|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Malang, 25 November 2008 (Selasa Sore)
Matius 24: 29 -> 'Keadaan pada masa kedatangan Yesus ke 2x'
Yaitu terjadi... Ibadah Ciawi III, 03 Desember 2008 (Rabu Sore)
Wahyu 21: 5
Tuhan menciptakan manusia baru yang sama mulia dengan Dia untuk... Ibadah Persekutuan Papua IV, 04 Maret 2010 (Kamis Pagi)
Ibrani 4: 12
Kita harus hati-hati dalam mengkonsumsi makanan rohani dan jasmani
supaya tidak mengakibatkan... Ibadah Doa Malam Session I Malang, 14 Februari 2012 (Selasa Malam)
Yohanes 14:16-18 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan... Ibadah Doa Surabaya, 06 Oktober 2010 (Rabu Sore)
Disertai
dengan puasa Matius
6: 16-18 6:16.
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah
muram mukamu
seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 07 September 2010 (Selasa Pagi)
LETAK PINTU KEMAH (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+kemah.html) Letaknya adalah antara halaman dan ruangan suci. Diluar pintu kemah adalah HALAMAN,... Ibadah Pembukaan Lempinel Angkatan XXXII, 16 Oktober 2009 (Jumat Pagi)
Tema fellowship kali ini adalah tentang PANGGILAN DAN PILIHAN TUHAN.
Mengapa harus... Ibadah Doa Surabaya, 14 Desember 2011 (Rabu Sore)
Matius
26: 57-68
INI
TENTANG SAKSI DAN KESAKSIAN.
Ada
2 macam saksi dan kesaksian yaitu
Saksi
dusta (Matius
26: 59-62).
Saksi
benar (Matius
26: 63-66).
Malam
ini kita... Ibadah Raya Malang, 13 Maret 2011 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Yesaya 49:14-16 49:14 Sion... Ibadah Persekutuan Medan I, 22 Juni 2010 (Selasa Pagi)
Wahyu 19: 9 19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin... Ibadah Paskah Medan IV, 29 April 2009 (Rabu Sore)
Wahyu 22: 20 'Ya, Aku datang segera'=kesiapan Tuhan untuk datang kedua kali dalam kemuliaan... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Agustus 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:14-30 adalah perumpamaan tentang talenta. Talenta merupakan harta Surga yang suci, yaitu... Ibadah Paskah Surabaya, 08 April 2012 (Minggu Sore)
Matius
27: =
terkena pada 7
kali percikan darah di
atas
tabut perjanjian/tutup pendamaian=
sengsara daging yang dialami oleh Yesus sampai mati... Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Maret 2011 (Sabtu Sore)
Hal ke-6 yang kena mengena dengan sengsara Yesus: sengsara salib mengenai kematian-Nya
Markus 15:38 15:38 Ketika itu... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 13 Februari 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:3-9 Kehidupan manusia adalah bagaikan...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 12 Februari 2012 (Minggu Sore)
Matius
26: 69-75 =
PETRUS
MENYANGKAL TUHAN.
=
3
kali Petrus menyangkal Yesus:
-
ay. 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai
orang Galilea= menyangkal panggilan dan pilihan Tuhan
(sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab
Surabaya, 16 Januari 2012).
-
ay. 71-72= Petrus menyangkal Yesus sebagai
orang Nazaret= menyangkal Firman pengajaran yang benar
(mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 05 Februari
2012).
-
ay. 73-74= Petrus menyangkal Yesus sampai
mengutuk dan bersumpah.
Malam
ini, kita masih membahas bagian II: PETRUS
MENYANGKAL YESUS SEBAGAI ORANG NAZARET Matius
26: 71-72 26:71.
Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan
berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini
bersama-sama dengan Yesus,
orang Nazaret
itu." 26:72. Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah: "Aku
tidak kenal orang itu."
Lukas
1: 26 1:26.
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke
sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
=
Nazaret adalah tempat permulaan Yesus menjadi daging dalam
kandungan.
Lukas
2: 51-52 2:51.
Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup
dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam
hatinya. 2:52. Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah
hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan
manusia.
=
Nazaret adalah tempat Yesus di dewasakan. Kita sudah mempelajari
kaitan Nazaret dengan Firman pengajaran.
Malam ini, arti lain
menyangkal Yesus sebagai orang Nazaret: Nazaret
merupakan tempat
pertumbuhan rohani
dari keselamatan sampai kedewasaan (kesempurnaan)=
PENGGEMBALAAN.
Jadi,
Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Nazaret, artinya: PETRUS
MENYANGKAL PENGGEMBALAAN. Kalau
tidak tergembala, berarti beredar-edar. Akibatnya:
- rohaninya
tidak bertumbuh
dan tetap berkualitas anak-anak.
Pada akhirnya, Petrus
menulis tentang penggembalaan.
- 1
Petrus 5: 8
5:8.
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling
sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang
yang dapat ditelannya.
Akibat
kedua: bertemu
dengan singa/iblis yang menyesatkan dan membinasakan.
Jadi,
kalau
rohani tidak bertumbuh (tetap seperti anak-anak secara rohani),
kehidupan itu akan mudah disesatkan dan dibinasakan.
Yohanes
10: 11, 4 10:11.
Akulah
gembala yang baik.
Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; 10:4.
Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia
berjalan di depan mereka
dan domba-domba
itu mengikuti dia,
karena mereka mengenal suaranya.
=
Yesus tampil sebagai 'Akulah
Gembala yang baik'.
Sebab itu, kita
harus tampil sebagai domba-domba yang baik (sungguh-sungguh
tergembala dengan baik),
supaya semuanya jadi baik dan sempurna.
'ia
berjalan di depan mereka'=
Yesus
sebagai Gembala yang baik berjalan di depan domba-domba.
Artinya:
menjadi
teladan
bagi kita lewat Firman penggembalaan sampai kita sempurna seperti
Dia. KITA
TINGGAL MENGIKUTI TUHAN SAJA. DAN SATU WAKTU, KITA AKAN MENJADI
SEMPURNA SEPERTI YESUS.
3
macam teladan dari Yesus sebagai Gembala yang baik:
- 1
Petrus 2: 21-24
2:21.
Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita
untuk kamu dan telah meninggalkan
teladan bagimu,
supaya kamu mengikuti
jejak-Nya. 2:22.
Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. 2:23.
Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika
Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada
Dia, yang menghakimi dengan adil. 2:24. Ia sendiri telah memikul
dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah
mati
terhadap dosa,
hidup
untuk kebenaran.
Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
Teladan
Yesus yang pertama: teladan
jejak=
TELADAN
KEBENARAN,
yaitu jejak
kematian dan kebangkitan.
Jejak
kematian:
mati
terhadap dosa.
Artinya:
tidak berbuat dosa, tidak ada tipu, tidak, dusta lagi dan tidak
membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi membalas kejahatan
dengan kebaikan. Kalau masih ada dusta, berarti masih ikut jejak
setan.
Jejak
kebangkitan:
hidup
untuk kebenaran. Artinya:
kida hidup untuk kebenaran dalam segala sesuatu.
Kalau kita
terus mengikuti jejak Yesus, suatuu waktu kita akan menjadi BENAR
SEPERTI YESUS BENAR
(halaman Tabernakel).
1
Yohanes 3: 7, 9 3:7.
Anak-anakku, janganlah membiarkan seorangpun menyesatkan kamu.
Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama
seperti Kristus adalah benar; 3:9.
Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab
benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia
tidak dapat
berbuat dosa,
karena ia lahir dari Allah.
Benar
seperti yesus benar,
praktiknya adalah: tidak
dapat
berbuat dosa seperti yesus
dan tidak
dapat disesatkan
(tetap berpegang teguh pada 1 Firman pengajaran yang
benar). Hasilnya:
kita
mengalami kuasa bilur-bilur Tuhan
yang menyembuhkan dan menyehatkan, baik secara jasmani maupun secara
rohani. Sehat
secara rohani=
tidak bosan/mengantuk dalam ibadah pelayanan, tetap hidup dalam iman
dan tidak kering rohani (tidak ada dosa-dosa).
- Yohanes
13:13-15
13:13.
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang
Akulah Guru dan Tuhan. 13:14. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu,
Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling
membasuh kakimu; 13:15.
sebab Aku
telah memberikan suatu teladan
kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah
Kuperbuat kepadamu.
Teladan
Yesus yang kedua: teladean
pembasuhan kaki=
TELADAN
KESUCIAN
(ruangan suci Tabernakel). Ini dikerjakan oleh Firman
pengajaran.
Yohanes
15: 3 15:3.
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan
kepadamu.
Dalam
penggembalaan, kita seperti carang melekat pada Pokok anggur yang
benar dan kita mengalami penyucian secara intensif oleh perkataan
Yesus (Firman pengajaran), terutama
penyucian kaki.
Yohanes
13: 10-11 13:10.
Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah
membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih
seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya
tidak semua." 13:11.
Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia
berkata: "Tidak semua kamu bersih."
=
yang dimaksudkan oleh Yesus disini adalah Yudas. Jadi, penyucian
kaki adalah penyucian
dari dosa Yudas,
yaitu:
- dosa
mencuri.
Yohanes
12: 4-6 12:4.
Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan
segera menyerahkan Dia, berkata: 12:5. "Mengapa minyak
narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan
kepada orang-orang miskin?" 12:6. Hal itu dikatakannya
bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan
karena ia adalah seorang
pencuri;
ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang
dipegangnya.
Dosa
mencuri=
mencuri milik Tuhan, milik sesama (berhutang tapi tidak
mengembalikan) dan milik sesama yang membutuhkan.
Wahyu
9: 20-21 9:20.
Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak
juga bertobat
dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah
roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari
tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau
berjalan, 9:21. dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan,
sihir, percabulan dan pencurian.
Dosa
mencuri adalah dosa yang melekat
dari kitab Kejadian (Adam dan Hawa mencuri buah yang dilarang oleh
Tuhan) sampai kitab Wahyu.
Jadi, Yudas tidak melekat pada
Firman pengajaran benar, tetapi melekat pada dosa mencuri.
- dosa
dusta.
Matius
26: 23-25 26:23.
Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan
tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan
Aku. 26:24. Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang
ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya
Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu
sekiranya ia tidak dilahirkan." 26:25. Yudas, yang hendak
menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan
aku, ya Rabi?"
Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya.
Wahyu
22: 15 22:15.
Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal,
orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang
yang mencintai
dusta
dan yang melakukannya, tinggal di luar.
=
dosa
dusta juga merupakan dosa yan gmelekat.
Jika
kita tergembala dengan benar dan mau disucikan dari kaki yang kotor,
kita
memiliki tapak kaki yang indah
(dipakai oleh Tuhan utnuk memuliakan Tuhan dan tidak memilukan
Tuhan).
Roma
10: 15 10:15.
Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak
diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan
mereka yang membawa kabar baik!"
(Terjemahan
lama) 10:15. Dan bagaimanakah mereka itu hendak memberitakan,
jikalau tiada disuruh? Seperti yang tersurat: Alangkah
eloknya segala
tapak kaki
orang yang membawa kabar kesukaan dari hal yang baik.
Kalau
kita disucikan, dimanapun kita berada, kita bisa memuliakan Tuhan.
Dan hak
kita ada di Tangan Tuhan.
Yesaya
49: 3-4 49:3.
Ia berfirman kepadaku: "Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan
olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku." 49:4. Tetapi aku
berkata: "Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah
menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku
terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku."
Apapun
yang memilukan Tuhan, lebih baik dibersihkan lewat Firman. Jangan
disembunyikan.
Kalau tidak, satu waktu, akan terbongkar semua dan tidak ada
kesempatan untuk kembali lagi (seperti dialami oleh Yudas).
Urusan
kita hari-hari ini adalah memiliki tapak kaki yang indah
(melayani Tuhan sampai mengagungkan Tuhan). KALAU
MAU DISUCIKAN, HAK DAN UPAH KITA ADA DALAM TANGAN TUHAN=
kita hanya hidup dari kesucian.
Lewat kesucian, Tuhan mampu
memelihara kita secara biasa dan secara luar biasa,bahkan Tuhan juga
memelihara sampai masa depan yang indah.
Secara
biasa:
contohnya, tidak ada uang, tetapi ada yang memberi uang.
Secara
luar biasa:
contohnya, tidak bisa makan, tetapi ada kekuatan.
1
Petrus 1: 15-16 1:15.
tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama
seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, 1:16. sebab
ada tertulis: Kuduslah
kamu, sebab Aku kudus.
Kalau
kita terus disucikan, satu waktu kita akan SUCI
SEPERTI YESUS SUCI,
sampai tampil sebagai perawan yang murni.
Wahyu
14: 4-5 14:4.
Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan
perempuan-perempuan, karena mereka murni
sama seperti perawan.
Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja
Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban
sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu. 14:5. Dan di dalam
mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.
- Kejadian
1: 26
1:26.
Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut
gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut
dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan
atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
(Terjemahan
lama) 1:26. Maka firman Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia
atas
peta dan atas teladan Kita,
supaya diperintahkannya segala ikan yang di dalam laut dan segala
unggas yang di udara dan segala binatang yang jinak dan seisi bumi
dan segala binatang pelata yang menjalar di tanah.
Teladan
Yesus yang ketiga: TELADAN
KEMULIAAN TUHAN.
Sebenarnya,
manusia diciptakan dari tanah liat dan sama mulia dengan Allah.
Tetapi karena dosa, manusia kehilangan kemuliaan Allah.
Roma
3: 23 3:23.
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan
Allah,
=
setelah dibuang ke dunia, keadaan manusia menjadi telanjang dan
malu, bahkan semakin merosot lagi, yaitu telanjang
tetapi tidak tahu malu
(sama seperti anjing dan babi), bahkan sampai merosot
seperti setan
(Petrus yang hebat, tetapi pernah Tuhan katakan 'enyahlah
iblis'). Kalau
sudah menjadi sama dengan iblis, manusia tidak bisa bertobat
lagi.
Wahyu
1: 16-17 1:16.
Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya
keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya
bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. 1:17.
Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah
aku di depan kaki-Nya
sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya
di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal
dan Yang Akhir,
Cara
kembali pada kemuliaan Tuhan adalah lewat doa
penyembahan. Doa
peneymbahan, artinya:
- tersungkut
dibawah kaki Tuhan=
merendahkan diri sampai bisa mengaku bahwa kita hanya tanah liat
yang banyak dosa, kekurangan dan tidak mampu apa-apa, hanya untuk
diinjak-injak.
Kalau sudah bisa merendahkan diri, kita
kembali lagi pada Tangan Sang Pencipta
dan kita bisa diciptakan kembali sampai sama mulia dengan
Tuhan.
Selama belum bisa jadi tanah liat, kehidupan itu
tetap seperti Adam dan Hawa yang kehilangan kemuliaan Allah dan
menjadi seperti setan.
- melihat
wajah Yesus yang bercahaya seperti matahari
(kasih yang sempurna), sehingga kita mengalami keubahan hidup dari
kemuliaan pada kemuliaan yang lebih besar sampai satu waktu jadi
SAMA
MULIA DENGAN YESUS.
Malam
ini, biarlah kita tersungkur di bawah kaki Tuhan dan memandang wajah
Yesus. Kita mengalami keubahan, mulai dari hati. HATI
kita diubahkan menjadi hati yang penuh kasih,
tidak ada lagi ketakutan, kenajisan, dsb, sehingga wajah
menjadi berseri.
Semakin
disucikan, wajah kita akan semakin bersinar.
Kalau
hati penuh kasih, praktiknya:
hanya mengasihi Tuhan lebih dari semua (taat dengar-dengaran kepada
Tuhan apapun resikonya) dan mengasihi sesama seperti diri sendiri
sampai mengasihi musuh.
Dengan jalan inilah kita mengikuti
teladan kemuliaan Tuhan.
Roma
13: 8 13:8.
Janganlah
kamu berhutang apa-apa
kepada siapapun juga, tetapi hendaklah
kamu saling mengasihi.
Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi
hukum Taurat.
'Janganlah
kamu berhutang apa-apa'=
terutama hutang dosa. Semua dosa harus dibereskan dan jangan berbuat
dosa lagi. Kalau
dosa dibereskan,
kasih Tuhan juga sanggup membereskan semua masalah kita. Sampai
satu waktu, kita benar-benar sama mulia dengan Tuhan.
Diatas
kayu salib, Yesus rela menjadi sama seperti anjing dan babi, bahkan
seperti setan, supaya kita yang seperti anjing babi dan setan bisa
menjadi sama mulia dengan Tuhan (semua
kemuliaanNya diberikan kepada kita).
Yesaya
52: 13-14 52:13.
Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung
dan dimuliakan. 52:14. Seperti banyak orang akan tertegun melihat
dia--begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya
bukan
seperti anak manusia lagi--
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|