English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 24 Maret 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 06 Maret 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:10-11
Dari perikop ini, kita bisa mempelajari...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Juni 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Februari 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangNya Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7 adalah Buli-buli emas berisi manna =...

Ibadah Doa Surabaya, 10 November 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam...

Ibadah Doa Surabaya, 14 Juni 2019 (Jumat Sore)
Bersamaan dengan doa puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Desember 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 11 April 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1-13
= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan segera datang...

Ibadah Doa Malang, 01 April 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:10,12
1:10 Pada hari Tuhan aku...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 25 Mei 2018 (Jumat Malam)
Markus 13: 35
13:35. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau...

Ibadah Paskah Surabaya, 20 April 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat merayakan Paskah, selamat mendengarkan firman...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Februari 2012 (Senin Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea= menyangkal panggilan dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 November 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:8
4:8 Dan keempat makhluk itu...

Ibadah Doa Malang, 18 Juni 2013 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Persekutuan di Kartika Graha Malang I, 25 Oktober 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 05 Juni 2011 (Minggu Sore)

Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
26:18. Jawab Yesus: "Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku."
26:19. Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah.


ay. 17-25= PERSIAPAN PERJAMUAN PASKAH.
Dulu, secara jasmani, disiapkan tempat, roti dan sebagainya. Sekarang, dalam wujud yang rohani.
Sekarang, perjamuan Paskah artinya: pertobatan dan lahir baru= kelepasan dari dosa.
Kalau kita mengalami kelepasan dosa sampai lepas dari semua dosa, maka kita sudah terlepas dari dunia ini.

Perjamuan Paskah akan memuncak pada perjamuan kawin Anak Domba Allah. Benar-benar kita terlepas dari dunia ini.

Matius 26: 18-19
26:18. Jawab Yesus: "
Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku."
26:19. Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah.


'si anu'= siapa saja. Artinya: siapa saja diberi kesempatan untuk mengalami perjamuan paskah= siapa saja diberi kesempatan untuk bertobat dan lahir baru sampai masuk perjamuan kawin Anak Domba Allah.

ay. 19= persiapan perjamuan Paskah.

Disini, PERJAMUAN PASKAH DIKAITKAN DENGAN WAKTU ('waktuKu hampir tiba').
Ini menunjuk pada waktu kematian Yesus sebagai Anak Domba Paskah SEGERA TIBA (sudah dekat).
Tetapi Yesus bukan saja mati, melainkan Ia bangkit dan naik ke Surga dan menampakkan Diri pada murid-murid (Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 02 Juni 2011).

1 Korintus 15: 3-5
15:3. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,
15:4. bahwa
Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;
15:5. bahwa
Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.

Yesus dikubur= bukti bahwa Yesus benar-benar mati.
Yesus menampakan Diri= bukti bahwa Yesus benar-benar bangkit.

Kisah Rasul 1: 3, 9, 11
1:3. Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
1:3. Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
1:9. Sesudah Ia mengatakan demikian,
terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
1:11. dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu,
akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

Kalau Yesus naik ke Surga, kita harus ingat, bahwa Ia akan datang kembali untuk membawa kita masuk ke dalam perjamuan kawin Anak Domba.

Kedatangan Tuhan kedua kali juga dikaitkan dengan WAKTU.

Wahyu 22: 20
22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

'Ya, Aku datang segera'= kesiapan Yesus untuk SEGERA datang kembali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga.

'Amin, datanglah, Tuhan Yesus'= kesiapan sidang jemaat sebagai mempelai wanita yang sempurna untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Dan kita masuk perjamuan kawin Anak Domba.

Jadi, supaya terjadi pernikahan yang rohani, Yesus sebagai Mempelai Pria dan kita sebagai mempelai wanita HARUS SAMA-SAMA SIAP.

Wahyu 22: 21
22:21. Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

Persiapan sidang jemaat untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali yaitu HIDUP DALAM KASIH KARUNIA TUHAN (anugerah Tuhan).

Pengertian hidup dalam kasih karunia Tuhan:
  1. hidup dalam jalan salib.
    1 Petrus 2: 19-24
    2:19. Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.
    2:20. Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka
    itu adalah kasih karunia pada Allah.
    2:21. Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
    2:22. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.
    2:23. Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
    2:24. Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah
    mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

    Jalan salib=
    • jalan kematian dan kebangkitan.

      Jalan kematian= mati terhadap dosa. Kalau hidup dalam dosa, artinya berada di luar kasih karunia.

      Proses mati terhadap dosa adalah:
      • berdamai (mengaku) dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.
      • mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain yang sudah diakui kepada kita.

      Jalan kebangkitan= hidup dalam kebenaran. Kalau sudah mati terhadap dosa, barulah kita bisa hidup untuk kebenaran.

      ay. 22-23= hidup untuk kebenaran artinya:
      • ay. 22= tidak berbuat dosa lagi sekalipun ada kesempatan, keuntungan, paksaan, dll,
      • ay. 22= tidak berdusta,
      • ay. 23= tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, bahkan membalas kejahatan dengan kebaikan.

    • tergembala pada Firman pengajaran yang benar.
      1 Petrus 2: 25
      2:25. Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

      Amsal 12: 26
      12:26. Orang benar mendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesatkan mereka sendiri.

      'mendapati tempat penggembalaannya'= bertekun dalam kandang penggembalaan dalam 3 macam ibadah pokok (berada di dalam ruangan suci).

      Kalau bangsa kafir bisa tergembala pada penggembalaan yang baik dan benar, itu adalah KASIH KARUNIA, sebab seharusnya bangsa kafir hanya seperti anjing.
      Di dalam penggembalaan, kita mengalami perlindungan (seperti ruangan suci yang memiliki tudung 4 lapis).

      Kalau ada perlindungan Tuhan, hasilnya:
      • kita tidak jatuh dalam dosa,
      • kita tidak disesatkan oleh ajaran sesat,
      • kita tidak kembali lagi pada sifat anjing dan babi.

      Dengan demikian, kita tidak kehilangan keselamatan.
      Jadi, penggembalaan adalah tempat untuk MEMANTAPKAN KEBENARAN DAN KESELAMATAN.

      'kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu'= dalam penggembalaan, tubuh, jiwa dan roh kita dipelihara secara langsung oleh Gembala Agung.

  2. hidup di dalam Roh Kudus.
    Kisah Rasul 10: 44-45
    10:44. Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
    10:45. Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa
    karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,

    (terjemahan lama)
    10:45. Maka segala orang beriman yang menurut adat bersunat, seberapa banyak yang datang menyertai Petrus, tercengang-cenganglah, sebab ke
    atas orang kafir juga dicurahkan anugerah Rohulkudus itu.

    Sebenarnya, Roh Kudus hanya untuk orang Israel saja.
    Hidup dalam Roh kudus= hidup dalam pimpinan Roh Kudus, urapan Roh Kudus, sampai meluap-luap dalam Roh Kudus.

    Jika bangsa kafir bisa mengalami kepenuhan Roh Kudus sampai meluap-luap dalam Roh Kudus, itu adalah
    KASIH KARUNIA.

    Tanpa Roh Kudus, bangsa kafir akan tampil seperti:
    • binatang buas = anjing dan babi (dikuasai roh jahat dan roh najis), yang mengarah pada pembangunan babel.
    • yatim piatu, artinya:
      • lemah,
      • tidak punya kekuatan untuk menghadapi pergumulan hidup di tengah badai dunia.
      • tidak mengalami kelahiran baru, sehingga hidup sebagai manusia daging.

    Sebab itu, Tuhan berjanji untuk mencurahkan Roh Kudus kepada kita.

    Kisah Rasul 19: 1-6
    19:1. Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid.
    19:2. Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus."
    19:3. Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan
    baptisan Yohanes."
    19:4. Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah
    bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
    19:5. Ketika mereka mendengar hal itu, mereka
    memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
    19:6. Dan ketika
    Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.

    'Efesus'= jemaat bangsa kafir.

    Proses menerima curahan Roh Kudus:
    • percaya/iman kepada Yesus = tidak ada keraguan kepada Yesus menghadapi apapun juga.

      Kalau percaya Yesus, kita akan mendahulukan perkara rohani daripada perkara jasmani.

    • bertobat= berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan.
      Bertobat adalah demonstrasi kuasa iman.
      Bertobat= mati terhadap dosa.
    • baptisan air.
      Roma 6: 4
      6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      Baptisan air yang benar adalah kita dibaptis sesuai Alkitab dan dibaptis seperti Yesus dibaptis, yaitu dikuburkan bersama Yesus dan bangkit dalam hidup yang baru.

      1 Petrus 3: 20-21
      3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
      3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu
      baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

      'di mana hanya sedikit'= hanya sedikit yang mau masuk bahtera Nuh.
      Hidup yang baru= hati nurani yang baik= hati yang taat dengar-dengaran pada Firman yang benar dan hati yang damai.

      Hati taat dan damai adalah landasan yang kuat untuk menerima pencurahan Roh Kudus.

      Kalau kita taat, pasti hati kita damai.
      Kalau tidak taat dan tidak damai, hati itu menjadi landasan untuk menerima air bah (hukuman Tuhan).

    Kalau menerima pencurahan Roh Kudus, kita bisa dipimpin dan diurapi Roh Kudus sampai meluap-luap dalam Roh Kudus.

    Kalau hati kita cenderung ke perkara jasmani, berarti hidup kita tidak ada Roh Kudus, hanya ada roh daging dan yang ada hanya air bah.

    KALAU ADA ROH KUDUS, AIR BAH AKAN TERTAHAN.

    Dimana ada iman, bertobat dan hati taat serta hati damai, disitu Roh Kudus akan turun.

    Salah satu tanda kepenuhan Roh adalah berbahasa Roh seperti yang diajarkan oleh Roh Kudus.

    Kisah Rasul 2: 4
    2:4. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

    Kalau berbahasa Roh yang bukan dari Roh Kudus, maka rohaninya akan kering.
Kegunaan Roh Kudus:
  1. Roma 5: 5
    5:5. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

    Kegunaan pertama: Roh Kudus mencurahkan kasih Allah, sehingga kita bisa menjadi kuat dan teguh hati.

    Kuat dan teguh hati, artinya:
    • tidak putus asa, tidak kecewa menghadapi apapun juga. Tetapi kita tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.

    • tetap berpegang teguh pada Firman pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran apapun resikonya.

    • tidak mau berbuat dosa dan tetap hidup dalam kebenaran, apapun resikonya.

    Kehidupan semacam ini akan dipakai Tuhan dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir (seperti Yosua yang dipakai untuk membawa Israel masuk ke Kanaan).

    ! Tawarikh 19: 13
    19:13. Kuatkanlah hatimu dan marilah kita menguatkan hati untuk bangsa kita dan untuk kota-kota Allah kita. TUHAN kiranya melakukan yang baik di mata-Nya."

    Dengan kuat dan teguh hati, kita dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus dan Tuhan akan jadikan semua baik dan indah pada waktuNya.

  2. Zakharia 4: 6-7a
    4:6. Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.
    4:7a. Siapakah engkau,
    gunung yang besar? Di depan Zerubabel engkau menjadi tanah rata.

    Kegunaan kedua: Roh Kudus meratakan gunung-gunung pencobaan. Segala masalah kita diselesaikan sampai yang mustahil.

  3. Titus 3: 5
    3:5. pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

    Kegunaan ketiga: Roh Kudus membaharui hidup kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

    Wahyu 22: 1
    22:1. Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.

    Pembaharuan dimulai dari 'jernih bagaikan kristal'. Artinya: jujur.
    Kalau kita jujur, air itu akan mengalir.

    Dengan jujur, kita sudah berada di suasana tahta Tuhan.
    Dan dari tahta itu akan keluar mujizat-mujizat.

    Sampai nanti, saat Yesus datang kembali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Dia. Kita terangkat bersama Yesus pada perjamuan kawin Anak Domba sampai terangkat ke tahta Surga (Yerusalem Baru).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top