English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 03 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-25 berbicara tentang PERJAMUAN...

Ibadah Kaum Muda Malang, 28 Maret 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:3-6 adalah nubuat pertama menjelang kedatangan Yesus kedua kali, yaitu

Ibadah Doa Malang, 05 Mei 2009 (Selasa Sore)
Wahyu 22:20-21
'Ya, Aku datang segera' = kesiapan Tuhan Yesus untuk datang kembali kedua...

Ibadah Doa Surabaya, 22 Januari 2014 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah...

Ibadah Doa Surabaya, 24 Desember 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Maret 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 19 November 2013 (Selasa Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih membahas tentang kecerdikan setan....

Ibadah Raya Malang, 19 Desember 2010 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
1 Petrus 2:1-2
2:1. Karena itu...

Ibadah Doa Malang, 05 Maret 2013 (Selasa Sore)
(Penataran I Imam dan Calon Imam)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20...

Ibadah Kaum Muda Malang, 02 Mei 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:3-6 adalah nubuat pertama tentang penyesatan.
Markus 13:7-8 adalah nubuat tentang...

Ibadah Doa Malang, 25 Mei 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Doa Malang, 11 Oktober 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita berada di dunia akhir jaman yang harus menghadapi...

Ibadah Raya Malang, 23 Maret 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 adalah tentang penglihatan Yohanes...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 21 Januari 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:24-25
1:24 Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Maret 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali. Kita membahas ayat. 31 (keadaan...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 16 Juni 2013 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema Ibadah Persekutuan di Bagan Batu.
Markus 9: 23b
9:23. Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"

= jawaban Yesus kepada ayah dari anak yang sakit ayan (gila babi). Dan ini terjadi di kaki gunung.
Tetapi di pasal ini juga, ada kejadian di atas gunung, yaitu Yesus berubah wajahNya seperti matahari dan ada Musa disana (sesuatu yang mustahil menjadi tidak mustahil).
Sebelum meninggal dunia, Musa divonis tidak bisa masuk Kanaan, karena ia tidak taat. Memang terjadi mujizat, tetapi tidak sesuai kehendak Tuhan.
Dan diatas gunung inilah Musa bisa menginjakkan kaki di Kanaan, bahkan bisa sama mulia dengan Yesus.

Jadi, dalam Markus 9, ada 2 keadaan yang berlawanan:

  1. ay. 2-13= diatas gunung penyembbahan= suasana kemuliaan Surga= gambaran dari anak Tuhan/hamba Tuhan yang memuncak dalam ibadah pelayanan sampai bisa menyembah Tuhan, sehingga mengalami kasih Tuhan dan kebahagiaan Surga yang mendorong untuk semakin dekat kepada Tuhan, bahkan menjadi sama mulia seperti Tuhan (masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan).

    Petrus mengatakan bahwa ia berbahagia dan tidak ingin turun. Artinya: semakin dekat pada Tuhan, rohani kita tidak akan pernah merosot.


  2. ay. 14-29= dibawah gunung= suasana dunia.
    Dibawah gunung, lebih banyak murid-murid, tetapi tidak bisa menyembuhkan penyakit ayan.
    Inilah gambaran dari hamba Tuhan/anak Tuhan yang terpisah dari Tuhan, sehingga ibadahnya bersuasana dunia dan kering rohaninya, bahkan banyak masalah/air mata sampai menderita penyakit ayan yang membawa pada pembangunan babel (kesempurnaan dalam kejahatan dan kenajisan yang akan dibinasakan oleh Tuhan).

Dulu, kedua keadaan ini terjadi pada 2 tempat yang terpisah (digunung dan dikaki gunung).
Di akhir jaman, 2 keadaan ini bisa terjadi pada 1 TEMPAT YANG SAMA (1 gereja). Ini yang berbahaya.
Sekalipun 1 gereja/1 pelayanan, tetapi yang 1 bisa berada di gunung, yang 1 bisa berada di kaki gunung.
Bahkan ini juga menimpa pada 1 tempat tidur, sehingga terjadi perpisahan, 1 diangkat dan 1 ketinggalan/binasa untuk selama-lamanya.

Penyakit ayan/gila babi, artinya: kehidupan itu tampil seperti anjing dan babi (hidupnya membabi buta).

Praktik sehari-hari tampil seperti anjing dan babi:

  1. Matius 7: 6
    7:6. "Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."

    Praktik pertama tampil seperti anjing dan babi: sikap yang tidak benar terhadap Firman pengajaran benar.

    2 Timotius 3: 16
    3:16. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

    Barang kudus dan mutiara adalah Firman pengajaran benar (Firman yang diwahyukan oleh Tuhan dan dibukakan rahasianya yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab).
    Inilah yang disebut dengan Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    Tajam yang pertama untuk mengajar (menyucikan kita dari dosa-dosa).
    Tajam kedua untuk mendidik (membaharui kita).

    3 sikap yang salah dari anjing dan babi:


    • 'menginjak-injak'= meremehkan Firman pengajaran benar, sehingga tidak mengalami pembaharuan dan penyucian (menjadi kering).
    • 'mengoyak-oyak'= mengkritik Firman pengajaran benar seperti dilakukan oleh ahli taurat, menambah dan mengurangi dengan suara asing.

      Karena menambah dan mengurangi Firman, Hawa masuk dalam kutukan.


    • tidak taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran benar.


    Kalau hidup kita sudah tidak sesuai dengan Firman pengajaran benar, hidup kita pasti membabi buta.

    Amsal 25: 12
    25:12. Teguran orang yang bijak adalah seperti cincin emas dan hiasan kencana untuk telinga yang mendengar.

    (terjemahan lama)
    25:12. Seperti
    anting-anting keemasan berpatutan dengan kalung yang dari pada emas sepuluh matu, demikianpun telinga yang suka mendengar itu berpatutan dengan penegur yang berbudi.

    Kalau mendengar dan dengar-dengaran, telinga kita akan diberikan anting-anting emas.
    Tetapi, kalau tidak taat dengar-dengaran, anting-anting yang mestinya di telinga, akan dilepas dan diletakan di jungur babi.

    Amsal 11: 22
    11:22. Seperti anting-anting emas di jungur babi, demikianlah perempuan cantik yang tidak susila.

    Sebab itu, hati-hati. Jangan sampai sikap kita salah terhadap Firman pengajaran benar.
    'anting-anting pada jungur babi'= keluar dari rencana Allah dan masuk pada pembangunan tubuh babel.


  2. Lukas 15: 11-15
    15:11. Yesus berkata lagi: "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki.
    15:12. Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang
    menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka.
    15:13. Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu
    lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.
    15:14. Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat.
    15:15. Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga
    babinya.

    Praktik kedua tampil seperti anjing dan babi: pelayanan di ladang babi.
    Hati-hati, kita banyak mengatakan bahwa kita melayani Tuhan, padahal ada di ladang babi.
    Tandanya:


    • menuntut hak dan tidak melaksanakan kewajiban.
      Kewajiban kita yang pertama adalah mengembalikan milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus).
      Seringkali, kita menuntut hak dan tidak melakukan kewajiban.
      Hak yang dituntut biasanya adalah hak makan minum, uang, pujian, dll.

      Kalau kita menuntut hak, itulah yang membuat kita tidak puas dan malah bersungut-sungut. Dan ini sangat berbahaya.
      Kalau bersungut-sungut, bintang (imam-imam adalah seperti bintang) akan menjadi binatang.

      Bilangan 14: 29
      14:29. Di padang gurun ini bangkai-bangkaimu akan berhantaran, yakni semua orang di antara kamu yang dicatat, semua tanpa terkecuali yang berumur dua puluh tahun ke atas, karena kamu telah bersungut-sungut kepada-Ku.

      'bangkai-bangkaimu'= sebutan untuk binatang.


    • tidak setia sampai tinggalkan pelayanan di ladang Tuhan.
      'tidak setia'= menjauhkan diri dari Bapa (jauh dari Surga).
      Dan ini juga berbahaya.
      Kalau sampai meninggalkan ibadah pelayanan, berarti sudah sangat jauh dari Surga dan sampai di ladang babi (neraka).

      Kehidupan yang tidak setia dan meninggalkan pelayanan, SULIT SEKALI UNTUK KEMBALI seperti Yudas (bahkan mustahil untuk bisa kembali). Kalau bukan kemurahan Tuhan, tidak akan bisa kembali.


    • 'berfoya-foya'= berkubang dalam dosa-dosa sampai puncaknya dosa (dosa makan minum dan dosa sex dengan berbagai ragamnya sampai kawin cerai).
      Untuk lepas dari dosa, kita harus TEGAS. Harus langsung kita lepaskan dengan kuasa Firman.

      TIDAK ADA DOSA YANG TIDAK DAPAT DISELESAIKAN OLEH DARAH YESUS, kecuali 2 dosa, yaitu dosa tidak percaya dan dosa yang tidak diakui.


    Malam ini, biarlah kita manfaatkan kesempatan untuk tidak membabi buta.


  3. Markus 9: 18
    9:18. Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat."

    Praktik ketiga tampil seperti anjing dan babi: ada tanda penyakit ayan, yaitu:


    • 'mulut berbusa'= perkataan sia-sia, mulai dengan berkata dusta, perkataan yang tidak menjadi berkat bagi orang lain (menjadi sandungan/menyakiti orang lain), memfitnah, dsb.


    • 'giginya bekertakan dan membantingkannya ke tanah'= penderitaan lahir batin= letih lesu dan berbeban berat.
      Kalau kita letih lesu berbeban berat, biarlah kita datang kepada Tuhan, jangan dibiarkan.


    • 'tubuhnya menjadi kejang'= tabiatnya kaku/keras, tidak bisa dinasihati/ditegor oleh Firman, gembala dan orang tua, bahkan ngotot pada yang salah.
    • 'sering kambuh'= sesuatu yang mustahil, bahkan murid-murid tidak bisa menolong.


    Markus 9: 21
    9:21. Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya.

    = sasaran dari penyakit ayan, yaitu kehidupan yang terpisah dari Tuhan mulai dari anak kecil.
    JANGAN PISAHKAN ANAK KECIL DARI TUHAN!
    Penyakit ayan juga menghantam apapun kedudukan kita, bahkan sampai hamba Tuhan/pelayanan Tuhan, kalau rohaninya kering.

Hanya Tuhan yang bisa menolong kita dari penyakit ayan.

Cara Tuhan menolong:

  1. Markus 9: 19
    9:19. Maka kata Yesus kepada mereka: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!"

    'Bawalah anak itu ke mari!'= suara Firman penginjilan= membawa orang berdosa pada terang dalam Tuhan= pelita emas= ketekunan dalam Ibadah Raya.


  2. Markus 9: 25
    9:25. Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!"

    'menegor roh jahat itu dengan keras'= suara Firman pengajaran= meja roti sajian= ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci.
    Tegoran keras dari Tuhan harus ada, karena seringkali kita masih berbuat dosa.


  3. Markus 9: 24
    9:24. Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"

    (terjemahan lama)
    9:24. Maka
    berteriaklah bapa budak itu sambil menangis, katanya, "Ya Tuhan, hamba percaya, tolonglah akan iman hamba yang kurang."

    'berteriak sambil menangis'= penyembahan dengan hati yang hancur= mezbah dupa emas= ketekunan dalam Ibadah Doa.
    Dari pihak Tuhan sudah ada Firman, dan dari pihak kita adalah banyak berdoa dan berpuasa.

Kesimpulan: Tuhan menolong kita lewat sistem penggembalaan (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok).
Didalam kandang penggembalaan, Tuhan sedang melembutkan hati kita, sehingga:

  • 'Tolonglah aku yang tidak percaya ini!'= bisa mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.
    Kita juga mengaku kegagalan-kegagalan kita dan


  • percaya pada Tuhan.
    Seringkali kita bimbang pada Tuhan, sehingga kita mencari jalan keluar sendiri.
    Tapi malam ini, biarlah kita hanya percaya dan mempercayakan diri kepada kemurahan dan kebaikan Tuhan.

    Mazmur 23: 6
    23:6. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

    Mazmur 136: 1, 4
    136:1. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136:4. Kepada
    Dia yang seorang diri melakukan keajaiban-keajaiban besar! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

    (terjemahan lama)
    136:1. Pujilah akan Tuhan, karena baiklah Ia, karena
    kemurahan-Nya itu kekal selama-lamanya.

    Jangan takut! Setiap langkah kaki kehidupan yang tergembala adalah langkah mujizat. Sebab itu, JANGAN KELUAR DARI SUARA GEMBALA!
    Seringkali, kita dihadapkan pada 2 hal antara Tuhan dan dunia.
    Tetapi biarlah kita hanya bergantung pada kemurahan kebaikan Tuhan dan kita akan mengalami mujizat.

    Mujizat jasmani: penyakit ayan disembuhkan (dari mustahil menjadi tidak mustahil), dari gagal menjadi berhasil dan indah.

    Mujizat rohani: kita mengalami keubahan demi keubahan sampai saat Tuhan datang, kita menjadi sama mulia dengan Tuhan.

    Yudas adalah rasul dan digembalakan oleh Tuhan Yesus. Tetapi karena keras hati, ia harus keluar dari penggembalaan benar. Siapa kita bangsa kafir?
    Sebab itu, apapun keadaan kita, biarlah kita MELEMBUT.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 25-26 September 2018
    (Ibadah Kunjungan di Sidikalang)

  • 17-18 Oktober 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 30 Oktober 2018 - 01 November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-14 November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jakarta)

  • Februari 2019
    (Ibadah Kunjungan di Chennai, India)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top