English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 25 Februari 2015 (Rabu Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Doa Malang, 13 Mei 2014

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Raya Surabaya, 15 Januari 2012 (Minggu Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

Matius 26= terkena pada buli-buli emas berisi manna (kehidupan yang tahan uji dan sama sempurna seperti...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Januari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-30 "Keadaan Pada Masa Kedatangan Yesus Ke2x" Terjadi kegoncangan dan...

Ibadah Raya Malang, 08 Juli 2012 (Minggu Pagi)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian.
Sekarang...

Ibadah Natal Kunjungan di Mojoagung, 27 Desember 2013 (Jumat Sore)
Tema: Mazmur 31: 16a
'Masa hidupku ada di dalam tanganMu'.
Ini pengakuan dari raja Daud.
Jadi, Daud mengakui bahwa ia...

Ibadah Doa Surabaya, 03 Juli 2013 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Tema Ibadah di Mangkutana

Matius 4: 19b
4:19 Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."

Temanya adalah KAMU AKAN KU...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Juli 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 30 Juni 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2 dan 3 menunjuk...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Juli 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Januari 2011 (Kamis Sore)
Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...

Ibadah Doa Surabaya, 01 Agustus 2018 (Rabu Sore)
Dari rekaman Ibadah Doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Saya berada di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Agustus 2011 (Senin Sore)
Disertai dengan Penataran Imam-Imam II
Matius 26: 27-28
26:27. Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka...

Ibadah Raya Malang, 24 Februari 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12
9:1 Lalu malaikat...

Ibadah Doa Malang, 08 September 2009 (Selasa Sore)
Digabung dengan ibadah doa puasa session III
Matius 24: 32-35.
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan...

Ibadah Doa Malang, 22 Januari 2019 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 2:1-3
2:1 Seorang laki-laki dari keluarga...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 23 September 2012 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan ditengah-tengah kita sekalian.

Matius 27 menunjuk pada 7 percikan darah diatas tabut perjanjian= sengsara/jalan kematian Yesus.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan).

Matius 28: 1-2
28:1. Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.
28:2. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya.

= Maria Magdalena dan Mari yang lain adalah orang-orang yang sangat setia mengikut Yesus.
Mereka tetap mengikut Yesus sekalipun Yesus diolok-olok, disiksa, disalibkan, bahkan sampai dikuburkan.

Oleh sebab itu, Maria Magdalena dan Maria yang lain merupakan orang-orang yang PERTAMA KALI melihat kuasa kebangkitan Yesus (shekina glory).

Jadi, UKURAN pengikutan kepada Tuhan atau dipakai Tuhan adalah jika kita setia dalam pengalaman kematian/pengalaman salib bersama Yesus.

Kalau kita setia dalam pengalaman kematian bersama Yesus seperti Maria Magdalena dan Maria yagn lain, kehidupan kitalah yang akan diutus oleh Tuhan.
Dan kita menjadi tangan PERTAMA yang menyaksikan tentang kuasa kebangkitan Tuhan.

Maria Magdalena dan Maria yagn lain adalah tangan pertama yang menyaksikan kebangkitan Yesus, sedangkan rasul-rasul yang hebat hanya menjuadi tangan kedua.
Rasul-rasul menjadi tangan kedua, sebab mereka meninggalkan kubur (kurang setia dalam pengalaman kematian bersama Yesus).
Sebab itu, biarlah kita setia dalam pengalaman kematian bersama Yesus, supaya kita bisa menjadi TANGAN PERTAMA yang menyaksikan kuassa kebangkitan Yesus.

Matius 28: 2
28:2. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya.

= kuasa kebangkitan Yesus mampu untuk menggulingkan batu besar.
Artinya: kuasa kbengkitan Yesus mampu menghancurkan kekerasan hati.

Dosa, itulah yang membuat manusia keras hati, bahkan sampai sekeras hati Firaun (gambaran setan).

Keluaran 7: 14-16
7:14. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Firaun berkeras hati, ia menolak membiarkan bangsa itu pergi
7:15. Pergilah kepada Firaun pada waktu pagi, pada waktu biasanya ia keluar ke sungai; nantikanlah dia di tepi sungai Nil dengan memegang di tanganmu tongkat yang tadinya berubah menjadi ular.
7:16. Dan katakanlah kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah mengutus aku kepadamu untuk mengatakan: Biarkanlah umat-Ku pergi,
supaya mereka beribadah kepada-Ku di padang gurun; meskipun begitu sampai sekarang engkau tidak mau mendengarkan.

Praktik manusia yang keras hati sampai seperti Firaun yang harus dihancurkan oleh kuasa kebangkitan:

  1. ay. 16= 'supaya mereka beribadah kepada-Ku'= tidak mau beribadah dan melayani Tuhan= tidak setia dalam ibadah pelayanan sampai tidak bisa beribadah melayani seperti Firaun.


  2. ay. 16= 'engkau tidak mau mendengarkan'= tidak taat dengar-dengaran pada Firman Tuhan, termasuk tidak mau taat dengar-dengaran pada orang tua jasmani dan gembala.

    Pada jaman Nuh, roh tidak taat melanda SEMUA lapisan manusia, mulai anak kecil sampai orang tua. Hanya Nuh sekeluarga yang diselamatkan (hanya 8 orang). Dan dari 8 orang, tidak ada anak kecil atau kaum muda yang selamat.

    Seringkali, kalau kaum muda punya potensi, ia mulai tidak taat dengar-dengaran.
    Contoh: 2 Samuel 18: 9
    18:9. Kebetulan Absalom bertemu dengan orang-orang Daud. Adapun Absalom menunggangi bagal. Ketika bagal itu lewat di bawah jalinan dahan-dahan pohon tarbantin yang besar, tersangkutlah kepalanya pada pohon tarbantin itu, sehingga ia tergantung antara langit dan bumi, sedang bagal yang dikendarainya berlari terus.

    2 Samuel 14: 25
    14:25. Di seluruh Israel tidak ada yang begitu banyak dipuji kecantikannya seperti Absalom. Dari telapak kakinya sampai ujung kepalanya tidak ada cacat padanya.
    14:26. Apabila ia mencukur rambutnya--pada akhir tiap-tiap tahun ia mencukurnya karena menjadi terlalu berat baginya--maka ditimbangnya rambutnya itu, dua ratus syikal beratnya, menurut batu timbangan raja.

    Absalom punya potensi dan kebanggaan, tetapi justru potensinya itu yang menggantung dia karena ketidak taatannya.

    Contoh dalam perjanjian baru: pemuda yang kaya dan baik, tetapi tidak taat pada Tuhan.
    Akibatnya: ia kecewa dan binasa untuk selama-lamanya.

    Kita harus hati-hati, sebab kita banyak diuji soal ketaatan. Kalau gagal, kita akan gugur seperti Absalom dan pemuda yang kaya.


  3. tidak mau mengaku dosa dan memakai kebenaran diri sendiri (Firaun selalu menyalahkan Musa).

    Ini sama dengan menutupi ketelanjangan dengan pohon ara.

    Akibat keras hati:


    • seperti kubur kosong= hidupnya kosong, tidak bisa apa-apa dan gagal total,
    • seperti kubur kosong= pintu tertutup, tidak ada jalan keluar dari masalah, tetapi masalah makin bertambah-tambah dan tidak ada masa depan yang indah
    • tulah pertama datang di tanah Mesir, yaitu air menjadi darah.
      Artinya: tidak ada kepuasan dan hanya ada dalam penderitaan.

      Kalau sudah tidak puas, akan mencari kepuasan didunia, sehingga jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa.


    • mati rohani/kering rohani, tidak bergairah lagi dalam perkara rohani.
    • kebinasaan kekal untuk selama-lamanya.

Kuasa kebangkitan Yesus mampu menghancurkan kekerasan hati, sehingga kita memiliki hati yang lembut.

Praktik hati yang lembut:

  • setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, bukan kaerena kebiasaan atau memenuhi kewajiban.
  • taat dengar-dengaran pada Tuhan apapun resiko yang kita hadapi.
  • hidup dalam kebenaran dan kesucian (menyelesaikan dosa dan tidak berbuat dosa lagi).

Kalau kita sudah setia, taat dan hidup dalam kebenaran, kita bisa menjadi hamba Tuhan yagn hidup benar suci, taat dengar-dengaran dan setia berkobar-kobar kepada Tuhan.
JANGAN TUNGGU BESOK! Tetapi malam ini, hal tersebut bisa terjadi.

Keluaran 7: 15
7:15. Pergilah kepada Firaun pada waktu pagi, pada waktu biasanya ia keluar ke sungai; nantikanlah dia di tepi sungai Nil dengan memegang di tanganmu tongkat yang tadinya berubah menjadi ular.

'nantikanlah dia di tepi sungai Nil'= sebelum Firaun datang, Musa sudah harus ada di sungai Nil dulu.
Artinya: saat Firaun datang, semua sudah selesai (menjadi kehidupan yang benar suci, taat dengar-dengaran dan setia berkobar-kobar)= lebih cepat dari geraknya setan.
Kalau menunda-nunda waktu, maka setan yang akan mendahului kita.

Ibrani 1: 7
1:7. Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-N menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."

Pelayan Tuhan yang benar suci, taat dengar-dengaran dan setia berkobar-kobar= pelayan Tuhan bagaikan nyala api.
Kita harus menjaga nyala api ini supaya tidak padam, sebab BANYAK TANTANGAN YANG INGIN MEMBUAT NYALA API INI PADAM.

Daniel 7: 9
7:9. Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;

Pelayan Tuhan seperti nyala api dan tahta Tuhan seperti nyala api.
Artinya, pelayan Tuhan yang seperti nyala api sama dengan tahtanya Tuhan.
Inilah tugas kita sebagai pelayan Tuhan, yaitu: kehidupan kita menjadi tahta Tuhan dan menampilkan tahta Tuhan di tengah sidang jemaat.
Kalau tidak menjadi tahta Tuhan, pasti menjadi tahta setan.

Mazmur 11: 4
11:4. TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.

Kalau kita tampil sebagai tahta Tuhan, maka ada mata Tuhan yang selalu mengamat-amati, memperhatikan dan mempedulikan kita.

Kalau mata Tuhan selalu mengamat-amati kita, hasilnya:

  1. Rut 1: 6
    1:6. Kemudian berkemaslah ia dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab, sebab di daerah Moab ia mendengar bahwa TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka.

    Hasil pertama: Tuhan memperhatikan kita lewat memberikan makanan kepada kita, baik secara jasmani, maupun secara rohani (pembukaan Firman Tuhan yang memuaskan kehidupan kita).

    Makanan ini berguna supaya kita tidak jatuh pada kelaparan jasmani dan rohani di jaman antikris, tetapi kita dipelihara oleh Tuhan.


  2. Keluaran 3: 7-8
    3:7. Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka.
    3:8. Sebab itu
    Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

    Hasil kedua: Tuhan memperhatikan kesengsaraan dan pergumulan kita.
    Tuhan tidak mau berpaling, tetapi memperhatikan kita, asalkan kita menjadi tahta Tuhan, bahkan Tuhan sampai turun bagi kita (ay. 8).

    Dalam segala pergumulan kita, Tuhan sanggup menolong kita tepat pada waktunya, seperti Israel keluar dari Mesir.
    Bahkan Tuhan mampu memberkati kita dan memakai kehidupan kita dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (Kanaan).
    TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI TUHAN!


  3. Ayub 7: 17-18
    7:17. Apakah gerangan manusia, sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan,
    7:18. dan Kaudatangi setiap pagi, dan
    Kauuji setiap saat?

    Hasil ketiga: Tuhan memperhatikan kita lewat ujian.

    Mazmur 11: 4
    11:4. TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.

    'ujian'= percikan darah (sengara daging bersama Yesus).
    Ini merupakan penyucian terakhir yang harus kita alami, sampai satu waktu kita sempurna.

    1 Petrus 4: 12-14
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab
    Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    DIBALIK PERCIKAN DARAH, ADA ROH KEMULIAAN (SHEKINA GLORY). Buktinya:


    • kita bahagia ditengah sengsara daging,
    • terjadi penyucian dan keubahan hidup, dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.


    Contoh: Ayub.
    Yakobus 5: 10-11
    5:10. Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan.
    5:11. Sesungguhnya kami menyebut mereka
    berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.

    = Ayub mengalami ujian sampai habis-habisan supaya bisa mengalami keubahan/penyucian, yaitu:


    • mulai dari ketekunan= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
      Jangan tunggu sampai habis-habisan! Tapi biarlah kita masuk dalam ketekunan.


    • kesabaran= sabar dalam penderitaan dan sabar menunggu waktu Tuhan.
      Jangan cari jalan sendiri!


    • kerendahan hati.
      Ayub 42: 5-6
      42:5. Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
      42:6. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan
      dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

      'mataku sendiri memandang Engkau'= lewat percikan darah, Ayub menjadi TANGAN PERTAMA untuk menyaksikan kuasa kebangkitan Tuhan.

      'dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu'= kerendahan hati dengan menanggalkan segala kebanggaan dan kebenaran sendiri.

      Ayub 32: 1-2
      32:1. Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
      32:2. Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia
      menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,

      Lewat percikan darah, biarlah kita mengaku bahwa kita hanya tanah liat yang banyak kekurangan dan tidak layak, tidak mampu apa-apa, bahkan tidak berharga.
      Dengan demikian, KITA MENJADI TANGAN PERTAMA YANG MENGALAMI KUASA KEBANGKITAN TUHAN, bukan lagi kita mendengar dari katanya orang ('Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau').

      Kuasa kebangkitan Tuhan berguna untuk memulihkan kita secara jasmani dan rohani (Ayub dipulihkan secara dobel), sampai kita menjadi sama mulia dengan Tuhan.

Apapun keadaan kita malam ini, Tuhan masih memperhatikan kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top