataan benar (tidak ada dusta), perkataan yang menjadi berkat bagi orang lain dan untuk mengaku dosa.
Kalau 3 indera ini saja disucikan, hasilnya:
  1. Kita dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan hujan akhir untuk siap terangkat di awan-awan yang permai, apapun kekurangan/kelemahan kita, seperti Musa yang tidak petah lidah, tetapi ia bisa dipakai oleh Tuhan.

    Keluaran 4: 10-12
    4:10. Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah."
    4:11. Tetapi TUHAN berfirman kepadanya: "Siapakah yang membuat
    lidah manusia, siapakah yang membuat orang bisu atau tuli, membuat orang melihat atau buta; bukankah Aku, yakni TUHAN?
    4:12. Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan."


    ay. 11= telinga, mata, dan mulut yang disucikan oleh Tuhan.

  2. Amsal 20: 12
    20:12. Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh TUHAN.

    Hasil kedua: kalau telinga dan mata baik, kita mengalami kuasa penciptaan dari tidak ada menjadi ada, yang mustahil menjadi tidak mustahil.

  3. Markus 7: 37
    7:37. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."

    Hasil ketiga: kalau telinga dan mulut baik, kita hidup dalam Tangan Tuhan dan semua jadi baik, bahkan semua sempurna saat Tuhan datang kembali.
    Kita menjadi BULI-BULI EMAS BERISI MANNA yang lepas dari dunia ini (mengalami paskah terakhir).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top