English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 22 September 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 ... Dan ketahuilah, Aku menyertai...

Ibadah Doa Malang, 21 Juni 2011 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang
Mazmur 103:8-10
103:8 TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
103:9 Tidak selalu Ia menuntut,...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Juli 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 13 Mei 2014 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Doa Surabaya, 05 Agustus 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 08 November 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:30-35 tentang PERINGATAN KEPADA PETRUS, terutama tentang penggembalaan...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 06 Januari 2009 (Selasa Siang)
ad. 3. Perlengkapan dari Tuhan, yaitu nama 'AKU ADALAH AKU' dan uluran tangan...

Ibadah Raya Malang, 12 Oktober 2014 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Pengkhotbah 3:11
3:11 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 27 Juli 2018 (Jumat Malam)
Ulangan 9: 1-6 => Orang Israel diperingatkan supaya jangan membanggakan jasanya
9:1. "Dengarlah, hai orang Israel! Engkau akan menyeberangi...

Ibadah Doa Malang, 01 Desember 2009 (Selasa Sore)
Keluaran 17 dalam Tabernakel terkena pada Pelita Emas, yaitu Roh Kudus dengan segala aktivitasnya dalam...

Ibadah Raya Surabaya, 07 Juli 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 20 September 2009 (Minggu Pagi)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 6:1-4, Tuhan menyatakan keadilannya...

Ibadah Raya Surabaya, 20 Maret 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 09 September 2017 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Pemberkatan Nikah

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Mei 2012 (Kamis Sore)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:
...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 15 Desember 2017 (Jumat Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah kita sekalian.

Wahyu 7: 1
7:1. Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon.

Angin tidak bertiup lagi karena ditahan malaikat (diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 10 Desember 2017).
Angin adalah kehidupan yang lahir baru dari air dan Roh--baptisan air dan Roh Kudus--sehingga bisa menghampakan diri--angin itu ada tetapi tidak kelihatan--, merendahkan diri, dan taat dengar-dengaran--ditiup ke arah mana, ke situlah dia.

Yohanes 3: 5-8
3:5. Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
3:6. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
3:7. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
3:8.
Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."

Contoh: Yesus (Filipi 2: 5-8); yang menghampakan diri--semua milik-Nya ditinggalkan--, merendahkan diri--dari sorga turun ke dunia; menjadi hamba--, dan taat sampai mati di kayu salib, sehingga menjadi angin dari sorga/utusan dari sorga, untuk memberikan kehidupan, kesegaran, keharuman, kekuatan dan lain-lain kepada manusia atau gereja Tuhan di dunia ini yang dikuasai oleh setan dan menuju kebinasaan.

Yohanes 20: 19-20
20:19. Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
20:20. Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.

'malam hari'= kegelapan; akhir zaman. Pada akhir zaman banyak anak Tuhan, pelayan Tuhan, hamba Tuhan yang mengunci pintu karena ketakutan.
Ketakutan adalah suasana kutukan--letih lesu, beban berat, susah payah, dan air mata. Waktu Adam dan Hawa telanjang karena makan buah yang dilarang Tuhan, mereka ketakutan--sama dengan kutukan; diusir ke dunia dalam kutukan.
Orang takut tidak ada kesegaran, tidak bahagia dan tidak ada sukacita.

Ketakutan merupakan pembunuh utama di akhir zaman (Lukas 21) baik secara jasmani terutama rohani--kering dan mati rohani, kalau dibiarkan akan menuju kematian kedua; kebinasaan di neraka selamanya.
Ini yang menimpa gereja Tuhan. Kalau orang dalam ketakutan, hormon dalam tubuh bekerja tidak baik sehingga bisa menimbulkan penyakit-penyakit yang mematikan.

Mengapa terjadi ketakutan?

  1. Karena menyimpan dosa-dosa sampai puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan.
  2. Karena menghadapi masalah-masalah--murid-murid takut menghadapi orang Yahudi--; pencobaan; krisis di segala bidang (bidang ekononi, kesehatan dan sebagainya).
  3. Karena menghadapi jalan buntu--pintu dikunci berarti tidak ada jalan--; masalah yang tidak pernah selesai/masalah yang mustahil.

Tetapi bersyukur, tiba-tiba Yesus datang.
Yohanes 20: 19
20:19. Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"

Semua pintu dikunci tetapi Yesus bisa masuk, itulah angin.
Yesus sebagai angin dari sorga/utusan dari sorga sanggup menembusi pintu yang terkunci, untuk memberikan damai sejahtera, kesegaran dari sorga, kebahagiaan, dan sukacita sorga, lewat pembukaan rahasia firman Tuhan--'Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata'; Yesus berkata sama dengan firman yang dikatakan oleh Yesus sendiri; firman yang dibukakan rahasianya; diwahyukan atau diilhamkan oleh Tuhan yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam alkitab; firman pengajaran yang benar.

Mari, kalau kita dalam kondisi ketakutan karena dosa-dosa, masalah yang mustahil, jalan buntu, harus ada kaitan dengan pembukaan firman.
Yohanes 20: 20
20:20. Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.

Pembukaan rahasia firman sanggup membuka mata murid-murid (gereja Tuhan; hamba Tuhan) yang dalam ketakutan dan jalan buntu untuk bisa melihat Yesus.
Pertanyaan: saat menghadapi jalan buntu, kesulitan, kemustahilan, siapa yang kita lihat? Kalau fokus pada masalahnya, kita akan bertambah takut. Yang benar adalah fokus pada pribadi Yesus; pembukaan firman.
Kalau sibuk menyelesaikan masalahnya dan tidak mau dengar firman Tuhan--tinggalkan Tuhan--, salah besar! Tidak akan pernah selesai.
Kita harus giat/aktif mencari pembukaan firman. Itu adalah pembuka segala jalan.

Proses melihat Yesus/mendengar firman pengajaran yang benar:

  1. Melihat lambung Yesus yang ditikam tombak (Yohanes 20: 20: 'Ia menunjukkan lambung-Nya'), yang mengeluarkan darah dan air.
    Artinya:


    • Tanda darah= percaya dan bertobat; mati terhadap dosa. Mulai dari tidak boleh ada dusta. Kalau berdusta, akan tetap berada dalam tangan setan; tetap dalam ketakutan, kemustahilan, kehancuran, dan kebinasaan.


    • Tanda air= baptisan air.
      Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah mati terhadap dosa--percaya dan bertobat--harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit--keluar dari dalam air--bersama Yesus untuk mendapatkan hidup baru/hidup sorgawi yaitu hidup dalam kebenaran--hidup benar dalam segala aspek kehidupan kita--, dan pintu sorga terbuka.


    Lewat pembukaan firman kita bisa melihat lambung Yesus--bertobat dan lahir baru, sampai hidup benar--, sehingga PINTU SORGA TERBUKA (langit terbuka; pintu yang terkunci terbuka) untuk mencurahkan hujan berkat sampai anak cucu. Kita beralih dari suasana kutukan kepada suasana sorga (hujan berkat).


  2. Melihat tangan Yesus yang berlubang paku (Yohanes 20: 20: 'Ia menunjukkan tangan-Nya')--tangan ini untuk bekerja.
    Artinya: kita beribadah melayani Tuhan (bekerja) seperti Yesus beribadah melayani Tuhan (bekerja)--jangan mencontoh yang lain--, yaitu:


    • Dalam kesucian, sehingga kita mendapatkan jubah yang indah (jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus), untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Dalam kitab Keluaran dituliskan: 'Kuduskanlah Harun dan anak-anaknya supaya memegang jabatan imam bagi-Ku!'

      Kalau bekerja di dunia menggunakan kepandaian (S1, S2, S3), tetapi dalam kerajaan sorga menggunakan kesucian.


    • Dalam percikan darah--tangan Yesus berlubang paku dan mengeluarkan darah = beribadah melayani dalam percikan darah/salib--; kita harus memikul salib; jubah yang indah dicelup dalam darah.
      Kita harus rela sengsara daging--sengsara perasaan--bersama Yesus dalam ibadah pelayanan untuk bisa menunaikan tugas-tugas pelayanan kita, supaya kita tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau Tuhan datang--; tidak dijamah oleh setan. Setan paling takut pada darah Yesus.


    Kalau kita melayani dalam kesucian dan percikan darah (jubah yang indah mau dicelup dalam darah), hasilnya yaitu PINTU MASA DEPAN YANG INDAH TERBUKA BAGI KITA.
    Kaum muda perhatikan! Yang menentukan adalah melayani Tuhan dalam kesucian dan percikan darah.
    Kita menerima jubah mempelai. Jubah indah yang dicelup dalam darah menjadi jubah putih berkilauan--jubah mempelai.


  3. Melihat wajah Yesus yang bersinar bagaikan matahari yang terik.
    Yohanes 20: 20
    20:20. Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.

    Kita yang dalam ketakutan, menghadapi kesulitan, kemustahilan, jalan buntu, mari lihat Yesus (pembukaan firman). Sungguh-sungguh fokus! Carilah pembukaan firman!

    Mulai lihat lambung-Nya, jangan ada dusta lagi, tetapi hidup benar, pintu sorga terbuka untuk mencurahkan hujan berkat sampai ke anak cucu di tengah ketandusan dunia.
    Kemudian lihat tangan-Nya, kita bekerja dalam kesucian dan percikan darah (salib), sampai kita setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan. Ada pembukaan pintu masa depan yang indah, sampai jubah mempelai yang putih berkilau-kilauan menjadi milik kita.
    Selanjutnya, kita melihat wajah Yesus yang bersinar bagaikan matahari yang terik.

    Wahyu 1: 16
    1:16. Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

    Kita melihat wajah Yesus yang bersinar bagaikan matahari yang terik dalam doa penyembahan, sehingga kita mengalami keubahan hidup. Tadi murid-murid ketakutan, tetapi begitu lihat Yesus mereka bersukacita--angin membawa kesegaran dari sorga.

    Wajah pucat, muram menjadi wajah berseri; hati damai sejahtera.
    Kalau hati takut, marah, tidak bisa berseri. Kalau hati damai sejahtera, wajah bisa berseri.

    Hati damai sejahtera adalah landasan yang kuat untuk menerima kuasa Tuhan.

    Dalam keadaan ketakutan, kesulitan, kemustahilan, tidak ada jalan keluar, mari lihat pembukaan firman.
    Lihat lambung-Nya--hidup benar; dosa disingkirkan--, tangan-Nya--setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan--, dan wajah-Nya--hati damai sejahtera.

    Hasilnya:


    • Roma 16: 20
      16:20. Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!

      Hasil pertama: jika hati damai, maka kuasa Tuhan sanggup menghancurkan setan tritunggal, berarti semua masalah yang mustahil selesai, ada jalan keluar, semua pintu di dunia terbuka bagi kita--setan adalah sumber masalah.


    • 1 Tesalonika 5: 23
      5:23. Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

      Hasil kedua: kuasa Tuhan sanggup menyucikan dan mengubahkan tubuh, jiwa, dan roh kita sampai sempurna seperti Dia. Keubahan hidup mulai dari jujur; tidak berdusta; ya katakan: ya, tidak katakan: tidak.

      Tadi tidak berdusta lagi adalah tanda bertobat. Sekarang, penyucian dan pembaharuan dimulai dari jujur.
      Ada orang yang tidak berdusta, tetapi kalau ditanya masih menjawab: ya..tetapi..namun. Masih bingung! Harus diubahkan jadi jujur, ya katakan: ya, tidak katakan: tidak.

      Kalau jujur, kita akan menjadi rumah doa.
      Kita akan mengalami pengangkatan dari kegagalan, kehancuran, kemerosotan; kita dipulihkan. Sudah jatuh bisa dipulihkan kembali.

      Sampai kalau Yesus datang kembali kita akan disempurnakan untuk diangkat di awan-awan yang permai, dan PINTU PERJAMUAN KAWIN ANAK DOMBA TERBUKA BAGI KITA--lima gadis bijaksana masuk, lima gadis bodoh ketinggalan. Ini adalah puncak kebahagiaan. Sesudah itu pintu Firdaus terbuka (kerajaan Seribu Tahun Damai), sampai pintu Yerusalem baru terbuka. Kita bersama-sama dengan Tuhan selamanya.

Biarlah malam ini pintu-pintu terbuka bagi kita.
Lihat pembukaan firman apapun ketakutan, kemustahilan, kesulitan, kehancuran, dan kegagalan kita. Lihat Yesus; lihat lambung, tangan dan wajah-Nya. Pintu-pintu akan terbuka bagi kita semua. Serahkan semua kepada Tuhan!

Jangan lihat lainnya, kita akan kecewa, putus asa, tetapi lihat Tuhan, pasti ada pembukaan pintu dan pengangkatan.
Mohon hati yang damai, itu sudah cukup, sudah ada landasan yang kuat. Hadapi kesulitan, kemustahilan, dan pintu terkunci hanya dengan melihat Yesus--hati damai--, sudah cukup. Biar kuasa-Nya yang bekerja; kita siapkan landasannya. Tidak ada kekuatiran dan ketakutan lagi, tetapi hati damai, hanya melihat Dia dan berseru kepada Dia. Tiada lain yang bisa membuka pintu yang terkunci. Hanya Yesus yang mampu!

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top