|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Paskah Medan I, 28 April 2009 (Selasa Pagi)
Wahyu 22:20, 'Ya Aku datang segera' menunjuk pada kesiapan kedatangan Yesus kedua kali... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 April 2012 (Kamis Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Persekutuan Medan I (24 April 2012 Pagi)
Ibadah Doa Surabaya, 17 Agustus 2011 (Rabu Sore)
Disertai
dengan Penataran Imam-Imam III Matius
26: 26-28 26:26.
Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap
berkat, memecah-mecahkannya lalu... Ibadah Raya Surabaya, 11 April 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 1-13
= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria
Surga yang akan segera datang... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 Mei 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:22-25 : Tentang makanan paskah
14:22 Dan ketika Yesus dan
murid-murid-Nya... Ibadah Kaum Muda Remaja, 01 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Tema kunjungan di Siantar: 25 dan 50
Malam ini kita membahas angka 50.
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 November 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 36-44
= nubuat ke-7.
Tidak ada yang tahu akan kedatangan Tuhan. Karena itu,... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Januari 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29 = keadaan pada masa kedatangan Tuhan Yesus kedua kali yaitu terjadi kegoncangan dan... Ibadah Persekutuan Ciawi I, 24 Juni 2009 (Rabu Sore)
Wahyu 21: 5 "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru"Dulu, manusia diciptakan sama dengan Tuhan dan ditempatkan... Ibadah Raya Malang, 05 Juni 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:14-16 26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 Agustus 2010 (Senin Sore)
Pembicara:
Pdt. Dadang
Markus
4:35-39
4:35.
Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka:
"Marilah kita bertolak ke... Ibadah Persekutuan Ambon II, 16 November 2011 (Rabu Pagi)
Tema: Yohanes 10: 10 "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. "
=... Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 06 September 2011 (Selasa Pagi)
Keluaran 31 terbagi menjadi 3 bagian, yaitu : Ayat 1-11 mengenai Bezaleel dan Aholiab ditunjuk.Ayat 12-17... Ibadah Doa Surabaya, 07 Juli 2010 (Rabu Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1.
"Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang
mengambil pelitanya dan pergi... Ibadah Natal Malang, 25 Desember 2009 (Jumat Sore)
Matius 24:43-44, merayakan Natal, yaitu memperingati kedatangan Yesus pertama kali di dunia, harus...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 13 April 2011 (Rabu Sore)
Matius
26: 14-16 26:14.
Kemudian pergilah
seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot,
kepada
imam-imam kepala. 26:15.
Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku
menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka
membayar tiga puluh uang perak
kepadanya. 26:16.
Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan
Yesus.
=
Yudas tidak mau menyerah kepada Yesus. Artinya: tetap
mempertahankan dosa kejahatan dan kenajisan, sehingga ia menjual/mengkhianati
Yesus.
YUDAS
ISKARIOT MENJUAL YESUS SEHARGA 30 UANG PERAK.
Keluaran
21: 32 21:32.
Tetapi jika lembu
itu menanduk
seorang budak laki-laki atau perempuan, maka pemiliknya
harus membayar tiga puluh syikal perak
kepada tuan budak itu, dan lembu
itu harus dilempari mati
dengan batu.
30
uang perak ini sama dengan harga lembu yang suka menanduk. 'lembu'=
gambaran dari pelayan Tuhan.
Kalau Yesus
dijual seharga 30 uang perak,
artinya Yesus
dijadikan
hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang tidak taat dengar-dengaran.
Imam-imam
kepala sebagai pemimpin bait Allah, menganggap Yesus suka
menanduk/melawan/menyakiti mereka, seperti lembu yang suka menanduk
hamba yang lain. Oleh sebab itu, imam-imam
kepala bersedia membayar 30 keping perak,
supaya Yesus
dianggap sebagai lembu yang suka menanduk
dan HARUS
DIHUKUM MATI
(lembu yang suka menanduk, harus dihukum mati dengan
batu).
Sesungguhnya, dalam bait Allah, Tuhan
bukan menanduk, tetapi TEGAS.
Lukas
19: 45-48 19:45.
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir
semua pedagang di situ, 19:46. kata-Nya kepada mereka: "Ada
tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu
menjadikannya sarang penyamun." 19:47.
Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan
ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel
berusaha
untuk membinasakan Dia, 19:48.
tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh
rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.
'kamu
menjadikannya sarang penyamun'=
inilah yang membuat Yesus dianggap suka menanduk. Padahal Tuhan ke
bait Allah untuk mengembalikan
bait Allah sebagai rumah doa. Jadi,
Yesus
adalah Hamba Tuhan yang diurapi oleh Roh Kudus,
sehingga selalu tegas. Tegas
ini dalam hal:
- tegas
untuk berpegang
teguh pada pengajaran yang benar.
Yesus tidak mau kompromi dengan ajaran ahli taurat,
- tegas
untuk memberitakan
firman pengajaran benar
yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
Ketegasan
ini untuk menyucikan bait Allah
yang dipenuhi oleh penyamun, sehingga bait Allah kembali pada fungsi
yang benar (menjadi rumah doa).
Dalam
urapan Roh Kudus, kita akan memiliki ketegasan.
Penyucian
bait Allah yang bagai sarang penyamun= penyucian
hati
yang berisi roh jual beli. Penyucian
ini memang keras,
seperti Tuhan yang mengusir pedagang dan menjungkir balikan meja-meja
pedagang Kalau ada penyucian lewat firman, memang terasa sakit seperti dicambuk, diusir sampai tidak layak untuk melayani..
Praktik
roh jual beli:
- membuat
kita jadi kikir dan serakah.
Kikir=
tidak bisa memberi sesuatu untuk Tuhan dan sesama yang
membutuhkan.
Kalau hidup itu kikir, hidup itulah yang akan
jadi sarang penyamun.
Serakah=
mencuri hak/milik orang lain, terutama mencuri milik Tuhan.
- dulu,
yang diperjualbelikan adalah domba, burung merpati, dst (untuk
menghapus dosa). Sekarang, artinya adalah memperjual belikan korban Kristus.
Jadi praktik kedua adalah jatuh
bangun dalam dosa,
sampai puncaknya dosa. Hiudup semacam ini tidak menghargai korban
Kristus.
Kalau Tuhan tegas, Tuhan sebenarnya ingin menyucikan
kita.
- Wahyu
13: 16-18
13:16.
Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar,
kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan
kanannya atau pada dahinya, 13:17. dan tidak seorangpun yang
dapat membeli
atau menjual
selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang
itu atau bilangan namanya. 13:18. Yang penting di sini ialah
hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan
binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia,
dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.
'membeli
atau menjual'=
roh jual beli. Praktik ketiga: memakai
tanda 666. Artinya,
tubuh, jiwa dan rohnya adalah daging. Inilah kehidupan yang tidak
mengalami keubahan hidup, sekalipun beribadah melayani Tuhan.
2
Timotius 3: 1-5 3:1.
Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang
sukar. 3:2. Manusia akan mencintai dirinya sendiri(1) dan menjadi
hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4),
mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap
orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan
agama(8), 3:3. tidak tahu mengasihi(9), tidak mau berdamai(10),
suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12),
garang(13), tidak suka yang baik(14), 3:4. suka mengkhianat(15),
tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih
menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18). 3:5.
Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada
hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
=
18 dosa yang puncaknya adalah tidak taat (ay. 18= 'lebih
menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah').
Sedangkan Yesus adalah Hamba yang taat dengar-dengaran sampai mati.
Kalau
tidak mau menyerahkan roh jual beli, ia akan menyerahkan Yesus
juga. Kalau
hati
disucikan dari roh jual beli, hati kita akan menjadi rumah
doa.
Matius
5: 8 5:8.
Berbahagialah orang yang suci
hatinya,
karena mereka akan melihat
Allah.
Dengan
hati yang suci, mata kita bisa memandang wajah Tuhan (menyembah
Tuhan). Kita menjadi rumah doa dan bukan sarang penyamun.
Kalau
bisa memandang Tuhan, hasilnya:
- Mazmur
17: 15
17:15.
Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang
wajah-Mu,
dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas
dengan rupa-Mu.
(terjemahan lama) 17:15. Tetapi aku akan
memandang hadirat-Mu dengan kebenaran, dan apabila aku bangun kelak
aku akan dikenyangkan
dengan peta-Mu.
Hasil
pertama: kita akan merasakan
kepuasan
secara jasmnai dan rohani. Secara jasmani, kita dipelihara sampai
kenyang (tidak kekurangan). Secara rohani, kita akan dipuaskan,
sehingga tidak mencari kepuasan di dunia.
- Mazmur
16: 8
16:8.
Aku senantiasa memandang
kepada TUHAN;
karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku
tidak goyah.
Hasil
kedua: kita tidak goyah= kuat
dan teguh hati. Kalau
kita mulai goyah, JANGAN memandang manusia, tetapi PANDANGLAH
TUHAN.
Kuat
dan teguh hati, artinya:
- tetap
mengucap syukur
pada Tuhan, tidak kecewa/putus asa. Kita tetap setia dalam ibadah
pelayanan kepada Tuhan.
- kita
mengalami kuasa kemenangan bersama Tuhan.
Yohanes
16: 33 16:33.
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai
sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan,
tetapi kuatkanlah
hatimu,
Aku telah
mengalahkan dunia."
Kita
menang atas dunia dengan segala pengaruhnya, daging dengan segala
hawa nafsunya dan dosa. Dengan demikian, kita
tetap hidup benar dan suci sampai sempurna.
- kita
mengalami
sinar matahari kemurahan Tuhan
yang mampu mengadakan mujizat-mujizat.
2
Tawarikh 20: 12 20:12.
Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami
tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini,
yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami
lakukan, tetapi mata
kami tertuju kepada-Mu."
Saat
kita menghadapi
masalah yang besar
dan tidak punya kekuatan, BIARLAH
MATA KITA MEMANDANG TUHAN. Masalah
berat yang terjadi pada kita, memang seijin Tuhan. Tujuannya supaya
kita bisa memandang Tuhan. Dan inilah yang menarik kemurahan
Tuhan.
2
Tawarikh 20: 23-24 20:23.
Lalu bani Amon dan Moab berdiri menentang penduduk pegunungan Seir
hendak menumpas dan memunahkan mereka. Segera sesudah mereka
membinasakan penduduk Seir, mereka
saling bunuh-membunuh. 20:24.
Ketika orang Yehuda tiba di tempat peninjauan di padang gurun,
mereka menengok ke tempat laskar itu. Tampaklah semua
telah menjadi bangkai
berhantaran di tanah, tidak ada yang terluput.
=
laskar yang besar menjadi bangkai. Artinya: masalah
kita sebesar apapun, akan menjadi seperti bangkai.
Inilah mujizat
jasmani
bagi kita.
Lazarus yang sudah menjadi bangkaipun, bisa
dibangkitkan kembali. Inilah mujizat
rohani
bagi kita. Kita diubahkan smapai jadi sempurna seperti Tuhan.
Kita siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
Sebab itu,
janganlah kita membanggakan segala sesuatu, sebab laskar yang
besarpun bisa menjadi bangkai.
Kalau
malam ini, kita disucikan, jangan menolak!
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|