English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 adalah tentang 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian, yaitu sengsara Yesus tanpa dosa untuk menyelamatkan,...

Ibadah Raya Malang, 21 Oktober 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:1-5
8:1 Dan ketika Anak Domba...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 25 Mei 2017 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:1-2
6:1 Maka aku...

Ibadah Raya Surabaya, 04 September 2016 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan Jakarta II, 10 Agustus 2016 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 20 Juni 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:10-17 tentang Yesus memberi makan lima...

Ibadah Raya Malang, 19 Februari 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di...

Ibadah Raya Surabaya, 16 Juni 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 12 Mei 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 terdiri dari 2 bagian...

Ibadah Paskah Ngunut, 01 April 2011 (Jumat Sore)
Wahyu 22: 20
22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah,...

Ibadah Raya Surabaya, 13 Desember 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 36-44
= nubuat ke-7
Jaman Nuh, dunia sudah dihukum, tapi dunianya masih ada....

Ibadah Kaum Muda Malang, 24 Januari 2009 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Markus 12:38-40 dalam susunan Tabernakel...

Ibadah Raya Surabaya, 21 April 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 22 Februari 2017 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus...

Ibadah Raya Malang, 14 Mei 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:5-10
5:5 Lalu berkatalah seorang dari tua-tua...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 30 Januari 2013 (Rabu Sore)

Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding
Matius 10 : 37
10:37 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.
INI TENTANG KASIH TUHAN. Tuhan sudah mengasihi kita dengan berkorban sampai mati dikayu salib, untuk menebus dan menyelamatkan kehidupan kita.

Kasih kita kepada Tuhan harus lebih utama dari pada segala sesuatu di dunia ini
(lebih dari keluarga, dari pekerjaan, dari kepentingan diri kita sendiri).Kita harus mengutamakan Tuhan lebih dari segala sesuatu di dunia ini, sebab Tuhan sudah mengasihi kita dengan rela mati dikayu salib.

Jadi kita harus memiliki KASIH YANG UTAMA dalam hidup kita, sehingga kita bisa mengutamakan Dia lebih dari segalanya.

Ada 3 praktek/bukti memiliki kasih yang utama, sehingga kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu, antara lain:

  1. Yohanes 19 : 32-34
    19:32 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
    19:33 tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
    19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu
    menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

    Waktu Yesus mati dikayu salib, lambungnya ditombak sehingga mengeluarkan darah dan air. Ini merupakan kasih utama Tuhan bagi kita = Dia mengutamakan keselamatan kita.

    Praktek yang pertama adalah kita memiliki tanda darah dan tanda air.


    • Tanda darah = BERTOBAT.
      Bertobat yaitu berhenti berbuat dosa, kembali kepada Tuhan. Terutama bertobat dari 5 dosa utama.

      1 Petrus 2 : 1
      2:1. Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

      Supaya kita mendapat kasih utama, maka kita harus bertobat dari 5 dosa utama.

      Selama 5 dosa utama tidak dibuang, maka kita kosong dari kasih utama dan kita tidak bisa mengutamakan Tuhan.

      Membuang 5 dosa utama mulai dari:


      1. Kejahatan ini berpasangan dengan kenajisan (keinginan jahat dan keinginan najis).
        Contohnya : keinginan akan uang (main judi, togel), dosa makan minum (merokok, narkoba) dan dosa kawin mengawinkan.


      2. Tipu muslihat.
      3. Kemunafikan.
      4. Kedengkian.
      5. Fitnah


      .Jadi mulai akar dosa sampai buah dosa harus dibuang dengan sungguh-sungguh.
      Saat kita buang 5 dosa utama ini, kita mengalami sengsara = ada tanda darah.


    • Tanda air = memiliki BAPTISAN AIR yang benar seperti baptisan air yang dilakukan oleh Yesus.

      Matius 3 : 13-17
      3:13. Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
      3:14 Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"
      3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
      3:16
      Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
      3:17 lalu
      terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

      Waktu Yesus dibaptis ada pernyataan dari surga "Inilah anak-Ku yang Kukasihi". Jadi dalam baptisan air kita memiliki/menerima kasih yang utama dari surga (dari salib Tuhan), sehingga kita hidup dalam kebenaran.

      Setelah bertobat dan baptisan air, maka kita bisa hidup dalam kebenaran.

      Roma 6 : 3-4
      6:3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
      6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa,
      demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      Hidup yang baru = hidup yang benar.

      Jika bertobat benar dan baptisan air benar, maka kita bisa hidup benar dalam seluruh aspek kehidupan. Sehingga yang kita utamakan adalah kebenaran.

      Kasih utama membuat kita mengasihi Tuhan yang benar = mengutamakan kebenaran dalam seluruh aspek hidup kita.

      Jadi kasih utama membuat kita lebih mengutamakan kebenaran.


  2. Yohanes 14 : 15, 23-24
    14:15. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
    14:23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku,
    ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
    14:24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

    Praktek yang kedua adalah kita menuruti perintah-perintah Tuhan.

    Perintah Tuhan yang utama bagi kita yaitu beribadah dan melayani Tuhan dalam ibadah pelayaan yang sejati.

    Tuhan tidak pernah perintahkan kita untuk melakukan ibadah Taurat, ibadah kebiasaan, ibadah yang berkanjang kepada penglihatan-penglihatan. Tetapi Tuhan perintahkan kepada kita supaya melakukan ibadah pelayanan yang sejati.

    Roma 12 : 1
    12:1. Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

    Tanda ibadah yang sejati adalah


    • Roma 12 : 1
      12:1. Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

      Ada persembahan.


    • Roma 12 : 2
      12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

      Ada pembaharuan.


    Ad.1. Persembahan.

    Persembahan dimulai dari persembahan persepuluhan dan persembahan khusus. itu harus dipersembahkan kepada Tuhan = harus diutamakan.

    Bila kita menerima sesuatu jangan digunakan/dibelanjakan untuk bayar apapun dulu, tetapi keluarkan (utamakan) untuk persembahan terlebih dulu.

    Malekhi 3: 8
    3:8. Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

    Tubuh yang hidup= dikuasai oleh Roh Kudus (terjadi dalam Ibadah Raya).

    Yohanes 6: 63
    6:63. Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup

    Tubuh yang kudus= dikuduskan oleh Firman (terjadi dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci).

    Mazmur 119: 9
    119:9. Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

    Tubuh yang berkenan padaNya= dikuasai kasih Allah (terjadi dalam Ibadah Doa).

    Matius 3: 17
    3:17. lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

    Jadi, ibadah sejati terjadi lewat ketekunan dalam 3 ibadah pokok.

    Ad.2. Pembaharuan.

    Ibrani 5: 14
    5:14. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

    Pembaharuan panca indera membuat kita bisa membedakan mana yang baik dan tidak baik, mana yang merupakan kehendak Tuhan dan bukan kehendak Tuhan, sehingga kita tetap tinggal dalam kebenarn.


  3. Kolose 1 : 17-18
    1:17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.
    1:18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga
    Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.

    Praktek yang ketiga adalah mengutamakan Tuhan lebih utama daripada segala sesuatu, TERUTAMA DI DALAM PENYEMBAHAN.

    Kita lebih mengutamakan Tuhan di dalam penyembahan = menempatkan Tuhan sebagai central utama di dalam penyembahan.

    Jadi sentral utama kita dalam penyembahan malam ini adalah PRIBADI TUHAN, bukan manusia, bukan perkara-perkara yang lain.

    Matius 17 : 8
    17:8 Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri.

    Petrus menempatkan Tuhan sebagai central didalam penyembahan.

    "mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri " artinya dalam penyembahan kita menempatkan Tuhan lebih utama = Dia menjadi fokus/central dalam penyembahan kita.

    Tandanya kita menempatkan Tuhan sebagai central dalam penyembahan yaitu


    • Matius 6 : 6
      6:6 Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

      "masuklah ke dalam kamarmu" artinya


      1. Berdoalah dari dalam kamar hati yang paling dalam, sampai kita bisa hancur hati.

      2. Berdoalah secara pribadi kepada Tuhan.
        Berdoa dari hati ke hati.


    • "tutuplah pintu" artinya pintu pikiran hati perasaan kita tidak terganggu dengan perkara yang lain, sehingga kita bisa konsentrasi didalam menyembah.

      Pikiran dan hati tidak boleh terbagi-bagi, tetapi pikiran hati kita tertuju kepada Tuhan.

      Contohnya : saat kita menyembah Tuhan, kita tidak boleh memikirkan pekerjaan yang belum selesai dll.


    • 1 Petrus 4 : 7
      4:7. Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

      Kita berdoa menyembah dengan menggantungkan harapan hanya kepada Tuhan dan tidak berharap kepada siapa-siapa. Terutama disaat kita menghadapi goncangan dalam pelayanan, study, pekerjaan dll.

      Semakin banyak kita berharap kepada manusia dan tidak berharap kepada Tuhan, maka kita akan semakin cepat tenggelam.

      Mazmur 131 : 3
      131:3 Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya!

      Kita berharap kepada Tuhan sampai selama-lamanya.
      Kita hanya menggantungkan harapan kepada Tuhan, tidak berharap kepada yang lain, maka Tuhan akan menolong kita.

Hasil dari memiliki kasih yang utama yaitu

Matius 17 : 5
17:5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."

Kalau kita mengutamakan Tuhan dengan sungguh-sungguh sampai kita menempatkan Tuhan lebih utama dalam penyembahan kita, maka Tuhan akan menurunkan awan kemuliaan untuk menaungi kita.

Kegunaan awan kemuliaan adalah

  1. Roma 5 : 5
    5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

    Bila ada kasih utama, maka ada awan kemuliaan = Roh Kudus = Roh Kemuliaan yang dicurahkan kepada kita.
    Roh Kemuliaan membuat kita tidak putus asa, tidak kecewa dan tidak gampang bangga dalam hidup ini.


  2. Matius 17 : 4
    17:4 Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."

    Awan kemuliaan memberikan kebahagiaan bagi kita yang tidak dapat dipengaruhi oleh apapun juga.

    1 Petrus 4 : 13-14
    4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14
    Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Bahkan awan kemuliaan/Roh Kemuliaan membuat kita bahagia ditengah penderitaan.


  3. 2 Korintus 3 : 17-18
    3:17 Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.
    3:18 Dan kita semua mencerminkan
    kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

    Awan kemuliaan/Roh Kemuliaan mengubahkan kita dari manusa daging menjadi manusia rohani (mengubahkan dari bejana tanah liat yang hina menjadi benjana mulia), sampai kita benar-benar menjadi sama mulia dengan Tuhan = sempurna.
    Dan jika Tuhan datang kedua kali kita akan terangkat, kita bertemu dengan Dia, sampai bersama Dia di Yerusalem baru yang kekal selama-lamanya.

    Kalau kita utamakan Dia, maka Dia akan utamakan kita. Nanti kita akan diangkat oleh Tuhan dan kita menjadi mempelai wanita Tuhan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top