English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja, 29 September 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:8-20 adalah tentang gembala-gembala.
Ini menunjuk pada...

Ibadah Doa Malang, 04 Januari 2011 (Selasa Sore)
Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...

Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 13 Mei 2010 (Kamis Pagi)
Kisah Rasul 1: 9-11
1:9 Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Februari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-31 adalah pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Ayat 29, badai maut...

Ibadah Natal Kunjungan di Sidoarjo, 18 Desember 2013 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Februari 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kunjungan di Toraja IV, 18 Februari 2016 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Imamat yang Rajani.
1 Petrus 2:9
2:9 ...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 November 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 26-31 -> nubuat ke-5 yaitu tentang kedatangan Yesus yang kedua kali.

Ibadah Doa Malang, 11 April 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12, tentang peniupan sangkakala yang kelima, atau...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Februari 2013 (Rabu Sore)
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan Tuhan....

Ibadah Doa Malang, 09 Mei 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:11
9:11 Dan raja...

Ibadah Doa Malang, 27 Maret 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:69-75 adalah tentang "Petrus menyangkal Yesus."

Tiga kali Petrus...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Januari 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 22 Januari 2013 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 01 Februari 2020 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 14: 25-35 => segala sesuatu harus dilepaskan untuk mengikut...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 26 Februari 2012 (Minggu Sore)

Tema Ibadah di Soroako: "Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil"
Lukas 1:37
1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Tema ini dikaitkan dengan iman (sudah dipelajari pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 Februari 2012).
Malam ini, tidak mustahil dikaitkan dengan wanita yang melahirkan anak secara ajaib. Dari yang tidak bisa dan tidak mungkin, bisa menjadi mungkin, karena Allah menghapus segala kemustahilan.

Dalam Lukas 1 ini, wanita yang dimaksud adalah Maria. Maria adalah perawan suci, tetapi harus mengandung dan melahirkan bayi Yesus. Ini sesuatu yang mustahil.

Bagaimana jalan keluarnya?
Lukas 1: 26-33 (dibaca ayat 26 dan 31)
1:26. Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
1:31. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.


Jalan keluarnya:
  1. Maria harus mendengar berita malaikat.
    'berita'= Firman.
    'malaikat'= gembala.

    Jadi, berita malaikat adalah Firman penggembalaan. Artinya: harus tergembala.

    Kalau kita pelajari, Yesus lahir di kandang. Artinya: KANDANG PENGGEMBALAAN ADALAH TEMPAT UNTUK MENGHAPUS SEGALA KEMUSTAHILAN.

    Penggembalaan= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
    FIRMAN PENGGEMBALAAN ADALAH KUASA ALLAH UNTUK MENGHAPUS KEMUSTAHILAN.

    Sayang sekali, banyak kehidupan yang lebih mendengar suara asing yang belum tentu benar, daripada mendengar suara gembala yang benar.
    Akibatnya, kehidupan itu banyak dihadapkan pada kemustahilan.

  2. Lukas 1: 38
    1:38. Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

    Jalan kedua: 'jadilah padaku menurut perkataanmu itu'= taat dengar-dengaran apapun resiko yang dihadapi.
    Kalau mau taat pada Firman Tuhan, Maria harus menanggung resiko, antara lain:
    • kehilangan harga diri= aib (hamil tanpa suami),
    • kehilangan masa depan,
    • dirajam dengan batu (kehilangan nyawa).

    Hari-hari ini, kalau diperhadapkan pada sesuatu dan Firman, biarlah kita tetap memilih Firman apapun resiko yang kita hadapi, seperti yang dilakukan oleh Maria.

    Karena Maria taat, hasilnya: Maria menerima kuasa untuk menghapus kemustahilan, sehingga bisa mengandung dan melahirkan bayi Yesus.
    Artinya: Maria bisa menyambut kedatangan Yesus pertama kali untuk menyelamatkan manusia berdosa.

    Kalau mendengar suara asing, kelihatannya mendapatkan segalanya, tapi sesungguhnya kehilangan segala-galanya, bahkan kehilangan keselamatan.
    Sebaliknya, kalau mendengar Firman, seperti kehilangan semuanya, padahal sebenarnya mendapatkan segala-galanya (mendapatkan keselamatan).
Ibrani 9: 28
9:28. demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

'keselamatan'= keselamatkan penuh (dalam terjemahan lain).
Yesus akan datang kembali untuk menganugerahkan keselamatan penuh (kesempurnaan) bagi gerejaNya.
Dulu, Maria bisa menyambut kedatangan Yesus pertama kali.

Jika kita mau menyambut kedatangan Yesus kedua kali, kita harus seperti Maria, yaitu: TERGEMBALA DAN TAAT DENGAR-DENGARAN, sebab penggembalaan ini merupakan TEMPAT dan KUASA untuk menghapus kemustahilan (seperti Israel yang bebas dari tulah karena ada di Gosyen/penggembalaan).

Kalau salah tempat, tetap ada dalam kemustahilan (seperti Mesir yang terkena tulah).

2 Petrus 3: 9
3:9. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Jika Yesus belum datang kembali sampai hari ini, itu bukanlah suatu kelalaian, tetapi memberi kesempatan pada 2 hal:
  1. panjang sabar Tuhan supaya orang-orang berdosa bertobat dan diselamatkan,
  2. ujian ketaatan bagi gereja Tuhan untuk mencapai kesempurnaan.
    Saat ujian datang, akan terlihat apakah kita benar-benar taat (ketaatan menjadi karakter) atau hanya di luarnya saja.

    HATI-HATI! Justru dalam keadaan diberkati, BANYAK yang gugur dalam ujian ketaatan. Apalagi saat menghadapi sengsara, dan lain-lain.
Maria adalah wanita. Secara pengertian rohani, wanita adalah gereja Tuhan.

Dari jaman ke jaman, justru wanita-wanita yang diberkati gugur dalam ujian ketaatan:
  1. jaman Allah Bapa (dari Adam sampai Abraham)= diwakili oleh Hawa (seorang wanita dan istri).

    Hawa hidup di taman Eden (berada dalam kelimpahan berkat).

    Ketidak taatan Hawa: makan SATU buah yang dilarang oleh Tuhan.
    Dan celakanya, ia memberikan pada suaminya dan suaminya juga memakannya (Hawa tidak taat pada SATU hal saja).

    Artinya sekarang:
    • istri mau menjadi kepala (memutuskan segala sesuatu).
    • suami tidak tegas/tidak menjadi kepala atas istri= tidak tegas dalam memutuskan segala sesuatu berdasarkan ketaatan pada kebenaran.

    Yesaya 3: 12
    3:12. Adapun umat-Ku, penguasa mereka ialah anak-anak, dan perempuan-perempuan memerintah atasnya. Hai umat-Ku, pemimpin-pemimpinmu adalah penyesat, dan jalan yang kamu tempuh mereka kacaukan!

    Kalau suami tidak tegas, anak-anak akan jadi kepala/penguasa dan rumah tangga jadi kacau. Akibatnya: masuk dalam kekacauan dan kutukan (susah payah, air mata sampai kebinasaan (Adam dan Hawa langsung masuk dalam kutukan).

  2. jaman Allah Anak (dari Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali)= diwakili oleh Wasti.

    Wasti ini punya kedudukan sebagai ratu.

    Ketidak taatan Wasti: menolak sat dipanggil oleh suaminya. Artinya: tidak tunduk pada suami= tidak taat pada Firman pengajaran yang benar.

    Akibatnya: Wasti tidak boleh menghadap raja dan kehilangan kedudukan sebagai ratu.
    Artinya: kehilangan keselamatan.
    Disini, raja Ahasyweros tegas.
    Karena ia tegas, maka Wasti bisa diganti dengan Ester.
    Ini menunjuk pada keselamatan (Ester dipakai untuk menyelamatkan Israel).

    Jadi, kalau suami tegas, akan memperoleh keselamatan. Kalau tidak tegas, akan kehilangan keselamatan.

  3. jaman Allah Roh Kudus (dari kedatangan Yesus pertama kali sampai kedatangan Yesus kedua kali)= diwakili oleh wanita Izebel yang berkuasa di jemaat Tiatira yang juga diberkati Tuhan.

    Wahyu 2: 18-20
    2:18. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:
    2:19. Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama.
    2:20. Tetapi
    Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.

    Sidang jemaat Tiatira ini pekerjaannya lebih besar dan berhasil dalam pelayanan, sehingga dipuji Tuhan. Tetapi sayang, ada wanita Izebel.

    Wanita Izebel= ajaran palsu yang memperbolehkan wanita mengajar dan memerintah laki-laki= tidak taat pada Firman pengajaran yang benar.

    1 Timotius 2: 11-14
    2:11. Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.
    2:12.
    Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
    2:13. Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
    2:14. Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.


    Di taman Eden, Adam dan Hawa jatuh karena makanan. Di akhir jaman, gereja Tuhan juga jatuh karena makanan rohani.

    Dulu, Tuhan perintahkan 'semua buah boleh dimakan, KECUALI satu'.
    Begitu juga akhir jaman ini, perintah Tuhan adalah 'wanita boleh melayani apa saja, KECUALI satu, yaitu tidak boleh mengajar dan memerintah lakki-laki'.

    Roma 16: 1-2
    16:1. Aku meminta perhatianmu terhadap Febe, saudari kita yang melayani jemaat di Kengkrea,
    16:2. supaya kamu menyambut dia dalam Tuhan, sebagaimana seharusnya bagi orang-orang kudus, dan berikanlah kepadanya bantuan bila diperlukannya. Sebab
    ia sendiri telah memberikan bantuan kepada banyak orang, juga kepadaku sendiri.

    = Febe memang melayani jemaat, tapi bukan gembala, melainkan melayani untuk memberi bantuan.

    Tuhan mencela Tiatira, hanya karena SATU wanita Izebel.
    Akibatnya: jemaat tetap dalam keadaan cacat cela (tidak bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali).

    Disini, gembala tidak tegas, karena membiarkan Izebel.
    Artinya: tidak tegas untuk menolak ajaran yang lain dan tidak tegas berpegang teguh pada ajaran yang benar, sehingga mengarah pada kebinasaan.
Filipi 2: 8-11
2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10. supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
2:11. dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!


= jalan keluar supaya gereja Tuhan tidak binasa, yaitu Yesus harus taat dengar-dengaran sampai mati di kayu salib untuk:
  • mengampuni segala ketidak taatan dan melepaskan kita dari ketidak taatan,
  • menjadikan kehidupan kita taat dengar-dengaran seperti Dia.
Kalau taat, kita sedang mengulurkan 2 tangan kepada Tuhan ('terserah Kau Tuhan'). Dan Tuhan juga mengulurkan Tangan kepada kita. Kita akan mengalami kuasa untuk menghapus kemustahilan, yaitu
  • Matius 7: 24-25
    7:24. "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
    7:25. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu,
    tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.

    Kuasa yang pertama: kuasa pemakaian Tuhan dalam pembangunan rumah rohani (tubuh Kristus yang sempurna). Dan kita menjadi hamba Tuhan yang tahan uji menghadapi ujian dari udara, darat dan laut/banjir (ujian dari setan tritunggal).

  • Filipi 2: 10
    2:10. supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

    Kuasa yang kedua: kuasa kemenangan atas setan tritunggal.

    Setan tritunggal adalah sumbernya dosa. Kalau menang, berarti kita bisa hidup benar.

    Setan tritunggal juga merupakan sumber masalah. Kalau menang, berarti semua masalah diselesaikan oleh Tuhan sampai masalah yang mustahil.

  • Filipi 2: 9
    2:9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

    Kuasa yang ketiga: kuasa pengangkatan Tuhan.

    Secara jasmani: kita diangkat dari kegagalan sampai mencapai masa depan yang indah dan berhasil pada waktunya.

    Secara rohani: kita disucikan dan diubahkan. Makin disucikan dan diubahkan, kita akan makin terangkat. Sampai saat Yesus datang kembali, kita terangkat di awan-awan sampai ke tahta Surga.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • Juni 2020
    (Ibadah Kunjungan di Kandis)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top