Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 13:3-4

13:3 Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.
13:4 Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: "Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?"


Tanda dari antikris adalah satu dari kepalanya luka parah, luka yang membahayakan hidupnya, tetapi sembuh.
Artinya tidak mati dan tidak bangkit, sehingga tidak bisa mulia, tidak bisa terangkat ke Sorga, tidak bisa mengangkat kita ke Sorga, malah membinasakan kita bersama dia.

Lain dengan tanda dari Yesus Kristus, itulah mati di kayu salib, bangkit dan naik ke Sorga, duduk di sebelah kanan takhta Allah Bapa. Sehingga bisa mengangkat kita semua ke Sorga bersama Dia selama-lamanya.
Kita merayakan kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga supaya:
  • Kita mengalami kuasa/ manfaat kenaikan Yesus ke Sorga sekarang ini.
  • Sampai kita nanti terangkat ke Sorga bersama-sama dengan Dia, pada waktu kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan permai.

Bagaimana caranya supaya kita mendapatkan kuasa/ manfaat sekarang sampai nanti terangkat?
Kita harus menerima tanda dari Yesus, yaitu kita harus mati dari hidup lama bersama Yesus, kita harus bangkit bersama Yesus, bangkit untuk hidup yang baru, sehingga kita juga mulia bersama Yesus. Ini sama dengan kita mengalami keubahan hidup, pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

Apa yang harus dibaharui? Dikaitkan dengan kenaikan Yesus ke Sorga.

Yohanes 14:1-2
14:1 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.

Yaitu pembaharuan hati yang lama, yang gelisah, kuatir, tidak tenang, diubahkan/ dibaharui menjadi hati yang suci dan damai sejahtera. Hati yang suci dan damai sejahtera adalah landasan yang kuat untuk mengalami kuasa/ manfaat Yesus naik ke Sorga, juga landasan yang kuat untuk kita bisa terangkat ke Sorga jika Yesus datang kedua kali.

Manfaat Yesus naik ke Sorga:
  1. [Yohanes 14:1-2] Yesus naik ke Sorga untuk menyediakan tempat bagi kita semua.
    Tugas kita di bumi ini yaitu kita juga menyediakan tempat bagi Yesus.

    Matius 8:20
    8:20 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."

    Artinya kita harus aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus untuk menempatkan Yesus sebagai Kepala.

    Yohanes 14:3
    14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

    Sampai Kepala dengan tubuh tidak terpisah = di mana Yesus berada, kita pun berada, tidak terpisah lagi selama-lamanya.

    Jika tidak aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus, maka akan menjadi tempatnya serigala (roh jahat) dan burung (roh najis), sehingga dibangun menjadi Babel.

    Wahyu 18:2
    18:2 Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel,kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahatdan tempat bersembunyi semua roh najisdan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,

    Syarat melayani dalam pembangunan tubuh Kristus:
    • Hati yang suci, jangan gelisah. Untuk mendapat hati yang suci maka kita harus tergembala dengan benar dan baik.
      Kisah Rasul 20:28,32-33
      2:28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.
      20:32 Dan sekarang aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya, yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu bagian yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya.
      20:33 Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapapun juga.


      Untuk tergembala dengan benar dan baik perhatikan pokok anggur yang benar, firman penggembalaan, firman kasih karunia, serta kandang penggembalaan yang benar, ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.

      Setiap domba harus makan firman penggembalaan, yaitu mendengar dan dengar-dengaran pada firman penggembalaan, mengalami penyucian dan pembaharuan hati dari keinginan najis (dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan) dan keinginan jahat (keinginan akan uang, cinta uang yang membuat anak Tuhan kikir dan serakah).

      Kisah Rasul 20:35
      20:35 Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

      Bukti bahwa kita disucikan dari keinginan jahat adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima sehingga mendorong kita untuk mengembalikan milik Tuhan, mengembalikan milik sesama, memberi untuk pekerjaan Tuhan, memberi untuk sesama yang membutuhkan, sampai bisa memberikan seluruh hidup kita kepada Tuhan. Ini berarti kita hidup dalam kesucian, menjadi milik Tuhan.
      Kalau sudah suci, kita diangkat menjadi imam dan raja-raja.

      Keluaran 29:1
      29:1 "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imambagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,

      Imam dan raja = batu hidup, dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus.

      1 Petrus 2:5
      2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani,bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

      Batu hidup artinya kita hidup dari kemurahan Tuhan, di mana saja, kapan saja, situasi apa saja bisa hidup.

      Imam = seorang yang suci, seorang yang menerima perlengkapan dari Tuhan.

      Efesus 4:11-12

      4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Imam = seorang yang beribadah melayani Tuhan sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita, sehingga kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    • Tahan uji menghadapi api pencobaan, api dunia, api dosa sampai puncak dosa.
      1 Korintus 3:11-15
      3:11 Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.
      3:12 Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,
      3:13 sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.
      3:14 Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.
      3:15 Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.


      Ada dua macam dasar pembangunan tubuh Kristus:
      • Pembangunan dari kayu, rumput kering dan jerami = tanpa kesucian, hanya menonjolkan, mencari, mengutamakan perkara jasmani/ perkara daging, tanpa kesucian, tanpa tahbisan yang benar.
        Akibatnya akan terbakar oleh api pencobaan, artinya kecewa, putus asa, tinggalkan pelayanan, menyangkal Yesus, jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa.

      • Pembangunan dari perak, emas dan batu permata = ibadah pelayanan yang menonjolkan perkara rohani.
        Perak = penebusan oleh darah Yesus, hidup benar.
        Emas = kesucian Roh Kudus, hidup suci.
        Batu permata = kemuliaan, kesempurnaan.

        Hasilnya batu hidup menjadi batu permata.

        Wahyu 21:19
        21:19 Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis, dasar yang kedua batu nilam, dasar yang ketiga batu mirah, dasar yang keempat batu zamrud,

  2. Yesus naik ke Sorga untuk menjadi Imam Besar yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Bapa untuk melakukan pelayanan pendamaian dengan darah-Nya sendiri.
    Ibrani 4:14
    4:14 Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.

    Ibrani 2:17

    2:17 Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besaryang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

    Mengapa Yesus harus melakukan pelayanan pendamaian terhadap dosa-dosa?
    • Sebab dosa memisahkan menusia dengan manusia, manusia dengan Tuhan, sehingga tidak damai, gelisah. Kalau dibiarkan, sampai terpisah selamanya, binasa selama-lamanya.

    • Sebab segala sesuatu di dunia yaitu kekayaan, kepandaian tidak bisa menyelesaikan dosa, malah memicu dosa dan semua manusia di dunia sudah berbuat dosa. Oleh sebab itu, Yesus satu-satunya manusia tidak berdosa harus turun ke dunia, mati di kayu salib, bangkit, dan naik ke Sorga menjadi Imam Besar untuk melakukan pelayanan pendamaian bagi dosa-dosa kita.

    1 Yohanes 1:7,9
    1:7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.
    1:9 Jika kita mengaku dosakita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

    Proses mengalami pelayanan pendamaian oleh Yesus Imam Besar:
    • Kita mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama dengan sejujur-jujurnya, kita mengampuni dosa orang lain dengan kerelaan hati. Maka darah Yesus aktif mengampuni segala dosa kita sampai tidak berbekas lagi, seperti kita tidak pernah berbuat dosa itu.
    • Darah Yesus aktif mengampuni segala dosa kita sampai tidak berbekas lagi, seperti kita tidak pernah berbuat dosa lagi, seperti orang lain tidak pernah berbuat dosa kepada kita. Menyucikan kita = mencabut akar-akar dosa sehingga dosa tidak bertumbuh lagi/ mati, sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran.

    Hasilnya adalah:
    • 1 Raja-raja 6:7
      6:7 Pada waktu rumah itu didirikan, dipakailah batu-batu yang telah disiapkan di penggalian, sehingga tidak kedengaran palu atau kapakatau sesuatu perkakas besipun selama pembangunan rumah itu.

      Hati damai sejahtera, kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    • Kisah Rasul 9:31
      9:31 Selama beberapa waktu jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus.

      Pelayanan kita diberkati Tuhan sehingga kuantitas dan kualitas bertambah, berkat-berkat juga bertambah-tambah.

    • Ibrani 2:18
      2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

      Ibrani 4:16
      4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

      Ada kuasa pertolongan Imam Besar yang tidak terbatas. Kita mendapat pertolongan tepat waktu, semua masalah selesai.

  3. Yesus naik ke Sorga untuk datang kembali kedua kali, untuk mengangkat kita ke awan permai sampai mengangkat kita ke Sorga, ke tempat Dia berada.
    Yohanes 14:3
    14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembalidan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

    Kisah Rasul 1:9-11

    1:9 Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
    1:10 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka,
    1:11 dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembalidengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

    Gereja hujan awal melihat Yesus yang naik ke Sorga. Gereja hujan akhir melihat Yesus yang datang kembali kedua kali muka dengan muka di awan yang permai, kita masuk Perjamuan kawin Anak Domba, kita masuk Kerajaan seribu tahun damai/ Firdaus yang akan datang. Kita terangkat ke Sorga bersama Dia sampai masuk Yerusalem Baru.

    Ibrani 12:14
    12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

    Syarat melihat Tuhan adalah kita harus memiliki hati suci dan damai sejahtera.

    Melihat Tuhan = menyembah Tuhan sekarang, sampai suatu waktu melihat Yesus muka dengan muka di awan yang permai.
    Jika kita gemar menyembah Tuhan, maka kita tidak akan melihat perkara lain yang merugikan, yang tidak bisa membuat kita terangkat ke Sorga.

    Perkara lain yang membuat kita tidak terangkat, tetapi turun, yaitu:
    • Akar yang pahit.
      Ibrani 12:15
      12:15 Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahityang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

      Jika kita memiliki hati suci dan damai sejahtera, maka kita tidak akan melihat kesalahan orang lain yang membuat kepahitan/ hati pahit.

    • Sepiring makanan/ perkara yang remeh-remeh, perkara kebutuhan hidup.
      Ibrani 12:16-17
      12:16 Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.
      12:17 Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.


      Jika kita memiliki hati suci dan damai sejahtera, maka kita tidak melihat perkara dunia, yang seringkali membuat kita mengorbankan hak kesulungan, mengorbankan perkara rohani, sehingga banyak mencucurkan air mata.

    • Gelombang.
      Matius 14:29-30
      14:29 Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
      14:30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"

      Jika kita memiliki hati suci dan damai sejahtera, maka kita tidak akan melihat gelombang yang membuat hati bimbang dan tenggelam.

    Jadi, jika hati kita damai kita bisa melihat Tuhan, kita menjadi kuat teguh hati, tidak merasa apa-apa yang daging rasakan, tapi merasakan kasih Tuhan, sehingga kita hanya percaya dan berharap belas kasih Tuhan, kemurahan, kebaikan Tuhan.

    Hasilnya adalah:
    • Ketika Daud menghadapi Goliat.
      1 Samuel 17:11,36-37
      17:11 Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan.
      17:36 Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup."

      17:37 Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu." Kata Saul kepada Daud: "Pergilah! TUHAN menyertai engkau."

      Daud kuat teguh hati menghadapi Goliat, tidak mengandalkan apa-apa di dunia tetapi hanya percaya, berharap kemurahan, kebaikan Tuhan, maka Goliat dikalahkan.

      Artinya tangan kemurahan, kebaikan Tuhan sanggup memelihara kehidupan kita yang kecil tak berdaya di tengah kesulitan dunia, secara ajaib, secara berlimpah. Sampai zaman antikris berkuasa di bumi tiga setengah tahun, kita disingkirkan di padang gurun, dipelihara dengan firman dan perjamuan suci.

    • Daud mengahadapi Saul.
      1 Samuel 24:4-7
      24:4 Ia sampai ke kandang-kandang domba di tepi jalan. Di sana ada gua dan Saul masuk ke dalamnya untuk membuang hajat, tetapi Daud dan orang-orangnya duduk di bagian belakang gua itu.
      24:5 Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: "Telah tiba hari yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.
      24:6 Kemudian berdebar-debarlah hati Daud, karena ia telah memotong punca Saul;
      24:7 lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: "Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN."


      Daud kuat teguh hati menghadapi Salul artinya Daud tidak berbuat dosa, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi membalas kejahatan dengan kabaikan. Sehingga urapan Roh kudus berpindah dari Saul kepada Daud, Daud menjadi berharga di hadapan Tuhan, diangkat menjadi raja. Tangan belas kasih Tuhan sanggup menjadikan masa depan berhasil dan indah.

    • Daud menghadapi nabi Natan.
      2 Samuel 12:12-13
      12:12 Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi, tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan."
      12:13 Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati
      .

      Daud kuat teguh hati menghadapi nabi Natan, menerima nabi Natan yang menyampaikan firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, menegor. Daud menyadari, menyesali, mengakui dosa-dosa, kejatuhannya, dan diampuni oleh Tuhan.

      Hasilnya adalah tangan belas kasih Tuhan sanggup untuk memulihkan Daud, mengangkat Daud dari kejatuhan dengan Batsyeba, memulihkan, membenarkan, memberkati Daud, sampai Daud bisa menyambut kedatangan Yesus pertama kali, Daud masuk silsilah Yesus.

      Petrus bimbang terhadap firman pengajaran benar. Tangan belas kasih Tuhan mengangkat Petrus dari ketenggelaman, dipulihkan kembali sampai Petrus rela mati untuk Tuhan. Petrus dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus, sampai nama Petrus tertulis di Yerusalem Baru.

      Wahyu 21:14
      21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.

      Apa pun kelemahan kita, kejatuhan kita, kegagalan kita, ketenggelaman kita, malam ini memperingati kenaikan Tuhan, kita akan terangkat, sampai bukan hanya terangkat di dunia tapi sampai seperti Petrus, terangkat ke Sorga jika Yesus datang kembali kedua kali.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Surabaya, 21 Desember 2011 (Rabu Sore)
    ... dan kematian. Jadi kesimpulannya Yesus bersaksi tentang kabar mempelai firman pengajaran yang benar . Tetapi Imam besar dan orang yang di sana menolak. Kehidupan yang menolak kesaksian Yesus yang benar menolak firman pengajaran yang benar akan dikuasai oleh roh antikris. Roh antikris yaitu Matius Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Maret 2018 (Selasa Sore)
    ... sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah. Kata Nikodemus kepada-Nya Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan kalau ia sudah tua Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi Nikodemus menerima firman tentang kelahiran baru dengan logika kepandaian sehingga kehilangan nilai rohani yaitu tidak mengerti ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Juli 2019 (Selasa Sore)
    ... adalah upah. Pukul sembilan dua belas tiga petang. Ini adalah tentang penyaliban Yesus. Ini merupakan kesempatan bagi bangsa Israel dari semua suku terjadi pada jaman Perjanjian Baru. Dasarnya adalah Yesus sudah mati dengan empat luka utama. Pukul lima petang. Matius katanya Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Juni 2017 (Kamis Sore)
    ... sejahtera diambil dari bumi Tuhan sudah mempersiapkan korban pendamaian. Kita harus segera memanfaatkan korban pendamaian untuk segera berdamai dengan Tuhan dan sesama sama dengan menyelesaikan dosa-dosa. Sebab jika sudah masuk kegerakan kuda merah maka tidak ada lagi kesempatan untuk berdamai sehingga harus masuk pedang penghukuman yang besar. Proses pendamaian Meletakkan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 27 Oktober 2013 (Minggu Sore)
    ... mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Proses supaya bisa dibenarkan dan hidup dalam kebenaran kita harus mengaku dosa secara terang-terangan jujur kepada Tuhan dan sesama. Maka darah Yesus aktif untuk mengampuni segala dosa kita menutupi segala dosa sampai tidak ada bekasnya atau seperti kita tidak pernah berbuat ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 September 2012 (Senin Sore)
    ... Yesus dan menghalang-halangi kebangkitan Yesus dengan memeterai kubur Yesus dan menjaga kubur Yesus dengan penjaga-penjaga. Secara manusia tidak mungkin terjadi kebangkitan Yesus. Kemarin kita sudah mendengarkan bahwa inilah percikan darah yang menyucikan segala sesuatu yang sudah diluar jangkauan akal manusia diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya September . Malam ini kita maju selangkah yaitu ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Oktober 2014 (Senin Sore)
    ... maka tidak akan sia-sia ada gunanya. Tetapi kalau kita hanya mendengar Firman dan mengerti saja maka Firman hanya menjadi ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu jangan berhenti sampai mendengar dan mengerti saja tetapi sampai percaya pada Firman. Ibrani - Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu demikianlah firman ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 12 Desember 2010 (Minggu Sore)
    ... ibunya yang seorang janda membawa keluar dari kota Nain untuk mengubur anaknya. Tetapi ia bertemu dengan Yesus yang akan masuk ke kota Nain. Dan disanalah terjadi kemurahan dan kebaikan Tuhan yang membangkitkan anak muda tersebut. Artinya kemurahan dan kebaikan Tuhan mampu membangkitkan apa yang sudah mati. Secara jasmani apa yang mustahil menjadi ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja, 23 Juni 2012 (Sabtu Sore)
    ... saat-saat mau melahirkan. Karena tidak ada penginapan maka Maria melahirkan di kandang. Jadi situasi menjelang Yesus lahir adalah Orang-orang hilir mudik dan sangat kacau. nbsp Orang-orang menjadi egois terutama orang Betlehem. Orang Betlehem tidak memberikan tempat bagi Yesus yang akan dilahirkan. Artinya sekarang adalah tidak mengasihi sesama horizontal yang membutuhkan ...
  • Ibadah Doa Malang, 08 Juli 2014 (Selasa Sore)
    ... Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini dialah yang akan menyerahkan Aku. Yudas yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab katanya Bukan aku ya Rabi Kata Yesus kepadanya Engkau telah mengatakannya. Tidak mau terkena pedang firman sehingga dosa-dosanya tertimbun di dalam hati sampai perut hatinya pecah dipermalukan dan binasa selamanya. Tidak ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.