Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 13:7
13:7 Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.

Ayat 7 menunjuk pada keadaan Antikris. Antikris adalah setan/ naga yang menjelma menjadi manusia. Setan memberikan kuasanya pada Antikris sehingga Antrikris mempunyai kuasa dalam perkataan (mulut) untuk menghujat, serta kuasa dalam perbuatan untuk berperang melawan orang-orang kudus (imam, pelayan Tuhan).

Istilah "berperang" dan "mengalahkan" artinya Antikris menyiksa (menjadikan orang-orang kudus sebagai mangsa), bahkan sampai memancung kepala, dan membinasakan (menjadikan hamba/ pelayan Tuhan menjadi sama seperti Antikris). Antikris berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya selama 3,5 tahun.

Siapa hamba/ pelayan Tuhan yang dikalahkan oleh Antikris?
Yaitu hamba/ pelayan Tuhan yang bagaikan 5 gadis yang bodoh, yang tidak memiliki minyak persediaan, sehingga pelitanya padam. Pelita padam berarti gelap, ada yang disembunyikan, sekalipun sudah menjadi hamba Tuhan.

Ada 3 hal yang disembunyikan oleh orang-orang kudus sehingga mereka dikalahkan oleh Antikris:
  1. Pelanggaran/ dosa yang tersembunyi di dalam hati.
    Amsal 28:13
    28:13 Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

    Apa saja yang disembunyikan di dalam hati?
    Matius 15:19
    15:19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

    Jika ada 7 dosa dalam hati, maka 7 lampu di atas pelita menjadi padam. Manusia hidup dalam kegelapan, ketakutan, sampai kehancuran. Mereka kehilangan minyak persediaan (Roh Kudus). Termasuk pelita dalam nikah menjadi padam (kehancuran nikah).

    Wahyu 18:2
    18:2 Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,

    Kejahatan, kenajisan, dan kepahitan ditemukan di Babel. Jika seorang pelayan Tuhan menyimpan kejahatan, kenajisan, dan kepahitan, maka mereka menjadi munafik seperti kuburan dan sedang berada di Kota Babel. Mereka menjadi sama seperti Antikris, menjadi mempelai wanita setan. Mereka tidak dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus, tetapi sedang dipakai dalam pembangunan Babel. Mereka akan dibinasakan selamanya.

  2. Pelayan Tuhan menyembunyikan talenta dalam tanah.
    Matius 25:24-26
    25:24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
    25:25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
    25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?

    Talenta menunjuk jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus. Jika seorang pelayan Tuhan menyembunyikan talenta dalam tanah, artinya menjadi malas, tidak setia, sampai meninggalkan jabatan pelayanan yang dipercayakan oleh Tuhan, karena mereka mengejar perkara dunia/ daging.

    Selanjutnya, mereka juga menjadi hamba yang jahat, menghakimi pengajaran yang benar, mengatakan yang benar menjadi salah, dan sebaliknya. Mereka menuduh Tuhan tidak adil dan tidak benar. Mengapa? Karena mereka mengecilkan jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan. Mereka menilai dengan keuangan yang jasmani, seperti yang dilakukan oleh Yudas Iskariot. Akhirnya, mereka juga menghakimi sesama.

    Lukas 12:45
    12:45 Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk,

    Mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan sesama, misalnya memukul sesama dengan perkataan-perkataan gosip, fitnah, perkataan jahat, dll. Akibat selanjutnya jika menjadi pelayan yang jahat dan malas, maka mereka akan jatuh dalam dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan (merokok, mabuk, narkoba, dsb.).

    Sesama imam tidak hanya di gereja, tetapi juga bisa terjadi dalam rumah tangga. Jangan sampai kita saling memukul, jangan ada pertengkaran, kekerasan dalam rumah tangga, kawin campur, kawin cerai, perselingkuhan, dsb.

    Matius 25:30
    25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

    Hamba yang tidak berguna = merusak tubuh Kristus. Jika ada bagian tubuh yang tidak berguna, maka pasti akan merusak anggota tubuh yang lainnya. Misalnya salah satu tangan tidak lagi berguna, tentu akan memberatkan pekerjaan tangan yang lainnya. Kehidupan semacam ini juga akan dirusak, dikalahkan Antikris, dan binasa.

    Mari kita tetap setia dan berkobar-kobar dalam pelayanan kepada Tuhan! Saat ini kita semua dapat menjadi Tim Doa.
    Jika tidak, maka pasti akan berkobar dalam hal yang lain (birahi, dosa). Menjelang kedatangan Tuhan kedua kali, biarlah kita saling menasihati untuk semakin giat melayani Tuhan.

  3. Menyembunyikan diri dalam dusta.
    Yesaya 28:15
    28:15 Karena kamu telah berkata: "Kami telah mengikat perjanjian dengan maut, dan dengan dunia maut kami telah mengadakan persetujuan; biarpun cemeti berdesik-desik dengan kerasnya, kami tidak akan kena; sebab kami telah membuat bohong sebagai perlindungan kami, dan dalam dusta kami menyembunyikan diri,"

    Menyembunyikan diri dalam dusta = mengikat perjanjian dengan maut. Selama kita berdusta, Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong kita. Dosa yang tidak diakui, tidak akan bisa diampuni.
    Dalam segala aspek kehidupan kita, jangan berdusta!

    Yesaya 59:1-3
    59:1 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
    59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
    59:3 Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.

Jika orang kudus menyembunyikan dosa, talenta, dan dusta, maka sama dengan menyembunyikan diri dari Tuhan, sehingga Tuhan juga menyembunyikan diri. Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa.
Berada di luar tangan Tuhan = berada dalam tangan Antikris, kegelapan yang paling gelap di muka bumi ini.

Ada dua macam kegelapan yang paling gelap, yaitu di bumi (Antikris) dan di neraka selamanya.

Dua kemungkinan dapat terjadi jika berada di tangan Antikris:
  1. Kemungkinan terkecil, bahkan hampir mustahil: pelayan Tuhan yang masuk zaman Antikris (3,5 tahun) tetap menyembah Tuhan, sehingga disiksa dengan dahsyat sampai dipancung oleh Antikris.
    Mereka membeli minyak persediaan dengan darahnya sendiri, untuk menjaga pelitanya tetap menyala. Saat Yesus datang kedua kali di awan-awan permai, mereka akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan untuk bisa menyambut dan tidak binasa, masuk Firdaus dan Kerajaan Sorga yang kekal.

  2. Kemungkinan besar: pelayan Tuhan tidak tahan siksaan Antikris sehingga menyembah Antikris dan akan dibinasakan bersama Antikris selamanya di neraka.

Matius 25:6
25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

Jalan keluarnya adalah kita harus mendengar dan dengar-dengaran pada Kabar Mempelai, firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Terutama di tengah kegelapan tengah malam, yaitu pencobaan dan kesulitan yang semakin meningkat, sampai Antikris yang berkuasa di bumi selama 3,5 tahun.

Kita harus mendengar dan dengar-dengaran pada Kabar Mempelai. Di tengah-tengah kegelapan, hanya cahaya Injil yang bisa menolong kita.

2 Korintus 4:3-4
4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

Kabar Mempelai = Injil yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali sebagai Kepala, Mempelai Pria Sorga, untuk mempersiapkan, menyucikan, dan menyempurnakan gereja Tuhan untuk menyambut kedatanganNya.
Kabar Mempelai menyucikan kita dari segala sesuatu yang tersembunyi, supaya kita bisa sempurna seperti Yesus, menjadi mempelai wanita dengan pelita yang menyala untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

Saat kita mendengar dan dengar-dengaran, Kabar Mempelai (cahaya Injil kemuliaan Kristus) menunjukkan kegelapan, segala sesuatu yang tersembunyi dalam hidup kita. Sehingga kita bisa sadar, menyesal, dan mengaku segala dosa/ pelanggaran/ kegelapan pada Tuhan dan sesama. Darah Yesus akan mengampuni segala dosa kita, mematikan dosa, sehingga kita tidak berbuat dosa lagi, kita bisa membenci dosa.

Hasilnya adalah:
  1. Pelita menyala = kita bisa tetap hidup benar dan suci di tengah kegelapan dunia dalam dosa sampai puncak dosa, di tengah kesulitan dan kemustahilan apa pun.

    Kita menjadi pelayan Tuhan yang beribadah dan melayani Tuhan dengan setia, berkobar, dan baik. Kita menjadi hamba Tuhan yang berguna bagi Tuhan dan sesama, termasuk dalam rumah tangga dan juga negara. Semua hal dalam hidup kita juga akan menjadi baik.

    Pelita menyala = kita bisa menjadi kesaksian. Kita bersaksi tentang Firman Penginjilan untuk membawa sesama percaya Yesus dan bertobat. Juga bersaksi tentang Kabar Mempelai untuk menyucikan dan menyempurnakan orang-orang yang sudah percaya Yesus.

  2. Kita disayangi oleh Tuhan = kita menjadi biji mata Tuhan, yakni kehidupan yang suci, setia, dan menjadi saksi Tuhan, seperti lima gadis yang bijaksana.
    Amsal 28:13
    28:13 Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

    Mazmur 17:8
    17:8 Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

    Biji mata Tuhan = kehidupan yang disembunyikan dalam pelukan tangan kasih setia Tuhan yang ajaib, berada dalam naungan dua sayap burung nazar yang besar. Tangan kasih setia Tuhan sudah teruji di kayu salib dan tidak terkalahkan oleh maut sekalipun.

    Tangan Tuhan mampu melindungi dan memelihara kita di tengah padang gurun, sehingga kita hidup berkelimpahan secara jasmani di dunia, juga secara rohani. Kita selalu merasa damai sejahtera, tenang, aman, enak, dan ringan, sampai kita disingkirkan ke padang gurun yang lain.

    Ulangan 32:10
    32:10 Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya.

    Di padang gurun, kita dipelihara langsung oleh Tuhan lewat firman dan perjamuan suci. Kita jauh dari mata Antikris.
    Saat ini kita dihadapkan pada berbagai kemustahilan di padang gurun dunia, bukan maksud Tuhan untuk menghancurkan kita, tetapi justru untuk memantapkan/ meneguhkan iman kita kepada Tuhan, kita makin berharap dan makin mengasihi Tuhan. Semakin kita mengasihi Tuhan, tangan Tuhan memeluk kita semakin erat, dan Antikris tidak bisa berbuat apa-apa. Sebutir pasir pun tidak bisa menjamah kita (biji mata Tuhan).

    Tangan Tuhan menolong, menyelesaikan masalah, memakai hidup kita.

    Kejadian 39:21-23
    39:21 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.
    39:22 Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya.
    39:23 Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.


    Yusuf menghadapi suasana penjara (keterbatasan, kemustahilan), tetapi tangan kasih setia Tuhan mampu menolong, mengeluarkan Yusuf dari penjara, memberi masa depan yang indah, bahkan memakai Yusuf untuk menyatukan 12 suku Israel. Artinya, kita bisa dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus lewat gandum Yusuf (Kabar Mempelai) sampai terwujud tubuh Kristus yang sempurna.

    Tangan Tuhan menyucikan dan mengubahkan kita sampai sama sempurna seperti Dia, mulai dari jujur (terang-terangan), sampai kelak tidak ada kegelapan lagi, kita tidak salah lagi dalam perkataan. Kita sempurna sebagai Mempelai Wanita, menjadi 5 gadis bijaksana dengan pelita yang tetap menyala.

Tangan kasih setia Tuhan yang ajaib melakukan segala sesuatu bagi kita sampai kita sempurna seperti Dia.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Surabaya, 15 Februari 2015 (Minggu Sore)
    ... di Sardis tidak ada yang sempurna belum berkenan pada Tuhan bahkan hampir mati tidak ada apinya lagi sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya Februari sampai Ibadah Doa Surabaya Februari . Wahyu . Karena itu ingatlah bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya turutilah itu dan bertobatlah Karena jikalau engkau ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 Oktober 2015 (Kamis Sore)
    ... dengan empat tiangnya dan empat alas tiang itu. Ada tiang pelataran menunjuk orang yang terpilih menjadi pahlawan iman tiang iman. tiang terdiri dari bagian tiang. Lukas - Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang Ia adalah anak Yusuf anak Eli anak Matat anak Lewi ...
  • Ibadah Paskah Blitar, 17 April 2009 (Jumat Sore)
    ... orang berdosa. Artinya manusia dibumi ini hanya untuk dibinasakan. Jalan satu-satunya adalah dari Surga. Yaitu Pribadi Yesus yang tidak berdosa datang ke dunia untuk mati disalib bagi dosa-dosa manusia dan bangkit untuk mengembalikan damai sejahtera. Supaya kita mengalami kuasa kebangkitan Yesus yang membawa damai sejahtera maka kita harus mengalami kematian lebih dulu. Tanpa ...
  • Ibadah Persekutuan I Makassar, 04 September 2012 (Selasa Sore)
    ... Kristus dan menghancurkan persekutuan tubuh dengan Kepala. Jika kita mempertahankan dosa maka doa tidak dijawab oleh Tuhan doa tidak bisa naik ke hadirat Tuhan kita akan mengalami kekeringan rohani. Maka masalah tidak akan pernah selesai. Hidup dalam penderitaan dan air mata. Maut kebinasaan untuk selama-lamanya. Roma Sebab upah dosa ialah maut ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 Juli 2019 (Jumat Sore)
    ... menjadi imam dan raja. Wahyu . Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya . Dan malam tidak akan ada lagi di sana dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Oktober 2020 (Selasa Sore)
    ... pada kita. . Marilah kita bertindak dengan bijaksana terhadap mereka supaya mereka jangan bertambah banyak lagi dan--jika terjadi peperangan--jangan bersekutu nanti dengan musuh kita dan memerangi kita lalu pergi dari negeri ini. . Sebab itu pengawas-pengawas rodi ditempatkan atas mereka untuk menindas mereka dengan kerja paksa mereka harus mendirikan bagi ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Desember 2010 (Kamis Sore)
    ... kelemahlembutan. Kita mempelajari tentang menerima hikmat lewat kelemahlembutan. Yakobus Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Lemah lembut adalah bisa menerima firman Tuhan sekeras apapun. Proses untuk bisa menerima firman ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Mei 2017 (Rabu Sore)
    ... kemuliaan tubuh kesempurnaan seperti Yesus. Yang kedua yang hidup dalam Yesus---dalam penyucian dan pembaharuan mati bangkit bersama Yesus-- akan diubahkan dalam sekejap mata dalam tubuh kemuliaan tubuh yang sempurna seperti Yesus. Keduanya akan menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna---mulia-- mempelai wanita sorga yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Agustus 2016 (Kamis Sore)
    ... Padi atau beras berasal dari golongan rumput-rumputan. Rumput yang kering dan layu artinya Tidak tahan uji artinya gampang putus asa kecewa--tidak jarang ada yang bunuh diri-- tinggalkan TUHAN tinggalkan rumah tangga dan bermacam-macam. Sekalipun mengatakan dia hamba TUHAN pelayan TUHAN tetapi kalau tidak mau diisi firman pengajaran--kebaktian pendalaman alkitab dan perjamuan ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja, 18 Juni 2011 (Sabtu Sore)
    ... binasa. Di sini Babel atau gereja palsu memiliki pakaian putih tetapi tidak berkilau-kilau. Ini berarti penuh dengan kepura-puraan tidak berasal dari dalam hati yang mengasihi. Kita harus berhati-hati dengan kepura-puraan pura-pura baik pura-pura setia pura-pura melayani. Wahyu - Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai dan memuliakan Dia Karena hari perkawinan Anak ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.