|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 20 Juli 2010 (Selasa Siang)
Keluaran 29:36-37 29:36 Tiap-tiap hari haruslah engkau mengolah seekor lembu... Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:57-68 tentang SAKSI DAN KESAKSIAN.
Ada dua... Ibadah Raya Malang, 18 Desember 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:36-46 berjudul DI TAMAN GETSEMANI.
Matius 26:36, 40, 43,... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Desember 2010 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding
Matius 6:
33 6:33. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan
kebenarannya, maka semuanya itu... Ibadah Tutup Buka Tahun, 31 Desember 2008 (Rabu Malam)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, ada 3 keadaan:
Ibadah Kaum Muda Malang, 28 Februari 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13 dalam Tabernakel terkena pada dua loh batu (isi Tabut Perjanjian). Dua loh batu... Ibadah Doa Malang, 11 Agustus 2009 (Selasa Sore)
digabung dengan doa puasa session IIIMarkus 2:18-22, waktu untuk berpuasa adalah... Ibadah Doa Malang, 14 Juni 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:16 26:16 Dan mulai saat... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Desember 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT KEDATANGAN YESUS... Ibadah Doa Surabaya, 06 Oktober 2010 (Rabu Sore)
Disertai
dengan puasa Matius
6: 16-18 6:16.
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah
muram mukamu
seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya... Ibadah Persekutuan Medan II, 22 Juni 2010 (Selasa Sore)
Wahyu 19: 9 19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin... Ibadah Doa Malam Session I Malang, 10 Mei 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 14:21-22 14:21. Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman... Ibadah Doa Ucapan Syukur Surabaya, 28 Desember 2009 (Senin Sore)
1 Tesalonika 5: 18
Kita harus mengucap syukur dalam segala hal.
3 hal... Ibadah Raya Surabaya, 28 November 2010 (Minggu Sore)
Disertai
penataran imam-imam dan calon imam-imam Tema
di Jakarta "Wahyu 21: 5" 21:5.
Ia yang duduk di atas takhta itu... Ibadah Doa Malang, 21 April 2009 (Selasa Sore)
Digabung dengan Ibadah Doa Puasa Session III.
Matius 24:31 adalah...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 13 Maret 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 12-13 26:12.
Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu
persiapan
untuk penguburan-Ku. 26:13. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di
mana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa
yang dilakukannya
ini akan disebut juga untuk
mengingat dia."
Sehebat
apapun manusia di dunia, hanyalah seperti buli-buli tanah liat yang
rapuh dan hancur binasa. Jika buli-buli tanah liat diisi dengan
segala sesuatu dari dunia, nilainya meningkat, tapi hanya senilai
buli-buli
pualam
yang juga rapuh dan hancur binasa.
Itu sebabnya, buli-buli
tanah liat HARUS diisi Roh Kudus,
supaya tidak hancur/binasa selama-lamanya.
Kehidupan yang
diurapi Roh Kudus, sama dengan perempuan yang meminyaki tubuh Yesus
untuk persiapan penguburan.
Artinya: kalau
kita diisi, diurapi dan dipenuhkan dengan Roh Kudus,
kita akan dipakai dalam pelayanan
pembangunan tubuh Kristus yang terakhir
di bumi
atau tubuh Kristus yang sempurna (diterangkan
pada Ibadah Raya Surabaya, 06 Maret 2011).
ay.
13= kehidupan yang dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus
SELALU
diingat oleh Tuhan.
Ini sama dengan MENEMPATKAN
YESUS SEBAGAI KEPALA. 'di
mana saja Injil
ini diberitakan'=
artinya, dimana ada Yesus, wanita ini juga ada, sebab injil
adalah Yesus.
Inilah hubungan tubuh dengan Kepala.
Hubungan
tubuh dengan Kepala yang paling erat adalah leher (diterangkan
pada Ibadah Doa Surabaya, 09 Maret 2011).
Malam
ini kita mempelajari praktik
menempatkan Yesus sebagai Kepala,
yaitu:
- Matius
8: 20
8:20.
Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung
mempunyai sarang, tetapi Anak
Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan
kepala-Nya."
Praktik
pertama: harus
menyingkirkan serigala dan burung. Kalau
serigala dan burung menjadi kepala, maka Yesus tidak bisa menjadi
Kepala.
Ini artinya, kita
mengalami penyucian
dari serigala (roh jahat) dan burung (roh najis) yang bersembunyi di
dalam hati dan pikiran.
Wahyu
18: 2 18:2.
Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh,
sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat
kediaman roh-roh
jahat
dan tempat bersembunyi semua roh
najis
dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,
=
roh jahat dan roh najis mengarah pada pembangunan babel (mempelai
wanita setan yang akan dibinasakan).
Sebab itu, kita HARUS
MENEMPATKAN YESUS SEBAGAI KEPALA.
Markus
7: 21-23 7:21.
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat,
percabulan(1), pencurian(2), pembunuhan(3), 7:22. perzinahan(4),
keserakahan(5), kejahatan(6), kelicikan(7), hawa nafsu(8), iri
hati(9), hujat(10), kesombongan(11), kebebalan(12). 7:23. Semua
hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."
=
hati dan pikiran yang dikuasai oleh 12 macam roh jahat dan roh
najis.
Ibrani
4: 12 4:12.
Sebab firman
Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua
manapun;
ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi
dan sumsum; ia sanggup membedakan
pertimbangan dan pikiran hati kita.
=
SATU-SATUNYA
CARA
untuk mengusir roh jahat dan roh najis adalah lewat pedang Firman
pengajaran yang benar,
sehingga hati dan pikiran kita diisi dengan 12 roti (meja roti
sajian).
Pada meja roti sajian ada 2x6 susun roti= 66= 66
kitab dalam Alkitab= Firman pengajaran yang benar= Yesus sebagai
Kepala. Kalau gereja Tuhan tidak mengutamakan Firman, gereja itu
tidak menempatkan Yesus sebagai Kepala.
Kalau kita
mengutamakan Firman (Firman ada di hati dan pikiran kita), kita akan
disucikan terus menerus, sampai kita suci seperti Yesus suci.
- 1
Korintus 11: 3
11:3.
Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala
dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus,
kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah
Allah.
Praktik
kedua: harus
memiliki struktur/susunan nikah yang benar.
Susunan
nikah yang benar adalah suami sebagai kepala, istri sebagai tubuh
dan anak-anak sebagai anggota tubuh.
Dengan jalan inilah
Yesus
bisa menjadi Kepala dalam nikah. Kalau
istri yang menjadi kepala, Yesus tidak bisa menjadi Kepala dalam
nikah tersebut.
Suami
sebagai kepala,
artinya:
- suami
sebagai aliran jasmani dan rohani
bagi istri dan anak-anak (tubuh dan anggota tubuh).
Secara jasmani, suami bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Secara rohani, suami menjadi aliran dalam hal ibadah dan kebenaran.
- suami
yang memutuskan segala sesuatu
dalam nikah berdasarkan Firman pengajaran yang benar.
- suami
mengasihi istri seperti diri sendiri.
Kalau
suami
tidak menjadi kepala, berarti suami menjadi ekor
dan ularlah
yang menjadi kepala,
sehingga nikah itu menjadi sulit.
Istri
sebagai tubuh,
artinya:
- istri
tunduk
kepada suami dalam segala sesuatu,
- istri
sebagai tulang rusuk melindungi
bagian-bagian yang lemah
dari suami dan anak-anak lewat doa penyembahan.
Anak-anak
sebagai anggota tubuh
(tangan dan kaki) artinya: taat
dengar-dengaran pada orang tua dan meringankan beban orang
tua.
Kalau
anak-anak menjadi beban bagi orang tua, hidupnya akan susah seperti
ular.
Kalau
Yesus menjadi Kepala dalam nikah, hasilnya:
- Yesus
akan bertanggung jawab
atas kelangsungan hidup rumah tangga.
- Yesus
menjadi terang dalam kehidupan nikah,
nikah kita seperti memiliki pelita diatas kaki
dian.
Terang
ini berguna untuk menghadapi kegelapan gantang dan tempat
tidur.
'gantang'=
kegelapan ekonomi diakhir jaman dan dosa makan minum. 'tempat
tidur'=
dosa sex dengan aneka ragamnya dan nikah yang salah.
Pelita
ini juga berguna untuk menyongsong kedatangan Yesus kedua kali,
sehingga kita bisa terangkat di awan-awan, masuk dalam pesta nikah
Anak Domba Allah.
- Filipi
2: 5-11
2:5.
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh
pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 2:6.
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan
Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7. melainkan
telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang
hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 2:8. Dan dalam keadaan
sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati,
bahkan sampai mati di kayu salib. 2:9. Itulah sebabnya Allah
sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas
segala nama, 2:10. supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala
yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah
bumi, 2:11. dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah
Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
Praktik
ketiga: harus
memiliki pikiran dan perasaanNya Yesus.
Seringkali
kita menggunakan pikiran dan perasaan sendiri. Puncak dari
pikiran dan perasaan Yesus adalah taat
dengar-dengaran sampai mati dikayu salib. Bagi
kita sekarang adalah taat
dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.
Kalau
kita taat dengar-dengaran, maka Tuhan yang bertanggung jawab atas
hidup kita. Contohnya adalah Abraham yang diminta mempersembahkan
Ishak atau seperti janda Sarfat yang diminta membuatkan roti untuk
Elia terlebih dahulu. Dan Tuhan bertanggung jawab ketika Abraham dan janda Sarfat melakukan Firman Tuhan.
JANGAN
SAMPAI DIRI KITA MELAWAN FIRMAN.
Kalau
kita
menempatkan Yesus sebagai Kepala karena ketaatan kita, hasilnya:
- ay.
10= 'supaya
dalam nama Yesus bertekuk lutut ...'=
kita
mendapatkan kausa kemenangan dalam Nama Yesus=
kita menang atas setan tritunggal yang merupakan sumbernya
masalah/pencobaan, kegagalan.dan dosa
Kalau setan tritunggal
dikalahkan, segala
masalah akan selsai, kita mendapat keberhasilan dan menang atas dosa
(kita hidup benar dan suci). Kalau tidak taat, hidup itu akan
gagal di dunia, sampai gagal di akhirat!
- kita
mengalami kuasa pemeliharan Tuhan.
Ulangan
28: 1-2, 8 28:1.
"Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan
melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu
pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas
segala bangsa di bumi. 28:2. Segala berkat ini akan datang
kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN,
Allahmu: 28:8. TUHAN
akan memerintahkan berkat
ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan
memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN,
Allahmu.
Tuhan
memerintahkan berkat untuk memelihara hidup ktia didunia ini sampai
selama-lamanya.
- kita
mengalami kuasa penciptaan menjadi manusia baru.
Yohanes
14: 15-17, 21, 23 14:15.
"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu
akan menuruti segala perintah-Ku. 14:16.
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang
Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 14:17.
yaitu Roh
Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat
Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia
menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. 14:21. Barangsiapa
memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku.
Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan
Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku
kepadanya." 14:23. Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi
Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan
Kami akan
datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
Kalau
kita taat, Allah Bapa, Anak Allah dan Allah Roh Kudus ada di dalam
kita. Artinya, kita menjadi ciptaan baru dan kita sama mulia dengan
Allah Tritunggal. Ini sama seperti waktu manusia diciptakan
dahulu.
Galatia
5: 22-23 5:22.
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran,
kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 5:23. kelemahlembutan, penguasaan
diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Kasih,
sukacita, damai sejahtera= gambar
Allah Bapa. Kesabaran,
kemurahan, kebaikan= gambar
Anak Allah. Kesetiaan,
kelemahlembutan, penguasaan diri= gambar
Allah Roh Kudus.
Kalau
kita mengalami kuasa penciptaan secara rohani, kita juga akan
mengalami kuasa penciptaan secara jasmani. Apa yang mustahil menjadi
tidak mustahil. Sampai nanti saat Tuhan datang kemabli, kita
tidak terpisah dengan Tuhan untuk selama-lamanya (tubuh bertemu
dengan Kepala).
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|