English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 08 April 2014 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 29 Mei 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:26-28
14:26 Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke...

Ibadah Doa Malang, 08 Maret 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan...

Ibadah Kunjungan di Manokwari V, 21 Maret 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

1 Yohanes 4:8
4:8 Barangsiapa tidak mengasihi,...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 22 Januari 2011 (Sabtu Sore)
Ada 7 hal yang kena-mengena dengan sengsara Yesus di kayu salib:
Markus 15:22-23 = sengsara...

Ibadah Doa Surabaya, 21 September 2011 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang
Markus 6: 17-20, 27
6:17. Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung...

Ibadah Raya Surabaya, 16 Juni 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Paskah Kaum Muda Remaja, 14 April 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:46-56 berjudul 'Nyanyian Pujian Maria'.

Isi dari nyanyian pujian Maria:
Ayat 46-50...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Januari 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:1-13 menunjuk pada Mezbah Dupa Emas,...

Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 02 Juni 2011 (Kamis Pagi)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 Oktober 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 14: 12-14 => siapa yang harus diundang
14:12. Dan Yesus...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Juli 2010 (Rabu Sore)
Matius 25 : 14-40 perumpaman tentang talenta.
Matius 25 : 14-15
25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian...

Ibadah Raya Surabaya, 02 Oktober 2016 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 12 Agustus 2014 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Kita mempelajari tentang kaki dian emas/ pelita...

Ibadah Doa Surabaya, 20 Mei 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 15 Januari 2012 (Minggu Sore)

Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

Matius 26= terkena pada buli-buli emas berisi manna (kehidupan yang tahan uji dan sama sempurna seperti Yesus).

Tetapi, Petrus yang hebat masih bisa menyangkal Tuhan 3x (tubuh, jiwa dan rohnya menyangkal Tuhan, bagaikan buli-buli tanah liat yang hancur berantakan).
Yudas juga rasul yang mengkhianati Tuhan, sama seperti buli-buli tanah liat yang hancur berantakan.
Ini merupakan rasul-rasul yang hebat, tetapi bisa hancur hidupnya. Sebab itu, kita harus hati-hati!

Mengapa Petrus menyangkal Yesus?
  1. Matius 16: 21-23
    16:21. Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
    16:22. Tetapi
    Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
    16:23. Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau
    bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

    Jawaban pertama: sebab Petrus menolak salib ('Petrus menarik Yesus ke samping'), sebab Petrus hanya memikirkan pikiran daging ('bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah').

    Salib= kasih Tuhan.
    Jadi, disini, Petrus TANPA KASIH TUHAN.

    Filipi 3: 18-19
    3:18. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
    3:19. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka,
    pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

    = hanya sedikit orang kristen yang mau menerima salib Tuhan.
    ay. 19= orang yang menolak salib, pikirannya hanya tertuju pada perkara-perkara dunia.

  2. Matius 26: 51
    26:51. Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.

    'seorang dari mereka'= rasul Petrus (dalam injil yang lain).

    Jawaban kedua: sebab Petrus salah dalam menggunakan pedang, sehingga memutuskan telinga hamba imam besar.
    Ini artinya: Petrus TIDAK PUNYA KASIH PADA SESAMA.

  3. Matius 26: 58
    26:58. Dan Petrus mengikuti Dia dari jauh sampai ke halaman Imam Besar, dan setelah masuk ke dalam, ia duduk di antara pengawal-pengawal untuk melihat kesudahan perkara itu.

    Jawaban ketiga: sebab Petrus ikut Yesus dari jauh dan duduk berdiang dengan api para pengawal (di injil yang lain).

    Hati-hati! Disaat ada yang enak bagi daging, semua berebut untuk dekat Yesus. Tapi saat mau ditangkap, mulai ikut dari jauh.
    Artinya: tidak setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
    Akibatnya: terjerumus dalam pergaulan dunia ('berdiang dekat api pengawal-pengawal')= mengasihi dunia.

    1 Yohanes 2: 15-17
    2:15. Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
    2:16. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu
    keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
    2:17. Dan
    dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

    Kalau sudah tidak setia dalam ibadah pelayanan, PASTI masuk dalam pergaulan dunia yang isinya:
    • keinginan mata= menjurus pada dosa makan minum,
    • keinginan daging= menjurus pada dosa percabulan dengan segala ragamnya sampai pada nikah yang salah,
    • keangkuhan hidup= tidak taat dengar-dengaran pada Firman Tuhan (kebalikan dari ayat 17).

      Mengkritik Firman= sudah termasuk sombong.

    Dan kehidupan seperti ini SEDANG LENYAP bersama dunia.
Jadi, Petrus menyangkal Yesus sebab ia tidak memiliki kasih. Yang ada padanya hanya kepentingan diri sendiri.

Matius 24: 12
24:12. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Celakanya, di akhir jaman, kehidupan TANPA KASIH ini terjadi lagi, bahkan lebih banyak yang kasihnya menjadi dingin ('kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin').
Akibatnya: kehidupan itu mendurhaka pada Tuhan/menyangkal Tuhan.

Jadi, kita MUTLAK membutuhkan kasih Tuhan untuk menghadapi dunia akhir jaman yang penuh dengan kesulitan dan dosa-dosa sampai puncaknya dosa.

DARIMANA KITA MENDAPATKAN KASIH KRISTUS?
Yohanes 21: 15, 17
21:15. Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
21:17.
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.

'Gembalakanlah domba-domba-Ku'= Yesus sebagai Gembala Agung menugaskan gembala manusia untuk menggembalakan domba-domba.

Jadi, kita mendapatkan kasih Allah lewat PENGGEMBALAAN.

ay. 17= 'Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya'= Yesus bertanya 3x, karena Petrus menyangkal Tuhan 3x.
Yesus bertanya pada Petrus sampai Petrus merasa sedih sebab ia tidak memiliki kasih.

Kalau ada kasih Allah, pasti ada kasih pada sesama, sebab 2 loh batu tidak bisa dipisahkan.

Kita semua harus tergembala, mulai dari seorang gembala.
Kalau gembala tidak tergembala, domba-domba sudah tercerai berai.

Syarat tergembala: harus ada dalam kandang penggembalaan (ruangan suci Tabernakel= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok).
Seringkali, gereja hanya jadi kandang secara jasmani, bukan secara rohani.

Kita terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Dan lewat penggembalaan, kita bersekutu dengan Allah Tritunggal.

Setelah masuk dalam penggembalaan, Petrus yang tadinya egois, bisa menerima kasih Allah.
Bukti Petrus menerima kasih Allah dalam sistem penggembalaan:
Yohanes 21: 18
21:18. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."

Buktinya: Petrus bisa mengulurkan tangan sampai mati berkorban nyawa.= Petrus MENGASIHI TUHAN lebih dari segalanya, artinya: rela berkorban apa saja untuk Tuhan dan taat sampai daging tidak bersuara lagi= pintu tirai terobek.

Kalau kita bisa mengulurkan tangan, Tuhan Gembala Agung juga mengulurkan Tangan, sehingga terjadi mujizat (kemuliaan Tuhan, sebab di balik pintu tirai ada kemuliaan).

Mulai dari muizat rohani (keubahan hidup) bisa kita alami. Kita diubahkan dari manusia daging menjadi manusia rohani, sama seperti Yesus (dari buli-buli tanah liat diubahkan jadi buli-buli emas).

Petrus mengalami keubahan hidup/kemuliaan Tuhan, buktinya:
  1. Kisah Rasul 2: 14
    2:14. Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.

    Yang pertama: Petrus berani berkotbah/bersaksi didepan ribuan orang, padahal dulunya, menghadapi hamba kecil saja, ia menyangkal Tuhan.
    Dan saat itu, 3000 jiwa dimenangkan.

  2. Kisah Rasul 3: 6-8
    3:6. Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"
    3:7. Lalu
    ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.
    3:8. Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.


    Yang kedua: Petrus mengulurkan tangan untuk menolong sesama masuk bait Allah, padahal dulunya, ia mengulurkan tangan untuk memutuskan telinga.
    Jadi, disini, Petrus bisa mengasihi sesama.

    Biarlah hari-hari ini, kita menjadi berkat bagi sesama dan membawa sesama kedalam ibadah pelayanan sampai membawa dalam pembangunan tubuh Kristus.

  3. Yohanes 21: 19
    21:19. Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."

    Yang ketiga: Petrus mengulurkan tangan pada Tuhan dan rela mati untuk Tuhan, padahal dulunya, ia mengulurkan tangan untuk menarik Yesus ke samping.

    Bagi kita sekarang, artinya adalah setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan, apapun pengorbanan yang harus kita lakukan.
    Inilah BULI-BULI EMAS BERISI MANNA.

Posisi kehidupan yang tergembala adalah seperti bayi yang menikmati air susu ibu rohani (Firman penggembalaan).
1 Petrus 2: 2
2:2. Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

Dalam Tangan Gembala Agung inilah, kita isa mengalami mujizat secara jasmani.
Tugas bayi: hanya minum susu dan menangis (mendengar dan taat dengar-dengaran pada Firman penggembalaan serta menyembah Tuhan apapun keadaan kita).

Kalau ada dalam Tangan Gembala Agung, hasilnya:
  • Tangan Gembala Agung sanggup memelihara kita sekalipun kita tidak berdaya dan ditengah kemustahilan dunia, sampai hidup kekal selama-lamanya.
  • Tangan Gembala Agung sanggup melindungi kita dari segala celaka marabahaya, dosa-dosa, antikris, sampai hukuman Allah.
  • Tangan Gembala Agung sanggup menyelesaikan segala masalah kita sampai masalah yang mustahil.
  • Tangan Gembala Agung memandikan kita sampai bersih= menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna dan bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

    Wahyu 19: 6-7
    19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
    19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.


    = kita masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba. Kita bersama Dia untuk selama-lamanya.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 11-12 Februari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 29 April 2020 - 01 Mei 2020
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top