English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Oktober 2013 (Senin Sore)
Wahyu 1: 1-3
INI TENTANG JUDUL/KATA PENGANTAR DARI KITAB WAHYU.

Wahyu 1: 3
1:3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 Oktober 2009 (Kamis Sore)
Matius 26:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 18 Mei 2016 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 11:9-10
11:9 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Firaun...

Ibadah Doa Surabaya, 25 Agustus 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Sdr. Gideon

Matius 25 : 24-30 --> Sikap terhadap talenta atau jabatan karunia yang diberikan Tuhan.
Sikap positif --> Setia dan...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Juli 2015 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus Kristus.

Malam...

Ibadah Doa Malam Malang, 12 September 2017
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 25:38
25:38 Sepitnya dan penadahnya haruslah...

Ibadah Raya Surabaya, 07 Desember 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 28
= sikap gereja Tuhan untuk menantikan kedatangan Tuhan yang kedua kali, yaitu bagaikan...

Ibadah Paskah Malang, 27 Maret 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Juni 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran.
Sejak...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Januari 2011 (Senin Sore)
Matius 26:
= secara keseluruhan, terkena pada buli-buli emas berisi manna.

Ibrani 9: 4
9:4. Di situ terdapat mezbah pembakaran...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 06 November 2014 (Kamis Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 13:33-37
13:33 "Hati-hatilah...

Ibadah Natal Surabaya, 21 Desember 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 43-44
Berjaga-jaga dikaitkan dengan pencuri yang akan datang= berjaga supaya tidak tidur rohani,...

Ibadah Doa Malang, 07 Februari 2012 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Matius 26:57-68 tentang

Ibadah Doa Malang, 05 Juli 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Sesi 3.

Matius 26:17-19

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Juni 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 20 Juni 2012 (Rabu Sore)

Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang dialami oleh Tuhan Yesus sampai mati di kayu salib untuk menyelamatkan, menyucikan dan menyempurnakan kehidupan kita semua.

Dalam Matius 27 ada 7 cerita tentang 7 percikan darah yang dialami oleh Yesus.
  1. Percikan darah yang pertama Matius 27 : 1-10 Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot.
  2. Percikan darah yang kedua Matius 27 : 11-26 Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan.
  3. Percikan darah yang ketiga Matius 27 : 27-31 Yesus diolok-olok.
  4. Percikan darah yang ke empat Matius 27 : 32-50 YESUS DISALIBKAN SAMPAI MATI.
Malam ini kita masih berada pada percikan darah yang keempat.
  1. Ayat 32 Praktek salib dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti Simon Kirene dipaksa untuk memikul salib.
  2. Ayat 33 Golgota : tempat penyaliban.
  3. Ayat 34-44 Pengertian Salib.
  4. Ayat 38-44 Sikap terhadap salib.
  5. Ayat 45-50 WAKTU PENYALIBAN YESUS.
Kita masih membahas tentang waktu penyaliban.

Matius 27 : 45
27:45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.

Beberapa hal yang terjadi waktu penyaliban Tuhan Yesus antara lain
  1. Yang pertama adalah terjadi kegelapan selama 3 jam (jam 12-jam 15).

    Ada 3 macam kegelapan yang menimpa bumi yaitu

    • Keluaran 10 : 22
      Yang pertama adalah kegelapan 3 hari di Mesir = TERANG KASIH ALLAH BAPA (MATAHARI) TIDAK BEKERJA LAGI DI BUMI.
      Saat itu manusia dalam kejahatan, kebencian dan kesadisan yang luar biasa. Ini benar-benar gelap.

    • Matius 27 : 45
      Yang kedua adalah kegelapan selama 3 jam pada waktu Yesus disalib = TERANG PENEBUSAN ANAK ALLAH (BULAN) TIDAK BEKERJA LAGI DI BUMI.
      Pada waktu itu manusia (termasuk anak Tuhan, hamba Tuhan) hidup dalam dosa, enjoy dalam dosa, tidak takut dalam dosa, bahkan sampai puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan. Ini betul-betul najis.

    • Matius 24 : 29
      Yang ketiga adalah kegelapan selama 3 tahun pada masa antikris berkuasa di bumi = TERANG ALLAH ROH KUDUS (BINTANG) TIDAK BEKERJA LAGI DI BUMI.

    Jadi saat itu bumi bagaikan tanpa matahari, bulan, bintang artinya bumi dalam kegelapan yang paling gelap dan penuh dalam ratap tangis kertak gigi sampai dengan kegelapan yang paling gelap dan ratap tangis kertak gigi selama-lamanya di neraka.

    KEGELAPAN INI MEMUNCAK SAMPAI KE NERAKA.

    Siapa yang masuk kegelapan yang paling gelap?
    Yang masuk kegelapan paling gelap adalah orang yang tidak berpakaian pesta. Saat ditanya kenapa tidak berpakaian pesta tetapi diam saja, sehingga kaki tangannya diikat dan dicampakkan ke dalam kegelapan paling gelap. Ini sudah dibahas pada hari Senin dalam Ibadah Pendalaman Alkitab 18 Juni 2012.

    Malam hari ini dibahas dalam Injil Lukas.
    Lukas 13 : 22-25, 27-28
    13:22 Kemudian Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.
    13:23. Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?"
    13:24 Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "
    Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.
    13:25 Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang.
    13:27 Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!
    13:28
    Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.

    =
    yang masuk dalam kegelapan paling gelap adalah hamba Tuhan, anak Tuhan yang tidak mau masuk pintu sempit/pintu sesak (tidak mau mengalami perobekan daging) = menolak salib = menolak pengajaran yang benar.

    Yesus mengajar dan menunjukkan pintu sempit. Jadi pengajaran dan Yerusalem baru itu merupakan satu paket (pengajaran ada kaitannya dengan Yerusalem baru).

    KITA HARUS HATI-HATI ! sebab pengajaran yang kita terima ini menentukan apakah kita bisa masuk Yerusalem baru atau tidak.

    Jadi pengajaran yang benar, mendorong kita untuk masuk pintu sempit. Pengajaran ini sebagai kepala.

    Ada 2 pengertian pintu sempit adalah

    • Yohanes 10 : 1, 7-8, 12
      10:1. "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
      10:7 Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu,
      sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.
      10:8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
      10:12 sedangkan
      seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.

      Yang pertama adalah pintu kandang penggembalaan = pintu kemah dalam tabernakel.

      Sesudah kita selamat, percaya dan bertobat (masuk halaman tabernakel), maka kita harus masuk kandang penggembalaan.

      Jadi pengajaran yang benar menuntun kita untuk masuk ke kandang penggembalaan. Keberhasilan pemberitaan firman adalah sampai bisa masuk ke kandang penggembalaan.

      Pintu sempit kandang penggembalaan, artinya bagi kita sekarang adalah KETEKUNAN DALAM 3 MACAM IBADAH POKOK, antara lain

      • Pelita emas : ketekunan dalam ibadah raya. Pada umumnya jemaat yang datang banyak.
      • Meja roti sajian : ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci. Jemaat yang datang sudah mulai berkurang.
      • Medzbah dupa emas : ketekunan dalam ibadah doa penyembahan. Jemaat yang datang sudah sangat berkurang.

      Kedudukan kita di akhir zaman seperti domba-domba sembelihan yang tidak berdaya dan menghadapi maut. Jika domba-domba tidak berada di kadang penggembalaan maka akan berhadapan dengan :

      • Pencuri, perampok itu setan.
      • Orang upahan itu antikris.
      • Serigala itu nabi palsu dengan ajaran palsu yang mencerai beraikan.

      Sehingga akibatnya masuk dalam kegelapan paling gelap, dicampakkan ke dalam neraka.

      Tetapi sebaliknya, jika kita berada di kandang penggembalaan maka hasilnya yaitu

      • Kita akan mengalami perlindungan terharap pencuri, perampok, orang upahan, serigala (setan tritunggal).

      • Yohanes 10:10
        10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

        Pemeliharaan dari Gembala yang baik sampai kita hidup dalam kelimpahan.

        Hidup dalam segala kelimpahan adalah selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

        Banyak sedikit itu ukuran manusia, tetapi ukuran kelimpahan adalah selalu mengucap syukur.

      Firman pengajaran menunjukkan kita ke Yerusalem baru, tetapi transitnya itu menunjuk kandang penggembalaan. Transit itu sebentar saja, tidak lama dan Tuhan segera datang kembali ke dua kali.

    • Yohanes 10 : 9
      10:9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

      Yang kedua adalah pintu tirai (pribadi Tuhan Yesus). Pintu tirai merupakan pintu terakhir (pintu ke 3 dalam tabernakel).

      Pada waktu Yesus taat sampai mati di kayu salib maka pintu tirai di Bait Allah terobek/ terbelah.

      Masuk pintu tirai bagi kita artinya adalah KETAAAN, taat dengar-dengaran kepada firman pengajaran yang benar (suara gembala) sampai daging tidak bersuara lagi.

      Contohnya taat sampai daging tak bersuara adalah Yusak dan Kaleb taat untuk masuk ke Kanaan sekalipun ada orang Enak, sedang 10 pengintai dagingnya masih bersuara. Ketaatan ini perbandingannya 10 (10 pengintai) : 2 (Yusak dan Kaleb).

      Matius 7 : 21-23
      7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
      7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
      7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata:
      Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

      Matius 7 : 22 Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? ini menunjuk pelayanan yang hebat.

      Kalau tidak taat sekalipun kelihatannya hebat, maka akan dicampakkan ke dalam kegelapan.

    KETEKUNAN dan KETAATAN ini adalah SIKAP PENYEMBAHAN = mengulurkan dua tangan kepada Tuhan dan Tuhan mengulurkan tangan Nya kepada kita, sehingga kita hidup dalam tangan Gembala yang baik, Gembala yang Agung.

    Berada dalam tangan Gembala yang baik ini sudah cukup untuk mengalahkan kegelapan paling gelap.

    Hasilnya bila hidup dalam tangan Gembala yang baik yaitu

    • Yohanes 10 : 27-28
      10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
      10:28 dan
      Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

      Hasil pertama adalah ada jaminan kepastian untuk menang atas setan tritunggal (seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku), sehingga kita tidak dicampakkan ke dalam kegelapan tetapi bisa hidup kekal bersama Tuhan. Dan antikris tidak bisa menjamah ataupun melihat kita.

    • Mazmur 23 : 1-2
      23:1. Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
      23:2
      Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

      Hasil kedua adalah tangan Gembala yang baik membimbing kita kerumput yang hijau dan air yang tenang artinya membawa kita ke dalam perhentian, damai sejahtera.

      Hari-hari ini banyak orang stres karena tidak tergembala. Jangan sampai kita tidak tenang!
      Kalau sudah damai sejahtera (tidak ada lagi kejahatan, iri, dendam, kepahitan, kenajisan, ketakutan, kekuatiran), maka tangan Gembala yang baik sanggup menjadikan semua enak dan ringan.

      Istilah "baring" itu berarti sudah tenang. Sehingga tangan Gembala yang baik sanggup menjadikan masa depan menjadi baik dan indah pada waktu Nya. Tangan Gembala yang baik menata yang hancur menjadi baik.

      Kita tinggal tunggu waktu dari Tuhan, jangan ambli jalan keluar sendiri ! Sebab waku Tuhan tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat, tetapi tepat pada waktu Nya.

    • Wahyu 7 : 17
      7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

      Hasil ketiga adalah bukan saja sampai baik dan semua menjadi baik, tetapi tangan Gembala yang baik menuntun kita ke tujuan terakhir yaitu sampai Yerusalem baru kandang penggembalaan terakhir.

      Tanda perjalanan kita ke Yerusalem baru adalah terjadi KEUBAHAN HIDUP yaitu pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, dari kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih besar, air mata akan lebih dihapus. Semakin air mata dihapuskan maka kita akan menjadi bahagia.

      Wahyu 21 : 11
      21:11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.

      Yerusalem baru itu bagiakan kristal. Jadi keubahan hidup di mulai dari jernih seperti kristal itulah jujur dan tulus.

      Ketulusan domba yaitu

      • Bila mendengar firman penggembalaan ("rumput") maka dia menunduk serius untuk makan semua.
      • Bila mendengar suara asing maka dia lari.

      Jadi jujur dan tulus dimulai dari pengajaran.

      KEJUJURAN DAN KETULUSAN HATI ITU SENILAI DENGAN YERUSALEM BARU
      .

      Kita akan diubahkan terus menerus dan jika Yesus datang ke dua kali kita diubahkan sama mulia dengan Dia, kita tarangkat diawan-awan permai sampai betul-betul masuk ke Yerusalem baru.

  2. Belum dibahas.


Tuhan Yesus memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top