English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 21 April 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Palangkaraya, 22 September 2011 (Kamis Sore)
TEMA: Lukas 7:16b   "Allah telah melawat umat-Nya."

Siapakah umat Allah yang sebenarnya?

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Agustus 2016 (Senin Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam II

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Agustus 2012 (Rabu Sore)
Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang dialami...

Ibadah Persekutuan IV di Square Ballroom Surabaya, 04 April 2019 (Kamis Pagi)
Bersamaan dengan pembukaan Lempin-El "Kristus Ajaib" angkatan XLI

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang,...

Ibadah Doa Malang, 30 April 2013 (Selasa Sore)
(Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 April 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 4-5 dalam tabernakel menunjuk tabut...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 07 Juni 2014 (Sabtu sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran...

Ibadah Doa Malam Malang, 27 Mei 2010 (Kamis Malam)
Keluaran 29: 8-9
29:8. Kausuruhlah anak-anaknya mendekat dan kaukenakanlah kemeja-kemeja itu kepada mereka.
29:9. Kauikatkanlah ikat pinggang kepada mereka, kepada Harun...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Juli 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 21 April 2015 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 14:14-21
14:14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak...

Ibadah Raya Malang, 23 Juli 2017 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Amos 8:3,11
8:3 Nyanyian-nyanyian di tempat suci akan menjadi ratapan pada hari itu," demikianlah...

Ibadah Doa Surabaya, 09 Oktober 2013 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdp. Hardiono

Wahyu 1: 3
1:3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti...

Ibadah Doa Surabaya, 23 Januari 2019 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Medan

Keluaran 2: 1-3
2:1. Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan Lewi;
2:2. lalu mengandunglah ia dan...

Ibadah Raya Surabaya, 18 Juni 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 23 Oktober 2016 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:6-7
4:6 Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.
4:7 Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang.

Di takhta Sorga ada empat makhluk di tengah dan sekeliling takhta. Di dunia, Yesus dikelilingi empat murid. Artinya ibadah pelayanan di bumi harus sesuai dengan ibadah pelayanan di Sorga.

Matius 4:18-19,21-22
4:18 Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
4:19 Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
4:21 Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka
4:22 dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.

Empat murid ini tadinya sibuk, tetapi kemudian bisa mengikut Yesus, Artinya kewibawaan Tuhan sanggup melepaskan kita dari ikatan-ikatan (ikatan dosa, ikatan keluarga, dll) sehingga kita bisa bebas mengikut dan melayani Tuhan, sampai suatu waktu duduk di takhta Sorga bersama Dia selamanya.

Keadaan empat makhluk:
  1. Seperti singa, menunjuk tabiat Yesus sebagai Raja, diwakili oleh Petrus.
  2. Seperti anak lembu, menunjuk tabiat Yesus sebagai Hamba, diwakili oleh Andreas.
  3. Seperti muka manusia, menunjuk tabiat Yesus sebagai Manusia yang sengsara, diwakili oleh Yakobus.
  4. Seperti burung nasar, menunjuk tabiat Yesus sebagai Anak Allah yang mulia, diwakili oleh Yohanes.

YESUS SEBAGAI RAJA

Mazmur 20:10
20:10 Ya TUHAN, berikanlah kemenangan kepada raja! Jawablah kiranya kami pada waktu kami berseru!

Sifat raja adalah menang, terutama menang atas maut, yaitu menang atas dosa-dosa sampai puncaknya dosa. Sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran dan doa dijawab oleh Tuhan.

Yesus adalah singa Yehuda, tetapi ada singa lain, yaitu singa iblis atau setan yang selalu mengejar hamba Tuhan atau pelayan Tuhan.
1 Petrus 5:8
5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Selembut-lembutnya suara setan, akan membawa pada maut atau kebinasaan.
Sekeras-kerasnya suara firman, itu merupakan kasih Allah yang akan membawa kita pada hidup kekal.

Bagaimana cara menghadapi singa setan?
  1. Harus tergembala dengan benar dan baik, jangan beredar-edar sebab akan bertemu singa setan yang beredar-edar.
    Dalam penggembalaan, kita menerima perlindungan dobel:
    • Gembala Agung selalu berdoa syafaat untuk kita, supaya kita jangan jatuh dan tersandung.
    • Gembala di bumi selalu melakukan doa penyautan.
    Jika tergembala dengan benar dan baik, tidak ada kesempatan bagi setan untuk menerkam.

  2. Dengan iman yang teguh, yaitu percaya sepenuh pada pribadi Yesus atau firman pengajaran yang benar.
    1 Petrus 5:9
    5:9 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

    Kita hanya bergantung pada Yesus dalam menghadapi apa pun juga. Yang harus dijaga adalah jangan bimbang, jangan mendua hati, tetapi harus mantap dalam iman. Penggembalaan adalah tempat untuk memantapkan iman.
    Saat bimbang, itu sama dengan lemah, sampai gugur dari iman dan meninggalkan Yesus, meninggalkan firman pengajaran yang benar.

  3. Penggembalaan yang benar adalah tempat untuk mengecil, yaitu menjadi rendah hati dan lemah lembut.
    1 Petrus 5:6
    5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

    Rendah hati adalah kemampuan untuk mengaku dosa kepada Tuhan (vertikal) dan sesama (horizontal). Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.
    Lemah lembut adalah kemampuan untuk mengampuni dosa orang lain dan melupakan.
    Rendah hati dan lemah lembut sama dengan saling mengaku dan saling mengampuni, yaitu menyelesaikan dosa. Maka saat itu darah Yesus menutupi dosa sampai seperti kita tidak pernah berbuat dosa. Kita bisa hidup dalam kebenaran dan berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar. Kita berpegang teguh pada tangan anugerah Tuhan yang kuat, yang tidak bisa dikalahkan oleh setan.
Mazmur 5:13
5:13 Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.

Jika kita bisa hidup benar, memiliki iman teguh, dan rendah hati dan lemah lembut, maka kita berada dalam pelukan tangan Tuhan. Tuhan memagari hidup kita dengan anugerahNya. Kita hidup dalam suasana takhta Sorga, sampai suatu waktu benar-benar terangkat ke takhta Sorga.

YESUS SEBAGAI HAMBA
Filipi 2:7-8
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Yesus sebagai Hamba adalah taat sampai mati di kayu salib.
Kita sebagai hamba Tuhan/ pelayan Tuhan harus taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.

Seringkali memang ada halangan untuk taat, yang pertama adalah logika atau pikiran daging.
Yohanes 6:7-9
6:7 Jawab Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja."
6:8 Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus, berkata kepada-Nya:
6:9 "Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?"

Logika cenderung untuk mempertahankan kehendak sendiri, keinginan sendiri, kepentingan sendiri, sehingga seringkali mengecilkan kuasa Tuhan. Akibatnya adalah tidak taat.
Logika juga bergantung/ terikat pada uang, sehingga membesarkan uang dan mengecilkan kuasa Tuhan. Akibatnya juga tidak taat.

Hamba Tuhan/ pelayan Tuhan harus hidup dari iman, dari firman, jangan dari logika. Sehingga bisa taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi. Untuk bisa taat, harus mengorbankan daging dengan segala keinginannya dan kepentingannya. Kita hanya melakukan kewajiban tanpa hak, sehingga bisa mengagungkan dan memuliakan Tuhan.

Yesaya 49:3-4
49:3 Ia berfirman kepadaku: "Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku."
49:4 Tetapi aku berkata: "Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku."

Hasilnya adalah hak dan upah kita terjamin dalam tangan anugerah Tuhan yang besar, baik untuk hidup sekarang, masa depan yang indah, sampai hidup kekal selamanya.

YESUS SEBAGAI MANUSIA

Yesus rela sengsara sampai mati di kayu salib, tanpa dosa.
Kita sebagai hamba Tuhan/ pelayan Tuhan harus rela sengsara daging bersama Yesus karena kebenaran, karena melayani Tuhan, bukan karena dosa.

Filipi 1:29
1:29 Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,

Iman harus ditambah penderitaan bersama Yesus. Ini adalah iman yang teguh/ kuat.

2 Korintus 4:16-17
4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

Penderitaan ini adalah ringan dan seketika lamanya. Saat menghadapi penderitaan salib, kita harus menghargai dan meninggikan korban Kristus, maka penderitaan yang kita alami akan menjadi ringan dan seketika. Seketika artinya hanya sebentar saja dibanding dengan kemuliaan kekal selamanya. Hasilnya adalah:
  1. Tidak tawar hati, tidak kecewa, tidak putus asa, tetapi tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir, sampai mendapat hak penuh untuk masuk Kerajaan Sorga.

  2. Mengalami pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
    Yakobus 1:26-27
    1:26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.
    1:27 Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.


    Tandanya adalah:
    • Mengekang lidah, artinya membatasi perkataan kita menjadi perkataan yang benar sesuai firman dan perkataan yang baik sehingga menjadi berkat bagi orang lain.
    • Perbuatan memberi dan mengunjungi sesama yang membutuhkan. Perbuatan benar dan baik sehingga menjadi berkat bagi orang lain.
    • Pergaulan yang benar sesuai firman.
    Maka tangan Tuhan sanggup menjadikan semua baik pada waktuNya.


YESUS SEBAGAI ANAK ALLAH
Yohanes 15:3
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Kita bisa menjadi suci lewat firman yang dikatakan Yesus, yaitu firman yang dibukakan rahasianya lewat ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab. Sikap kita adalah berpegang teguh dan taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar. Maka kita mengalami penyucian dan kasih.

1 Petrus 1:22
1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

Sehingga kita bisa mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas. Kita bisa mengasihi sesama seperti diri sendiri, bahkan bisa mengasihi musuh. Dan kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari semua, seperti Yohanes bersandar di dada Tuhan.

Yohanes 13:23
13:23 Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.

Kita menjadi seperti bayi kecil yang berada dalam tangan anugerah Tuhan yang besar.
Hasilnya:
  1. Kuasa untuk membangkitkan orang yang sudah mati menjadi hidup.
    Lukas 7:13-15
    7:13 Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!"
    7:14 Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!"
    7:15 Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.

    Artinya:
    • Tangan anugerah Tuhan yang besar sanggup memelihara hidup kita mulai di dunia ini sampai hidup kekal selamanya.
    • Tangan anugerah Tuhan yang besar sanggup menyelesaikan semua masalah yang mustahil.
    • Tangan anugerah Tuhan yang besar sanggup memulihkan nikah dan buah nikah yang hancur.
    • Tangan anugerah Tuhan yang besar menghapus segala air mata kita, memberikan damai sejahtera, semua enak dan ringan.

  2. Tangan anugerah Tuhan yang besar sanggup memberi mahkota.
    Mazmur 103:4
    103:4 Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,

    Artinya tangan anugerah Tuhan menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna seperti Dia. Jika Yesus datang, kita menerima mahkota kemuliaan untuk menyambut kedatanganNya kedua kali dan masuk ke takhta Sorga selamanya.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top