English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 28 September 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:20
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 27 Agustus 2012 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:
= dalam Tabernakel,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Februari 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di...

Ibadah Doa Surabaya, 14 Juni 2019 (Jumat Sore)
Bersamaan dengan doa puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan...

Ibadah Raya Malang, 08 Januari 2017 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Yesaya 49:15-16
49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 12 Januari 2016 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 1:15 rencana perkembangan/ pertumbuhan bangsa Israel. Ini menunjuk...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Juni 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 September 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Juli 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Juli 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 26-28
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 November 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Juni 2019 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih melanjutkan manfaat kenaikan Yesus ke Sorga:

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 27 Juni 2011 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri
Matius 26: 21-25
26:21. Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara...

Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2016 (Minggu Siang)
Ibadah Penyerahan Anak

Mazmur 144: 12a
144:12a. Semoga anak-anak lelaki kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi besar pada waktu mudanya;

Pada siang...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 07 Mei 2014 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam perjalanan salib, Tuhan menyertai umat Israel...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 27 November 2011 (Minggu Sore)

Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.
Kita harus menjadi saksi Tuhan. Kalau tidak, kita akan menyangkal Tuhan, bahkan menghujat Tuhan.

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
  1. ay. 59-61= saksi palsu/saksi dusta (mulai diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 November 2011).
  2. ay. 62-66= saksi yang benar.
Malam ini, kita masih mempelajari SAKSI PALSU/SAKSI DUSTA (mulai diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 November 2011).
Matius 26: 59-61
26:59. Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati,
26:60. tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak
saksi dusta. Tetapi akhirnya tampillah dua orang,
26:61. yang mengatakan: "Orang ini berkata:
Aku dapat merubuhkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari."

= saksi palsu dikaitkan dengan Yesus mau merubuhkan bait Allah dan membangunnya dalam 3 hari. Dan ini memang benar merupakan ucapan Yesus (Firman pengajaran yang benar).

Jadi, saksi palsu adalah: hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang mendengar Firman yang benar (Yesus mengatakan bahwa Ia akan merubuhkan bait Allah dan membangunnya dalam 3 hari), tetapi TIDAK pernah melakukannya, sehingga tidak pernah mengalami penyucian dan keubahan hidup, bagaikan bait Allah jasmani yang dikuasai oleh roh antikris (roh jual beli, roh jengkel dan roh babel).
Roh jual beli= (diterangkan pada Ibadah Doa Surabaya, 09 November 2011).
Roh jengkel= (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 13 November 2011).
Roh babel= (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 21 November 2011).

SIKAP YESUS MENGHADAPI SAKSI PALSU
Matius 27: 62-63a
26:62. Lalu Imam Besar itu berdiri dan berkata kepada-Nya: "Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan-tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?"
26:63a. Tetapi
Yesus tetap diam.

sikap Yesus adalah: tetap diam. Artinya: berdiam diri= tidak membela diri, sebab YESUS SEDANG MENJADI PEMBELA BAGI SIDANG JEMAAT, terutama sidang jemaat bangsa kafir.

Roma 8: 33-35
8:33. Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka?
8:34. Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah
menjadi Pembela bagi kita?
8:35. Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?


Kalau Yesus membela diri, maka Ia tidak membela sidang jemaat.
Yesus menjadi Pembela, artinya:
  • Dia yang menanggung hukuman kita, supaya kita bebas dari hukuman.
  • Yesus mau membawa sidang jemaat bangsa kafir untuk masuk pembangunan tubuh Kristus.

    Yohanes 2: 19-21
    2:19. Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
    2:20. Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "
    Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
    2:21. Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah
    tubuh-Nya sendiri.

    Yesus rela mati dikayu salib untuk membuka kesempatan bagi bangsa kafir untuk masuk pembangunan tubuh Kristus.
    '46'= 2 loh hukum yang terdiri dari 4 hukum dan 6 hukum.
    Jadi, bait Allah yang dibangun 46 tahun ini menunjuk pada sistem taurat, HANYA untuk bangsa Israel.

    Sebab itu, Yesus merombak bait Allah ini dan menbangunnya dalam 3 hari (kematian dan kebangkitan Yesus), supaya bangsa kafir bisa masuk. Inilah bait Allah rohani dalam SISTEM KEMURAHAN.
    Inilah pembelaan Tuhan bagi bangsa kafir.
    Sebab itu, manfaatkan kesempatan untuk bisa melayani pembangunan tubuh Kristus, sebab korban Kristuslah yang menjadi jaminan bagi pembangunan tubuh Kristus.
PROSES PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS (BAIT ALLAH ROHANI):
  1. membangun dasar.
    Efesus 2: 19-22
    2:19. Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
    2:20. yang dibangun
    di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
    2:21. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.
    2:22. Di dalam Dia kamu juga turut
    dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

    2 macam dasar:
    • Yesus sebagai batu penjuru= korban Kristus/korban pendamaian.
      Praktik memiliki Yesus sebagai batu penjuru: berdamai (saling mengaku dan saling mengampuni).
      Kalau dosa diselesaikan, maka hati menjadi damai sejahtera.

    • diatas dasar rasul dan para nabi.
      'Nabi'= perjanjian lama.
      'Rasul'= perjanjian baru.
      Jadi, dasarnya adalah Alkitab (Firman pengajaran yang benar).

      1 Timotius 4: 1
      4:1. Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

      Praktik memiliki dasar para rasul dan para nabi: tegas untuk berpegang teguh pada ajaran yang benar dan mempraktikkannya, serta tegas untuk menolak ajaran lain.

    Jadi, dasar pembangunan tubuh Kristus adalah HATI damai dan HATI taat dengar-dengaran (kita harus memperhatikan soal HATI!).
    Selama dasarnya belum beres, bangunannya tidak akan jadi.

    Hagai 2: 19-20
    2:19. Perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya--mulai dari hari yang kedua puluh empat bulan kesembilan. Mulai dari hari diletakkannya dasar bait TUHAN perhatikanlah
    2:20. apakah benih masih tinggal tersimpan dalam lumbung, dan apakah pohon anggur dan pohon ara, pohon delima dan pohon zaitun belum berbuah? Mulai dari
    hari ini Aku akan memberi berkat!"

    Kalau hari ini kita membangun dasar yang benar, HARI INI, Tuhan akan berikan berkat secara jasmani dan rohani.

  2. pelaksanaan pembangunan (membangun tembok-tembok).
    Ini menunjuk pada: tahbisan pelayanan (ibadah pelayanan kepada Tuhan).
    Kalau dasarnya sudah ada, kita boleh beribbadah dan melayani Tuhan.

    1 Petrus 2: 5
    2:5. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

    Yang boleh beribadah melayani pembangunan tubuh Kristus adalah imam-imam dan raja-raja (batu hidup).
    'Imam'= seorang yang memangku jabatan pelayanan.
    'Raja'= selalu berkemenangan atas dosa, halangan rintangan dan maut. Tuhan tidak mau imam yang lemah!

    Jabatan imam dan raja ini akan sampai ke dalam kerajaan Surga.
    Imam dan raja disebut juga dengan imamat kudus. Artinya: harus hidup suci.

    'batu hidup'= hidup dari kemurahan Tuhan yang tidak bisa dibatasi oleh apapun, sampai hidup kekal.

    Imamat 21: 12
    21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

    Supaya bisa hidup kudus, imam-iamam harus berada di ruangan suci (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok):

    Kita tergembala dengan baik supaya ada minyak urapan diatas kepala kita
    .
    Tujuannya:
    • supaya pikiran kita tidak disesatkan.
    • supaya kita tidak pernah kering, tetapi setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
    • supaya kita bisa taat dengar-dengaran.
      Roma 8: 15
      8:15. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

      'ya Abba, ya Bapa!'= taat dengar-dengaran.

    Amsal 24: 30-31

    24:30. Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi.
    24:31. Lihatlah, semua itu
    ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah roboh.

    'pemalas dan tidak berakal budi'= tidak setia dan tidak taat.

    Kalau tidak taat dan tidak setia, akan menjadi tembok yang roboh dan duri-duri masuk ke dalamnya.

    Kalau kita setia dan taat, itulah permulaan keberhasilan kita.

    1 Petrus 1: 22
    1:22. Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

    Kalau kita taat pada pengajaran yang benar, kita akan mengalami penyucian mulai dari dalam hati (HATI YANG SUCI), terutama penyucian dari keinginan jahat dan najis.

    Kalau hati suci, perkataan dan perbuatan kita juga akan suci. Inilah tembok keberhasilan kita dan kita bisa saling mengasihi (papan-papan menjadi satu dan rapat, tidak akan pernah roboh).
    Dengan jalan inilah, kehidupan kita mengarah pada tembok Yerusalem Baru.

  3. penyelesaian pembangunan (membangun atap).
    Ini menunjuk pada: kasih yang mengikat kita dalam kesatuan tubuh Kristus yang sempurna.

    Kolose 3: 14
    3:14. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
Kalau pembangunan selesai, maka bait Allah siap untuk ditahbiskan.
Tetapi, masa penyelesaian tersebut justru terjadi pada musim dingin (tanpa kasih).

Yohanes 10: 22
10:22. Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

Jadi, menjelang kesempurnaan tubuh Kristus, kita menghadapi musim dingin.

Matius 24: 12
24:12. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Kalau tidak ada kasih, kehidupan kita akan menjadi durhaka.
Salah satu bentuk kedurhakaan adalah bersungut-sungut.

Bersungut ini terjadi pada 2 tempat:
  1. dalam ibadah pelayanan.
    Yudas 1: 11
    1:11. Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.

    Korah bersungut-sungut karena menuntut hak, sehingga ia turun sampai ke dunia orang mati.
    Turun ini bisa dalam bentuk turun secara jasmani, turun dalam pelayanan dan kering rohani.

    Sebab itu, biarlah kita selalu mengucap syukur kepada Tuhan. Dan kehidupan kita akan naik sekalipun saat ini kita ada dibawah.

  2. dalam penderitaan.
    Yakobus 5: 8-11
    5:8. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!
    5:9. Saudara-saudara,
    janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu.
    5:10. Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan.
    5:11. Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.


    Ayub adalah contoh kehdiupan yang bersungut-sungut dalam penderitaan. Dan ini terjadi karena kebenaran diri sendiri, yaitu menutupi dosa dengan menyalahkan orang lain dan Tuhan.

    Ayub 32: 1-2
    32:1. Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar
    32:2. Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia
    menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,

    'Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu'= kalau bersungut-sungut dalam penderitaan, akan bertemu Yesus sebagai Hakim yang akan menghukum.

    Ayub 42: 6
    42:6. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

    Yang benar supaya kita ditolong dari penderitaan adalah mencabut segala perkataan sungut-sungut dan duduk di debu (menyembah Tuhan sampai mengaku bahwa kita hanya debu tanah liat yang tidak berdaya apa-apa, tidak layak dan tidak berharga apa-apa).
    Sebagai bangsa kafir, kita hanya bergantung pada kasih kemurahan Tuhan. Kita merasakan kasih Tuhan yang besar (tidak musim dingin lagi).

    Hasilnya:
    • Roma 8: 35-37
      8:35. Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
      8:36. Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."
      8:37. Tetapi dalam semuanya itu
      kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

      Hasil pertama: kasih Allah membuat kita mampu bertahan, tetap percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan. Kita tetap setia dan berkobar-kobar dalam melayani Tuhan.

    • kasih Tuhan membuat kita lebih dari pemenang. Kita tidak berdaya, tetapi bisa menang atas musuh yang kuat. Yang mustahil menjadi tidak mustahil.
    • kasih Allah menyatukan dan menyempurnakan kita menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna (Kolose 3: 14 yang sudah dijelaskan di atas).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top