English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Juni 2012 (Kamis Sore)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk tentang 7 percikan darah di atas...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Desember 2012 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 08 Mei 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku...

Ibadah Raya Malang, 06 Juli 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan...

Ibadah Paskah Medan II, 28 April 2009 (Selasa Sore)
Wahyu 22: 20
'Ya Aku datang segera' =kesiapan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan...

Ibadah Doa Surabaya, 23 Januari 2019 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Medan

Keluaran 2: 1-3
2:1. Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan Lewi;
2:2. lalu mengandunglah ia dan...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 14 Maret 2017 (Selasa Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam Keluaran 6, ada tujuh kali...

Ibadah Doa Ucapan Syukur Malang, 29 Desember 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

1 Tesalonika 5:18
5:18 Mengucap syukurlah dalam...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Juli 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Juli 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:3
4:3 Dan Dia yang duduk di...

Ibadah Doa Malang, 24 April 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:
Ayat...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 15 Juni 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 22-30 (kita baca ayat 22-25) => siapa yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Maret 2017 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Raya Malang, 22 Juli 2012 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Efesus 1:7-10
1:7 Sebab...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Desember 2010 (Kamis Sore)
Lukas 7:16
7:16 Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 05 Juli 2009 (Minggu Sore)

Matius 24: 32-25
= nubuat ke-6, yaitu nubuat tentang pohon ara/Israel.

Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman:

  1. zaman permulaan: pohon ara di taman Eden.
  2. zaman pertengahan: pohon ara di pinggir jalan.
  3. zaman akhir: nubuat pohon ara.

Kita masih mempelajari bagian ke-2
Matius 21: 18-19

Disini Yesus merasa lapar dan mencari buah pohon ara. Tapi yang ada hanya daun saja, artinya kehidupan yang sudah beribadah, tetapi tidak memuaskan Tuhan, tidak berkenan kepada Tuhan. Ini yang bahaya. Banyak aktivitas dalam ibadah pelayanan, tapi tidak memuaskan Tuhan.

Akibatnya: kering rohani, tidak puas rohaninya sampai hidup dalam kutukan dan menuju pada kebinasaan.

Sebab itu, kita yang sudah melayani harus hati-hati, sebab Tuhan tidak berhenti sampai pada daun saja.
Kalau yang sudah aktif saja masih dituntut buah, apalagi bagi yang belum melayani. Sebab itu kita harus hati-hati.

Mengapa pohon ini sudah berdaun, tapi tidak berdaun? Sebab ditanam dipinggir jalan! Menjadi kristen/hamba Tuhan jalanan, tidak tergembala.
Praktiknya:

  • beredar-edar.
  • tidak tekun dalam kandang penggembalaan.
  • tidak taat dengar-dengaran pada suara gembala.

Kita sudah mendengar bahwa pohon ara harus ditanam di bait Allah atau di tepi aliran air (tergembala), sehingga pohon ara bisa berbuah pada waktunya, sampai buah tertinggi, itulah buah mempelai wanita, kehidupan yang sempurna sama seperti Tuhan.

Lukas 13: 6-9
Pohon ara ini sudah tertanam di kebun anggur, tapi juga tidak berbuah. Ini juga suatu kewaspadaan bagi kita. Artinya: kehidupan anak Tuhan tergembala dalam kabar mempelai (kebun anggur), tetapi tidak berbuah. Ini yang sangat berbahaya. Disini pohon ara tidak berbuah selama 3 tahun.

Kisah Rasul 20: 28, 31-32
Firman penggembalaan= firman kasih karunia Tuhan yang dipercayakan Tuhan pada seorang gembala untuk disampaikan pada siaang jemaat untuk jadi makanan sidang jemaat dan sekaligus untuk menyucikan sidang jemaat dan menghasilkan buah-buah, sampai buah mempelai wanita Tuhan.

Istilah kasih karunia adalah pemberian Tuhan kepada orang yang tidak mampu/tidak layak.

Jika gembala memberi makan sidang jemaat, maka sidang jemaat berada dibawah kasih karunia Tuhan. Tetapi jika gembala tidak mau memberi makan sidang jemaat, maka sidang jemaat diluar kasih karunia Tuhan, dan itu berarti kekeringan dan kebinasaan.

Kalau domba bisa makan firman penggembalaan, maka domba-domba berada dibawah kasih karunia Tuhan. Sebaliknya kalau domba menolak firman penggembalaan, dia berada diluar kasih karunia dan ia berada dalam kutukan dan kebinasaan.

Disini ada angka 3 tahun. Itulah batas waktu dari Tuhan bagi hidup kita untuk menghasilkan buah-buah yang berkenan pada Tuhan.
Tapi ada perbedaan antara pohon ara di pinggir jalan dan pohon ara di kebun anggur. Batas waktunya sama.
Perbedaan adalah pohon ara dipinggir jalan, kalau sudah sampai batas waktu berbuah tapi tidak berbuah, langsung dikutuk oleh Tuhan.
Tapi pohon ara di kebun anggur, saat tidak berbuah pada batas waktunya, tidak langsung dikutuk, masih ada perpanjangan sabar Tuhan. Dan ini terjadi karena doa penyahutan dari seorang gembala.

Inilah pentingnya penggembalaan bagi kita.
Tugas pokok dari gembala:

  • memberi makan sidang jemaat.
  • menaikan doa penyahutan.

Kalau ada 2 tugas ini, maka sidang jemaat ada dibawah kasih karunia Tuhan dan hukuman/kutukan tidak akan menimpa kita. Kalau gembala tidak memberi makan domba, maka doa penyahutannya pun juga akan terkendala.

Ibrani 13: 17
= domba-domba juga harus tunduk pada gembala, jangan membuat gembala berkeluh kesah. Membuat keluh kesah gembala, itu bagai membuka tudung perlindungan, sehingga jemaat mulai menghadapi banyak masalah.

Lukas 13: 8
Mengapa sudah tergembala tapi tidak berbuah?
Jawabannya: sebab mempertahankan akar yang tidak baik.
Mencangkul tanah= memperbaiki sistem akarnya.

Paling sedikit ada 2 akar yang tidak baik:

  1. 1 Timotius 6: 10= akar kejahatan.
    Artinya cinta/terikat akan uang.

    Praktiknya adalah:
    • memburu uang. Artinya mencari uang sampai korbankan ibadah pelayanan dan mencari uang dengan cara tidak halal, menyimpang dari iman.
    • kikir. Artinya tidak bisa memberi untuk pekerjaan pembangunan tubuh Kristus dan sesama.
    • serakah. Artinya merampas milik Tuhan dan sesama.

    Hagai 2: 7-8
    Disini, pembangunan tubuh Kristus terjadi justru pada saat krisis global. Sama seperti dulu waktu Yusuf berkumpul dengan saudaranya, terjadi justru pada masa kelaparan. Jangan tunggu-tunggu dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus!

    Ini terjadi supaya:
    • pengorbanan kita ditandai dengan tanda darah, sehingga pengorbanan kita berdasarkan korban Kristus.
    • supaya kita bergantung pada kasih karunia dan kemurahan Tuhan.

    Kisah Rasul 20: 33, 35
    = keinginan akan uang disucikan. Artinya, firman penggembalaan itu menyucikan kita secara terus menerus dari keinginan akan uang.
    Bisa memberi, itu artinya sudah ada buah. Dan satu waktu, kita akan bisa memberikan seluruh hidup kita kepada Tuhan.

    Yudas terikat pada uang dan hidupnya berakhir dalam kebinasaan.

  2. Yesaya 5: 24= akar busuk.
    Artinya menolak/menista Firman pengajaran yang benar.

    Praktiknya adalah:
    • Matius 26: 23-25 = mengelak dari Firman.
      Walaupun firman sudah jelas, tapi Yudas selalu mengelak dari Firman tersebut, tidak pernah kena Firman. Atau kalau sekarang, dalam bentuk ngantuk, bosan dan main-main saat Firman disampaikan.

      ay. 24= 'tidak dilahirkan'= tidak lahir baru menjadi manusia rohani. Yudas tetap menimbun dosa dalam hatinya, sehingga ia binasa.
      Yudas ini juga tidak pernah puas. Sudah sering mencuri uang, tapi masih belum puas, sehingga ia menjual Yesus.

      Kalau sekarang, Yudas ini adalah orang yang punya kedudukan rohani yang tinggi (rasul), tapi tanpa pengajaran yang benar, sia-sia hidupnya, kering hidupnya sampai binasa.

    • Matius 14: 4-5, 10 = menolak Firman dengan tegas.
      Ini dilakukan oleh Herodes, seorang yang punya kedudukan jasmani yang tinggi.
      Herodes membunuh Yohanes, artinya tidak pernah mengalami kelahiran baru, sebab Yohanes pembaptis ini adalah pelaku baptisan air (kelahiran baru).

    Jadi, tidak peduli tingginya kedudukan kita baik jasmani maupun rohani, tapi tanpa Firman pengajaran, semuanya akan sia-sia.

    Yang menentukan kita bahagia atau binasa, bukan kedudukan, tapi SIKAP KITA TERHADAP FIRMAN. Harus taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar.

Perhatikan akar hati kita ini.
Sekalipun sudah ada di penggembalaan, tapi kalau akar hati itu tidak baik, maka hidup itu tidak akan pernah lahir baru dan berbuah.

Taat dengar-dengaran pada Firman, itu sama dengan mengulurkan tangan pada Tuhan dan Tuhan mengulurkan tangan pada kita, kita hidup pada kasih karunia Tuhan, seperti bayi yang tidak berdaya dalam gendongan ibu.

Yesaya 46: 3-4
Hasil kalau kita digendong dalam tangan Tuhan:

  1. Tangan kasih karunia Tuhan bertanggung jawab untuk memelihara hidup kita secara jasmani dan rohani, dan sampai masa depan yang indah.

  2. Tangan kasih karunia Tuhan memikul segala beban masalah kita, dan kita merasa hidup kita enak dan ringan, dan Tuhan akan menyelesaikan segala masalah kita tepat pada waktunya, menghapus segala air mata kita. Percaya sungguh-sungguh dan Tuhan akan tolong hidup kita!

  3. Tangan kasih karunia Tuhan menyelamatkan kita sampai sempurna, menjadi mempelai wanita Tuhan, buah tertinggi yang siap dipersembahkan pada Tuhan dan kita bersama Tuhan untuk selama-lamanya.

Tuhan memberkati.



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top